<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738</id><updated>2012-01-04T15:55:10.802-08:00</updated><category term='berita'/><category term='indonesia'/><category term='all banner temanku'/><category term='daftar isi'/><category term='award'/><category term='news to day'/><category term='jakarta'/><title type='text'>kanigoro pagelaran</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>171</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-7288591931874031207</id><published>2010-04-23T15:46:00.000-07:00</published><updated>2010-04-23T15:46:16.895-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jakarta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesia'/><title type='text'>Hanura Kompak Teken Hak Menyatakan Pendapat</title><content type='html'>Sebanyak 106 tanda tangan sudah dikumpulkan untuk mendukung Hak  Menyatakan Pendapat. Fraksi Hanura mengaku satu suara memberikan  dukungan. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/S9IjCKdE8FI/AAAAAAAAAVQ/Atti-pSO-ho/s1600/images.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/S9IjCKdE8FI/AAAAAAAAAVQ/Atti-pSO-ho/s320/images.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Semua anggota fraksi kami sudah tanda tangan," kata Akbar Faizal,  salah satu inisiator Angket Century dari Fraksi Hanura, di Gedung DPR  RI, Jakarta, Jumat 23 April 2010.&lt;br /&gt;Akbar menyatakan, semua anggota Fraksi Hanura di DPR RI yang  berjumlah 17 orang telah mendukung usulan Hak Menyatakan Pendapat.&lt;br /&gt;Langkah ini, kata dia, merupakan bentuk konsistensi Hanura sebagai  satu-satunya fraksi yang meminta hak angket dilanjutkan pada hak  menyatakan pendapat, dalam paripurna DPR pada Maret lalu.&lt;br /&gt;"Penyelesaian secara politik harus selesai juga. Ini upaya  penyelesaian politik, yang diserahkan kepada para penegak hukum itu  upaya penyelesaian hukumnya," kata AKbar.&lt;br /&gt;Akbar optimistis bahwa dukungan Hak Menyatakan Pendapat di DPR ini  akan terus bertambah. Dia juga berharap kembali mendapat kemenangan  seperti menangnya opsi C dalam rekomendasi hak angket di paripurna DPR  Maret lalu.&lt;br /&gt;"Sebab 325 yang memilih opsi C itu juga pendapat DPR. Hanya saja  waktu itu kan masih angket, sekarang ini tinggal diformalkan saja  menjadi hak menyatakan pendapat," kata Akbar.&lt;br /&gt;Sumber : Viva News &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-7288591931874031207?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/7288591931874031207/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2010/04/hanura-kompak-teken-hak-menyatakan.html#comment-form' title='11 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/7288591931874031207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/7288591931874031207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2010/04/hanura-kompak-teken-hak-menyatakan.html' title='Hanura Kompak Teken Hak Menyatakan Pendapat'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/S9IjCKdE8FI/AAAAAAAAAVQ/Atti-pSO-ho/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-4081737975198711869</id><published>2010-04-23T15:42:00.000-07:00</published><updated>2010-04-23T15:42:19.008-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='news to day'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jakarta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesia'/><title type='text'>Presiden RI Menerima "Avatar Home Tree Award"</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima penghargaan "Avatar Home  Tree" dari produser dan sutradara papan atas Hollywood, James Cameron.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;  &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/S9Ih-At6l7I/AAAAAAAAAVI/jfuNRbw_xFM/s1600/1032112975-presiden-ri-menerima-avatar-home-tree-award.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/S9Ih-At6l7I/AAAAAAAAAVI/jfuNRbw_xFM/s200/1032112975-presiden-ri-menerima-avatar-home-tree-award.jpg" width="147" /&gt;&lt;/a&gt;"Award kepada Presiden Yudhoyono tersebut, secara simbolik diberikan  dalam bentuk sebuah Oak Tree (pohon ek)," kata Staf Khusus Presiden  Bidang Hubungan Internasional/Juru Bicara Presiden Dino Patti Djalal  dalam pernyataannya di Jakarta, Jumat.&lt;br /&gt;Menurut Dino, dalam acara penyerahan penghargaan yang dilakukan di  Los Angeles, Amerika Serikat itu hadir juga sejumlah selebriti papan  atas Hollyowood dan Richard Greene, penulis buku "Words that Shook the  World" yang juga sedang menulis satu bab mengenai Presiden Yudhoyono  dalam addendum bukunya.&lt;br /&gt;Presiden Yudhoyono, kata Dino, pada kesempatan itu diwakili oleh  Konsul Jenderal RI di Los Angeles Subijaksono Sujono.&lt;br /&gt;Pada acara penyerahan penghargaan tersebut, menurut Dino, James  Cameron dan Richard Greene menyampaikan kepada hadirin bahwa Indonesia  merupakan negara penting di dunia dalam melestarikan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;"Ditambahkan, satu pohon Oak tersebut akan ikut dalam program  penanaman 1 miliar pohon yang dicanangkan oleh Presiden Yudhoyono,"  katanya.&lt;br /&gt;Dalam pidato tertulisnya yang dibacakan oleh Sujono, Presiden  Yudhoyono menyampaikan alasan dibalik komitmen keras Pemerintah  Indonesia terhadap kebijakan pembangunan berkelanjutan kehutanan yang  meliputi reforestasi, pengurangan deforestasi, pencegahan kebakaran  hutan dan kampanye ambisius penanaman pohon berupa gerakan menanam 1  miliar pohon setiap tahun.&lt;br /&gt;"Kami melakukan ini karena kami tahu kami memiliki tanggung jawab  moral untuk memelihara `home tree`, yang pada dahannya tergantung nasib  planet kita," katanya.&lt;br /&gt;Tapi, menurut Presiden, negara-negara hutan hujan tropis tidak dapat  melakukan semua itu sendiri.&lt;br /&gt;"Negara maju juga harus melakukan bagiannya untuk membantu kami  mencapai hutan yang berkelanjutan serta mempromosikan keperluan  sosial-ekonomi bagi negara-negara hutan hujan tropis."&lt;br /&gt;Isu kehutanan, kata Presiden, harus juga menjadi bagian tak  terpisahkan dari konsensus baru global terkait perubahan iklim yang  masih dirundingkan berdasarkan Kofenrensi PBB mengenai Perubahan Iklim.&lt;br /&gt;James Cameron adalah produser kondang Hollywood yang baru saja  memproduksi film Avatar yang berhasil meraih "box office" di seluruh  dunia. Film Avatar menceritakan perjuangan penduduk asli suatu planet  (planet Na`vi) yang berjuang mempertahankan "Home Tree", sebuah pohon  pusaka yang menjadi sumber kehidupan bagi seluruh makhluk dan planet  mereka.&lt;br /&gt;Sumber : http://id.news.yahoo.com/antr/20100423/tpl-presiden-ri-menerima-avatar-home-tre-cc08abe.html &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-4081737975198711869?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/4081737975198711869/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2010/04/presiden-ri-menerima-avatar-home-tree.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/4081737975198711869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/4081737975198711869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2010/04/presiden-ri-menerima-avatar-home-tree.html' title='Presiden RI Menerima &quot;Avatar Home Tree Award&quot;'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/S9Ih-At6l7I/AAAAAAAAAVI/jfuNRbw_xFM/s72-c/1032112975-presiden-ri-menerima-avatar-home-tree-award.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-1534274749681942886</id><published>2010-03-31T17:42:00.000-07:00</published><updated>2010-03-31T17:42:11.546-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='award'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='all banner temanku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>award dari yomaekangeblog  Award Dari Sahabat Untuk Sahabat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/S7PrlguXLsI/AAAAAAAAAU4/Bm_4V7IE-lI/s1600/award+1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/S7PrlguXLsI/AAAAAAAAAU4/Bm_4V7IE-lI/s320/award+1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/S7PrrHbj-EI/AAAAAAAAAVA/c8dXMJa_9bU/s1600/award+2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/S7PrrHbj-EI/AAAAAAAAAVA/c8dXMJa_9bU/s320/award+2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;terima kasih sahabat &lt;a href="http://www.yomaekangeblog.co.cc/2010/03/award-dari-sahabat-untuk-sahabat_5588.html"&gt;yomaekangeblong &lt;/a&gt;yang memberiku award.semoga persahatan blogger semakin erat.semoga sukses selalu terima kasih.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-1534274749681942886?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/1534274749681942886/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2010/03/award-dari-yomaekangeblog-award-dari.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/1534274749681942886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/1534274749681942886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2010/03/award-dari-yomaekangeblog-award-dari.html' title='award dari yomaekangeblog  Award Dari Sahabat Untuk Sahabat'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/S7PrlguXLsI/AAAAAAAAAU4/Bm_4V7IE-lI/s72-c/award+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-2343539809956963717</id><published>2010-03-31T17:27:00.000-07:00</published><updated>2010-03-31T17:28:50.956-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='award'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='all banner temanku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>award community dari seri bahasa</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/S7PoJqfOYMI/AAAAAAAAAUw/I26q20CA9js/s1600/01+Community+Blogger.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/S7PoJqfOYMI/AAAAAAAAAUw/I26q20CA9js/s320/01+Community+Blogger.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;terima kasih untuk sahabat bloggerku &lt;a href="http://seribahasa.blogspot.com/2010/03/seri-bahasa-community-blogger-award.html"&gt;seri bahasa&lt;/a&gt; yg telah mau mengasih award .semoga award ini bermanfaat bagi kita semua.semoga dengan ada award ini bisa menaikkan page rank dari google.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-2343539809956963717?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/2343539809956963717/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2010/03/award-community-dari-seri-bahasa.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/2343539809956963717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/2343539809956963717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2010/03/award-community-dari-seri-bahasa.html' title='award community dari seri bahasa'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/S7PoJqfOYMI/AAAAAAAAAUw/I26q20CA9js/s72-c/01+Community+Blogger.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-416679179248759745</id><published>2010-02-04T05:59:00.000-08:00</published><updated>2010-04-23T15:51:08.273-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='all banner temanku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>PSK Online</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/S2rSvbudiVI/AAAAAAAAAUg/NT35I552rn0/s1600-h/vs3x9pv0Gs.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/S2rSvbudiVI/AAAAAAAAAUg/NT35I552rn0/s200/vs3x9pv0Gs.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;SURABAYA  - Pekerja Seks Komersial (PSK) di Facebook yang menyediakan seorang ABG untuk anggota legislatif, ditanggapi Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Wisnu Sakti Buana. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Dia mengaku tak ambil pusing jika hal itu  dilakukan di luar jam kerja anggota dewan.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“Kalau mereka terlibat dalam hal seperti itu, ya itu urusan mereka, monggo silahkan saja seperti itu,” ujarnya ketika ditemui di ruangannya, Gedung DPRD Kota Surabaya, Jalan Yos Sudarso Surabaya, Kamis (4/2/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wisnu berpendapat, jika oknum anggota dewan memesan PSK melalui Facebook, dari anggota DPRD Kota Surabaya pihaknya menilai itu urusan pribadi, sebab tidak dapat menuduh salah satu anggota legislatf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“kalau memang ada isu seperti itu, ya itu urusan pribadi mereka. Saya rasa tidak ada anggota DPRD Surabaya, kita juga tidak dapat menuduh secara langsung terkait PSK di Facebook ini,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut, Wisnu yang berasal dari Fraksi PDI Perjuangan ini menambahkan, pihaknya sudah memblokir internet di kalangan anggota DPRD Kota Surabaya mengenai Facebook. “Kalau Facebook, kita sudah blokir jauh-jauh hari sebelumnya,” imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini merupakan kemajuan teknologi atau informasi dan teknologi (IT), Wisnu berharap tidak memandang dari sisi negatifnya, melainkan juga banyak sisi positifnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mencontohkan, seperti Facebook, kalau itu digunakan dengan baik, dapat menjadi penghantar jaringan sosial manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tergantung niatnya masing-masing semua itu hanya alat, kita tidak dapat melarang menggunakan alat yang dimaksud facebook itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-416679179248759745?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/416679179248759745/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2010/02/psk-online_04.html#comment-form' title='16 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/416679179248759745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/416679179248759745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2010/02/psk-online_04.html' title='PSK Online'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/S2rSvbudiVI/AAAAAAAAAUg/NT35I552rn0/s72-c/vs3x9pv0Gs.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>16</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-4991872896180439771</id><published>2010-01-19T16:57:00.000-08:00</published><updated>2010-01-19T16:57:31.687-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='all banner temanku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>Jerman, Prancis Takut Pakai Internet Explorer</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/S1ZU5CfY5jI/AAAAAAAAAUQ/Gp6ILFRVz6I/s1600-h/4048365919-jerman-prancis-takut-pakai-internet-explorer.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/S1ZU5CfY5jI/AAAAAAAAAUQ/Gp6ILFRVz6I/s320/4048365919-jerman-prancis-takut-pakai-internet-explorer.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VIVAnews - Pihak berwenang di Jerman dan Prancis memperingatkan pengguna komputer untuk tidak menggunakan program Internet Explorer saat berinternet. Pasalnya, produk buatan Microsoft itu dicurigai memiliki celah keamanan yang bisa ditembus para peretas (hacker),&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;yang telah menyabot Goggle dan perusahaan-perusahaan internet lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian peringatan dari Jerman dan Prancis, Senin 18 Januari 2010, seperti yang dikutip laman harian The Wall Street Journal dan stasiun televisi Fox News.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kantor Pemerintah Federal Jerman urusan Keamanan Informasi (BSI) dalam pernyataannya menganjurkan "penggunaan program (browser) alternatif untuk sementara waktu" karena "adanya lubang keamanan yang kritis" dalam piranti lunak Microsoft yang memungkinkan para peretas untuk menanam dan menjalankan kode sabotase dalam komputer yang menjalankan program Windows.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan otoritas keamanan informasi dari Prancis, CERTA, juga menyarankan penggunakan browser alternatif hingga Microsoft menyediakan versi Internet Explorer yang telah direvisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jerman dan Prancis khawatir dengan kabar bahwa rentannya keamanan dalam browser itu diyakini telah dieksploitasi oleh para peretas dalam rangkaian serangan cyber baru-baru ini atas Google dan perusahaan-perusahaan lain di China.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Microsoft justru menuntut Jerman dan Prancis membuktikan kekhawatiran mereka. Mengenai masalah keamanan berinternet, Microsoft menyarankan para pengguna untuk memperbarui (upgrade) program Internet Explorer (IE) yang mereka pakai ke versi yang terbaru, yaitu IE 8.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-4991872896180439771?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/4991872896180439771/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2010/01/jerman-prancis-takut-pakai-internet.html#comment-form' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/4991872896180439771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/4991872896180439771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2010/01/jerman-prancis-takut-pakai-internet.html' title='Jerman, Prancis Takut Pakai Internet Explorer'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/S1ZU5CfY5jI/AAAAAAAAAUQ/Gp6ILFRVz6I/s72-c/4048365919-jerman-prancis-takut-pakai-internet-explorer.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-8562827642285842587</id><published>2010-01-06T15:15:00.000-08:00</published><updated>2010-01-06T15:15:44.482-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='all banner temanku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>Singkong  Beratnya 28 Kilogram</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/S0UZjTm8YEI/AAAAAAAAAUI/OrVKcLRiFZo/s1600-h/6gn10FCue0.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/S0UZjTm8YEI/AAAAAAAAAUI/OrVKcLRiFZo/s200/6gn10FCue0.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TANGERANG- Warga Kampung Pondok Cabe Udik Kota Tangerang Selatan dikejutkan dengan penemuan singkong raksasa yang mencapai berat 28 kilogram dan panjang satu meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkong raksasa itu ditemukan di kebun kosong oleh salah satu warga bernama Wantoro.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Saya waktu itu sedang membersihkan halaman rumah dan tiba-tiba ada singkong yang keluar dari dalam tanah," kata Wantoro saat ditemui di kediamannya Jalan Kayu Manis III, Pondok Cabe Udik, Tangerang Selatan, Rabu (6/1/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat hal itu Wantoro langsung menggali tanah itu dan langsung mengangkatnya dan ternyata singkong itu berukuran besar dan berbentuk seperti hewan tapir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkong ini memiliki beberapa umbi. Yang paling besar panjangnya 95 cm dengan keliling 95 cm, bentuknya mirip lampu Aladin lengkap dengan belalainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Daiyah warga sekitar mengaku kaget ada singkong berukuran besar dan baru pertama kali melihatnya. Selanjutnya singkong-singkong tersebut tidak akan dijual melainkan akan dipajang untuk menjadi tontonan warga&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-8562827642285842587?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/8562827642285842587/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2010/01/singkong-beratnya-28-kilogram.html#comment-form' title='16 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/8562827642285842587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/8562827642285842587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2010/01/singkong-beratnya-28-kilogram.html' title='Singkong  Beratnya 28 Kilogram'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/S0UZjTm8YEI/AAAAAAAAAUI/OrVKcLRiFZo/s72-c/6gn10FCue0.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>16</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-7263587439819961075</id><published>2009-12-30T13:22:00.000-08:00</published><updated>2009-12-30T13:22:05.566-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='all banner temanku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>Gus Dur Wafat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SzvEcoKFejI/AAAAAAAAAUA/kby-BeraQ_w/s1600-h/63417_abdurrahman_wahid_300_225.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SzvEcoKFejI/AAAAAAAAAUA/kby-BeraQ_w/s200/63417_abdurrahman_wahid_300_225.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Jakarta ; Inalillahi wainaillaihi rojiun&lt;br /&gt;Mantan juru bicara almarhum Abdurrahman Wahid, Wimar Witoelar, tidak mampu menyembunyikan kesedihannya. Tiba di RSCM, wajah Wimar terlihat syok.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Wimar yang kemudian naik ke kursi Roda mengaku sangat sedih. "Sedih, saat yang sedih jangan dijadikan tontonan," kata Wimar, Rabu 30 Desember 2009 malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gus Dur menghembuskan nafas terakhir pukul 18.40 WIB. Kesehatan Gus Dur merosot setelah giginya dioperasi Senin kemarin. Sebelumnya pada Jumat, Gus Dur sempat dilarikan ke UGD sebuah rumah sakit di Jombang, Jawa Timur. Saat itu ia sedang berziarah ke makam kakek dan ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika itu gula darah Gus Dur diketahui merosot drastis. Namun ia menolak dirawat di rumah sakit di Jawa Timur. Sabtu 26 Desember 2009 pagi, ia diterbangkan ke Jakarta. Gus Dur langsung dibawa ke RSCM dan langsung menjalani cuci darah rutin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-7263587439819961075?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/7263587439819961075/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/12/gus-dur-wafat.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/7263587439819961075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/7263587439819961075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/12/gus-dur-wafat.html' title='Gus Dur Wafat'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SzvEcoKFejI/AAAAAAAAAUA/kby-BeraQ_w/s72-c/63417_abdurrahman_wahid_300_225.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-7574844166389767176</id><published>2009-12-29T09:18:00.000-08:00</published><updated>2009-12-29T09:18:38.973-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='all banner temanku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>Lahir 3 Januari, Gratis Nikah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Szo52uAxZiI/AAAAAAAAATg/_7z_g2K3pjM/s1600-h/pp_Baby+Photo+Gallery_1261371556754_580630_thumb_D.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Szo52uAxZiI/AAAAAAAAATg/_7z_g2K3pjM/s200/pp_Baby+Photo+Gallery_1261371556754_580630_thumb_D.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PASURUAN - Bagi masyarakat Kabupaten Pasuruan yang lahir di tanggal 3 Januari dan akan menikah, tak perlu pusing memikirkan biayanya. Ada layanan istimewa disiapkan. Mereka yang lahir bersamaan dengan Hari Amal Bhakti (HAB) Depag itu, tidak dipungut biaya sepeser pun alias gratis full.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Perlakuan istimewa ini jarang terjadi lho. Gratis biaya nikah, bukan berarti untuk pernikahan masal. Mereka yang menikah perorangan di rumah juga bisa memanfaatkan fasilitas gratis. Asal itu tadi, tanggal lahirnya pada 3 Januari," jelas Munib Armuzah, Kasi Urais (urusan agama Islam) Depag Kabupaten Pasuruan kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai kapan biaya nikah bisa digratiskan? Menurutnya sejak bulan Desember kemarin. Juga di sepanjang bulan Januari nanti. Jumlahnya juga tidak dibatasi. Jadi siapapun yang bertepatan lahirnya pada 3 Januari, otomatis tidak ditarik biaya saat nikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Instruksi itu sudah disebar luaskan ke seluruh kantor KUA di wilayah Kabupaten Pasuruan. Petugas pencatat nikah, diharapkan cermat memperhatikan setiap tanggal lahir para calon pengantin. Baik yang laki-laki, maupun perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serba istimewa dalam peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-64 di Depag Kabupaten Pasuruan, itu tidak hanya untuk gratis menikah. Mereka yang akan menguruskan sertifikat tanah wakaf juga tidak perlu repot-repot merogoh kocek untuk menyiapkan biayanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seksi Penyelenggara Zakat dan Wakaf Depag Kabupaten Pasuruan, juga turut menjanjikan non tarif bagi masyarakat yang akan menguruskan sertifikat tanah wakaf. "Eman-eman, kalau kesempatan emas seperti ini disia-siakan," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rangkaian peringatan HAB Depag Kabupaten Pasuruan tidak hanya berhenti sampai dengan fasilitas serba gratis. Kemarin misalnya, untuk kali pertama depag menggelar acara Musbaqah Khutbah Nikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mayoritas pesertanya adalah orang-orang yang sudah berumur. Sebab, mereka adalah kalangan modin, penghulu, dan juga kepala KUA se-Kabupaten Pasuruan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantauan Radar Bromo dalam musabaqah tersebut menunjukkan, setiap peserta berusaha menampilkan kemampuan terbaiknya. Khutbah Nikah yang disampaikan seluruhnya dalam Bahasa Arab itu dilantunkan dengan irama, dan suara yang cukup indah. Mirip dalam gaya bacaan para qori'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yang tampil di sini, sudah melewati seleksi di tingkat KUA. Jadi sudah masuk kategori penampil khutbah nikah terbaik yang akan dinilai para dewan juri," ujar salah seorang panitia musabaqah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana tidak serius, dan berkonsentrasi dengan bacaan khutbah nikahnya. Para peserta sudah diiming-iming dengan piala kebanggaan. Untuk juara pertama misalnya, bisa membawa piala wakil gubernur, untuk kedua berhak atas piala bupati, dan juara ketiganya mendapatkan piala Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-7574844166389767176?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/7574844166389767176/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/12/lahir-3-januari-gratis-nikah.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/7574844166389767176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/7574844166389767176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/12/lahir-3-januari-gratis-nikah.html' title='Lahir 3 Januari, Gratis Nikah'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Szo52uAxZiI/AAAAAAAAATg/_7z_g2K3pjM/s72-c/pp_Baby+Photo+Gallery_1261371556754_580630_thumb_D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-3417131089160396438</id><published>2009-12-20T15:57:00.000-08:00</published><updated>2009-12-20T15:57:06.874-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='all banner temanku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>Toilet untuk Berbagai Hajat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sy65qtq02HI/AAAAAAAAATQ/lSQT2jy-mTY/s1600-h/105284large.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sy65qtq02HI/AAAAAAAAATQ/lSQT2jy-mTY/s200/105284large.