Thursday, February 5, 2009

Protap Seperti Telur yang Tinggal Menetas

JAKARTA - Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Sumatera Utara, Zaki Abdullah menyebut aksi brutal yang dilakukan pendukung pemekaran Provinsi Tapanuli hanya menunjukkan ketidaksabaran dari kelompok yang menuntut pemekaran.


Aksi itu menurut dia tidak semestinya terjadi sebab DPRD sudah memberikan sinyal positif dan hanya butuh waktu untuk melakukan tahapan prosesnya di DPRD.

Namun kenyataannya, saat unjuk rasa terjadi massa begitu terlihat murka kepada para anggota Dewan. Massa menuding para anggota dewan selalu menghambat proses pengesahan Provinsi Tapanuli. Aziz Angkat, yang menjadi korban dalam amuk itu, dicurigai menerima dana Rp100 juta untuk mengulur-ulur waktu rapat pleno pembahasan.

Berikut wawancara selengkapnya dengan Zaki Abdullah:

Massa begitu marah dengan Aziz Angkat karena dianggap menerima suap Rp100 juta untuk mengundur rapat pleno?

Saya bantah keras itu. Karena pemikiran Golkar, kalau memang dibutuhkan, sejauh itu (pemekaran) menguntungkan Tapanuli silakan.

Memang DPRD Siap mengeluarkan rekomendasi pembentukan Provinsi Tapanuli?

Dari segi APBD iya, Sumatera Utara ini sangat kesulitan memenuhi kebutuan masyarakat yang jumlahnya banyak dan tersebar di wilayah yang luas. Jadi ada provinsi mau dikecilkan itu akan lebih bermanfat untuk kesejahteraan Sumatera Utara.

Tapi DPRD dianggap menghambat aspirasi itu?

Tuntutan itu dari dulu tapi tidak disampaikan ke DPRD, itu hanya wacana. Kira-kira 1,5 tahun lalu baru terbentuk panitia untuk pembentukan Provinsi Tapanuli. Mereka mengajukan surat kepada gubernur saat itu Rudolf M Pardede, kemudian diteruskan ke DPRD lalu dibentuk Pansus untuk memenuhi apa apa yang dikehendaki undang-undang dan peraturan menteri yang mengatur pemekaran.

Sebenarnya apa yang terjadi saat aksi itu?

Hanya tinggal menunggu laporan panitia khusus dalam sidang paripurna. Dan kemarin diputuskan akan digelar tanggal 4 Februari 2009, meski belum ada rapat panitia musyawarah, karena rapat Panitia yang lalu 27 Januari 2009 tidak kuorum.

Di hari unjuk rasa itu, pimpinan Dewan sepakat paripurna akan dilakukan 4 Februari karena hari itu sudah terjadwal ada pelantikan pergantian antar waktu, rapat pengelolaan keuangan daerah, dan keputusan perda penambahan modal Bank Sumatera. Itulah yang sudah terjadwal. Malam sebelumnya, saat delegasi mereka datang para pimpinan fraksi juga sudah dipanggil, dijanjikan almarhum keputusannya tanggal 4 Februari. Mereka tidak sabar, dan datang ramai-ramai.

Mereka khawatir aspirasi mereka 'terpotong' oleh adanya wacana pembentukan Provinsi Tapanuli Barat dan Provinsi Sumatera Tenggara, sehingga DPRD kembali menangguhkan atau bahkan menyingkirkan aspirasi mereka?

Kekhawatiran penggagas Provinsi Tapanuli itu tidak tepat, karena kalau pembentukan dua provinsi itu belum dibahas dan untuk Tapanuli itu istilahnya seperti telur, tinggal menetas saja. DPR RI sudah membuat keputusan itu, persyaratan sudah cukup. Tidak ada hambatan. Jadi artinya tinggal dikeluarkan rekomendasi melalui pendapat fraksi melalui musyawarah dan mekanisme atau voting.

Saya yakin kalau voting juga tetap akan keluar rekomendasi itu. Karena dari segi APBD, rekomendasi itu sangat pantas diberikan. APBD Provinsi Sumatera Utara begitu besar digunakan untuk membangun daerah terbelakang di sana.

Tapi mereka tidak sabar dan emosional, padahal paling lama satu bulan ini juga sudah selesai.

Lalu dengan adanya insiden kemarin, bagaimana nasib pembahasan itu?

Kami pisahkan insiden dengan tuntutan dari masyarakat itu. Jadi mekanismenya harus ditempuh. Pihak berwajib sudah berusaha menuntaskannya saya pikir tidak ada masalah.

Tapi jangan memaksa daerah yang tidak mau bergabung. Seperti Sibolga menolak, Tapanuli Tengah mencabut dukungan juga karena ibukotanya (Provinsi Tapanuli) mau ditempatkan di Siborong-Borong. Awalnya di Sibolga hingga Pakpak Barat Dairi menolak. Dalam proposal itu mereka juga mengklaim daerah yang mencabut dukungan mereka untuk pembentukan Provinsi Tapanuli. Itu persoalan.(fit)(mbs)


No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas komentar teman-teman buat blog belajar ini...

PageRank 100 Blog Indonesia Terbaik
Widget edited by kanigoropagelaran
top