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;SURABAYA - Siapa sih yang nggak tahu bahwa toilet adalah tempat membuang hajat. Namun, fungsi sejumlah toilet umum ditengarai menyeleweng. Alih-alih untuk membuang hajat yang ''itu''&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;, toilet di sejumlah kawasan menjadi tempat melampiaskan hajat yang ''lain''. Ya, beberapa sumber  mengatakan bahwa ada toilet di metropolis yang menjadi tempat penuntasan berahi. Misalnya, di Terminal Joyoboyo dan Stasiun Wonokromo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Denny (bukan nama asli), mantan anak jalanan yang kerap mangkal di Joyoboyo, menegaskan itu. Menurut dia, kalau malam, toilet terminal itu berubah fungsi. Ya jadi tempat esek-esek. Situasinya memang ''menunjang''. Orang tak banyak yang lewat, ponten tersebut pun beroperasi 24 jam plus letaknya nyelempit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang memakai? Denny mengetakan, pelanggan ponten itu adalah anak jalanan (anjal) atau sopir yang kebelet. Mereka biasanya bermain dengan orang-orang di wilayah itu juga. Kebanyakan suka sama suka. ''Kadang-kadang main sama AI,'' ujar Denny. AI adalah arek ilang, istilah untuk -tentu saja- anak hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjaga toilet biasanya memang sudah tahu sama tahu. Transaksi pun lebih lancar. Agar tak terganggu, biasanya di depan toilet sudah ada orang yang menunggu. ''Soalnya kadang mainnya giliran,'' kali ini Arman, juga samaran, menimpali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi yang sama juga terjadi di Stasiun Wonokromo. Salah seorang penjaga parkir di tempat itu -sebut saja Gatot- mengatakan bahwa toilet yang beralih fungsi saat malam biasanya tidak dikelola pihak stasiun. Memang, di kawasan itu ada WC umum yang dikelola individu. Ada yang di dalam stasiun, ada yang di luar. ''Jam tujuh malam biasanya sudah ada yang pakai,'' kata pria yang sudah tiga tahun bekerja sebagai penjaga parkir tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Wonokromo, pengguna biasanya berpasangan dengan pelacur di kawasan itu. Menurut Gatot, transaksi cukup ramai. Apalagi, akhir pekan. ''Kalau kepepet, main di toilet kan nggak masalah,'' kata Gatot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawa Pos menelusuri toilet di dua tempat tersebut. Sejatinya, toilet Joyoboyo atau Wonokromo cukup bersih. Ada penunggu yang juga merangkap sebagai tukang bersih-bersih toilet. Bahkan, beberapa ponten berlantai keramik. Baunya memang masih khas, tapi tidak begitu menyengat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukurannya kecil-kecil, seperti bilik ATM. Kalau ada yang nekat ''main'', pasti harus berdiri. ''Tapi, gaya kan bisa macam-macam,'' kata Arman, anjal Joyoboyo, lantas tergelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai alih fungsi itu, Omen, salah seorang penjaga toilet di Terminal Joyoboyo, mengatakan bahwa kemungkinan itu ada. Tetapi, ponten yang dia kelola tersebut diusahakan tidak dijadikan tempat esek-esek. ''Saat tutup, semua pintu toilet langsung kami kunci. Biar tidak ada yang bisa menggunakan sembarangan,'' kata pria yang baru setahun bertugas itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-3417131089160396438?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/3417131089160396438/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/12/toilet-untuk-berbagai-hajat.html#comment-form' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/3417131089160396438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/3417131089160396438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/12/toilet-untuk-berbagai-hajat.html' title='Toilet untuk Berbagai Hajat'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sy65qtq02HI/AAAAAAAAATQ/lSQT2jy-mTY/s72-c/105284large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-2473332722916358510</id><published>2009-11-28T12:43:00.000-08:00</published><updated>2009-11-28T12:43:53.829-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='all banner temanku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>Heboh Buah Zakar Kambing Bertuliskan Aidul Qurban Berhuruf Arab</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SxGLapxm3uI/AAAAAAAAATI/2qS1ZAE4SVE/s1600/kambingku11.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SxGLapxm3uI/AAAAAAAAATI/2qS1ZAE4SVE/s200/kambingku11.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Semarang ; Penyembelihan hewan kurban di Masjid Al Mujahidin Jalan Perintis Kemerdekaan Banyumanik kemarin diwarnai kehebohan. Gara-garanya, panitia menemukan tulisan Aidul Qurban di selaput buah zakar (testis) kambing dan huruf Arab gundul.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IDUL Adha kemarin, warga Srondol Kulon, Banyumanik, dihebohkan dengan daging kambing 'aneh'. Saat hendak dibagikan, panitia kurban menemukan fenomena buah zakar (testis) kambing kurban bertuliskan Aidul Qurban dan huruf Arab gundul. Panjang tulisan 10 cm  warna biru tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa itu terjadi di Masjid Al Mujahidin, Jalan Perintis Kemerdekaan 207. Panitia kurban menyembelih 11 kambing dan 5 ekor sapi. Satu per satu kambing dipotong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada giliran kambing kesepuluh itulah, panitia terbelalak melihat 'keanehan' buah zakar kambing. Sebab di dalam selaput kulit buah zakar, ada tulisan latin dan huruf Arab gundul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wartawan koran ini sempat meraba testis kambing. Tak ada rasa yang mengganjal pada testis kembing. Halus dan rata. Juga tak bisa dihapus layaknya tulisan lain. Panitia yang berjumlah ada 20 orang itu sontak geger. Dalam sekejap, informasih itu menyebar. Ratusan warga berdatangan, melihat 'keajaiban' tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua yayasan sekaligus panitia kurban, H Supangat, 38, menuturkan, kejadian itu mengejutkan seluruh panitia. Selama 20 tahun jadi panitia kurban di Masjid Al Mujahidin, baru kali ini menjumpai fenomena tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas kambing itu milik siapa? Supangat mengaku tak tahu. "Yang ada di kalungan leher kambing cuma bertulis hamba Allah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang mengherankan, lanjut Supangat, pemilik kambing tak mau memperlihatkan identitas diri kepada panitia. "Barangkali ia tak mau dibeberkan ke masyarakat, cukup yang di Atas (Tuhan) saja yang tahu. Jadi hal ini bagi kami adalah keajaiban dari Tuhan," ucapnya. Sumantri, 52, takmir masjid juga mengaku terkejut. "Ini kali pertama saya melihat kejaiban seperti itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantauan koran ini di lapangan, ratusan warga berdatangan, mulai anak, remaja dan orangtua ke area masjid untuk melihat buah zakar kambing bertuliskan huruf Arab tersebut. Ruas jalan pun dipenuhi kendaraan bermotor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subandi, 52, bendahara takmir masjid mengaku belum tahu akan dibawa kemana daging vuah zakar kambing jantan itu. "Bagi masyarakat yang ingin melihat diperkenankan datang." Karena termasuk daging langka, untuk sementara masih disimpan di masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arif, 26, warga Srondol yang turut menyaksikan keanehan daging mengaku datang ke lokasi masjid setelah mendegar informasi dari temannya. "Saya tak habis pikir, kok ada sesuatu seperti ini dan tampak jelas bila dilihat dengan mata telanjang," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pun warga lain yang berkerumunan menyaksikan. "Mungkin ini bukti kekuasan Tuhan yang membenarkan bahwa Idul Adha itu adalah ada," bisik seorang warga yang menyaksikan daging 'aneh' it&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-2473332722916358510?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/2473332722916358510/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/11/heboh-buah-zakar-kambing-bertuliskan.html#comment-form' title='11 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/2473332722916358510'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/2473332722916358510'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/11/heboh-buah-zakar-kambing-bertuliskan.html' title='Heboh Buah Zakar Kambing Bertuliskan Aidul Qurban Berhuruf Arab'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SxGLapxm3uI/AAAAAAAAATI/2qS1ZAE4SVE/s72-c/kambingku11.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-5810334429135468716</id><published>2009-11-12T15:25:00.000-08:00</published><updated>2009-11-12T15:25:12.236-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='all banner temanku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>Awas, Virus iPhone</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SvyZRZp0WiI/AAAAAAAAASw/8BS_20b6rVo/s1600-h/images.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SvyZRZp0WiI/AAAAAAAAASw/8BS_20b6rVo/s200/images.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;SYDNEY - Seorang pemuda Sydney, Australia, berusia 21 tahun mengklaim sebagai hacker pertama di dunia yang akan mengusili sistem gadget iPhone dengan virus. Virus tersebut bakal disebarkan melalui sambungan telepon dan mengganti wallpaper handset dengan gambar artis pop tahun 80-an, Rick Astley&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;, yang dikenal dengan hit Never Gonna Give You Up secara otomatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ashley Towns, si pemuda, menyatakan bahwa tindakan tersebut hanya bertujuan mengangkat isu pengamanan dalam sebuah produk. "Apa yang saya lakukan menunjukkan bahwa iPhone bisa dengan mudah di-hack oleh siapa pun," katanya seperti dikutip Daily Mail. "Virus itu akan menyerang orang-orang yang malas mengganti password mereka," tutur dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rick Astley adalah nama populer yang biasa digunakan sebagai virus untuk mengganggu pengguna komputer. Kasus serupa pernah terjadi di YouTube. Pengelola membiarkan posting weblink tentang fenomena Rickrolling. Namun, ketika pengunjung mengklik weblink itu, yang muncul adalah video Rick Astley saat menyanyikan hit Never Gonna Give You Up.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virus yang diciptakan Towns hanya bisa mengganggu iPhone yang pengamanannya sudah dikendurkan atau jailbroken oleh si pemilik. Yakni, tindakan pemilik handphone yang meng-install sejumlah aplikasi yang sebenarnya tidak diperbolehkan oleh Apple, produsen iPhone.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa ahli telekomunikasi mengingatkan, tindakan jailbreaking sangat dilarang oleh Apple. Sejumlah kasus komplain telah diproses dan berakibat pada dihentikannya pelayanan servis terhadap pelanggan nakal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Towns menyatakan, setelah melakukan jailbreaking, pemilik iPhone seharusnya mengganti password untuk menghindari masuknya virus. Sebab, menurut dia, semua pengguna punya password yang sama. Dia menambahkan, orang yang berniat lebih iseng bisa membuka isi ponsel dan membaca SMS, e-mail, bahkan nomor kontak atau foto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya tidak tahu apakah tindakan saya melanggar hukum atau tidak. Saya diberi tahu bahwa saya mungkin telah melanggar beberapa aturan. Tapi, saya belum menyiapkan pengacara. Virus itu tidak membahayakan. Hanya ditujukan untuk senang-senang dan sedikit menyadarkan orang (agar berhati-hati, Red)," ungkap dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia memastikan bahwa virus tersebut adalah jenis pertama di dunia, khususnya yang disebarkan dari handphone ke handphone. Towns tidak tahu berapa orang yang sudah diserang virusnya hingga saat ini. Tapi, dia tahu, pada gelombang pertama penyebaran olehnya awal bulan ini, virus itu menyerang lebih dari seratus unit iPhone&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-5810334429135468716?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/5810334429135468716/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/11/awas-virus-iphone.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/5810334429135468716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/5810334429135468716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/11/awas-virus-iphone.html' title='Awas, Virus iPhone'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SvyZRZp0WiI/AAAAAAAAASw/8BS_20b6rVo/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-641208045208408730</id><published>2009-11-06T15:33:00.000-08:00</published><updated>2009-11-06T15:33:36.670-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='all banner temanku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>Hmmm... Rasanya Memang Bikin Ketagihan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SvSyIy-unAI/AAAAAAAAASo/kGQBHMPwOFo/s1600-h/th_images-2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SvSyIy-unAI/AAAAAAAAASo/kGQBHMPwOFo/s200/th_images-2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PURWOREJO-Pantai Jatimalang di Kecamatan Purwodadi, Purworejo memang bukan tempat wisata yang asing bagi masyarakat Purworejo. Setidaknya warga yang tinggal di wilayah eks Karesidenan Kedu juga sempat mampir di Pantai Jatimalang meski hanya sedar menikmati pesona wisata alam khas pantai selatan yang indah&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;. Tidak hanya itu, di pantai setempat juga tersedia berbagai menu masakan berbahan dasar seafood segar hasil tangkapan nelayan yang siap memanjakan lidah penikmatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasinya tidak terlalu jauh dari ibukota Kabupaten Purworejo. Mengambil rute ke arah Yogya dan tepat di perempatan Pendowo, Kecamatan Purwodadi belok kanan terus pasti akan sampai ke obyek wisata andalan Purworejo yakni Pantai Jatimalang. Pengunjung yang hendak datang ke obyek wisata itu juga sudah disediakan angkutan kota jalur 20.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika tidak pengunjung tidak sempat mempersiapak bekal makanan, di sekitar obyek wisata juga tersedia puluhan warung makan yang menyediakan berbagai jenis menu berbahan dasar ikan laut. Mulai dari ikan bakar dan goreng berbagai jenis, cumi, hingga udang goreng kremes maupun dimasak asam pedas ataupun manis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikan yang ditawarkan pun masih sangat segar. Rata-rata hasil tangkapan nelayan yang langsung dijual di tempat pelelangan ikan (TPI) setempat. Sambil menikmati pemandangan debur obak pantai Jatimalang dan hembusan angin yang menyejukkan, cita rasa masakan seafood Jatimalang dijamin akan membuat pembeli ketagihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah puas menyantap hidangan seefood segar, akan semakin nikmat jika ditutup dengan hidangan penutup berupa es kelapa muda yang juga selalu tersedia. "Luar biasa rasanya benar-benar lezat," kesan salah satu wisatawan asal Banyumas, Sarwosambodo, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga menu seafood itu tergolong murah, setidaknya jika dibandingkan dengan menu serupa yang ditawarkan di restauran sefood di perkotaan. Ikan segar bisa milh sendiri, kemudian akan dimasakkan kita tinggal menikmatinya, bagi pengunjung yang ingin masak sendiri juga diberikan fasilitas masak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menu ikan, harganya berkisar antara Rp 40 ribu hingga 50 rib per kg, sementara menu udang dan cumi memang sedikit lebih mahal yakni rata-rata Rp 65 ribu hingga Rp 70 ribu per kg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambodo mengungkapkan, dirinya mendengar informasi wisata kuliner Pantai Jatimalang itu dari teman-temannya di Purworejo. Merasa penasaran, setelah diwisuda, dia mengajak teman-temannya syukuran dengan menikmati menu tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memang tidak salah, menu seafood di pantai ini benar-benar yahut dan bikin ketagihan. Jangan merasa sudah menjadi penggemar kuliner jika belum mencoba mencicipi seafood Jatimalang," selorohnya sembari mengunyah udang goreng kremes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilik pemilik warung seafood, Pesek, 45, mengatakan, wisata kuliner Pantai Jatimalang memang sudah cukup terkenal di mana-mana. "Khususnya saat liburan, orang yang khusus datang untuk makan jumlahnya sangat banyak, bahkan dsari luar kota banyak yang menyempatkan mampir untuk bersantap seefoods," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu nelayan setempat, Tario, menambahkan. Pengunjung yang banyak datang ke Jatimalang membuat jumlah warung di tepi pantai itu terus bertambah. "Tahun 2000 saat pertama ada warung, jumlahnya hanya sekitar tiga saja, tapi kini sudah puluhan jumlahnya," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hari-hari biasa, setiap pedagang rata-rata mampu menjual menu seafood antara 5 hingga 10 kg. Namun saat masa libur panjang, seperti lebaran tahun ini, dalam sehari pedagang bisa menjual ikan dalam bentuk menu seafood minimal 300 kg.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-641208045208408730?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/641208045208408730/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/11/hmmm-rasanya-memang-bikin-ketagihan.html#comment-form' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/641208045208408730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/641208045208408730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/11/hmmm-rasanya-memang-bikin-ketagihan.html' title='Hmmm... Rasanya Memang Bikin Ketagihan'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SvSyIy-unAI/AAAAAAAAASo/kGQBHMPwOFo/s72-c/th_images-2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-3648122026465064599</id><published>2009-11-06T15:19:00.000-08:00</published><updated>2009-11-06T15:19:22.144-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='all banner temanku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>Cukup Bawa Flash Disk</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SvSu7HzH8tI/AAAAAAAAASg/uZKeBPL9hb4/s1600-h/th_images.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SvSu7HzH8tI/AAAAAAAAASg/uZKeBPL9hb4/s200/th_images.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Jember - Pergaulan bebas di kalangan mahasiswa dan remaja Jember ternyata salah satunya disebabkan kurangnya kontrol dari orang tua dan lingkungan&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak mahasiswa dan remaja Jember yang bebas menonton film porno dan men-download dari situs porno di warnet. Paling tidak itulah yang kerap dilakukan Papang, salah seorang mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta di Jember.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditanya mengenai apakah ada pengaruh arus informasi yang tak terbatas dengan adanya internet terhadap perilakunya yang sering melakukan hubungan seks, dia menjawab bahwa dirinya sering membuka situs internet untuk mencari atau men-download film porno. Bahkan dia mengaku, setelah menonton film porno tersebut, seringkali mempraktikkan dengan pasangannya. "Sering ke warnet download film BF (blue film), untuk praktik sama pacar," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, dengan menonton film atau video porno, dirinya banyak mendapatkan inspirasi dalam melakukan hubungan seks. Kini, tak terhitung lagi berapa macam gaya yang sudah dipraktikkan saat melakukan hubungan seks. "Saya sudah punya banyak gaya. Dapat inspirasinya dari film porno," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasar penuturannya, saat melakukan hubungan seks dengan pacar, Papang paling sering melakukan di kos-kosan. "Biasanya di kos-kosan, tapi pernah juga di hotel," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang mengagetkan, ternyata praktik seks bebas di kalangan mahasiswa merupakan hal yang sudah biasa. "Hubungan seperti suami istri itu sudah biasa," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menariknya, selain berhubungan dengan pacar sendiri, hubungan seks kerap dilakukan dengan para PSK (pekerja seks komersial). Mahasiswa angkatan 2006 ini mengutarakan, sudah puluhan wanita yang sudah berhubungan seks dengannya. "Saya sudah lupa berapa kali melakukan seks, yang jelas sudah lebih dari sepuluh orang," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencari inspirasi dalam melakukan hubungan seks dengan cara men-download video porno di warnet juga sering dilakukan Sardi (bukan nama sebenarnya), mahasiswa lainnya. Rata-rata, film porno di-download di warnet. Sekali pergi ke warnet, dirinya langsung meng-copy beberapa film porno untuk kemudian diputar di kos-kosan ramai-ramai. "Sekali ke warnet langsung meng-copy banyak dengan flash disk," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, dengan perkembangan informasi dan teknologi, untuk mendapatkan video atau film porno tidaklah sulit. Apalagi, sebagian besar warnet di sekitar kawasan kampus, tidak ada yang memblokir situs-situs yang menyediakan film porno. "Mayoritas warnet tidak memblokir situs porno," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, dirinya seringkali tidak harus men-download, karena sebagian warnet sudah ada file porno yang disediakan. "Tinggal copy saja," lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyaknya remaja dan mahasiswa yang gandrung akan film porno juga diakui Rangga, salah satu penjaga warnet di Jalan Mastrip. "Banyak yang nanya, dari kalangan mahasiswa juga," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia membenarkan jika warnet yang dijaganya tidak memblokir situs-situs porno. Maka dari itu, dirinya kerapkali melihat, pelanggannya membuka dan men-download film porno lewat internet. Hal itu diketahui ketika komputer warnet mulai rewel alias lemot. "Ketika saya check, ternyata sedang ada yang men-download film porno," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak jauh beda diungkapkan Nanang, salah satu penjaga warnet di Jalan Kalimantan ini. Dikatakan, warnet yang dia jaga juga tidak memblokir situs-situs porno. Ini mengingat, sulit untuk memblokir situs-situs porno tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalaupun ada yang bisa memblokir, itu akan berimbas kepada menurunnya jumlah pengunjung warnet. "Nggak ada yang bisa blokir, jumlahnya ribuan. Kalaupun ada yang bisa, pengunjung bisa sepi Mas," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-3648122026465064599?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/3648122026465064599/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/11/cukup-bawa-flash-disk.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/3648122026465064599'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/3648122026465064599'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/11/cukup-bawa-flash-disk.html' title='Cukup Bawa Flash Disk'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SvSu7HzH8tI/AAAAAAAAASg/uZKeBPL9hb4/s72-c/th_images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-5822856799780645521</id><published>2009-11-01T21:06:00.000-08:00</published><updated>2009-11-01T21:06:34.309-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='all banner temanku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>Pulangnya Pahlawan Tanpa Tanda Jasa</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Su5oz4ULf-I/AAAAAAAAASY/lLgqTJJGjdE/s1600-h/3c0846e521bffc23b318338637d245c7.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Su5oz4ULf-I/AAAAAAAAASY/lLgqTJJGjdE/s200/3c0846e521bffc23b318338637d245c7.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;SURABAYA – Proses penyerahan jenazah Muntik bin Hani, tenaga kerja wanita (TKW) yang meninggal setelah disiksa majikannya di Klang Selangor Malaysia, diwarnai aksi protes dari para pejabat yang menunggu  kedatangan jenazah di Bandara Juanda, Sabtu (31/10).&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Syafrudin Setiabudi, yang menjabat asisten Kementerian Pemberdayaan Perempuan, mengaku kesal dengan manajemen pengelola kargo Bandara Juanda. “Masak kami disuruh menunggu sampai dua jam,  manajemennya brengsek betul,” ujar Syafrudin di depan wartawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Suseno, staf Direktorat Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Deplu, mengatakan seharusnya ada satu orang yang menangani serah terima ini. “Saya ini seharusnya sudah pulang jam 8 tadi pagi tapi karena diperintah atasan jadi saya membatalkan kepulangan,” ujar Suseno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan Atase Buruh Kedubes Malaysia di Jakarta Tengku Kamazeri bin Tengku Ismail sempat terkejut dengan kejadian ini. “Ada apa ini,” ujarnya menanyai Surabaya Post yag kebetulan berada di dekatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu tahu masalahnya, Tengku Kamazeri bin Tengku Ismail hanya bisa berguman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Masya Allah ini kan mayat harus kita hormati.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenazah Muntik binti Hani (36), tenaga kerja wanita (TKW) yang meninggal setelah disiksa majikannya di Klang Selangor Malaysia, diserahkan kepada pihak keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyerahan itu dilakukan langsung oleh Atase Buruh Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta Tengku Kamazeri bin Tengku Ismail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, hadir pula First Secretary Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur, Zani Murnia, pejabat perwakilan Kementrian Pemberdayaan Perempuan, Disnaker, perusahaan penyalur tenaga kerja yang menyalurkan Muntik ke Malaysia dan beberapa perwakilan terkait.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mewakili pemerintahannya, Tengku Kamazeri bin Tengku Ismail menyatakan turut berbelasungkawa atas meninggalnya Ibu Muntik,” ujar Kamezeri ditemui saat menunggu kedatangan jenazah, Sabtu (31/10) di terminal kargo Bandara Internasional Juanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamazeri mengatakan, seluruh proses pemulangan Muntik, mulai di Malaysia hingga tiba di tempat asal Muntik, Desa Pondok Jeruk Barat, Beringin Agung, Kec. Jombang, Jember.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenazah Muntik diserahkan kepada perwakilan keluarganya yang diwakili Eko Winoto yang tak lain keponakan Suparmo, suami Muntik. Sebagai keponakan, Eko mengaku terkejut mendengar kematian Muntik, terlebih diakibatkan dugaan penganiayaan yang dilakukan majikan yang baru diikutinya selama dua bulan. “Paklik saya dan keluarga (anak-anak almarhumah Muntik) sangat terkejut mendengar ini,” ujar Eko yang juga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anggota Samapta di Polres Surabaya Utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Zani Murnia menyatakan KBRI akan mengurus semua hal keperluan almarhumah di Kuala Lumpur termasuk gaji yang belum dibayarkan oleh majikan yang diduga telah menyiksanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita akan mengupayakan almarhumah mendapatkan hak-haknya dan kita akan terus memantaum proses hukum terhadap majikan Muntik,” ujar Zani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zani mengatakan, pihak KBRI telah menerima dan menyerahkan uang sisa gaji Muntik dari majikan dia yang lama. “Nilainya 5 ribu ringgit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu juga ada uang duka dari Pemerintah Daerah Selangor, nilainya juga 5 ribu ringgit,” ujar Zani. Ini belum termasuk uang santunan yang diberikan Disnaker dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perusahaan tenaga kerja yang memberangkatkan Muntik, PT Citra Dharmaindo yang berlokasi di Ponorogo, Jatim.”Nilai sekitar Rp 14 juta,” kata Zani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenazah Muntik sendiri diangkut dengan Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH 871. Sesuai jadwal, pesawat memang tiba pukul 10.00 WIB. Namun penyerahan jenazah molor hingga pukul  11.46 WIB. Ini disebabkan harus melalui proses administrasi sebelum ada penyerahan kepada pihak keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Molornya proses penyerahan ini sempat membuat pejabat KBRI dan beberapa pejabat lainnya agak mengeluh. “Iya ya katanya jadwal pesawat jam 10 seharusnya sudah tiba tapi kok lama ada apa ya,” ujar Zani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersamaan dengan pengiriman jenazah Muntik juga dikirim jenazah warga Indonesia asal Madura yang juga meninggal di Malaysia. Namun warga ini meninggal dengan wajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui, Muntik meninggal di Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah Klang Selangor. Ini setelah ia menderita luka berat akibat penganiayaan yang dilakukan majikannya bernama Amurugan (35) dan Vanitha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muntik sendiri diselamatkan pihak kepolisian Klang pada 20 Oktober. Polisi menggerebek rumah tempat Muntik bekerja setelah menerima kabar dari tetangga Amurugan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut keterangan dokter, akibat penyiksaan itu Muntik mengalami patah tulang belakang yang berpotensi mengakibatkan kelumpuhan. Majikan Muntik kini menghadapi pengadilan Klang, Selangor. Polisi Malaysia mengenakan pasal 302, tentang pembunuhan yang direncanakan dengan hukuman maksimalnya digantung sampai mati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-5822856799780645521?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/5822856799780645521/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/11/pulangnya-pahlawan-tanpa-tanda-jasa.html#comment-form' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/5822856799780645521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/5822856799780645521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/11/pulangnya-pahlawan-tanpa-tanda-jasa.html' title='Pulangnya Pahlawan Tanpa Tanda Jasa'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Su5oz4ULf-I/AAAAAAAAASY/lLgqTJJGjdE/s72-c/3c0846e521bffc23b318338637d245c7.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-6601251989439453120</id><published>2009-10-24T17:55:00.000-07:00</published><updated>2009-10-24T17:55:51.271-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='all banner temanku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>Penjual DVD Miyabi Di sel</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SuOiBWNi6JI/AAAAAAAAASI/xSSCgiBPlOE/s1600-h/96780large.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SuOiBWNi6JI/AAAAAAAAASI/xSSCgiBPlOE/s200/96780large.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;SURABAYA - Kontroversi kedatangan Miyabi, artis film porno asal Jepang, ke Indonesia, membuat DVD pornonya laris manis di pasar gelap Surabaya. Hal itu terungkap dari pengakuan seorang penjual DVD porno yang dibekuk Unit Idik V Satreskrim Polwiltabes Surabaya kemarin &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Penjual DVD porno tersebut bernama Dori, warga Jalan Kedundung, Sampang. Pria 34 tahun tersebut ditangkap anak buah Iptu Oloan karena terbukti menjual DVD porno di pelataran Tunjungan Centre, Jalan Tunjungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tangan tersangka, polisi menyita 536 keping DVD porno, 312 DVD bajakan, 152 keping DVD kartun bajakan, 72 keping DVD Indonesia bajakan, dan 14 keping DVD lagu bajakan. Polisi juga menyita uang tunai Rp 516 ribu, hasil penjualan keping cakram digital bajakan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kami menyelidiki peredarannya sejak dua minggu lalu,'' kata Kasatreskrim Polwiltabes Surabaya AKBP Susanto. Dia menjelaskan, pihaknya sebelumnya mendapatkan informasi mengenai maraknya peredaran film porno Miyabi. Hasil penyelidikan mengarah ke Dori. Namun, polisi tak bisa langsung menangkapnya. Pasalnya, Dori ternyata seorang penjual DVD yang cukup hati-hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, polisi yang menyamar menjadi pembeli tak mendapat hasil apa-apa. Namun, setelah itu, Dori mulai terbuka. Ketika menunjukkan koleksi pornonya, tangan Dori malah diborgol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada penyidik, Dori mengaku sudah setahun melakoni bisnis ilegal tersebut. Dia menuturkan, DVD Miyabi tergolong paling laris belakangan ini. ''Tiap hari, minimal sepuluh keping DVD Miyabi terjual,'' terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjualnya satu keping DVD seharga Rp 15 ribu. Padahal, harga kulakannya hanya Rp 4 ribu. Untuk sekeping DVD, dia meraup untung Rp 11 ribu. Dalam sebulan, dari DVD Miyabi saja, Dori menangguk untung Rp 3,3 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, polisi gagal mengungkap penyuplainya. Sebab, penjualan DVD porno seperti narkoba, memakai sel terputus. Dori mengaku, tiap minggu seorang sales datang menawarkan barang dan dia tidak tahu nama serta alamat lengkap sales itu. ''Tapi, kayaknya dia dari Jakarta,'' tutur Dori.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-6601251989439453120?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/6601251989439453120/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/10/penjual-dvd-miyabi-di-sel.html#comment-form' title='11 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/6601251989439453120'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/6601251989439453120'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/10/penjual-dvd-miyabi-di-sel.html' title='Penjual DVD Miyabi Di sel'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SuOiBWNi6JI/AAAAAAAAASI/xSSCgiBPlOE/s72-c/96780large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-5856429933194128467</id><published>2009-10-24T17:17:00.000-07:00</published><updated>2009-10-24T17:17:19.056-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='all banner temanku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>Pemeriksaan Satu Kloter di Jeddah Bisa sampai Tujuh Jam</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SuOY_JuDOOI/AAAAAAAAASA/M3A4CBt-x3s/s1600-h/09032009494.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SuOY_JuDOOI/AAAAAAAAASA/M3A4CBt-x3s/s200/09032009494.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JEDDAH - Menyertai penggunaan paspor hi­jau bagi jamaah haji Indonesia, pemerintah Arab Saudi menerapkan sistem baru pemeriksa­an di bandara. Selain dokumennya diperiksa se­­­cara teliti, semua jamaah haji pria diambil si­­­dik jari dan difoto. Jamaah perempuan hanya menjalani pemeriksaan dokumen&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasar pengamatan Jawa Pos, pemeriksaan mo­del baru tersebut membutuhkan waktu cukup lama. Untuk seorang jamaah, ada yang di­periksa hingga lima menit. Bahkan, banyak yang lebih dari lima menit. Padahal, belum se­mua pintu dioperasikan. Di Bandara King Abdul Aziz (KAA), di antara 12 pintu yang di­rencanakan, baru dioperasikan lima unit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandara KAA baru saja direnovasi, termasuk ter­minal kedatangan jamaah haji. Pemerintah Indonesia sudah jauh hari meminta agar renovasi gate itu diselesaikan sebelum jadwal kedatangan jamaah haji. Namun, kenyataannya, hingga kini belum selesai seluruhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bagian lain, di Bandara Abdul Malik Abdul Aziz (AMAA) tidak ada masalah pintu masuk. Meski de­mikian, pemeriksaan tetap mem­butuhkan waktu lama. ''Pemeriksaan dokumen haji sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintah Arab Saudi. Meski demikian, jika terjadi kemacetan, kami akan mengusulkan kepada pemerintah Arab Saudi untuk melakukan langkah yang efektif,'' kata Pjs Dubes RI untuk Arab Saudi Sukanto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jamaah yang tiba paling awal di Bandara AMAA berasal dari DKI Jakarta. Pesawat mendarat pukul 13.04 kemarin waktu setempat. Pa­ra jamaah disambut Kuasa Usa­ha Ad Interim Duta Besar Arab Saudi Riyadh Sukanto, Kepala Daerah Kerja Madinah H Cepi Supriatna, para pimpinan Muassasah Adilla atau para pengurus jamaah haji di Madinah, dan para panitia penyelenggara haji Daerah Kerja Madinah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada penjelasan tentang perubahan pelaksanaan pemeriksaan bagi jamaah haji tahun ini. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia sudah menanyakan hal itu. Namun, tak ada jawaban. Yang jelas, aturan tersebut telah tertulis dalam Ta'limatul Haj (semacam Undang-undang Haji) Arab Saudi tentang penggunaan paspor internasional dalam pelaksanaan haji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah sumber menyebutkan, penggunaan paspor hijau, pemerik­saan sidik jari, dan pemotretan bagi jamaah laki-laki merupakan bagian dari prosedur keamanan. Se­bab, hanya mobilitas orang yang menggunakan paspor interna­sional yang dapat dipantau secara internasional. Khususnya berkaitan dengan perang melawan terorisme yang dicanangkan Amerika Serikat. Penggunaan paspor khusus haji berwarna cokelat tidak terpantau secara internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat pemeriksaan yang semakin ketat, jamaah haji tidak bisa segera keluar dari bandara. Pemeriksaan satu kloter di Madinah membutuhkan waktu lima hingga tujuh jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, sebelumnya, pemeriksaan Jawazat paling lama memakan waktu tiga jam. Untuk meng­urangi lamanya pemeriksaan, petugas Saudi memperlonggar pemeriksaan barang, tidak secara manual, tapi cukup menggunakan pemeriksaan X-ray.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panitia Penyelenggara Ibadah Ha­ji Indonesia (PPIHI) hanya me­lakukan langkah antisipasi. Misalnya, memberikan bekal makanan kepada jamaah yang turun dari pesawat. Karena menunggu waktu yang lama, jamaah dibekali makanan yang cukup agar tidak kelaparan. Selain itu, setiba di pemondokan, jamaah langsung mendapatkan konsumsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antisipasi panitia di Jedah juga sama. Mestinya jatah makanan setelah turun dari pesawat hanya se­kali. Yaitu, di bus. Namun, apabila pemeriksaan membutuhkan wak­tu lama dan jamaah harus diberi makan dua kali, panitia bisa mengatasi. Kemarin jamaah cukup diberi makanan di bus seperti yang direncanakan. ''Itu tidak masalah,'' kata Konsul Haji Konsulat Jenderal RI M. Syairozi Dimyati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, transportasi su­dah disediakan pemerintah Arab Saudi. Jumlahnya tak terbatas. Ka­rena itu, tidak ada kekhawa­tiran jamaah keleleran karena ke­kurangan kendaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapkan Fisik Prima&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para calon jamaah haji Indonesia yang akan mendarat di Bandara King Abdul Aziz (KAA) harus menyiapkan kondisi fisik yang prima. Sebab, setelah menempuh perjalanan udara sembilan jam, mereka harus menempuh perjalanan darat sembilan jam dengan bus. Jamaah itu langsung dibawa ke Madinah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan Jedah-Madinah memakan waktu delapan jam. Kalau ditambah perjalanan dari asrama haji ke bandara, keberangkatan, dan masa tunggu di bandara, para jamaah nyaris menghabiskan waktu 24 jam perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantaran para jamaah yang mendarat di Jedah harus menempuh perjalanan yang sangat panjang, Pa­nitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daker Jedah menyiagakan 18 tenaga ke­sehatan. Masing-masing empat dok­ter spesialis, delapan perawat, dan lainnya apoteker. ''Bila ada anggota jamaah yang sakit parah, akan dirujuk ke rumah sakit pemerintah Arab Saudi,'' kata Kasektor Kesehatan Dae­rah Kerja Jedah dr Hasto Nugroho.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di Madinah, mereka lang­sung bergabung dengan jamaah lain yang mendarat di Bandara Abdul Malik Abdul Aziz (AMAA). Mereka ditampung di pondokan-pondokan di markaziah di sekeliling Masjid Nabawi dan non- markaziah. Pemondokan non-markaziah itu juga tak terlalu jauh. Jaraknya dengan Masjid Nabawi hanya sekitar 750 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jamaah yang mendarat di Jedah berasal dari Jateng, Kaltim, Sulsel, Kalsel, dan Aceh. Sedangkan yang mendarat di Madinah berasal dari Jambi, Jatim, Jabar, dan Sumut. Rom­bongan pertama yang mendarat di Jedah berasal dari Jateng. Menurut jadwal, mereka tiba pukul 15.30 waktu Arab Saudi atau 19.30 WIB. Sedangkan yang men­darat di Madinah pertama berasal dari DKI pukul 13.55 waktu setempat atau 17.55 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang sakit ringan cukup diobati dokter yang disiagakan. Obat-obatannya sudah disiapkan dan dibawa tim kesehatan kloter sampai ke tempat tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para jamaah yang masuk pemberangkatan kelompok pertama akan berada di Madinah delapan hari dan 12 jam. Mereka diberi kesempatan melaksanakan salat Arbain (salat wajib berjamaah 40 waktu berturut-turut), berziarah ke makam nabi, ke Masjid Kuba, Masjid Kiblatain, Jabal Uhud, dan berziarah ke makam-makam para syuhadak Perang Uhud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Wakadaker Madinah Harsyad Hidayat, mereka yang tinggal di luar markaziah mendapat uang pengembalian 100 real (Rp 250.000). Padahal, mereka tak perlu naik angkutan ke Masjid Nabawi. Mereka cukup berjalan kaki sambil shopping window atau berbelanja di toko-toko sekitar Masjid Nabawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama di Madinah, jamaah diberi makan dua kali sehari. Masing-masing siang dan malam. Jamaah diminta segera memakan makanan yang sudah dihidangkan. Sebab, makanan hanya tahan dua jam sejak dihidangkan atau enam jam sejak dikirimkan oleh perusahaan katering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Madinah disiapkan 12 kate­ring untuk melayani seluruh jamaah. Menurut inspeksi PPIH, semua katering itu siap melaksanakan tugas sesuai dengan butir-butir kesepakatan dalam kontrak. Mereka telah menyediakan tempat persediaan sayur, buah, tempat penyimpanan makanan, tempat pembuangan sampah, dan tempat memasak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Seksi Sanitasi dan Survei­lence Ika Muhirya mengatakan, para jamaah diimbau segera memakan makanan yang telah dihidangkan untuk menghindari keracunan. Menurut pengalaman tahun-tahun sebelumnya, jamaah yang keracunan disebabkan memakan makanan yang basi. Basi­nya bukan disebabkan perusahaan katering, melainkan perilaku jamaah. Ada yang senang menyimpan makanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-5856429933194128467?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/5856429933194128467/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/10/pemeriksaan-satu-kloter-di-jeddah-bisa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/5856429933194128467'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/5856429933194128467'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/10/pemeriksaan-satu-kloter-di-jeddah-bisa.html' title='Pemeriksaan Satu Kloter di Jeddah Bisa sampai Tujuh Jam'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SuOY_JuDOOI/AAAAAAAAASA/M3A4CBt-x3s/s72-c/09032009494.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-8704558502634914827</id><published>2009-10-24T14:59:00.000-07:00</published><updated>2009-10-24T14:59:45.449-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='all banner temanku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>Banner All My Friends</title><content type='html'>&lt;a href="http://kluwan.blogspot.com" target="_blank" title="Kluwan Lover"&gt;&lt;img width="100" alt="Kluwan Lover" src="http://images.cooltext.com/996308.png" height="50"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://kanigoropagelaran.blogspot.com/" target="new"&gt;&lt;img width="170" alt="kanigoropagelaran" src="http://images.cooltext.com/1120901.png" height="34"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;img border="0" style="visibility:hidden;width:0px;height:0px;" width="0" src="http://counters.gigya.com/wildfire/IMP/CXNID=2000002.0NXC/bT*xJmx*PTEyNTYwMTI2MTIxOTcmcHQ9MTI1NjAxMjczOTYwMSZwPTQ1NTkzMiZkPSZnPTImbz1kYzM5NjgyZWViYjA*YmNiODRlNTA2ZDMxNDQyZTQzZSZvZj*w.gif" height="0"/&gt;&lt;object data="http://files.bannersnack.net/app/swf/EmbedCanvas.swf?hash_id=a882915d8832b13d0558ab7fab171969&amp;clickTag=http:~|~~|~daroo-handphone.blogspot.com&amp;bgcolor=141414" width="125" height="125" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;param value="http://files.bannersnack.net/app/swf/EmbedCanvas.swf?hash_id=a882915d8832b13d0558ab7fab171969&amp;clickTag=http:~|~~|~daroo-handphone.blogspot.com&amp;bgcolor=141414" name="movie"/&gt;&lt;param value="#141414" name="bgcolor"/&gt;&lt;/object&gt;&lt;noscript&gt;&lt;a href="http://bannersnack.com/" title="BannerSnack - the free flash banner maker"&gt;Banner maker&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-8704558502634914827?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/8704558502634914827/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/10/banner-all-my-friends.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/8704558502634914827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/8704558502634914827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/10/banner-all-my-friends.html' title='Banner All My Friends'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-2108255532118795000</id><published>2009-10-23T16:55:00.000-07:00</published><updated>2009-10-23T16:55:48.728-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>Tiba di Jeddah, Jamaah Asal Solo Nyaris Pingsan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SuJCcMQx2tI/AAAAAAAAAR4/fSYAULgZano/s1600-h/1331263082-tiba-di-jeddah-jamaah-asal-solo-nyaris-pingsan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SuJCcMQx2tI/AAAAAAAAAR4/fSYAULgZano/s200/1331263082-tiba-di-jeddah-jamaah-asal-solo-nyaris-pingsan.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Saudi Arabia ;Jamaah calon haji Kloter 1 embarkasi Solo tiba di Jeddah, Arab Saudi, pukul 16.00 waktu setempat. Salah seorang jamaah nyaris pingsan akibat kelelahan dan kurang minum.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kloter 1 jamaah calon haji asal Solo ini tiba di Bandara King Abdul Azis, Jeddah. Mereka datang disambut pejabat Konjen RI Jeddah dan Arab Saudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jamaah bernama Masrofah binti Majayus Makruf berumur 74 tahun asal Jepara, Jawa Tengah nyaris pingsan karena kelelahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bu Masrofah kita duga juga kurang minum banyak dalam penerbangan. Kita sudah minta dia istirahat," kata Wakil Ketua Daerah Kerja Jeddah bidang Pelayanan Kesehatan, Hasto Nugroho.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Kepala Daerah Kerja Jeddah, Subhan Cholid mengatakan, seluruh jamaah calon haji asal Solo baru bisa diberangkatkan ke Madinah pada pukul 19.15 waktu setempat. Lamanya waktu menunggu akibat berbarengan dengan kedatangan jamaah calon haji dari Pakistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka harus antri difoto dan diambil sidik jari untuk jamaah laki-laki. Waktu jadi lebih lama," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-2108255532118795000?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/2108255532118795000/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/10/tiba-di-jeddah-jamaah-asal-solo-nyaris.html#comment-form' title='10 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/2108255532118795000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/2108255532118795000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/10/tiba-di-jeddah-jamaah-asal-solo-nyaris.html' title='Tiba di Jeddah, Jamaah Asal Solo Nyaris Pingsan'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SuJCcMQx2tI/AAAAAAAAAR4/fSYAULgZano/s72-c/1331263082-tiba-di-jeddah-jamaah-asal-solo-nyaris-pingsan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-5900379309860035505</id><published>2009-10-23T11:45:00.000-07:00</published><updated>2009-10-23T11:45:29.734-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>Selektif Terima Tamu, Ketati Keuangan Negara</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SuH5rDCvWbI/AAAAAAAAARw/IJDtRK8BLaU/s1600-h/96769large.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SuH5rDCvWbI/AAAAAAAAARw/IJDtRK8BLaU/s320/96769large.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA   - Wakil Presiden (Wapres) Boediono kema­rin (22/10) mulai berkantor di Istana Wakil Presiden. Pa­da hari pertama bekerja, dia memberikan kejutan kepa­da karyawan Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) de­ngan hadir mulai pukul 07.00. Dia juga memberikan pe­ngarahan kepada seluruh pejabat dan karyawan Setwa­pres.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Setelah itu, Boediono menginspeksi seluruh ruang Kan­tor Setwapres. Dia didampingi Deputi Administrasi dan Logistik Henri Viktor Sulistyo dan dua di antara em­pat staf pribadinya, yaitu Muhammad Iksan dan Yopie Hidayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pidato pengarahan tersebut, Boediono mewanti-wanti seluruh karyawan untuk ikut mengamankan arus informasi dari Istana Wapres. Dia meminta tidak ada ak­tivitas tersembunyi berupa jual beli informasi strategis, baik mengenai pengambilan kebijakan publik maupun ke­putusan-keputusan yang telah diambil Wapres. "Kita berada pada tempat yang sangat strategis, yaitu simpul pengambilan keputusan kebijakan negara. Karena strate­gis, dampaknya sangat besar kepada rakyat," ujar Boedio­no dalam pengarahan kepada 399 pegawai Setwapres itu. Dia menekankan, nilai informasi terkait dengan kebijakan yang telah dan akan diputuskan Wapres bisa miliaran rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, bila informasi sensitif ter­sebut dilepaskan kepada orang-orang yang memiliki niat buruk, dampaknya merugikan kepentingan rakyat. Karena itu, Boediono meminta Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dan seluruh pegawai Setwapres tidak hanya menjaga kea­manan fisik Wapres, tetapi juga keamanan institusi, terutama arus informasi. "Jangan sam­pai arus informasi sensitif bocor di sana-sini, apalagi diperdagangkan. Kalau itu terjadi, repot negara kita," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain arus informasi, Boediono meminta protokol dan Paspampres peka dalam mengatur jadwal audiensi dengan Wapres. Dia minta tidak semua permintaan untuk bertemu dengannya disetujui, kecuali tujuannya sangat penting bagi pengambilan keputusan untuk kepentingan rakyat. "Manajemen arus informasi itu juga menyangkut arus orang yang ingin bertemu saya. Saya minta itu di-manage. Sebab, kalau semua orang ingin ketemu saya untuk memberikan masukan, saya sih oke saja. Tapi, akan habis waktu saya. Jadi, pengelolaan arus orang dan informasi akan menjadi salah satu perhatian saya," ungkap dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boediono juga meminta pegawai Setwapres berhati-hati me­ngelola keuangan negara. Penge­lolaan keuangan negara di lingkungan Setwapres diharapkan transparan dan menganut asas manfaat bagi kepentingan rakyat. "Uang memang penting. Tapi, uang juga yang mencelakakan orang. Karena itu, saya minta pengelolaan keuangan harus transparan, tertib, dan tidak aneh-aneh. Kita akan bersama-sama mengoreksi, tapi saya ber­janji tidak gaduh," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia berharap Kantor Wapres menjadi percontohan dalam pe­ngelolaan keuangan dan reformasi birokrasi dengan cara melakukan pembenahan dari diri sendiri, dimulai dari kantor masing-masing. "Aspek tema kampanye SBY-Boediono tentang pemerintahan yang bersih itu macam-macam. Tapi, intinya dimulai dari kita sendiri, di kantor sendiri. Orang tidak akan percaya kalau tema besar, kalimat gede, tapi lain kata lain perbuatan," terang dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria kelahiran Blitar itu pun ber­kunjung ke ruang wartawan dan menyapa sejumlah wartawan. Dia bercerita tentang rencana kepindahan Kantor Wapres pada bekas gedung Dewan Pertim­bangan Agung di samping Kantor Presiden. Karena pertimbangan teknis, menurut dia, perpindahan kantor mungkin baru tahun depan bisa dilaksanakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, guru besar FE Uni­ver­sitas Gadjah Mada tersebut menjawab kritik tentang cap konservatif dan penggila status quo yang dilekatkan orang kepadanya. Meski menilai cap tersebut sangat keliru, dia menyatakan selama ini membiarkan orang yang memandangnya seperti itu. "Karena setiap kali saya bekerja, entah di kementerian atau Bank Indonesia, selalu ada perubahan yang saya bawa. Tapi, memang tidak melompat-lompat, tidak potong sana sini, tidak kubur sana kubur sini. Perubahan tetap dilakukan dengan arah yang baik dan tidak gaduh, seperti istilah yang sering digunakan presiden. Akan ada perubahan, itu pasti," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beda dengan Kalla&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya pembatasan arus informasi dari Kantor Wakil Presiden ini bertolak-belakang dengan era kepemimpinan Jusuf Kalla. Selama lima tahun terakhir, Jusuf Kalla selalu menekankan transparansi kebijakan pemerintah. Proses pengambilan keputusan juga terbuka, sehingga ma­syarakat selalu bisa memantau melalui media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pengalaman wartawan Jawa Pos yang ngepos di Istana Wapres, Ibnu Yunianto, model rapat-rapat berbeda dengan di Kantor Presiden. Rapat-rapat teknis pengambilan kebijakan pemerintahan di Kantor Wakil Presiden hampir selalu dibuka untuk umum. Ini karena seluruh pejabat teknis yang mengikuti rapat diwajibkan Kalla memberikan keterangan pers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali sepekan, Kalla juga menggelar keterangan pers rutin bagi wartawan. Semua pertanyaan yang diajukan wartawan akan dijawab langsung oleh Jusuf Kalla tanpa embel-embel off the record. Wartawan juga bisa memberikan umpan-balik secara langsung pada Jusuf Kalla, bila pelaksanaan kebijakan di lapangan tidak sesuai rencana. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui rincian kebijakan yang akan diambil pemerintah menyikapi suatu masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalla juga dikenal egaliter. Kantornya terbuka untuk semua orang yang ingin memberikan masukan pada pemerintah. Tak heran mulai aktivis masyarakat madani, aktivis mahasiswa, ormas keagamaan, organisasi sosial kemasyarakatan, pebisnis, bahkan siswa taman kanak-kanak dapat menggelar kegiatan di Istana Wakil Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wartawan juga bebas mengajukan izin wawancara khusus, baik di kediaman dinas maupun di kantor wakil presiden. Bahkan, sekali sebulan, pemimpin-pemimpin redaksi media massa diundang makan pagi di pendopo kediaman resmi wakil presiden sambil memperbincangkan latarbelakang seluruh kebijakan pemerintah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-5900379309860035505?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/5900379309860035505/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/10/selektif-terima-tamu-ketati-keuangan.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/5900379309860035505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/5900379309860035505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/10/selektif-terima-tamu-ketati-keuangan.html' title='Selektif Terima Tamu, Ketati Keuangan Negara'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SuH5rDCvWbI/AAAAAAAAARw/IJDtRK8BLaU/s72-c/96769large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-6331675013155321266</id><published>2009-10-22T19:20:00.000-07:00</published><updated>2009-10-22T19:20:12.671-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>Menkes Baru Pernah Kasus</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SuESzuacSTI/AAAAAAAAARo/alhCZiPn_pE/s1600-h/1ed5f8850b21fbadce3d869998ccb953.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SuESzuacSTI/AAAAAAAAARo/alhCZiPn_pE/s320/1ed5f8850b21fbadce3d869998ccb953.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA – Nama Endang Rahayu Setyaningsih yang diumumkan sebagai Menteri Kesehatan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Rabu (21/10) malam, mengejutkan beberapa pihak. Terutama Siti Fadilah Supari yang masih menjabat Menkes sampai pelantikan Kabinet Indonesia Bersatu II, Kamis (22/10) siang ini.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;’’Semua juga kaget, kok bisa dia. Dia itu eselon II dan tak punya jabatan,’’ ujarnya di stasiun tvOne di Jakarta, Rabu (21/10) malam. Sebelum dipercaya menjadi Menkes, Endang Rahayu Setyaningsih adalah direktur Pusat Riset dan Pengembangan Biomedis dan Farmasi, Departemen Kesehatan sejak Februari 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siti Fadilah menambahkan, Endang adalah mantan pegawai Navy Medical Research Unit II  (Namru-2), sebuah unit kesehatan Angkatan Laut AS di Indonesia untuk mengadakan penelitian penyakit menular yang berkantor di kompleks Depkes Jakarta. ’’Dia (Endang) mantan pegawai Namru dan sekarang ini tidak mempunyai jabatan khusus. Sebagai peneliti biasa,’’ ujar Siti Fadilah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siti Fadilah juga menyebut Endang Rahayu pernah membawa specimen H5N1 (virus flu burung) ke luar negeri tanpa sepengetahuan Depkes. ’’Ada beberapa virus H5N1 dibawa ke Hanoi tanpa sepengetahuan siapa pun. Setelah ketahuan, dia minta maaf dan sudah saya maafkan. Tapi, dia saya pindah (dimutasi) tidak menangani virus lagi,’’ jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siti Fadilah tidak menjelaskan tempat di Hanoi yang dituju Endang dengan specimen H5N1 yang dibawanya. Dia hanya mengatakan, ketahuannya aksi Endang itu secara tidak sengaja. ’’Ketahuannya pun tidak sengaja,’’ ujarnya. Dia menambahkan, Endang Rahayu paling dekat dengan Namru-2 di antara semua pegawai Depkes. ’’Dia leluasa keluar masuk Namru-2,’’ katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menkes Siti Fadilah memang melarang semua rumah sakit di Indonesia mengirimkan sampel virus flu burung ke laboratorium Namru-2. Sebab, kontrak kerjasama dengan Namru telah berakhir sejak Desember 2005.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan Surabayaa Post, saat kasus ini mencuat, pengamat intelijen, LSM, dan DPR mencurigai Namru-2 di Indonesia menjadi sarana kegiatan intelijen AS dengan berkedok riset. Untuk membantah hal itu, pihak AS saat itu mengundang anggota Komisi I DPR (membidangi luar negeri) ke Lab Namru-2 di kompleks Depkes Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya pada 16 Oktober 2009 pemerintah secara resmi menghentikan kerjasama dengan Namru-2, ditandai dengan pengiriman surat Menkes Siti Fadilah Supari kepada Dubes AS Cameron Hume. Surat bernomor 919/Menkes/X/2009 itu juga ditembuskan kepada Menteri Luar Negeri, Menteri Pertahanan, Menko Kesra, dan Mensesneg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghentian kerjasama dengan Namru-2 itu didokumentasikan dalam buku Siti Fadilah Supari berjudul ’’Saatnya Dunia Berubah’’. Dalam buku itu, Siti Fadilah juga menyoroti WHO dan negara asing lainnya memanfaatkan sampel virus flu burung Indonesia untuk dibuat vaksin, yang selanjutnya dijual ke Indonesia dengan harga mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Endang Membantah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan Siti Fadilah Supari bahwa Endang membawa specimen H5N1 ke Hanoi membuat gerah Menkes baru tersebut. Endang pun menggelar konferensi pers di rumahnya pagi tadi, apalagi pasca pernyataan Siti Fadilah berkembang isu bahwa dia menjual specimen virus flu burung ke luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;’’Apakah saya menjual specimen, tidak benar. Saya tidak menjual specimen,’’ tutur Endang di rumahnya, Jalan Pendidikan Raya III, Blok JJ 55 Kompleks IKIP Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (22/10). Namun, Endang tak menjelaskan duduk perkaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Endang juga membantah pernah meminta maaf kepada Menkes Siti Fadilah Supari yang sebelumnya jadi atasannya di Depkes. ’’Tidak benar,’’ ujarnya tanpa menjelaskan apa sebenarnya yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bagian lain, Endang menceritakan ketidakpercayaannya saat mendapat telepon dari Sudi Silalahi. Dia ditelepon saat rapat di Hotel Horizon, Bekasi. ’’Tiba-tiba ada yang telepon, nomornya aneh, dia bilang Pak Sudi Silalahi. Pak Sudi bilang, ’Bu, Ibu tolong ke Cikeas sekarang dipanggil Bapak’,’’ tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Endang tak pernah mengira, maka dia pun sempat setengah tak percaya. ’’Saya bukan orang penting. Saya pikir ini serius atau acara salah sambung?’’ tambah dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak sempat memanggil supirnya dia terpaksa naik taksi ke Cikeas.  ’’Saya nggak sempat pakai sopir, langsung ke sana. Saya tidak pernah ke Cikeas, jadi sempat nyasar. Di Cikeas, sudah ada tim RSPAD Gatot Soebroto, saya menjalani psikotes 500 pertanyaan dan tew wawancara, saya lalu dipanggil presiden dan Wapres,’’ tambah dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Endang memang tidak dipanggil bersama-sama calon menteri dan pejabat tinggi lainnya dalam audisi di Cikeas. Endang muncul tiba-tiba di Cikeas didampingi Jubir Andi Mallarangeng –yang kini menjadi Menneg Pemuda dan Olahraga– pada Rabu (21/10) pukul 18.30 WIB kemarin, atau tiga setengah jam sebelum pengumuman Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditanya siapa yang mengusulkan namanya jadi calon Menkes, Endang mengaku tidak tahu. ’’Saya nggak tahu, kalau Anda tahu, kasih tahu saya,’’ ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peneliti Penyakit Sekual&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditanya apa fokus penelitian yang pernah di kerjakan, Endang mantap menjawab penyakit seksual menular. ’’Dalam penelitian, saya lebih fokus dalam penyakit seksual menular atau yang lebih disebut epidemologi sosial,’’ ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Endang mengaku penelitiannya fokus pada penyakit AIDS, bahkan dia punya buku soal penelitiannya itu. ’’Saya juga pernah menulis buku tentang perempuan-perempuan di Kramat Tunggak,’’  kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi menulis buku itu, Endang berkali-kali meneliti perempuan -perempuan di Kramat Tunggak, kawasan lokalisasi paling besar di Jakarta Utara. Dia meneliti penyakit menular yang berkembang di sana. Hasil penelitian itu diramu dalam sebuah buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian dan menulis tentang perempuan-perempuan di Kramat Tunggak itu menyebabkan Endang memahami betul bahaya penyakit menular. Dia juga tekun meneliti obat yang tepat untuk berbagai penyakit itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau mendalami penyakit seksual,  Endang berjanji bahwa setelah jadi menteri dia  juga akan fokus ke penyakit menular lain seperti H5N1 (flu burung) , H1N1 (flu babi), AIDS, dan SARS,’’ tambah dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Endang juga mengatakan akan memprioritaskan pencapaian Millenium Development Goal (MDG). ’’Yakni menekan angka kematian ibu dan balita gizi buruk,’’ Dia juga berjanji jadi menteri yang prorakyat. ’’Saya akan terus mendorong kesehatan yang prorakyat,’’ kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ditambah lagi Indonesia rawan dengan bencana," tambah Endang. Karena itu, sebagai Menkes, dia juga berjanji akan meningkatkan kesiapsiagaan rumah sakit dan Puskesmas. ’’Dan antisipasi terhadap penyakit menular, problem utama di negara berkembang,’’ uarainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai tujuannya, Endang mengaku tak bisa sendirian. ’’Harus bekerjasama dengan pihak Internasional. Itu yang Pak SBY bilang,’’ tambah dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika menjabat menteri, Endang akan memiliki bawahan yang sebelumnya justru menjadi senior-seniornya di Depkes. Namun, dia justru senang. ’’Kebetulan saya bisa nanya banyak, banyak bimbingan. Kalau dengan orang-orang yang lebih muda saya malah repot.’’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait informasi kedekatannya dengan Namru-2, Endang mengakuinya. ’’Dekat dengan Namru, betul,’’ ujarnya. Endang mengaku dekat dengan banyak orang. Selain Namru, dia juga mengaku dekat dengan Jepang dan Belanda, sebagai peneliti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Endang lebih dekat dengan Namru daripada dengan Siti Fadilah Supari? ’’Kalau saya bilang dekat dengan ibu (Siti Fadilah), nanti saya dibilang sombong. Ibu kan menteri," kata Endang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biografi Singkat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Endang adalah lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (1979). Setelah lulus strata 1 di FK UI, Endang meneruskan gelar master dengan spesialisasi Kesehatan Publik. Endang pun lulus dengan gelar Master of Public Health, pada Juni 1992 dari Harvard School of Public Health, Boston, Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat kuliahnya, Endang melanjutkan studinya. Pada Maret 1997, Endang pun mendapat gelar Doctor of Public Health, dari tempat yang sama, Harvard School of Public Health.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selepas kuliah di FKUI, Endang sempat bekerja di Rumah Sakit Pertamina Jakarta, pada 1979-1980. Kemudian, pada 1980-1983, Endang berangkat ke Nusa Tenggara Timur. Di lokasi ini, Endang menjabat Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Waipare, NTT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, dia berlanjut tugas kembali ke Jakarta. Endang dipercaya bertugas di Dinas Kesehatan Provinsi DKI pada 1983-1997. Tidak hanya di level lokal dan Tanah Air, karir Endang juga terbilang gemilang di kancah dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Badan Kesehatan Dunia (WHO), Endang memegang peran penting. Dia menjabat penasihat teknis pada Departemen Penyebaran Penyakit dan Respons di Geneva, Swiss, tahun 1997-2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karir Endang terus moncer, hingga menjadi koordinator riset Avian Influensa tahun 2006. Kini, Endang menjabat Direktur Pusat Riset dan Pengembangan Biomedis dan Farmasi, Departemen Kesehatan sejak Februari 2007, sebelum akhirnya diangkat menjadi Menteri Kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-6331675013155321266?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/6331675013155321266/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/10/menkes-baru-pernah-kasus.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/6331675013155321266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/6331675013155321266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/10/menkes-baru-pernah-kasus.html' title='Menkes Baru Pernah Kasus'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SuESzuacSTI/AAAAAAAAARo/alhCZiPn_pE/s72-c/1ed5f8850b21fbadce3d869998ccb953.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-4966859403883636307</id><published>2009-10-22T02:32:00.000-07:00</published><updated>2009-10-22T02:32:09.830-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>Kabinet SBY Persis dengan Peserta Audisi</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SuAmPaf2u5I/AAAAAAAAARA/RIMxFUn9fmk/s1600-h/96613large.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SuAmPaf2u5I/AAAAAAAAARA/RIMxFUn9fmk/s320/96613large.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;JAKARTA - Dari sejumlah nama calon yang diaudisi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wapres Boediono di Puri Cikeas, hanya satu nama yang terpental. Dia adalah Nila Ju­wita Anfasah Moeloek yang sebelumnya diplot menjadi menteri kesehatan (Menkes).&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ketika susunan anggota Kabinet Indonesia Bersatu II diumumkan SBY tadi malam, pos Men­kes ditempati Dr dr Endang Rahayu Sedyaning­sih. Dia merupakan mantan kepala pusat peneli­tian dan pengembangan di Depkes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi yang dihimpun Jawa Pos, Nila digantikan Endang karena gagal melewati tes kesehatan dan kejiwaan. Nila dinyatakan tidak lulus psikotes. Istri mantan menteri kesehatan itu dipanggil ke Cikeas pada Minggu, 18 Oktober 2009, dan telah mengikuti tes kesehatan dan kejiwaan di RSPAD Gatot Subroto pada Senin, 19 Oktober. Nila disimpulkan tidak mampu mengatasi tekanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 37 calon menteri dan pejabat setingkat menteri yang mengikuti uji kepatutan dan kelayakan di Cikeas, hanya Nila yang gagal di tes kesehatan dan kejiwaan. Sisanya berhasil menempati pos menteri dan pejabat setingkat menteri yang selama ini sudah diperkirakan. Kabarnya, pergantian dari Nila ke Endang inilah yang membuat penggodokan susunan kabinet di Cikeas menjadi lebih lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh menteri dan pejabat setingkat menteri akan dilantik siang ini. "Hampir pasti ada pihak-pihak lain yang tidak puas, yang punya pendapat lain," kata SBY.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengatakan, kritik terhadap struktur kabinetnya adalah hal wajar. Kritik seperti itu juga dia terima saat menyusun kabinet pada 2004. "Dan, itulah indahnya demokrasi," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SBY bercerita, dalam dua-tiga hari terakhir, cukup banyak pihak yang ingin bertemu dengannya, untuk memberi masukan mengenai susunan kabinet. "Dengan segala hormat, lebih baik saya tidak bertemu dulu. Sistem sedang bekerja. Saya ingin menyusun kabinet ini," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden mengatakan sudah berusaha mengambil keputusan yang rasional dan objektif. "Yang jelas, tidak mungkin kami gegabah, tidak mungkin saya begitu saja menetapkan calon-calon menteri," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didampingi Wapres Boediono, presiden tadi malam mengumumkan 34 menteri dan tiga pejabat setingkat menteri. Selain kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan kepala Badan Intelijen Negara (BIN), ada satu unit kerja khusus yang posisinya juga setara menteri. Lembaga baru itu adalah Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan yang dikepalai Kuntoro Mangkusubroto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk jabatan Jaksa Agung, Panglima TNI, dan Kapolri, belum ada penggantian. "Berarti pejabat tersebut tetap menjalankan tugasnya, sampai suatu saat nanti saya lakukan penggantian sesuai ketentuan UU," kata SBY.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden juga segera menunjuk Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Juga akan ditunjuk para wakil menteri di departemen-departemen tertentu yang memiliki beban kerja besar. "Akan saya tetapkan wakil menteri yang saya pandang diperlukan untuk mendampingi menteri-menteri tertentu yang memiliki beban tugas yang memerlukan wakil," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sempat Kesasar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jabatan menteri kesehatan yang diembankan kepada Endang Rahayu Sedyaningsih bisa jadi merupakan posisi terakhir yang diputuskan Presiden SBY sebelum pengumuman personel Kabinet Indonesia Bersatu jilid II pukul 22.00 tadi malam. Sebab, ''tes'' yang dijalani Endang di kediaman pribadi SBY di Cikeas baru selesai sekitar pukul 18.00.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Cukup lama saya di Cikeas. Sampai magrib baru selesai,'' kata Endang saat dihubungi koran ini melalui telepon rumahnya tadi malam pukul 23.05.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat menerima telepon, beberapa kali dia meminta jeda untuk keperluan lain. Terdengar hiruk-pikuk di rumah Endang di kompleks IKIP, Duren Sawit, Jakarta Timur, tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Endang lantas menceritakan kronologi pemanggilan dirinya oleh SBY. Sekitar pukul 13.30, dia dihubungi Seskab Sudi Silalahi via telepon. Dia diminta datang ke Cikeas. Endang yang saat itu tengah mengikuti rapat di Hotel Horison, Bekasi, langsung bergegas menuju Cikeas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Saya langsung ke sana naik taksi karena sopir saya sedang pergi,'' ungkap wanita kelahiran Jakarta, 1 Februari 1955, itu. Perjalanan ke Cikeas pun tidak berlangsung mulus. ''Sempat kesasar. Baru sampai sana pukul tiga (15.00, Red),'' ujar Endang lantas tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba di Cikeas, dia tak langsung bertemu orang nomor satu di negeri ini tersebut. Dia menceritakan, ada wawancara yang harus dilalui. Misalnya, wawancara dengan tim dari RSPAD Gatot Soebroto. ''Ada Pak Sudi, Pak Andi juga (Andi Mallarangeng, Red), dan beberapa lainnya,'' ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru setelah itu, Endang yang menjadi peneliti di Badan Litbang Depkes tersebut bertemu dan menjalani wawancara dengan SBY. ''Ada beberapa arahan dari beliau,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, dia enggan membeberkan. ''Nanti saja kami sampaikan secara lengkap,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana hubungan Anda de­ngan mantan Menkes Siti Fadilah Supari yang kabarnya tidak harmonis? Endang menegaskan bahwa hal itu tidak benar. ''Tidak ada. Saya merasa biasa saja. Ya hubungan atasan dan bawahan,'' tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga saat dikonfirmasi kaitannya dengan Namru yang membuat hubungan keduanya tidak harmonis. ''Tidak ada itu,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia lantas meminta bantuan dan dukungan agar bisa maksimal menjalankan tugas. ''Mohon bantuan dan doanya,'' ungkapnya lantas menutup telepon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak Mulus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon menteri sudah tuntas, proses penyusunan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II tidak berlangsung mulus. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama Wapres Boediono terus menggodok susunan kabinet baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pagi hingga malam, SBY dan Boediono menuntaskan susunan final kabinet di kediaman pribadi presiden di Puri Cikeas, Bogor. Bahkan, kemarin siang Boediono sampai merevisi jadwal berkenalan dengan sejumlah staf Wapres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai UU Kementerian Nega­ra, presiden memang memiliki waktu hingga 14 hari setelah pengambilan sumpah. Namun, jauh-jauh hari SBY mengatakan akan mengumumkan kabinet secepatnya setelah diambil sumpah, agar kabinet bisa mulai bekerja. Apalagi, besok (23/10) presiden harus bertolak ke Huahin, Thailand, untuk menghadiri KTT ASEAN. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-4966859403883636307?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/4966859403883636307/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/10/kabinet-sby-persis-dengan-peserta.html#comment-form' title='10 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/4966859403883636307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/4966859403883636307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/10/kabinet-sby-persis-dengan-peserta.html' title='Kabinet SBY Persis dengan Peserta Audisi'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SuAmPaf2u5I/AAAAAAAAARA/RIMxFUn9fmk/s72-c/96613large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-6223449204817660563</id><published>2009-10-08T14:14:00.000-07:00</published><updated>2009-10-08T14:14:30.379-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>surabaya heboh......isuh ada gempa</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Ss5WLq4YV9I/AAAAAAAAAQQ/t-pAIghSAcM/s1600-h/lambangsurabaya.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Ss5WLq4YV9I/AAAAAAAAAQQ/t-pAIghSAcM/s320/lambangsurabaya.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;surabaya; warga Sidoarjo dan Surabaya kemarin sempat heboh gara-gara ada isu akan terjadi gempa berkekuatan 8,8 skala richter (SR). Isu tersebut menyebar melalui telepon, SMS, maupun internet. Beredar kabar akan terjadi gempa antara pukul 11.00 -13.00.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Di Sidoarjo, sejumlah sekolah memulangkan siswanya. Yakni di SDN Geluran 1 Taman, SDN Kenongo Tulangan, SDN Sekardangan 4 Sidoarjo, SD Muhammadiyah 2, SMPN 1, SMPN 2, SMPN 1 Candi, dan SMA Muhammadiyah 2. Suasana panik terjadi di sekolah-sekolah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di SD Muhammadiyah 2 misalnya, sejumlah siswa menangis ketakutan. Salah seorang siswa, Qonit Fildza Maizura. 7, menjerit sambil berlari ke pelukan ibunya. "Ayo pulang, Bu,'' katanya lalu terisak. Sebelum siswa dipulangkan, proses belajar mengajar di sekolah tersebut sempat dipindah ke Musala. Karena merasa tidak nyaman dengan isu yang terus beredar akhirnya mereka dipulangkan sekitar pukul 11.00.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai upaya antisipasi, pihak sekolah memasang sebuah tali yang digantungkan dari atas. Bila tali tersebut bergoyang ke kanan dan ke kiri dengan cepat, berarti terjadi gempa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal serupa juga terjadi di SMPN 2 Sidoarjo. Dian Anggraini siswa kelas 9 merasa merinding saat mendengar pengumuman dari gurunya melalui pengeras suara. "Katanya antisipasi adanya gempa, setelah jam istirahat kedua kami boleh pulang," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pukul 12 seluruh siswa berhamburan keluar ruangan dan memilih segera pulang. Sementara Arinda, 15, tidak bisa menahan air mata setelah mendengar informasi yang didengarnya melalui pengeras suara milik sekolah. "Saya membayangkan gedung-gedung runtuh saat gempa," ucapnya sambil terus terisak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala SMPN 2 Sidoarjo Ambar Sri Sulastri mengaku mendapatkan informasi melalui internet dan media elektronik. Dia pun mengaku mendapat telepon dari seseorang untuk mengantisipasi adanya gempa. "Semua demi keselamatan anak-anak, maka dari itu saya putuskan untuk memulangkan mereka lebih cepat" tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari mana asal isu gempa tersebut? Dandim 0816 Sidoarjo Letkol (kav) Gathut Setyo Utomo menjelaskan informasi terjadinya gempa berawal dari salah seorang perwiranya. Saat itu, Kapten Agus Setiandar, perwira yang dimaksud, menyaksikan informasi di media elektronik. "Informasinya permintaan kewaspadaan pada pukul 11.00 di Jawa Timur bagian selatan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi itu langsung disebarkan sekitar pukul 09.00 ke beberapa anggota melalui handy talk. Tujuannya meminta semua waspada dan tetap tenang. Akan tetapi, sikap itu justru membuat beberapa anggota panik. Mereka langsung menjemput anak-anaknya yang sedang sekolah. "Kepanikan itu langsung menyebar ke beberapa sekolah lainnya," terang Gathut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat merebaknya isu tersebut, tiga Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang ada di Jatim kebanjiran telepon untuk menanyakan kebenaran isu tersebut. Berkali-kali petugas dari BMKG Balai Besar wilayah III Tretes, BMKG Maritim Perak, dan BMKG Juanda menampik isu gempa yang akan melanda Jatim itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Masyarakat Surabaya dan sekitarnya harus tenang dan tidak panik menghadapi isu tersebut,'' ujar kepala stasiun BMKG Tretes Petrus Demon Sili saat menghadiri rapat konsolidasi penanganan tanggap darurat bencana di Hotel Utami kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menegaskan isu gempa yang beredar tidak benar. Hingga saat ini tidak ada satupun ilmu pengetahuan maupun teknologi yang mampu meramalkan kapan bencana gempa terjadi. ''Apalagi hingga detail berapa besar kekuatan gempanya,'' ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, dia meminya kepada penerima SMS dan masyarakat untuk tetap tenang dan waspada. ''Kalau ada info meresahkan, segera hubungi pihak atau aparat yang berwenang,'' tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BMKG Tretes lantas mengeluarkan surat untuk menanggapi isu tersebut. Surat yang ditandatangani langsung oleh Petrus Demon Sili itu menegaskan bahwa BMKG sesuai peraturan perundangan tidak pernah menyampaikan ramalan mengenai gempa bumi meski memiliki kewenangan untuk menyebarluaskan berita dan informasi gempa bumi maupun tsunami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Satlak Penanggulangan Bencana (PB) Surabaya Arif Afandi juga meminta warga Surabaya untuk tidak panik menerima SMS tersebut. "Itu hanya rumor yang tidak benar. Sumbernya nggak jelas," kata dia. Arif menjelaskan, belum dapat diprediksi kapan gempa terjadi dan berapa kekuatannya. "Hanya dapat dideteksi setelah ada kejadian," imbuh dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun demikian, politisi asal Partai Demokrat itu mengimbau agar warga tetap waspada. Sebab, faktor terpenting dalam saat terjadi gempa adalah mentalitas dan kemandirian warga dalam menghadapi bencana. "Negara kita ini memang sangat rawan gempa. Jadi, kapan pun gempa dapat terjadi," ucap dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arif mencontohkan kejadian gempa bumi yang menimpa warga Kobe Jepang pada tahun 1995 lalu. Saat itu, gempa menghancurkan 90 persen infrastruktur di Kobe. "Bencana itu tidak menjadikan masyarakat panik. Mereka malah jadi belajar bagaimana penyelamatan diri jika bencana sama terulang," ujar dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu bulan depan Satlak bersama tim penanggulangan bencana dari Kobe melakukan simulasi penanggulangan gempa. Simulasi tersebut akan dibantu 10 petugas dari Kobe dan 200 petugas gabungan dari pemkot Surabaya. "Kita bekerja sama dengan RS dr Soetomo, RS dr Soewandhi, dan PMI juga," papar dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gubernur Soekarwo juga membantah isu yang berkembang lewat SMS bahwa Jatim saat ini sedang siaga 1 bencana. Menurutnya isu tersebut sangat meresahkan. Siapa saja yang menerima SMS tentang gempa untuk tidak menyebarkan kepada siapapun. Karena BMKG selaku pihak yang berwenang tidak pernah memberikan informasi kapan bencana akan terjadi. ''Setiap kepala daerah harus bisa menenangkan warganya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-6223449204817660563?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/6223449204817660563/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/10/surabaya-hebohisuh-ada-gempa_8178.html#comment-form' title='26 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/6223449204817660563'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/6223449204817660563'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/10/surabaya-hebohisuh-ada-gempa_8178.html' title='surabaya heboh......isuh ada gempa'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Ss5WLq4YV9I/AAAAAAAAAQQ/t-pAIghSAcM/s72-c/lambangsurabaya.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>26</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-3539934633271607314</id><published>2009-10-08T05:57:00.000-07:00</published><updated>2009-10-08T05:57:50.081-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>Empat Nakhoda Kapal Malaysia sebagai Tersangka</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Ss3hwPZ0IcI/AAAAAAAAAP4/9wxAqBTyw-o/s1600-h/94203large.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Ss3hwPZ0IcI/AAAAAAAAAP4/9wxAqBTyw-o/s320/94203large.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;TARAKAN - Penyidik Direktorat Polisi Air dan Udara (polairud) Polda Kalimantan Timur bergerak cepat dalam pemberkasan kasus empat kapal trawl Malaysia yang ditangkap Minggu lalu (4/10). &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Seksi Bina Penegakan Hukum Direktorat Polairud Polda Kaltim AKP Hari Setyo Budi SIK langsung memberikan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) kepada kejaksaan. ''Kami upayakan proses hukumnya lebih cepat. Mengingat, saksi yang dihadirkan pada persidangan nanti adalah anak buah kapal (ABK) itu sendiri,'' tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana diberitakan kemarin, Polairud Polda Kaltim menangkap empat kapal Malaysia yang sedang mencari ikan di perairan Indonesia. Mereka menggunakan pukat trawl yang sebenarnya tergolong terlarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komandan Patroli dari Direktorat Polairud Polda Kaltim AKP Bahril AMd menjelaskan, dalam kasus penangkapan ikan secara ilegal itu, keempat nakhoda sudah ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini mereka berada dalam tahanan polariud di sel Satlan Juwata Laut. ''ABK hanya sebatas saksi,'' sebutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat tersangka dimaksud adalah Jafar bin Rabibu, 29, warga RT 07 Jl Pangkalan H M. Muchtar, Nunukan, nakhoda KMN Perkasa II; Mustamin bin Amir, 26, warga RT 08 Sungai Nyamuk, nakhoda KMN Perkasa Jaya; Agus Japal, 30, warga RT 07 Jl Pangkalan H M. Muchtar, Nunukan, nakhoda KMN Bunga Padi; dan tersangka Laima bin Nasir, 26, nakhoda KMN Karya Nelayan II.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahril menambahkan, karena menangkap ikan secara ilegal, empat tersangka itu dijerat pasal 93 ayat (1) jo pasal 27 ayat (1) UU RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan. Ancaman hukumannya berupa pidana penjara enam tahun dan denda Rp 2 miliar&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-3539934633271607314?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/3539934633271607314/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/10/empat-nakhoda-kapal-malaysia-sebagai.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/3539934633271607314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/3539934633271607314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/10/empat-nakhoda-kapal-malaysia-sebagai.html' title='Empat Nakhoda Kapal Malaysia sebagai Tersangka'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Ss3hwPZ0IcI/AAAAAAAAAP4/9wxAqBTyw-o/s72-c/94203large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-5971503501123150075</id><published>2009-09-21T08:54:00.000-07:00</published><updated>2009-09-21T19:11:08.826-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>Laptop Berisi Cara Rakit Bahan Peledak</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Srehh-GEt4I/AAAAAAAAAPo/MKgA1bDfo58/s1600-h/91311large.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Srehh-GEt4I/AAAAAAAAAPo/MKgA1bDfo58/s320/91311large.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;JAKARTA - Para penyidik Densus 88 Mabes Pol­ri ternyata belum bisa berlebaran dengan tenang. Se­bab, dalam dokumen dan laptop yang ditemukan saat &lt;a href="http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/09/laptop-berisi-cara-rakit-bahan-peledak.html"&gt;penggerebekan&lt;/a&gt; rumah kontrakan Hadi Susilo di Mo­josongo, Jebres, Solo, Kamis lalu, Noordin terbuk­ti sedang mengembangkan jaringan pembuat bom.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;''Dia hendak menyebar dokumen&lt;a href="http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/09/laptop-berisi-cara-rakit-bahan-peledak.html"&gt; perakitan bom. Di laptopnya ada file itu&lt;/a&gt;,'' kata seorang sumber Ja­wa Pos di Mabes Polri kemarin (18/9). Polisi menduga dokumen tersebut akan digandakan. ''Tapi, bisa juga sudah digandakan dan sekarang menyebar,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam file berformat pdf (adobe) itu secara jelas diuraikan cara mencari bahan, merakit, dan meledakkan. ''Dibuat secara rapi bab per bab,'' ung­kapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber itu mengutip sebagian kalimat dalam dokumen tersebut. ''Bagian logistik mereka harus membuat tempat-tempat penyimpanan dan mengemasnya dengan baik sesuai dengan masing-masing senjata agar tidak hilang atau tertinggal di saat pelaksanaan amaliyat (serangan). Itu kutipan di awal-awal, tentang penyimpanan,'' jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panduan tersebut juga dilaksanakan. Buktinya, di lokasi ditemukan 200 kg bahan bom berupa black powder dan senjata api. Dalam bab tentang pelaksana­an amaliyat di dokumen itu di­sebutkan, ''Demikian juga dengan bagian survey harus mampu menghadirkan data dan informasi yang valid tentang target sehingga perencanaannya menjadi matang dan para eksekutor tidak mengalami pendadakan di saat menunaikan tugasnya.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu membuktikan kelompok Noordin sangat paham bahwa me­reka hidup dalam buruan. Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD) saat mengumumkan hasil operasi di Mojosongo, Kamis sore (17/9), mengungkapkan bah­wa Densus 88 juga mendapatkan alat-alat pengintaian dan surveillance (pengamatan) yang digunakan Noordin cs. ''Mereka mempelajari dulu target dengan alat-alat itu,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alat tersebut, antara lain, teropong binocular, handycam, dan kamera digital dengan lensa SLR. Menurut sumber Jawa Pos, dalam dokumen laptop ada pula bab tadrib takhasus (latihan khusus). ''Yang kami maksud model tadrib takhasus seperti ini adalah kemahiran dan kemampuan untuk menyesuaikan penggunaan senjata, apa pun jenisnya, untuk keperluan tertentu dan kejelian menyimpannya. Termasuk, kemahiran dan kepekaan saat membawa hingga sampai ke tempat target dan pelaksanaan amaliyat,'' ujar sumber itu mengutip dokumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perwira yang pernah ke Singa­pura untuk kursus antiteror ter­se­but menduga dokumen itu bersumber dari kitab Mudzakaratul Amni milik Tanzim (struktur) Al Qaidah. ''Buku itu sangat bermu­tu dan lengkap,'' tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, dalam bab intelijen, dokumen di laptop Noordin menyalin dari buku Mausuah Jihad Afghan. ''Mungkin mereka berpikir me­rekrut sebanyak mungkin simpatisan dengan dokumen itu,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditemukan dokumen Al Qaidah Asia Tenggara dalam bahasa Arab di ransel Noordin. Dokumen tersebut menyebutkan prosedur-prosedur kaderisasi serta langkah-lang­kah menyelamatkan organisasi. ''Sekarang sedang dilakukan veri­fikasi dengan ahli bahasa soal oten­titas dokumen,'' tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dokumen itu dinyatakan, pusat Tanzhim Al Qaidah di Afghanistan secara resmi mengakui Noordin, Syahrir, Syaefuddin Jae­lani, dan Ibrohim sebagai pimpinan wilayah Asia Tenggara. Dise­butkan pula, Al Qaidah akan men­dukung dan membela semua tin­dakan kelompok Noordin di Asia Tenggara. ''Saya tak bisa berikan dokumen tersebut. Itu bagian dari pengembangan kasus,'' tegas sumber tersebut saat Jawa Pos meminta izin memfotokopi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal senjata kelompok Noordin, perwira itu menjelaskan bahwa sen­jata tersebut adalah sisa-sisa kon­flik Poso 2007, namun terawat dengan baik. ''M-16 dan Baretta milik Noordin identik dengan senjata sejenis yang banyak beredar di Poso saat konflik 2006-2007. Mungkin sisa senjata di Tanah Runtuh, Gebang Rejo, Poso,'' jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat baku tembak di Mojosongo, Kamis dini hari, senjata itu berfungsi baik. ''Mereka panik karena tak menduga akan dikepung,'' ujarnya. Dia menduga Noordin sedang mampir di rumah Hadi Su­silo. ''Fokus kami saat itu ha­nya Urwah. Alhamdulillah dapat Noordin,'' ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena ''hanya'' Urwah, Densus cuma mengerahkan 15 personel CRT (Crisis Response Team, tim penyergap). Itu sangat jauh berbeda saat penggerebekan di Temanggung yang menurunkan lebih dari 250 personel. ''Memang hanya 15,'' tegas Kadivhumas Mabes Polri Irjen Nanan Soekarna saat dikonfirmasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mantan anggota JI Nasir Abbas juga menduga Noordin sekadar ber­konsolidasi di Mojosongo. ''Ka­lau sampai sembunyi bersama, itu jelas melanggar aturan agar melarikan diri secara terpisah. Apalagi, Aji dan Urwah sudah di­nyatakan sebagai DPO,'' jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau, Noordin memang sedang dalam posisi terkunci. ''Dia se­da­ng merencanakan serangan lanjutan. Karena itu, dia memanggil Ur­wah dan Aji melalui kurir untuk rapat darurat di rumah Susilo,'' katanya. Menurut standar kelompok tersebut, dalam kondisi darurat, senjata harus selalu dibawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri mengonfirmasi sejumlah dokumen dan file penting yang ditemukan Densus 88 di rumah Susilo. ''Itu untuk konsumsi internal. Dokumen-dokumen tersebut sedang dikembangkan,'' ujarnya di Istana Negara kemarin (18/9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bagian lain, sumber Jawa Pos di lingkungan intelijen teritorial Mabes TNI menyebutkan, sejumlah orang dari Timur Tengah ber­gerak ke Solo pada hari penggere­bekan Noordin. ''Mereka bertemu seorang ustad karismatis. Ada tujuh orang dari dua negara. Mereka dilindungi sebuah kedutaan,'' katanya menolak menyebutkan asal negara orang-orang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapkan Pengantin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski kurang dari lima bulan me­ngontrak rumah di Dukuh Kepuhsari, Mojosongo, Jebres, Hadi Su­silo alias Adib berhasil menjaring 18 santri untuk mengaji di teras rumahnya. Dia juga berhasil mendidik empat santri untuk bela diri di luar sepengetahuan kedua orang tua santri yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat santri yang sempat dididik silat dan ngaji oleh Adib tersebut adalah KYP, 10; IP, 11; AB, 12; serta DN, 11. Selama diajar berlatih silat, mereka dilarang memberi tahu kedua orang tuanya. ''Mas Adib berpesan agar kami tidak cerita ke orang tua,'' ungkap AB, siswa kelas 1 SMP negeri di Solo, kemarin siang (18/9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didampingi tiga temannya, AB mengaku bahwa Adib tidak mau mem­berikan ilmu selain silat kare­na mereka dinilai terlalu kecil. ''Kami diajar silat biar berani meng­hadapi masalah atau saat ketemu orang jahat,'' ungkap AB polos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut AB, latihan silat tersebut dilakukan setiap Senin sekitar pukul 17.00 seusai mengaji bersa­ma belasan santri lain di teras rumah Adib. ''Biasanya kalau habis mengaji, kami diberi jajan atau snack. Setelah teman-teman yang lain pulang, kami kemudian berlatih silat seperti pukulan, tangkisan, dan cara menendang,'' jelas KYP yang sempat memeragakan teknik silat yang diajarkan Adib di hadapan sejumlah wartawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KYP dan AB menyatakan, mere­ka baru tadi pagi mengaku kepada orang tua bahwa sempat dilatih silat. Pengakuan tersebut diungkapkan setelah mereka mengetahui Adib alias Hadi Susilo tewas saat digerebek Densus pada Kamis lalu. ''Saya takut nanti dipripeni (didatangi saat mimpi) Mas Adib, jadi saya bilang sama ibu,'' kata bocah berbaju kuning itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suratmin, ketua RT 3, RW 2, Dukuh Kepuhsari, Mojosongo, Jebres, saat ditemui di rumahnya kemarin menuturkan, selama ini Putri Munawaroh, istri Hadi Susilo, memang dikenal mengajar TPA di rumahnya. Namun, para te­tangga juga tidak pernah curiga atau melapor ke RT seputar aktivitas tersebut. ''Saya juga tidak tahu dan tidak pernah ada laporan soal latihan silat itu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-5971503501123150075?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/5971503501123150075/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/09/laptop-berisi-cara-rakit-bahan-peledak.html#comment-form' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/5971503501123150075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/5971503501123150075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/09/laptop-berisi-cara-rakit-bahan-peledak.html' title='Laptop Berisi Cara Rakit Bahan Peledak'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Srehh-GEt4I/AAAAAAAAAPo/MKgA1bDfo58/s72-c/91311large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-6653308777504003544</id><published>2009-09-17T11:28:00.000-07:00</published><updated>2009-09-17T11:28:05.403-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>Noordin Tewas</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SrJ_qOZsXgI/AAAAAAAAAPg/WmQd4IyBkio/s1600-h/p4F3IHGUUa.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SrJ_qOZsXgI/AAAAAAAAAPg/WmQd4IyBkio/s320/p4F3IHGUUa.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA - Kabar gembira tertangkapnya gembong teroris Noordin M Top harus serta merta ditindaklanjuti dengan pengingkatan kewaspadaan guna mengantisipasi adanya aksi balasan dari para pengikut pria asal Malaysia itu.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Instruksi tersebut langsung diberikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada jajaran Polri dan seluruh rakyat Indonesia, malam ini di Jakarta, Kamis (17/9/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dengan lumpuhnya dua teroris di Asia Tenggara (Noordin dan Dr Azhari) tidak berarti sel organisasi yang bekerja di Indonesia lumpuh. Oleh karena itu masih perlu mewaspadai, menyiapkan langkah penanggulangan optimal seraya terus melakukan pengejaran terhadap pemimpin teroris yang lain," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr Azhari tewas dalam penggerebekan di Kota Batu, Malang, Jawa Timur, pada Pada 9 November 2006. Adapun Noordin dipastikan tewas tadi malam atau dini hari tadi di Solo, Jawa Tengah, dalam baku tembak dengan Densus 88.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-6653308777504003544?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/6653308777504003544/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/09/noordin-tewas.html#comment-form' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/6653308777504003544'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/6653308777504003544'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/09/noordin-tewas.html' title='Noordin Tewas'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SrJ_qOZsXgI/AAAAAAAAAPg/WmQd4IyBkio/s72-c/p4F3IHGUUa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-8545965253420341532</id><published>2009-09-13T07:03:00.000-07:00</published><updated>2009-09-13T07:03:43.725-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>Facebook dan Twitter Calon Penerima Nobel Perdamaian</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sqz7rgvYDaI/AAAAAAAAAPY/wfaNX_aA6jg/s1600-h/90188large.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sqz7rgvYDaI/AAAAAAAAAPY/wfaNX_aA6jg/s320/90188large.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah tweets atau pesan di Twitter masuk dari seseorang di Moldova di tengah hari yang diwarnai berbagai bentrokan antara petugas keamanan melawan demonstran anti rezim komunis yang berkuasa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"TV di Moldova Utara mati. Untunglah kita punya INTERNET YANG MAHAKUASA! Mari memaksimalkannya untuk berkomunikasi secara damai untuk mencapai kebebasan," tulisnya.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Beberapa detik berselang, puluhan tweets bergantian masuk. Ada yang mengeluhkan bos di kantor yang melarang turun berdemonstrasi, ada pula yang menyampaikan pesan damai dan tuntutan perubahan rezim yang dianggap telah bertindak curang dalam pemilu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pasti, dari tweets demi tweets itulah dunia mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di negeri termiskin di Eropa itu saat media asing kesulitan menembus. Dari spirit yang terus digelorakan secara online lewat Twitter atau Facebook itu jugalah, ribuan demonstran, kebanyakan anak-anak muda, tak pernah kehabisan energi menentang penguasa Moldova sepanjang April lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hanya enam orang dari kami yang mengorganisasikan semuanya lewat internet. Hasilnya, 15 ribu orang sekaligus turun ke jalan," kata Natalia Morar, jurnalis dan salah satu pentolan kelompok pemuda yang menggerakkan demonstrasi di Moldova, kepada harian Inggris The Independent.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebulan kemudian giliran Iran yang diguncang demonstrasi serupa kala ratusan ribu pendukung kandidat presiden yang kalah, Mir Hossein Mousavi, juga menggugat hasil pemilu. Pemerintahan Mahmoud Ahmadinejad menyikapi aksi itu dengan keras. Misili paramiliter Basij diterjunkan, korban jiwa pun berjatuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena media asing diblokir, kelompok antipemerintah pun memanfaatkan Facebook, Twitter, dan berbagai blog tak hanya untuk menggalang dukungan, tapi juga untuk mewartakan apa yang terjadi di Negeri Mullah itu. Di saat media konvensional berkelas raksasa macam CNN dan BBC tak berdaya, Facebook dan Twitter justru menjadi jendela bagi dunia untuk menyaksikan berkecamuknya harapan, heroisme, dan horor di Iran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia pun langsung sepakat: apa yang terjadi di Moldova, Iran, dan Venezuela di awal bulan ini saat puluhan ribu massa memprotes undang-undang pendidikan baru ala Hugo Chavez adalah penanda lahirnya "Revolusi Facebook" atau "Revolusi Twitter." Inilah fenomena yang mematahkan nubuat Mao Tse Tung yang terkenal itu: kekuasaan hanya lahir dari ujung bedil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iran dan Moldova adalah contoh nyata ketika piranti jejaring sosial menjadi senjata ampuh untuk menggerakan massa dalam waktu singkat," urai Noam Cohen, kolomnis Link by Link pada The New York Times.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak cuma ampuh untuk menentang penguasa, Facebook dan Twitter juga bisa berjasa besar mendudukkan seseorang di pucuk kekuasaan. Barack Obama adalah contoh paling terkenal. Kemenangannya atas John McCain di pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) pada November 2008 lalu tak lepas dari agresivitasnya memperkenalkan diri kepada anak-anak muda lewat jejaring sosial. Fakta mencatat, di antara pemilih berusia 18-29 tahun, Obama unggul 2:1 atas McCain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taktik Obama itu lalu ditiru di mana-mana. Misalnya, Benjamin Netanyahu pada pemilu Israel Februari lalu. Atau juga Indonesia. Latah? Mungkin, tapi itu wajar. "Karena, di era sekarang, ada kampanye dengan cara yang biasa dan ada pula kampanye lain secara online yang dinamikanya sangat berbeda," kata Morley Winograd, penulis buku Millennial Makeover: MySpace, YouTube and the Future of American Politics.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Revolusi Facebook juga menerobos beberapa bidang lain. Di Australia, jejaring sosial yang mulai diluncurkan lima tahun silam itu resmi menjadi protokol legal di persidangan. Maret lalu, tetangga Negeri Kanguru itu, Selandia Baru, malah telah mempraktekkan aturan serupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedemikian besarnya revolusi yang dihadirkan Facebook dan Twitter, tak heran kalau Mark Pfeifle, deputi penasihat keamanan nasional pada National Security Council AS, mengusulkan jejaring sosial itu sebagai kandidat penerima Nobel Perdamaian. "Twitter adalah megafon dari suatu tuntutan perubahan&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-8545965253420341532?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/' title='Facebook dan Twitter Calon Penerima Nobel Perdamaian'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/8545965253420341532/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/09/facebook-dan-twitter-calon-penerima.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/8545965253420341532'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/8545965253420341532'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/09/facebook-dan-twitter-calon-penerima.html' title='Facebook dan Twitter Calon Penerima Nobel Perdamaian'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sqz7rgvYDaI/AAAAAAAAAPY/wfaNX_aA6jg/s72-c/90188large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-7691815804616720460</id><published>2009-09-13T06:01:00.000-07:00</published><updated>2009-09-13T06:01:45.058-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>Makam Dibongkar</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SqztJvqt3vI/AAAAAAAAAPQ/se08_A87AJE/s1600-h/fc46c428333c26023da5ae088c85368b.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SqztJvqt3vI/AAAAAAAAAPQ/se08_A87AJE/s320/fc46c428333c26023da5ae088c85368b.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kediri – Teka-teki letak lokasi makam Pahlawan Nasional Tan Malaka tidak lama lagi akan terbongkar, seiring dengan pembongkaran makam yang berada di Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Sabtu (12/9). Selama ini, makam tersebut diduga sebagai makam sosok pejuang kemerdekaan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembongkaran makam yang dilakukan oleh tim medis forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RCSM) Jakarta itu bertujuan untuk mengambil sampel DNA untuk memastikan jasad yang ditanam itu benar-benar tokoh pejuang kemerdekaan Tan Malaka yang selama ini menjadi misteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Tim Medis dari RSCM, panitia pembongkaran makam sosok yang hilang sejak 1949 itu juga terdiri dari petugas Dinas Sosial Jakarta, beberapa tim Ahli dari Universitas Indonesia (UI), dan melibatkan tokoh desa setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Pembongkaran makam ini untuk mengambil sempel sisa kerangka korban yang nantinya akan kita lakukan cek DNA. Ini untuk memastikan apakah benar beliau (Tan Malaka) di kuburkan disini," kata Zulfikar Khamarudin (60) Ketua Panitia Pembongkaran Makam yang juga keponakan Tan Malaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggalian dilakukan secara hati-hati agar tulang yang sudah tertanam lama tidak rusak, apalagi  terkena cangkul. Setelah digali sedalam 1,5 meter, tim medis menemukan sisa gigi yang  kemudian dimasukkan ke kantong plastik. Penggalian diteruskan hingga kedalaman dua meter dan tim panitia menemukan tulang (tengkorak) yang diduga Tan Malaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika memang jasad yang ada di makam tersebut benar tokoh pahlawan nasional yang bernama lengkap Ibrahim Datuk Tan Malaka, maka pihak keluarga tidak ada niatan untuk memindahkannya. ”Hanya saja, kami meminta kepada pemerintah setempat untuk memperbaiki makam, sebagaimana layaknya seorang pahlawan,” tandasnya. Pihaknya tidak ada niatan apa-apa terkait pembongkaran makam. "Saya ikhlas melakukan ini," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, sisa-sisa tulang lainnya diamankan yang dibawa ke Jakarta untuk dilakukan tes DNA. ”Sebelum tes DNA, kami tidak berani berspekulasi atau menyimpulkan apakah benar ini makam Tan Malaka. Hasilnya akan kita umumkan sekitar dua sampai dengan tiga minggu lagi,” kata Dr Jaya Surya Atmaja, Ketua Tim Dokter RSCM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, panitia beserta puluhan warga yang antusias menyaksikan jalannya pembongkaran melakukan doa bersama di sekitar makam yang dipimpin tokoh desa setempat. Setelah doa, warga yang tergabung dalam panitia mulai menggali tanah untuk mengambil sisa tulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini rencana pembongkaran makam tersebut, terus menjadi pertanyaan masyarakat setelah terkuak bahwa di kawasan Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri terdapat makam Tan Malaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penemuan makam yang diduga tempat bersemayam pendiri Partai Murba di Desa Selopanggung ini berdasarkan hasil penelitian ilmuwan Harry A Poeze dari Direktur Penerbitan Institut Kerajaan Belanda untuk Studi Karibia dan Asia Tenggara atau KITLV di Leiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak tahun 1971 dia berusaha menguak perjuangan dan kematian Tan Malaka. Dari hasil penelitiannya, Harry menunjukkan Tan Malaka meninggal dibunuh oleh pasukan Batalyon Sikatan Pimpinan Letnan Dua Soekotjo pada 21 Februari 1949. Selain itu, dia juga menemukan prasasti Tan Malaka di Dusun Pethuk, Desa Selopanggung yang tidak jauh dari lokasi makam tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Berdasarkan SK Presiden Bung Karno pada tahun 1953 Tan Malaka dinyatakan sebagai Pahlawan Nasional. Setelah SK itu turun, Bung Karno pun menghimbau untuk melakukan pencarian terhadap makamnya untuk dibangun sebagai tempat bersejarah," kata Zulfikar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum dibonkar, seperti pernah dikatakan Kepala Desa (Kades) Selopanggung, Zairi, warga meminta untuk diadakan tahlilan. " Kami meminta agar penggalian itu tidak meninggalkan tradisi adat disini, yaitu menggelar selamatan, sodaqoh, dengan tumpeng sebagai penghormatan dan juga bacaan tahlil," ucap Zairi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pembongkaran itu, warga tidak ada persiapan khusus. Mengingat desa tidak diberi fasilitas, juga anggaran dari Pemerintah. Karena itu, warga juga menyambut secara wajar saja. Menurut  Kades, makam yang hanya ditandai batu itu, menurut warga Selopanggung dikenal dengan sebutan atau makam &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-7691815804616720460?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com' title='Makam Dibongkar'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/7691815804616720460/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/09/makam-dibongkar.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/7691815804616720460'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/7691815804616720460'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/09/makam-dibongkar.html' title='Makam Dibongkar'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SqztJvqt3vI/AAAAAAAAAPQ/se08_A87AJE/s72-c/fc46c428333c26023da5ae088c85368b.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-7092908105140987267</id><published>2009-09-11T13:49:00.000-07:00</published><updated>2009-09-11T13:49:51.003-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>Blogshop ala Pesta Blogger</title><content type='html'>SURABAYA - Puluhan blogger (penulis blog) kemarin berkumpul di Perpustakaan Universitas Airlangga. Mereka mengikuti acara blogshop (blogging workshops). Pesertanya bukan hanya blogger yang sudah ahli. Blogger pemula justru terlihat mendominasi.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Materi pun berawal dari teknik blogging dasar. ''Karena tak semua bisa membuatnya,'' ujar Iman Brotoseno, ketua panitia sekaligus pemateri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, panitia menyediakan 30 laptop pada acara yang menjadi rangkaian Pesta Blogger 2009 tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain materi teknis, peserta juga diberi materi soal etika menggunakan blog. "Mereka harus mengetahui etika menggunakan blog. Sehingga, mereka bisa bertanggung jawab pada blog yang mereka buat,'' ungkap Iman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesi terakhir dalam acara adalah diskusi. Para blogger pemula lebih banyak bertanya tentang cara menulis dalam blog lantas mengembangkan blog mereka. "Setiap orang kan punya pengalaman berbeda, jadi mereka bisa bertukar pengalaman tersebut," tutur alumnus Universitas Indonesia tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Iman, membuat blog sangat mudah. Syarat yang harus penuhi e-mail saja. "Kalau sudah punya e-mail ya langsung saja buat. Kalau belum punya ya membuat dulu," ungkapnya. Setelah mempunyai email, maka blogger pemula harus membuat akun blog kemudian menulis di blog tersebut. "Mudah sekali kan, itu cara yang paling singkat," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman mengatakan, melalui blog, setiap orang bisa mencurahkan apa pun yang mereka inginkan. Mulai masalah makanan, politik, budaya, atau ekonomi. "Apa saja yang mereka punya, mereka bebas menulisnya di blog," ungkap pria asal Jogjakarta itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka juga bisa mengungkapkan kritik kepada pemerintah. Menurutnya, itu berbeda dengan yang terjadi di Singapura, Malasyia, Myanmar, dan Mesir. "Para blogger kerap ditangkap polisi karena mengkritik pemerintah. Kalau di Indonesia kan bebas asal tahu etikanya," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemateri lain adalah Anandita Puspitasari dan Chika Nadya. Mereka adalah blogger ''senior'' yang kerap berbicara di banyak forum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-7092908105140987267?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com' title='Blogshop ala Pesta Blogger'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/7092908105140987267/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/09/blogshop-ala-pesta-blogger.html#comment-form' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/7092908105140987267'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/7092908105140987267'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/09/blogshop-ala-pesta-blogger.html' title='Blogshop ala Pesta Blogger'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-2106146681520992458</id><published>2009-09-08T15:59:00.000-07:00</published><updated>2009-09-08T16:25:36.311-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>Internet di Lingkungan Pemkot Alami Penurunan</title><content type='html'>&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;SURABAYA &lt;/span&gt;- Seminggu setelah pembatasan akses situs jejaring sosial Facebook dan Yahoo! Messenger (YM), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mencatat penurunan traffic penggunaan internet di lingkungan Pemkot Surabaya. Tidak tanggung-tanggung, penurunan tersebut mencapai 65 persen.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kepala Diskominfo Khalid Buhari menjelaskan, sebelum pembatasan, tercatat 14 ribu windows (jendela situs) yang terbuka tiap hari di lingkungan Pemkot Surabaya. Setelah Facebook dan YM diblokir, traffic itu drop menjadi hanya 5.000 jendela per hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khalid sejatinya tidak menegaskan bahwa 9.000 jendela yang tidak lagi diakses itu adalah Facebook dan YM. Tapi, ''Nyatanya, setelah dibatasi, turun, jadi segitu. Silakan disimpulkan sendiri,'' ujar dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, Khalid tidak bisa memastikan situs apa saja yang kini tidak di-klik oleh pegawai pemkot sesudah pemblokiran. Sebab, Diskominfo belum punya teknologi yang mencatat situs-situs yang jadi sasaran browsing pegawai pemkot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi yang dimaksud adalah fortynet. Diskominfo belum memiliki perangkat tersebut karena harganya Rp 2 miliar. Namun, untuk tahun depan, Diskominfo telah mengusulkan pembelian peranti canggih itu. "Tapi, kalau memang tidak disetujui, kami akan cari solusi lain yang tentu lebih hemat. Walau pasti tidak secanggih itu," imbuh pejabat asal Madura tersebut. Selain itu, tidak adanya user dan password untuk akses internet membuat Diskominfo tidak bisa mengetahui komputer mana saja yang penggunaannya menyalahi ketentuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Khalid, selama ini Diskominfo juga masih memberlakukan pembagian traffic secara otomatis. Tidak ada pembagian secara spesifik untuk setiap satuan kerja pemerintah daerah (SKPD). "SKPD mana yang lagi peak (puncak), ya otomatis mendapatkan jatah traffic yang lebih tinggi," sambungnya. Mengenai usul pembuatan aplikasi messenger intranet, Khalid mengaku saat ini juga telah memikirkan hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk penghematan bandwidth (lebar jaringan internet), saat ini Diskominfo juga sedang membangun jaringan fiber optic untuk SKPD di luar kompleks Jimerto. Yaitu, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap (UPTSA), Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (Bappemas), Dinas Kesehatan (Dinkes), serta Dinas Pendidikan (Dispendik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khalid berhadap jaringan internet melalui fiber optic (fo) itu bisa segera difungsikan. FO yang saat ini sedang digarap adalah jaringan dari Jimerto-Dispendukcapil-Bapemas-Dinkes-Dispendik. "Yang masih belum lancar Bapemas-Dinkes Dispenduk," terang Khalid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, tahun depan Diskominfo juga menyiapkan tambahan bandwidth untuk jaringan internet pada seluruh puskesmas di Surabaya, yang saat ini berjumlah 41 lokasi. Penambahan bandwidth itu direncanakan mencapai 10-16 Mbps dari saat ini yang hanya 7,5 Mbps. "Ya karena yang harus kita layani tambah, ya kita juga harus menaikkan bandwidth," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khalid menegaskan, pembatasan akses Facebook dan YM merupakan implementasi perintah Wali Kota Bambang Dwi Hartono. Sejak awal 2009, Bambang memerintahkan agar penerapan anggaran setiap SKPD minimal mencapai 72 persen atau sama dengan tahun lalu. Karena itu, setiap karyawan pemkot harus berkonsentrasi penuh agar target tersebut terpenuhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsekuensinya, lanjut Khalid, proses lelang pengadaan harus berjalan lancar. Semua proses lelang di pemkot Surabaya sudah menggunakan proses E-Procurement atau menggunakan internet. Apalagi saat ini sudah memasuki masa akhir tahun anggaran. Semua proses lelang harus tuntas sebelum akhir September. "Makanya, saya harus jaga agar jaringan internet untuk E-Procurement aman," ucap dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, minggu ini merupakan batas akhir bagi SKPD untuk mengusulkan anggaran APBD 2010. Dengan begitu, secara serempak, setiap SKPD mengirimkan anggaran melalui sistem E-Budgeting pemkot. "Semua berlomba-lomba agar mendapatkan anggaran. Kalau lemot, saya yang dikomplain," ungkap Khalid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, jaringan internet untuk pelayanan KTP di setiap kecamatan dan layanan data kesehatan juga harus tetap berjalan normal. "Kami kewalahan. Makanya, browsing yang tidak penting dibatasi," tegas dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditemui terpisah, Bambang D.H. menyatakan akan meninjau ulang pengadaan komputer dan laptop untuk karyawan pemkot. Dia khawatir, peralatan tersebut akan disalahgunakan untuk bermain Facebook dan YM yang tidak berhubungan dengan pekerjaan. "Kalau memang sudah cukup ya tidak usah ditambah. Teknologi itu untuk memudahkan kerja manusia. Bukan kita yang dijadikan robot oleh teknologi," ujar Bambang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bambang mengemukakan, pemkot sebagai organisasi besar melengkapi diri dengan berbagai instrumen berteknologi tinggi. Teknologi tersebut digunakan untuk memperbaiki kualitas kerja dan koordinasi antarpersonal. "Facebook dan YM juga ada manfaatnya untuk saling komunikasi. Misalnya, Pak Sutadi (Asisten I BF Sutadi) dan Bu Risma (Kepala Bappeko Tri Rismaharini) akan janjian rapat. Kan bisa lewat chatting Facebook," kata dia, mencontohkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami Dyah Katarina itu yakin bahwa penyalahgunaan Facebook hanya dilakukan oleh pegawai tertentu. Dalam beberapa kali sidaknya ke berbagai SKPD, Bambang mengatakan tidak pernah menjumpai karyawan yang bermain Facebook saat jam kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke depan, Bambang akan mengevaluasi kebijakan pemblokiran Facebook dan Yahoo! Messenger (YM). Sebab, dia masih melihat manfaat dua situs jejaring sosial tersebut. "Yang penting empan papan. Tahu bagaimana menempatkan diri. Kalau memang sedang bekerja, ya jangan bermain Facebook. Jangan seperti anak kecil yang untuk urusan kecil begitu saja harus diingatkan berkali-kali&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-2106146681520992458?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com' title='Internet di Lingkungan Pemkot Alami Penurunan'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/2106146681520992458/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/09/internet-di-lingkungan-pemkot-alami_2076.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/2106146681520992458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/2106146681520992458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/09/internet-di-lingkungan-pemkot-alami_2076.html' title='Internet di Lingkungan Pemkot Alami Penurunan'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-8949185813453515609</id><published>2009-09-05T16:21:00.000-07:00</published><updated>2009-09-05T16:24:35.062-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>Pemkot Surabaya Blokir Facebook dan YM</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;SURABAYA &lt;/span&gt;- Pemkot Surabaya mulai gerah atas banyaknya pegawai negeri sipil yang online di Facebook dan Yahoo! Messenger (YM). ''Candu'' dua sarana perkawanan dunia maya itu dirasa begitu kuat, sehingga menurunkan kinerja aparat. Yang paling nyata, traffic internet di lingkungan pemkot ''disedot'' habis-habisan oleh dua situs tersebut.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, tak ada kompromi, dinas komunikasi dan informatika memblokir akses dua situs tersebut. Pemblokiran tersebut dilakukan pada seluruh instansi di pemkot tanpa terkecuali. Bukan hanya di satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) di Jl Jimerto, tapi juga instansi di luar lingkungan Balai Kota. ''Dinas kesehatan di Jl Jemursari, Bapemas di Jl Nginden Permata, sampai seluruh kantor kecamatan di Surabaya,'' kata Kepala Diskominfo Chalid Buchari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menuturkan, kebijakan tersebut diambil setelah muncul pengaduan dari beberapa SKPD. Sebab, kinerja staf di beberapa SKPD menjadi tidak optimal. ''Banyak staf yang terlalu sering menghabiskan waktu di depan layar komputer. Main Facebook dan YM,'' ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi, lanjut Chalid, saat ini pemkot berkonsentrasi menyusun rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD). ''Perancangan RAPBD kan sesuatu yang rumit. Jadi, butuh konsentrasi. Kalau banyak main Facebook, nggak rampung-rampung nanti,'' tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjelaskan, penggunaan dua situs pertemanan tersebut mengakibatkan lalu lintas jaringan intranet di pemkot menjadi lemot (lambat). Saat penyusunan RAPBD, seluruh instansi di pemkot harus memasukkan usul kepada tim anggaran. Apalagi, sistem data di pemkot memanfaatkan teknologi informasi yang mengandalkan internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, September ini merupakan puncak pendaftaran lelang proyek pemkot pada 2009. Unit layanan pengadaan (ULP) menawarkan ratusan pekerjaan fisik pada bulan ini melalui internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Chalid, pemkot mendapat keluhan dari para kontraktor yang akan mendaftar karena akses internet lambat. ''Ya nggak ada pilihan selain memblokir Facebook dan YM. Tapi, browsing yang lain masih bisa kok,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemblokiran dua situs pertemanan tersebut hanya dilakukan saat jam kerja. ''Kalau posoan kayak gini ya cuma mulai pukul 8 pagi sampai 3 sore,'' ujar Chalid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemblokiran tersebut tidak akan terus-menerus dilakukan. Diskominfo akan mengevaluasi dalam beberapa minggu ke depan. ''Paling cepat evaluasi dilakukan setelah penyusunan RAPBD rampung. Tapi, kalau dirasa pemblokiran memang layak jalan terus, ya kami blokir selamanya,'' tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Yayuk Eko Rahayu membenarkan pernyataan Chalid tersebut. Dia mengemukakan, berdasar evaluasi, Facebook dan YM memang mengganggu ritme kerja karyawan pemkot. Yayuk juga mengaku mendapat keluhan dari beberapa kepala SKPD yang merasa kinerja anak buahnya menurun karena kurang bisa berkonsentrasi. ''Pekerjaan pokok jadi terabaikan. Saya sangat setuju Facebook dan YM diblokir. Itu memang mengganggu,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menuturkan, dua situs pertemanan tersebut juga mengakibatkan perselingkuhan di antara karyawan pemkot. Modusnya, karyawan terlibat cinta lokasi karena terlalu sering berkomunikasi atau chatting lewat dunia maya. ''Mereka jadi saling mengenal lebih dekat karena sering ngobrol. Ya jadinya selingkuh. Repot pokoknya,'' keluh dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan berkerudung itu mengungkapkan, pemblokiran situs tersebut memang bukan satu-satunya alat pengerem Facebook dan YM. Apalagi, saat ini sudah banyak ponsel canggih yang bisa digunakan mengakses dua situs itu. ''Lumayan untuk menekan. Tapi, tetap harus ada kesadaran internal dan pengawasan melekat dari pimpinan di SKPD terkait,'' jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang karyawati di lingkungan pemkot yang enggan disebutkan namanya mengaku gerah atas pemblokiran tersebut. Menurut dia, Facebook dan YM merupakan satu-satunya sarana hiburan mereka saat bekerja. ''Kami di kantor terus kan jenuh. Beda dari mereka yang sering di lapangan,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga menolak Facebook dan YM dikambinghitamkan sebagai penyebab menurunnya kinerja. ''Kami main sambil lalu kok. Cuma selingan,'' ujarnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-8949185813453515609?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/8949185813453515609/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/09/pemkot-surabaya-blokir-facebook-dan-ym.html#comment-form' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/8949185813453515609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/8949185813453515609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/09/pemkot-surabaya-blokir-facebook-dan-ym.html' title='Pemkot Surabaya Blokir Facebook dan YM'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-6760331254138957775</id><published>2009-09-03T20:08:00.001-07:00</published><updated>2009-09-03T20:08:58.915-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>RI-Malaysia Sama-sama Menjiplak</title><content type='html'>SETELAH: isu pelecehan lagu Indonesia Raya, perusahaan rekaman pemerintah, Lokananta, mengungkit lagu kebangsaan Malaysia, Negaraku, yang menjiplak keroncong Terang Bulan. Hasrat Lokananta itu seakan-akan melanjutkan perseteruan dua negara yang dipicu pengklaiman Tari Pendet.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Versi Lokananta, lagu keroncong Terang Bulan diciptakan musisi Jogjakarta bernama Saiful Bahri yang sudah meninggal dunia. Sebagai ’pemilik’ lagu keroncong Terang Bulan, Lokananta akan meyakinkan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata untuk meminta pertanggungjawaban negara serumpunnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu, usaha ini akan menambah panjang rasa permusuhan. Lebih dari itu, apakah langkah somasi ini akan bersambut, mengingat Malaysia tak lagi menyoal asal-muasal lagi kebangsaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, menurut versi Malaysia, lagu tersebut diperkenalkan oleh Raja Harun bin Sultan Abdullah ketika mengiringi Sultan Idris Mursyidu Adzam Shah, Sultan Perak (1887-1916). Untuk pertama kalinya ia dibawakan pada tahun 1901 semasa pelantikan King Edward VII. Lagu ini kemudian menjadi lagu resmi Kerajaan Perak yang akhirnya dipilih oleh Perdana Menteri Malaysia pertama sebagai lagu kebangsaan pada tahun 1957.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana pun, lagu ini telah sangat akrab di telinga masyarakat Semenanjung dan Singapura jauh sebelum Malaysia menyatakan kemerdekaan. Menurut Hishamuddin Rais, seorang kolumnis terkemuka Malaysia, lagu Negaraku meniru tone lagu yang ditulis oleh Pierre-Jean de Béranger (1780-1857) dengan judul Memola Moon, yang kemudian diterjemahkan menjadi lagu Terang Bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa remaja, pemilik blog tikartiub.blogspot.com ini menambahkan bahwa lagu Terang Bulan sering diputar di Radio Republik Indonesia. Ini dilakukan oleh Soekarno sebagai perang urat saraf melawan Malaysia dalam konflik yang dikenal dengan konfrontasi (1963-1964). Tentu, slogan ’’Ganyang Malaysia’’ menjadi seruan yang tak kalah terkenal pada waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambah mantan aktivis ini, Bung Karno memainkan lagu Terang Bulan di Radio Republik Indonesia untuk meledek Tengku Abdul Rahman, Perdana Menteri ketika itu, sebagai seorang anak kecil boneka Inggris yang tidak mampu membuat lagu kebangsaan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Herannya lagi, ia membenarkan pandangan Bung Karno seraya menyatakan kejengkelannya bagaimana sebuah negara yang menyatakan diri “merdeka” (tanda petik dari penulis tersebut) tetapi lagu kebangsaan merupakan hasil jiplakan. Untuk membuktikan hal ini mudah saja, katanya, cukup mencari di mesin pencari Google dengan mengetik kata Memula Moon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, jauh sebelumnya, salah seorang warga Malaysia yang belajar di Taiwan, Namewee, yang memarodikan lagu Malaysia menjadi Negara Ku. Kasus ini sempat memanas karena dianggap sebagai penghinaan terhadap simbol negara. Tidak tanggung-tanggung, Menteri Kebudayaan pada masa itu, Dr Rais Yatim, memberi peringatan keras terhadap siapa pun yang mempermainkan lagu kebangsaan. Malah, jika yang terkait dinyatakan bersalah bisa dihukum selama setahun atau denda RM 50 ribu atau keduanya sekaligus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya isu penjiplakan selalu mewarnai setiap kali negara tetangga merayakan kemerdekaannya yang sekarang memasuki usia ke-52. Namun, pemerintah dengan tegas akan menindak siapa pun yang mencoba untuk membuat lelucon dengan lagu Negaraku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malah, sebuah stasiun radio terkenal Era FM pernah diberi peringatan untuk tidak memutar lagu klasik Memula Moon karena dikhawatirkan menimbulkan sikap tidak menghormati terhadap lagu kebangsaan. Tentu yang paling menghentak adalah parodi lagu Negara Ku, karena di dalamnya berisi protes warga berkebangsaan Tionghoa yang tidak puas hati terhadap pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, jika Lokananta mau menggugat Malaysia, kemungkinan besar perusahan rekaman ini juga akan berhadapan dengan gugatan yang sama karena dianggap telah membajak lagu Memula Moon yang berasal dari musik klasik yang bernada Hawaiian yang ditulis Pierre-Jean de Béranger.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi dalam sejarah Malaysia, diakui lagu Negaraku adalah gubahan pegawai istana yang mengiringi tuannya ketika berada di Prancis. Nah, di negeri Menara Eiffel itu Sultan Perak acapkali menikmati lagu Memula Moon yang dibawakan oleh French Band. Lalu, masihkah pihak Lokananta bersikeras melayangkan somasi pada Malaysia?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-6760331254138957775?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/6760331254138957775/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/09/ri-malaysia-sama-sama-menjiplak_1270.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/6760331254138957775'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/6760331254138957775'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/09/ri-malaysia-sama-sama-menjiplak_1270.html' title='RI-Malaysia Sama-sama Menjiplak'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-4041385230105500856</id><published>2009-09-03T20:07:00.000-07:00</published><updated>2009-09-03T20:08:12.165-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>Hanya Terhitung Selama Ramadan</title><content type='html'>KEPANJEN - Sebutan pahlawan devisa kepada Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ada benarnya. Sebab hasil rupiah yang dibelanjakan TKI di tanah air cukup besar. Di Kabupaten Malang saja, aliran uang TKI tiap tahunnya rata-rata antara Rp 100 miliar hingga Rp 110 miliar. Dan transaksi uang yang paling besar dari TKI terjadi pada bulan-bulan seperti ini. Yakni Ramadan atau menjelang Lebaran.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Malang Djaka Ritamtama, putaran uang TKI pada Ramadan 40 persen dari total transaksi setiap tahunnya. Itu artinya, pada Ramadan ini diperkirakan akan ada sumbangan uang dari TKI yang masuk ke Kabupaten Malang sekitar Rp 40 miliar hingga Rp 44 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah itu, terang Djaka, masih berdasarkan dari angka resmi yang didapatkan dari Bank Indonesia. Yang dimaksud data resmi adalah pengiriman uang TKI melalui western union, wesel, atau transfer bank. "Sedangkan putaran uang tak resmi jumlahnya juga cukup banyak dan tak terdeteksi," ucap Djaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perputaran uang yang tak resmi di antaranya menitipkan uang kepada rekan sesama TKI yang pulang kampung. Sumbangan uang itu didapatkan dari sekitar 10 ribu pekerja yang mengadu nasib di luar negeri seperti di negara-negara Timur Tengah, Hongkong, Taiwan, Malaysia, dan Singapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecamatan-kecamatan yang panen uang dari luar negeri menjelang Lebaran, di antaranya adalah Kecamatan Bantur, Dampit, Donomulyo, Sumbermanjing Wetan, dan Gondanglegi. "Dibandingkan dengan daerah lainnya di Jatim, transaksi uang dari TKI di Kabupaten Malang merupakan yang terbesar di Jatim," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 1994 silam, transaksi uang dari luar negeri dalam setiap tahunnya hampir mencapai Rp 400 miliar. Besarnya jumlah transaksi dari TKI pada tahun-tahun itu dikarenakan beberapa hal. Satu di antaranya dimasukkan negara-negara kawasan Eropa dalam penempatan TKI. Akibatnya, transaksi dari Eropa juga dicatat sebagai transaksi TKI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, dalam satu dekade ini, status Eropa sudah dicabut dari penempatan TKI. Sehingga transaksi pekerja dari Eropa tak dimasukkan sebagai transaksi TKI. Demikian pula dengan pekerja di Jepang. Transaksi keuangan dari pekerja Indonesia tak dimasukkan dalam daftar TKI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu dikarenakan pengiriman tenaga kerja ke Jepang sifatnya adalah antar-negara. Dan sifat pekerjanya biasanya masih dalam sistem magang.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-4041385230105500856?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/4041385230105500856/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/09/hanya-terhitung-selama-ramadan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/4041385230105500856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/4041385230105500856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/09/hanya-terhitung-selama-ramadan.html' title='Hanya Terhitung Selama Ramadan'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-660388560186158192</id><published>2009-09-03T20:06:00.000-07:00</published><updated>2009-09-03T20:07:17.845-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>Tasyakuran Agustusan, 95 Keracunan</title><content type='html'>MALANG - Syukuran memperingati HUT Proklamasi Ke-64 RI di RT 27 RW 5 Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, berbuah petaka. Diduga karena mengonsumsi makanan saat syukuran yang diadakan di poskamling, 95 warga keracunan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukuran itu berlangsung 16 Agustus malam. Tepatnya dimulai pukul 19.00. Sajian yang disantap puluhan warga tersebut antara lain nasi putih, ayam bumbu Bali, mi, ucet (buncis panjang), wortel, dan kubis. Makanan tersebut dikemas dalam kotak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pukul 24.00 korban mulai berjatuhan. Diawali mual-mual, beberapa warga muntah-muntah. Hingga pukul 15.00 kemarin, warga yang keracunan dan masih menjalani rawat inap di Puskesmas Sitiarjo ada 58 orang. Lima di antaranya balita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plt Kepala Puskesmas Sitiarjo Izzah El Maila menjelaskan, warga yang keracunan mengalami ciri-ciri sama. Yakni mual, muntah, diare, dan panas. Mereka yang diduga keracunan makanan itu mulai mengalir masuk ke puskesmas sejak pukul 19.00 pada 17 Agustus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita berjilbab tersebut mengatakan, yang datang ke puskesmas untuk berobat hanya sebagian kecil. Sebagian lainnya memilih melakukan pengobatan sendiri di rumah. "Dari warga yang berobat ke puskesmas, kami mendapatkan informasi masih banyak warga yang sakit. Karena itu, kami langsung proaktif menjemput. Kami memprediksi jumlah pasien keracunan masih bisa bertambah terus," ungkap Izzah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang telah menetapkan keracunan di Sitiarjo sebagai kejadian luar biasa (KLB) lokal. Dengan status KLB, semua biaya pengobatan pasien ditanggung pemerintah daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guna memperkuat dugaan keracunan makanan, kemarin dinkes langsung mengambil semua sampel makanan. Sampel itu kemudian dikirim ke Balai Besar Laboratorium di Surabaya. Sekitar satu minggu lagi, hasil uji laboratorium bisa diketahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk persediaan obat, puskesmas tak mengalami kendala. Para pasien ditangani dengan cara rehidrasi. Yakni memperbanyak cairan masuk ke dalam tubuh. Memasukkan cairan dlakukan dengan infus atau meminumkan air putih. Cara itu dilakukan karena pasien mengalami dehidrasi yang cukup tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski obat bukan persoalan, masalah yang dihadapi puskesmas adalah kapasitas. Saat ini Puskesmas Sitiarjo hanya berkapasitas 25 pasien rawat inap. Akibatnya, puskesmas kekurangan kasur. "Kasur-kasur ini kami pinjam dari warga setempat," ungkap Izzah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain problem kasur, puskesmas kesulitan persediaan air bersih. Setiap hari puskesmas membeli satu tangki air bersih dari Desa Druju. Volume satu tangki lima ribu liter dengan harga beli Rp 185 ribu per tangki. "Dalam kondisi pasien yang ramai ini, sepertinya persediaan air akan cepat habis," lanjut dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua RT 27 RW 5 Sitiarjo Sukma Harianto menerangkan, tasyakuran Agustusan sudah rutin dilakukan setiap tahun. Dana untuk perayaan kemerdekaan tersebut diambilkan dari sumbangan sukarela warga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah penduduk di RT 27 ada 48 kepala keluarga (KK) dengan total jumlah penduduk berkisar 120 orang. Hasil kesepakatan semua warga, makanan dimasak secara gotong-royong oleh ibu-ibu. Tempat yang digunakan untuk memasak adalah rumah C. Hestina alias Bu Bejo. Rumah Bu Bejo dipilih karena letaknya berdekatan dengan pusat acara syukuran di poskamling. "Semua kebutuhan pokok untuk acara syukuran dibeli dari pasar," ucap Antok, panggilan Sukma Harianto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antok sendiri tak mengalami keracunan. Sebab, dia tak ikut mengonsumsi makanan. "Karena ada warga yang belum mendapatkan jatah, makanan saya berikan kepada orang lain," ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumini, 45, salah satu warga yang mengalami keracunan, mengatakan, setelah makan nasi kotak pada 16 Agustus pukul 19.00, dirinya mulai merasa mual pada pukul 24.00. Selanjutnya, dia muntah-muntah. Awalnya, Sumini memeriksakan diri ke mantri kesehatan desa. Namun, karena tak kunjung sembuh, akhirnya dia ke puskesmas. "Kondisi pasien mulai membaik. Karena itu, kami masih belum merujuk ke rumah sakit," ungkap Izzah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat terpisah, Kapolsek Sumbermanjing Wetan AKP Z.D. Patty mengutarakan, kepolisian belum memeriksa satu pun warga terkait keracunan. Polisi baru akan melakukan pemeriksaan setelah ada hasil laboratorium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hasil uji laboratorium itu, nanti diketahui dari mana asal sumber keracunan. Bila asal sumber keracunannya adalah ayam, polisi akan memeriksa pedagang ayam. "Kami akan mencari dari mana pedagang tersebut mendapatkan ayamnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-660388560186158192?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/660388560186158192/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/09/tasyakuran-agustusan-95-keracunan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/660388560186158192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/660388560186158192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/09/tasyakuran-agustusan-95-keracunan.html' title='Tasyakuran Agustusan, 95 Keracunan'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-5797227843493385883</id><published>2009-09-03T20:04:00.000-07:00</published><updated>2009-09-03T20:05:47.120-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar isi'/><title type='text'>Mbah Surip Meninggal dunia</title><content type='html'>JAKARTA–Mbah Surip, penyanyi yang moncer lewat lagu ’’Tak Gendong’’, meninggal dunia karena gagal jantung. Penyanyi kelahiran Mojokerto, Jatim, ini anfal di rumah pelawak Mamik Prakoso, Selasa (4/8) pukul 10.30 siang tadi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenazahnya dalam kondisi mulut berbusa dilarikan ke Rumah Sakit Pusdikkes, Jl Raya Bogor, Kramat Jati, Jakarta Timur. Namun, pihak RS menyatakan Mbah Surip sudah meninggal saat tiba di RS. Penyanyi berambut gimbal itu mengembuskan nafas terakhir sejak di rumah Mamik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;’’Benar (Mbah Surip) meninggal dunia sekitar pukul 10.30 WIB,’’ ujar Agus, perawat yang bertugas di UGD RS Pusdikkes. ’’Mbah Surip sempat dirawat di rumah Mamik Prakoso,’’ tambah Agus dalam keterangan kepada VIVAnews, grup Surabaya Post siang tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;’’Saat tiba di sini Mbah Surip sudah meninggal dunia. Tadi pas dibawa ke sini mulutnya sudah berbusa,’’ tutur Mega, petugas pendaftaran RS Pusdikkes di tempat yang sama. Rumah Mamik Prakoso tak jauh dari RS Pusdikkes di Jalan Makassar, Jakarta Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;’’Sekarang jenazah (Mbah Surip) sedang diotopsi. Mungkin sekitar dua jam,’’ ujarnya. Dia menambahkan, bila meninggalnya Mbah Surip tidak ada keganjilan, jenazah bisa dibawa pulang pihak keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mbah Surip yang bernama lengkap Urip Ariyanto itu meninggal pada usia 64 tahun. Penyanyi nyentrik ini bukan saja terkenal dengan lagunya ’’Tak Gendong’’ yang laris manis sebagai ring back tone (RBT) tapi juga rambutnya yang gimbal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski namanya makin terkenal, Mbah Surip mengaku lebih senang naik ojek daripada mobil. Dia merasa lebih nikmat diantar motor daripada duduk manis di atas mobil. Namun, dia juga ingin beli helikopter bekas (second).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan Karir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;’’Tak gendong ke mana-mana.’’ Itulah sepenggal lirik lagu yang membuat Mbah Surip menjadi tenar seperti saat ini. Namun, ketenaran Mbah Surip tidaklah segampang orang menghapal lagunya yang memang mudah diingat dan lucu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mbah surip dilahirkan di Mojokerto, 5 Mei 1949 kini adalah duda empat anak sekaligus kakek empat cucu. Sebelum menjadi seniman, Mbah Surip menjalani berbagai macam profesi. Mulai pekerjaan di bidang pengeboran minyak, tambang berlian. Bahkan, lelaki yang memiliki gelar Drs, Ir, dan MBA ini pernah mengadu nasib di luar negeri seperti Kanada, Texas, Yordania, dan California.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan musiknya Mbah Surip telah mengeluarkan beberapa album musik. Album rekamannya dimulai dari tahun 1997 diantaranya, Ijo Royo-royo (1997), Indonesia I (1998), Reformasi (1998), Tak Gendong (2003) dan barang Baru (2004).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, ternyata lagu ’’Tak Gendong’’ diciptakan pada tahun 1983 saat Mbah Surip bekerja di Amerika Serikat. Menurut Mbah Surip Filosofi dari lagu ini yaitu Belajar salah itu, yang digendong ya siapa saja, entah baik, galak, nakal, atau jahat. Seperti bus, nggak peduli penumpangnya, entah itu copet, gelandangan, pekerja, ya siapa saja. Sebab, menggendong itu belajar salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mbah Surip tampil juga lewat video klip "Witing Trisno" karangan Tony Q Rastafara di MTV. Ciri khas dari setiap aksinya di panggung musik yaitu selalu ditemani "Gitar Kopong" nya, menyanyi dengan sangat relax dan nyanyi "ngalor-ngidul" dengan gaya-nya yang khas, kocak, gila, dan bebas ekspresi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakter inilah yang membuat Emha Ainun Najib atau Cak Nun sering menggambarkan sosok Mbah Surip adalah gambaran "Manusia Indonesia Sejati" yang tidak pernah merasa susah, tidak pernah gelisah, tidak pernah sedih dan selalu tertawa, meskipun seringkali di ledek orang Mbah Surip tetap saja tertawa tidak pernah dendam, atau membalas ledekan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan terkadang Mbah Surip bingung untuk pulang karena kehabisan ongkos. Hasilnya Mbah Surip mengejawantahkan kesusahannya dalam sebuah lagu "minta ongkos pulang". Dalam lagu tersebut Mbah Surip bercerita tentang pacarnya, meskipun kita ragu kalau Mbah Surip pernah berpacaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bait akhir lagunya mbah Surip meminta sesuatu kepada yayangnya (panggilan Mbah Surip kepada pacarnya dalam lagu tersebut).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mbah Senin, kakak Mbah Surip, mengatakan, jenazah adiknya itu hari ini diterbangkan dari Jakarta ke Mojokerto untuk dimakamkan di pemakaman umum Losari, Kecamatan Gedek, Kabupaten Mojokerto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau datangnya sebelum magrib, ya langsung kita makamkan. Kalau datangnya malam, mungkin kita makamkan besok pagi,” kata Mbah Senin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Mbah Senin, pagi tadi ia masih kontak dengan Farid, salah satu anak Mbah Surip, untuk menanyakan apakah Mbah Surip bisa datang ke acara pernikahan keponakannya di Mojokerto. Farid mengatakan, ayahnya sakit dan masih dirawat di rumah sakit di Bogor. “Farid bilang, ayahnya hanya kecapekan,” kata Mbah Senin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, lanjut dia, jam 11.30 tadi dia dapat telepon yang mengabarkan kalau Mbah Surip meninggal dunia&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-5797227843493385883?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/5797227843493385883/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/09/mbah-surip-meninggal-dunia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/5797227843493385883'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/5797227843493385883'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/09/mbah-surip-meninggal-dunia.html' title='Mbah Surip Meninggal dunia'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-8142401177915249887</id><published>2009-07-30T15:45:00.000-07:00</published><updated>2009-07-30T15:46:14.468-07:00</updated><title type='text'>Giliran 25 Santri Tebuireng Diisolasi</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;JOMBANG&lt;/span&gt;–Setelah Pondok Pesantren Modern Gontor (Ponorogo) dan Ponpes Genggong (Probolinggo), kini giliaran Ponpes Tebuireng (Jombang) yang santrinya dinyatakan suspect flu babi. Sekitar 25 santri diisolasi di kelas khusus sampai Senin (22/7). Kepastian apakah mereka mengidap influenza A H1N1 masih menunggu kepastian hasil pemeriksaan laboratorium.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;’’Sampai sekarang, hasil laborat belum kita ketahui, Jadi, kepastian penyebab demam itu juga belum kita ketahui,” ujar salah seorang pengurus asrama di Ponpes Tebuireng, KH Irfan Hasyim, di halaman Ponpes, siang tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Irfan Hasyim, demam yang dialami sejumlah santri itu sudah berlangsung tiga hari.  Untuk menjaga hal-hal tak diinginkan, pengurus Ponpes menempatkan para santri yang mengalami gejala itu di ruang khusus di asrama Al Ilyas. ’’Ini langkah preventif  para pengurus Ponpes agar demam yang dialami beberapa santri tidak menjalar ke santri lainnya,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tak membantah bahwa santri yang mengalami gejala itu lebih dari 25 orang. Sekarang ini para santri dalam penanganan tim medis Ponpes dan Dinkes Kabupaten Jombang. Selain itu, santri yang sehat diwajibkan mengenakan masker agar tidak tertular.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter di Pusat Kesehatan Ponpes Tebuireng (PKPT), dr Halida Rianti, juga belum bisa memastikan apakah demam yang diderita para santri di ponpes itu flu biasa atau flu babi. ’’Kita masih menunggu hasil laborat dulu,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang santri di Ponpes yang enggan disebut namanya dan tak terserang demam mengatakan, temannya yang mengalami demam juga sesak nafas. ’’Kita tak tahu apa penyakit teman kita. Untuk menurunkan panas, dia dan teman-teman semula mengompres dada dan dahi yang demam dengan kain basah. Karena tak sembuh selama dua hari, mereka ditangani tim medis. Kami sempat takut tertular. Tapi karena niat kami menolong sesama, kami yakin Allah akan menghindarkan dari penyakit itu. Buktinya, sampai hari ini saya masih sehat dan bugar,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KH Sholahuddin Wahid (Gus Solah) selaku pimpinan Ponpes Tebuireng menyatakan akan menggelar rapat pengurus dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jombang dan Dinkes Pemprov Jatim menyikapi munculnya deman di kalangan santrinya itu. ’’Siang nanti saya rapat bersam mengambil lagakh menyikapi masalah ini,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gus Solah juga tidak mengelak kalau ada beberapa santrinya mengalami demam dan dirujuk ke rumah sakit. ’’Kita masih menunggu hasil laborat. Insya Alah hari ini hasil laborat bisa ketahui,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, di RSU Dr Soetomo Surabaya siang ini berlangsung rapat tertutup membahas tentang flu babi di Jawa Timur. Belum jelas apakah rapat itu juga dihadiri Gus Solah dan pimpinan Ponpes lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Santri Gontor Negatif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, 10 santri Pondok Modern Gontor 1 Ponorogo sempat masuk Rumah Sakit (RS) Aisiyah Ponorogo sejak 16 Juli lalu sebagai suspect flu babi. Namun, pihak pondok akhirnya menarik kembali para santrinya dan dirawat di klinik milik pondok yang berlokasi di Desa Gontor, Kec. Mlarak itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ustad, Syamsul, dihubungi Senin siang tadi mengatakan, 10 santri itu sudah mengikuti ujian tulis yang digelar selama dua minggu mulai siang tadi. ’’Berita tentang santri gontor suspect flu babi itu tidak benar. Mereka hanya kena flu biasa karena cuaca memang sedang dingin. Mereka sekarang sudah sehat dan mengikuti ujian,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Syamsul, saat itu bukan hanya 10 orang santri yang terkena flu, tapi malah ratusan. Namun setelah mendapatkan pengobatan dari klinik pondok, langsung sembuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengiriman santri yang sakit ke RS Aisiyah Ponorogo, kata Syamsul, karena klinik Pondok tak mampu menampung banyaknya santri yang terkena flu. Sehingga sebagian harus dirujuk ke RS Aisiyah. Dia mengungkapkan, para santri yang sakit flu itu diberikan dua kapsul obat penurun panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita tentang santri Gontor yang suspeck flu babi memang sempat menggemparkan. Kiai Sahal sampai marah-marah di depan wartawan, saat digelar jumpa pers. Karena pemberitaan yang menurut Kiyai Sahal dianggap fitnah itu bisa berdampak buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut keterangan pihak rumah sakit yang merawat 10 santri Gontor kepada wartawan sebelumnya, memang ada gejala pasien mengarah ke suspect flu babi. Misalnya hidung meler, sakit kepala, sakit tenggorokan atau sakit menelan, deman tinggi serta denyut nadi cepat, dengan suhu badan mereka rata-rata mencapai 39 derajat celcius. Sehingga diduga para santri itu terjangkit virus H1N1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain di Ponpes Tebuireng dan Gontor, 37 santri Ponpes Zainul Hasan, Genggong, Desa Karangbong, Kec. Pajarakan, Kab. Probolinggo juga dikabarkan suspect flu babi, namun ternyata sebagian besar negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadinkes dr Endang Astuti didampingi Direktur RSUD Waluyo Jati, dr Hariyadi Santosa, mengatakan, kecurigaan terhadap flu babi mencuat sejak Pesantren Genggong kedatangan dua santriwati baru. Dua siswi itu satu sudah pulang dan dirawat di RSU Sanglah, Bali, seorang lagi sekarang ini ada di RSUD Waluyo Jati, Kraksaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siswi bernama Istasya Sari (15) asal Jl. Kenari 4A, Kuta, Bali itu termasuk salah satu dari 37 pasien suspect flu babi di Kab. Probolinggo. “Karena di antara pasien yang mengalami gejala mirip influenza itu berasal dari daerah endemi flu babi, Bali maka kami menyatakan semua pasien suspect flu babi,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-8142401177915249887?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/8142401177915249887/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/07/giliran-25-santri-tebuireng-diisolasi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/8142401177915249887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/8142401177915249887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/07/giliran-25-santri-tebuireng-diisolasi.html' title='Giliran 25 Santri Tebuireng Diisolasi'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-7104819361822146967</id><published>2009-07-30T15:13:00.000-07:00</published><updated>2009-07-30T15:18:48.611-07:00</updated><title type='text'>500 TKI Telantar di Kolong Tol Jeddah  Saudi Arabia</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Saudi arabia&lt;/span&gt; – Sekitar 500 warga negara Indonesia (WNI ) yang rata-rata tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal di Kota Jeddah, Arab Saudi bernasib malang. Kini, mereka hidup telantar dengan menghuni kolong jembatan tol tanpa alas tidur dan tenda yang layak. Bahkan di antara mereka ada yang sudah tinggal di tempat itu sejak satu hingga tiga bulan.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Mereka hidup dalam kondisi yang tidak baik. Mereka harus kerja serabutan,” ujar jurubicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah, kepada Surabaya Post, Rabu (29/7). Menurut Faiz, panggilan Teuku Faizasyah, sebenarnya hal ini telah menjadi permasalahan sudah sejak lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang telantar tidak sepenuhnya adalah tenaga kerja. Ada sebagian diantara mereka berada di sana dalam rangka melakukan ibadah umrah, namun tidak langsung pulang ke Indonesia setelah ibadah tersebut. Mereka memilih bertahan di sana untuk mendapatkan pekerjaan. Namun mereka tinggal di sana hingga batas waktu tinggal mereka pun habis. ”Mereka menjadi masalah,” tandas Faiz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal senada juga disampaikan oleh Konsulat Jenderal RI Jeddah, Gatot Abdullah Mansyur. Gatot menyatakan, ratusan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang tinggal di kolong jembatan di Jasirah, Jeddah, Arab Saudi, adalah ilegal. ”Mereka sudah tidak punya izin tinggal,” kata Gatot. ”Tapi ada juga pekerja yang kabur dari majikannya,” tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini kondisi para pekerja yang tinggal di Jasirah sangat mengenaskan. Mereka hidup tanpa alas tidur dan tenda yang layak. Bahkan, seperti di lansir stasiun televisi SCTV, Selasa (28/7) sore, ada TKI yang mengenakan kursi roda. Salah satu TKI itu adalah Anggi. TKI asal Jawa Barat ini sudah dua bulan tinggal di kolong jembatan. Anggi yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga memilih tidak meneruskan pekerjaan karena tidak diberi gaji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Gatot menampik pernyataan bahwa Konjen RI di Jeddah tidak berupaya menolong mereka. Ini karena masalah tersebut menyangkut proses deportasi, dan pihak yang memiliki wewenang untuk memulangkan para TKI adalah pemerintah Arab Saudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faiz sendiri menjelaskan sebenarnya pemerintah Arab Saudi berbaik hati dengan  beberapa kali mendeportasi sebagian WNI. Namun permasalahan ini terus terjadi sehingga membuat pemerintah Arab Saudi kini menelantarkan para WNI tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faiz menambahkan, setidaknya WNI telantar tesebut juga telah tercatat sebanyak enam kali melakukan aktivitas tidak tertib atau demonstrasi di depan KJRI. Ini dilakukan dengan harapan mereka ditangkap oleh polisi setempat dan dimasukkan dalam penampungan imigran ilegal hingga di pulangkan ke Indonesia oleh pemerintah Arab Saudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Arab Saudi tidak mau mengeluarkan surat izin ke luar negeri (exit permit). Untuk mendapatkan surat itu, TKI yang bekerja bisa memperolehnya dari sang majikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk pemulangan itu, Faiz mengatakan KJRI kini kesulitan dana untuk membeli tiket pesawat bagi ratusan warga yang telantar tersebut. ”Pemerintah telah berkoordinasi dengan Departemen Sosial dan dan Departeman Tenaga Kerjga serta berbagai instansi terkait untuk bisa memulangkan mereka,” ujar Faiz. Persoalan tersebut menjadi wilayah instansi-instansi terkait tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun, persoalan telantarnya WNI ini merupakan sepenuhnya tanggung jawab pemerintah. Menurut, Direktur Eksekutif  Buruh Migran (Migrant Care) Anis Hidayah, pemerintah tidak maksimal dalam memberikan proteksi terhadap WNI yang berada di luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kenapa mereka memiilh jalur ilegal, ini kembali pada pemerintah yang tidak maksimal memberikan proteksi terhadap TKI atau WNI di sana, salah satunya dikarenakan birokrasi yang ruwet,” ujar Anis Hidayah saat dihubungi Surabaya Post, Rabu (28/7). Anis menandaskan dalam UU no 37 tahun 1999 menyebutkan bahwa dalam hubungan luar negeri, negara memberikan perlindungan kepada setiap warganya yang berada di luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggung jawab itu ada pada pemerintah karena dalam hal ini setiap TKI yang berada di luar negeri sebelum berangkat harus membayar uang sebesar Rp 150 ribu (USD 15) sebagai biaya perlindungan. Anis menambahkan, selain itu juga persoalan dana untuk perlindungan TKI juga telah ada dalam anggaran APBN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah harus segera mengevakuasi mereka dan selanjutnya melakukan evaluasi. ”Dalam hal ini kewajiban pemerintah adalah melakukan evaluasi menurut apa yang mereka alami, jika memang bersalah harus dihukum atau dipulangkan,” jelas Anis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar permasalahan ini tidak terulang Anis mengimbau agar pemerintah melakukan review terhadap aturan pra-pemberangkatan agar sesuai dengan ketentuan standar internasional dan kebutuhan yang ada di negara tujuan TKI. ”Seperti persoalan informasi yang lengkap, pendidikan terhadap para WNI dan TKI,” tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal senada juga disampaikan oleh Faiz, bahwa masyarakat seharusnya tidak terjebak dengan impian bahwa tinggal di Arab Saudi akan serta merta memberikan kemakmuran. ”Kita harus membangun kesadaran masyarakat agar tidak membayangkan hidup di Arab itu nikmat,” pungkasnya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-7104819361822146967?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/7104819361822146967/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/07/500-tki-telantar-di-kolong-tol-jeddah_30.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/7104819361822146967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/7104819361822146967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/07/500-tki-telantar-di-kolong-tol-jeddah_30.html' title='500 TKI Telantar di Kolong Tol Jeddah  Saudi Arabia'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-7953102663880500145</id><published>2009-07-27T11:34:00.000-07:00</published><updated>2009-07-27T11:48:17.210-07:00</updated><title type='text'>Setelah Dibelit Situasi Mencekam,</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sm32MKr2UFI/AAAAAAAAAOA/dCuinvWsob8/s1600-h/82488large.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sm32MKr2UFI/AAAAAAAAAOA/dCuinvWsob8/s320/82488large.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363213420155261010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;TIMIKA&lt;/span&gt; - Ribuan karyawan PT Freeport Indonesia bisa bernapas lega. Setelah dibelit situasi mencekam, menyusul insiden penembakan di ruas jalan Timika-Tembagapura selama tiga pekan terakhir, kemarin akhirnya mereka bisa pulang ke keluarganya.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin (26/7) pukul 14.00 WIT, sekitar 1.200 karyawan PT Freeport yang diangkut dengan 20 unit bus tiba di terminal check point 26 kawasan Gorong-Gorong, Timika. Saat keluar dari pintu terminal, mereka menyatakan lega setelah sekitar tiga minggu tidak bisa pulang akibat situasi di Mile 48-54 tidak aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kami sudah tiga minggu tidak cuti dan merasa bersyukur bisa tiba dengan selamat,'' ungkap salah seorang di antara mereka. Dia menambahkan sempat waswas walaupun dalam perjalanan pulang sudah dikawal ketat oleh aparat. Perjalanan Tembagapura-Timika yang biasa ditempuh sekitar dua jam, namun karena ada pemeriksaan ketat, kali ini molor menjadi empat jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawasan Gorong-Gorong sebagai terminal bus pengangkut kemarin dipenuhi ribuan karyawan Freeport. Baik karyawan yang akan yang turun ke Tembagapura maupun mereka yang bakal naik ke Tembagapura. Mereka menunggu angkutan sejak pukul 10.00.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jimmy, salah seorang karyawan Freeport, mengaku cemas sejak munculnya insiden penembakan dari kelompok kriminal Sabtu lalu (11/7). Untung, meski harus tertahan tiga pekan, keselamatan karyawan tetap diutamakan perusahaan. ''Saya bersyukur perjalanan kami dari Tembagapura lancar dan aman,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, manajemen Freeport menghentikan pengangkutan karyawan yang akan pulang maupun menuju ke Tembagapura sejak Rabu lalu (22/7). Akibatnya, ribuan karyawan di Tembagapura dan ratusan pekerja di Kota Timika tertahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, suasana haru terlihat saat ribuan kar­yawan itu bertemu dengan keluarganya yang setia menunggu di terminal. Ny Arifin dan Ny Ona Wai­rara, misalnya. Mereka ketakutan karena suaminya tidak pulang tiga minggu gara-gara insiden bersenjata tersebut. ''Saya bersyukur suami bersama rekan-rekannya tiba dengan selamat, ungkap Ny Ona Wairara dengan mata berkaca-kaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengantar karyawan dan keluarga turun, bus-bus itu kemudian mengangkut karyawan Freeport yang selesai cuti ataupun yang belum sem­pat terangkut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa minggu terakhir ini suasana tidak aman di­rasakan para karyawan PT Freeport akibat sera­ngan bersenjata yang dilakukan orang-orang tidak di­kenal. Serangan itu mengakibatkan beberapa orang tewas, baik warga asing maupun orang Indo­nesia. Termasuk petugas keamanan dari Polri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat penembakan demi penembakan itu, Polri mengejar para tersangka dan telah membekuk be­berapa warga setempat yang diduga terlibat dalam ak­si kekerasan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, penembakan oleh kelompok tak dikenal kembali terjadi di jalan tambang PT Freeport Indonesia (PTFI). Kejadian yang kali kesekian tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIT Sabtu (24/7) di Mile Post (MP) 52, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolda Papua Irjen Pol F.X. Bagus Ekodanto diwakili Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua AKBP Nurhabri yang dihubungi Radar Timika (Jawa Pos Group) mengatakan, sebelum kejadian, tujuh anggota gabungan Polri dan TNI berpatroli dari MP 54 ke MP 52. Saat tiba di MP 52, kata AKBP Nurhabri, ketujuh anggota gabungan tersebut ditembaki kelompok kriminal bersenjata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menyerang, pelaku yang diidentifikasi lebih dari tiga orang itu melarikan diri ke hutan. ''Yang dilihat oleh anggota saat itu dua orang pegang senjata, sedangkan seorang lainnya pegang parang," jelasnya lantas menyebut tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKBP Nurhabri menambahkan, hingga kini belum ada penambahan tersangka penembakan. Jumlahnya masih tujuh warga. Enam di antaranya berinisial AY, TM, DB, EB,YB, dan SB yang diduga terlibat kasus penembakan pada Rabu (15/7). EK diduga merupakan tersangka kepemilikan amunisi yang diamankan tim Densus 88 lewat penyisiran di Mil&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-7953102663880500145?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/7953102663880500145/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/07/setelah-dibelit-situasi-mencekam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/7953102663880500145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/7953102663880500145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/07/setelah-dibelit-situasi-mencekam.html' title='Setelah Dibelit Situasi Mencekam,'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sm32MKr2UFI/AAAAAAAAAOA/dCuinvWsob8/s72-c/82488large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-2629494530393591533</id><published>2009-07-19T05:47:00.000-07:00</published><updated>2009-07-19T05:50:05.666-07:00</updated><title type='text'>Pengebom Diduga Jaringan Noordin-Kastari</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SmMWbdeufeI/AAAAAAAAAN4/o_53VHqv2M4/s1600-h/81130large.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360152642526805474" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SmMWbdeufeI/AAAAAAAAAN4/o_53VHqv2M4/s320/81130large.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;JAKARTA&lt;/span&gt; - Tim Densus 88 Mabes Polri hingga kemarin terus memburu siapa otak di balik pengeboman di dua hotel, JW Marriott dan Ritz-Carlton, Jumat lalu (17/7). Sumber Jawa Pos yang ikut menangani kasus itu menyebutkan, pengeboman yang hampir dipastikan bermodus bunuh diri itu terkait jaringan Slamet Kastari di Singapura&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kastari adalah salah seorang pimpinan kelompok Jamaah Islamiyah (JI) berkebangsaan Singapura. Dialah yang dituding terlibat dalam berbagai kasus teror terhadap sejumlah gedung pemerintah di Singapura pada 2001.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum ditangkap di Malaysia Mei lalu, Kastari menjadi buron sejak 2002. Pada 2006, dia tertangkap di Indonesia dan diekstradisi ke Singapura. Namun, pada Februari 2008, Kastari melarikan diri dari penjara Whitley Road Detention Center, Singapura, melalui jendela kamar mandi yang tidak terkunci. Kastari adalah gembong teroris yang paling dicari di Asia Tenggara setelah Noordin M. Top. Ada dugaan bahwa Kastari terlibat dalam kasus bom Bali 2002. Dan, Mei lalu dia bisa ditangkap kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, bagaimana kaitan antara Kastari dan para pelaku pengeboman di Jakarta Jumat lalu? Sumber Jawa Pos tadi memaparkan, Kastari punya jaringan di Singapura yang memiliki akses ke Indonesia. Salah satu di antaranya, Husaini Ismail, warga negara Singapura yang menjadi buron kasus terorisme, termasuk rencana peledakan Bandara Changi, Singapura. Husaini punya hubungan dengan Fajar Taslim di Palembang. Baik Husaini maupun Fajar sudah ditangkap. Fajar tertangkap lebih dulu. Bahkan, kasusnya sudah masuk pengadilan terkait kasus terorisme di Palembang. Sedangkan Husaini ditangkap di Purbalingga pada 21 Juni lalu. Kini dia masih dalam penyidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Sebelum ditangkap, diduga keduanya sempat berinteraksi dengan sejumlah kader JI yang direkrut Noordin M. Top,'' kata sumber tadi. Beberapa dari kader itulah yang diduga menjadi pelaku pengeboman di Jakarta Jumat lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Interaksi yang terjadi antara jaringan Kastari (Husaini dan Fajar) dan pelaku pengeboman di Jakarta itu bukan dalam bentuk latihan fisik. ''Tapi, lebih pada menguatkan maknawiyahnya (kekuatan ruhiyah). Misalnya dengan memutarkan video taujih (ceramah) dari Usamah bin Laden dan video tentang jihad di Moro," kata sumber itu. Itulah yang diduga membuat yakin para pelaku atas tindakannya melakukan aksi bom bunuh diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi, para pelaku itu direkrut oleh Noordin, kemudian mendapatkan motivasi dari jaringannya, Kastari," tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika berbagai kemungkinan itu dikonfirmasi ke Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Sukarna, dia belum bisa memastikan. "Sketsa wajah pelaku sedang dibuat oleh tim DVI," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, di Ritz-Carlton, kata Nanan, ditemukan dua badan dan satu kepala. ''Setelah di&amp;shy;cocokkan, kepala itu tidak match dengan dua badan. Jadi, badan ketiga hancur," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dugaan bahwa pelaku adalah binaan Noordin dibenarkan Nasir Abbas, mantan anggota JI. Ka&amp;shy;ta dia, pelaku yang berani meledakkan dirinya secara sadar jelas me&amp;shy;rupakan binaan gerakan ba&amp;shy;wah tanah militan versi Noordin. "Me&amp;shy;mang, ada tiga opsi siapa yang menjadi pelakunya. Yang pertama adalah pemain lama (Noordin M. Top) dan kedua adalah pemain baru binaan pemain lama,'' ujar Nasir kepada Jawa Pos tadi malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ketiga adalah kelompok lain yang bertindak menyerupai apa yang dilakukan kelompok lama. ''Ini menilik dari motif pelaku bunuh diri yang sangat berat selain karena motif akidah," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendati yakin bahwa modus dan pelakunya adalah kelompok lama, Nasir belum berani memastikan. ''Lebih baik menunggu hasil pengungkapan polisi,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengebom Terkait Wahabi Radikal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bagian lain, Ketua Umum Ge&amp;shy;rakan Umat Islam Indonesia (GUII) Abdurrahman Assegaf kemarin (18/7) mengeluarkan pernyataan terkait dengan pengebom di Jakarta. Dia menyebut nama Nurhasbi alias Nuri Hasdi alias Nur Sahid sebagai pria yang menjadi pelaku bom bunuh diri di Hotel JW Marriott.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdurrahman kepada Indo Pos (Jawa Pos Group) mengklaim men&amp;shy;dapatkan data tersebut dari anggota GUII. Menurut data itu, Nurhasbi adalah anggota jari&amp;shy;ngan Jamaah Islamiyah yang direkrut Tedy alias Reno alias Mubarok yang saat ini diduga menjadi wakil Noordin M. Top, buron paling dicari. Di data itu juga diungkap sejumlah kegiatan Wahabi radikal yang mengarah pada aksi teror.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data tersebut kemarin sekitar pukul 11.00, lanjut Abdurrahman, sudah diberikan kepada tim intelijen dan petugas Mabes Polri yang mendatangi rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tadi (kemarin, Red) sudah saya serahkan bukti asli gerakan Wa&amp;shy;habi radikal itu. Saya yang langsung meminta Mabes Polri da&amp;shy;tang untuk mengambil data ter&amp;shy;sebut. Yang menerima adalah ang&amp;shy;gota Badan Intelijen dan Ke&amp;shy;amanan Mabes Polri," papar Ab&amp;shy;durrahman di rumahnya, Jalan Witana Harja III Blok C20, Pamulang Barat, Tangerang Selatan, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nurhasbi, menurut data itu, tinggal di Desa Katekan, Ngadi&amp;shy;rejo, Temanggung, Jawa Tengah. Dia lahir di Temanggung pada 24 Juli 1974.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nurhasbi dilaporkan mengenal pengebom Kedutaan Besar Australia, Asmar Latin Sani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdurrahman menyatakan, ber&amp;shy;sama tiga rekan, Nurhasbi ma&amp;shy;suk ke JW Marriott dan menye&amp;shy;wa kamar 1808 pada 15 Juli 2009. Dia membayar deposit sebesar USD 1.400. Ketika check-in, dia meng&amp;shy;gunakan kartu tanda pendudu&amp;shy;k palsu yang beralamat di Kelurahan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nurhasbi dilaporkan mempunyai seorang istri yang dinikahi di Klaten, Jawa Tengah, pada 2003. Namanya Ida Parwati. Me&amp;shy;nurut Abdurrahman, Nurhasbi masuk ke dalam kelompok Banten bersama Imam Samudra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut, Abdurrahman me&amp;shy;negaskan, rencana pengeboman di Jakarta itu dijadwalkan awal Januari lalu. Tapi, pe&amp;shy;nge&amp;shy;bom&amp;shy;an sengaja ditunda untuk me&amp;shy;&amp;shy;nunggu momen pemilu sekaligus mengikuti rencana MU datang ke Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua momen tersebut, lanjut dia, sudah dikantongi para teroris. Maka, tak heran bom diledakkan di waktu yang berdekatan dengan laga tanding MU dan timnas Indonesia. "Dari sekali tindakan, ada tiga efek yang mereka dapat," paparnya sambil menunjukkan kopi bukti temuan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga efek tersebut adalah merusak citra Indonesia, memunculkan ketidakpercayaan dunia terhadap Indonesia, dan menghambat investasi ke dalam negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan target itu, dia memastikan sudah ada rencana lain untuk mengebom lokasi berbeda. "Nggak benar SBY menjadi target. Mereka tidak peduli siapa presidennya. Tujuan mereka jelas, mendirikan negara Islam. Meski presiden bukan SBY, bakal ada pengeboman," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bukti-bukti tersebut dite&amp;shy;rangkan hubungan Wahabi ra&amp;shy;dikal dengan Al Qaidah, struktur organisasi beserta tugas dan fungsi pengurus, sekaligus pencarian pendanaan untuk aksi teror. Termasuk sejumlah tempat yang biasa digunakan kelompok itu untuk berkumpul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pola tindakan kelompok tersebut memang berubah. Mereka tidak lagi mengebom secara serampangan. Mereka telah mempelajari semua suasana politik dan lokasi target. Hotel JW Marriott dijadikan target pengebom&amp;shy;an karena dianggap sebagai salah satu ikon Amerika. Namun, bisa pula target melebar pada tempat lain selama punya keterkaitan dengan Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdurrahman menjelaskan memiliki bukti tersebut sejak be&amp;shy;berapa hari lalu. Dia sengaja tidak menyerahkan karena yakin bahwa Badan Intelijen Negara me&amp;shy;milikinya pula. "Ternyata, me&amp;shy;reka tidak ada. Itu baru ketahuan bahwa BIN kita tidak bisa kerja. Data sebanyak itu, mereka tidak tahu," ulasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengarah Noordin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejauh ini, belum ada satu pun kelompok yang mengklaim bertanggung jawab dalam ledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton, Jakarta. Tetapi, kecurigaan kuat langsung mengarah kepada Noordin M. Top.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga Malaysia yang buron dalam sejumlah teror bom di Indonesia itu diduga kuat sebagai otak di balik ledakan dua hotel mewah di Jakarta Jumat lalu (17/7) tersebut. Dia disebut-sebut me&amp;shy;mimpin kelompok sempalan jaringan militan Jamaah Islamiyah (JI) di Asia Tenggara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang polisi yang ikut me&amp;shy;nye&amp;shy;&amp;shy;lidiki ledakan bom itu juga membeberkan kepada The Associated Press bahwa Noordin menjadi tersangka utama. ''Dengan mempertimbangkan target (sa&amp;shy;saran), lokasi, dan isi bomnya, itu amat jelas pekerjaan Noordin,'' katanya sambil meminta namanya dirahasiakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menuturkan, polisi telah menyita sejumlah catatan tulisan tangan, sebuah ponsel, dan se&amp;shy;buah bom rakitan dalam tas laptop yang ditemukan di kamar 1808 Hotel Marriott, tempat pelaku menginap sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dugaan yang sama dilontarkan Kepala Desk Antiteror Kementerian Koordinator Polhukam Ansyaad Mbai. Kepada kantor berita AFP, Mbai menyebut terdapat bukti kuat bahwa Noordin berada di balik serangan bom tersebut. ''Bom rakitan dan taktik pengeboman bunuh diri menjadi ciri khasnya,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Mbai, modus operan&amp;shy;di serangan bom di dua hotel Jumat lalu termasuk konvensio&amp;shy;nal. Tetapi, caranya lebih canggih, yakni menyusup ke wilayah sa&amp;shy;saran. ''Sebelumnya, pengeboman bunuh diri dilakukan dari luar atau halaman depan hotel. Tapi, kali ini pelaku berhasil me&amp;shy;ngelabui ketatnya sistem ke&amp;shy;amanan dan mendekati target me&amp;shy;reka,'' paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bom tersebut dilaporkan mirip dengan yang digunakan dalam sejumlah teror sebelumnya yang dilakukan Noordin. Bom seperti itu juga ditemukan di sebuah pondok pesantren di Cilacap, Jateng, pekan lalu. Saat itu, seorang wanita yang diduga istri Noordin ditangkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Saya tak bilang serangan bom (di Jakarta) itu aksi pembalasan atas penangkapan sebelumnya. Tapi, saya optimistis polisi kini makin dekat dalam upaya penangkapan Noordin,'' tutur Mbai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga menuturkan, serangan bom di dua hotel itu membuktikan bahwa kelompok Noordin ma&amp;shy;sih mampu melancarkan ope&amp;shy;rasi, meski polisi maupun petugas Densus 88 berhasil memorak-porandakan jaringan teroris tersebut. ''Dalam empat tahun ini, tidak ada serangan teroris sig&amp;shy;nifikan (di Indonesia),'' tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, Mbai mengakui bahwa bukan berarti kelompok tersebut telah berhenti atau mati. ''Tak ada serangan yang signifikan karena polisi berhasil menggagalkan mereka. Meski begitu, kelompok itu secara konsisten terus me&amp;shy;nyiapkan aksi dan serangan,'' tambahnya&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-2629494530393591533?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/2629494530393591533/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/07/pengebom-diduga-jaringan-noordin.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/2629494530393591533'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/2629494530393591533'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/07/pengebom-diduga-jaringan-noordin.html' title='Pengebom Diduga Jaringan Noordin-Kastari'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SmMWbdeufeI/AAAAAAAAAN4/o_53VHqv2M4/s72-c/81130large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-7065256042260679318</id><published>2009-07-18T06:50:00.000-07:00</published><updated>2009-07-18T06:52:55.849-07:00</updated><title type='text'>Wanita Bule Diduga Pelaku</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SmHTifECD3I/AAAAAAAAANw/PmmOMKGPahY/s1600-h/c61ec68932c38f54b7b8fb88347d392a.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5359797620955025266" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 265px; CURSOR: hand; HEIGHT: 144px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SmHTifECD3I/AAAAAAAAANw/PmmOMKGPahY/s320/c61ec68932c38f54b7b8fb88347d392a.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Jakarta&lt;/span&gt;–Upaya penyidik kepolisian untuk mengungkap pelaku pengeboman di Hotel Ritz Carlton dan JW Marriot, Jl Lingkar Mega Kuningan, Jakarta, terus dilakukan. Sabtu (18/7) pagi tadi tim laboratorium forensik Polri melakukan proses identifikasi terhadap korban tewas yang diduga sebagai pelaku bom bunuh diri&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Proses identifikasi terhadap korban yang diduga pelaku pengeboman sedang dilakukan. Mudah-mudahan siang nanti sudah bisa diketahui secara jelas identitasnya untuk selanjutnya kita umumkan ke publik,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Nanan Sukarna saat dihubungi Surabaya Post di Jakarta pagi tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan keterangan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri kemarin malam, salah satu jenazah korban yang diduga sebagai pelaku, sulit dikenali karena batok kepalanya terlepas. Sedangkan satu jenazah lainnya masih bisa dikenali meskipun kepalanya putus. ’’Kulit mukanya masih bisa diidentifikasi. Nantinya, dapat dilakukan reka ulang melalui peralatan polisi,’’ ujar Kapolri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua jenazah ditemukan di tempat terpisah. Jenazah yang batok kepalanya terlepas ditemukan di Hotel JW Marriot sementara, jenazah yang masih bisa dikenali ditemukan di restoran Hotel Ritz Carlton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya Post juga mendapatkan foto kepala pelaku yang putus tersebut dari sumber kepolisian. Foto yang memperlihatkan potongan kepala seorang pria itu juga beredar di internet dan Blackberry Messenger pagi tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajah itu disebut-sebut sebagai Nurdin Aziz, salah satu anggota jaringan teroris yang diburu kepolisian. Namun, belum ada keterangan resmi kepolisian soal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut sumber Surabaya Post, korban yang batok kepalanya terlepas berjenis kelamin perempuan. Diduga kuat wanita itu merupakan pelaku pembawa dan peledak bom. Ciri-ciri wanita itu memiliki postur tubuh tinggi, berkulit putih dan berusia 30-35 tahun. ’’Ada kemungkinan wanita itu warga negara asing,” ujar sumber tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indikasi bahwa perempuan itu warga negara asing, kata sumber tersebut, adalah temuan potongan tubuhnya berupa dada bagian sebelah kiri dan bagian pinggang hingga pangkal paha. Pada bagian dada kiri terdapat payudara perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan temuan bom aktif di Hotel 18088 yang berhasil dijinakkan, polisi menduga pelaku bom Marriot dan Ritz Carlton memiliki hubungan dengan anggota kelompok Cilacap yang berhasil ditangkap pada 14 Juli lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu indikasinya, bom yang ditemukan di hotel 18088 memiliki kesamaan formula dengan bom yang ditemukan di Cilacap, yakni berisi paku, gotri, dan benda tajam. Dikonfirmasi tentang hal itu, Nanan berkilah belum mendapat laporan secara rinci. ’’Tunggu saja hasil pemaparan siang nanti,” tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi tadi, lima petugas dari Mabes Polri mendatangi RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur. Tim identifikasi sidik jari itu datang dengan menggunakan mobil bertulis Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS). INAFIS adalah sistem identifikasi yang memiliki pusat data. Pukul 09.30, mereka tiba di RS Polri, tempat potongan korban tewas yang diduga pelaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekaman CCTV&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, dalam CCTV Hotel Ritz Carlton yang ditayangkan TVOne, terlihat seorang memakai topi dengan membawa tas trolly di tengah lobi dari dari depan hotel Jumat (17/7) pagi sebelum ledakan terjadi. Pria mengenakan baju berwarna gelap itu mengenakan topi dan membawa dua tas. Satu tas berjenis trolly yang diseret dengan tangan kanan, satu tas lainnya dijinjing berada di dadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam video itu terlihat pelaku sudah masuk ke dalam lobi dan langsung mengambil ke arah kanan. Sejumlah petugas di dekat detektor logam terlihat sudah memperhatikan si orang mencurigakan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai dari lobi dalam hotel, si pelaku masuk ke area restoran. Tak lama kemudian, sekitar 30-40 detik kemudian, terjadi ledakan. Tepat di belakang pelaku ledakan, terdapat seorang warga asing yang mengenakan baju berwarna putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembilan korban tewas akibat dua ledakan di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton, Jakarta Selatan. Sebanyak 61 orang korban luka dievakuasi dari lokasi ledakan dan 53 orang di antaranya menjalani rawat inap. Salah satu korban tewas adalah Presiden Direktur PT Holcim, Timothy McKay.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara pagi tadi, aparat kepolisian terus menyisir dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) ledakan bom di Hotel Ritz Carlton Jakarta. Dua unit mobil Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri tiba di Hotel Ritz Carlton pukul 08.00. Aparat langsung masuk ke dalam hotel dan melakukan identifikasi TKP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puluhan polisi lainnya berjaga di luar dan dalam hotel sejak ledakan terjadi, kemarin. Hotel yang ditutup pasca peledakan bom itu pun menjadi tontonan warga yang sedang berolah raga pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korban WNA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai siang tadi, dilaporkan sembilan tewas dan puluhan luka-luka akibat pengeboman di dua hotel bintang lima tersebut. Sebanyak 12 korban dirawat di RS MMC, Kuningan Jakarta, lima di antaranya warga negara asing (WNA), yaitu Andrew Stuart Copbhan (Canada), Cindy Edward (AS), James Castle (AS), Kevin More (AS), dan Max Boon (Belanda). Sedangkan, 7 korban lainnya WNI, yaitu Giovanni ME Suhardi, Marico Asmarawati Z, Melisa Oki Utomo, Sudargo, Yoga Purwanto, Yurike Martiningrum, Yusuf Purnomo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut staf administrasi RS MMC, Rebeca, dari korban pemboman yang dirawat, sejumlah tiga orang dirawat di ICU, untuk menjalani perawatan pasca operasi yang dilakukan Jumat kemarin. ’’Dua WNA dan satu WNI,’’ kata Rebeca, kepada VIVANews.com, grup Surabaya Post, siang tadi. Namun, Rebeca tak menyebut siapa saja yang ada di ICU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkan dia, awalnya RS MMC merawat 36 pasien, sebagian dari mereka telah pulang atau dirujuk ke rumah sakit lain.’’Kami hanya merujuk ke rumah sakit lain yakni RS Pusat Pertamina, dengan nama korban Dadang Hidayat karena menderita luka bakar,’’ kata Rebeca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan 4 pasien dipindah ke Singapura, kata Rebeca, atas permintaan sendiri. Mereka adalah Gary Ford (AS), Peter Van Wesel (Belanda), Scott Mirilles (Italia), Simon Pevral Lowes (AS).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, menurut Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Hasanudin, tujuh korban tewas merupakan WNA. Salah satunya Timoty Mackay (AS), Presdir Holcim Indonesia. Mackay tewas di RS Medistra setelah disebut-sebut sempat terlambat mendapat pertolongan sekitar satu jam di depan Hotel Ritz Carlton. wid&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-7065256042260679318?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/7065256042260679318/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/07/wanita-bule-diduga-pelaku.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/7065256042260679318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/7065256042260679318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/07/wanita-bule-diduga-pelaku.html' title='Wanita Bule Diduga Pelaku'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SmHTifECD3I/AAAAAAAAANw/PmmOMKGPahY/s72-c/c61ec68932c38f54b7b8fb88347d392a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-2198440100877476675</id><published>2009-07-17T03:34:00.000-07:00</published><updated>2009-07-17T03:37:39.904-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SmBUZ415-VI/AAAAAAAAANo/6NTh3iEjuyY/s1600-h/dcc16cf3e895e4e32f436bf0f323c80f.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5359376360302836050" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 265px; CURSOR: hand; HEIGHT: 176px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SmBUZ415-VI/AAAAAAAAANo/6NTh3iEjuyY/s320/dcc16cf3e895e4e32f436bf0f323c80f.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;JAKARTA&lt;/span&gt;–Indonesia kembali dicekam teror. Jumat (17/7) tadi pagi pukul 07 40, dua hotel internasional berbintang lima--JW Marriott dan Ritz Carlton--hampir berbarengan diguncang bom.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembilan orang tewas dan puluhan terluka parah. Penyebab ledakan belum diketahui, tetapi diduga kuat serangan dilakukan oleh kelompok teroris. Angka korban diperkirakan akan terus meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan resmi Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Nana Sukarna menyebutkan, 50 korban luka dan 9 tewas dalam dua ledakan di Marriott dan Carlton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua korban tewas ditemukan di Ritz Carlton, enam di JW Marriot, dan satu meninggal di RS. Dari korban luka, 14 di antaranya warga negara asing (WNA). Semua korban dilarikan ke tiga RS, antara lain RS MMC (29 korban), RS Medistra (2 korban), RS Jakarta (89 korban), dan RS Pusat Pertamina (1 korban).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serangan di J.W Marriott ini merupakan yang kedua setelah sebelumnya serangan yang sama terjadi pada 5 Agustus 2003 dan menewaskan 12 orang tewas dan 150 luka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia sempat sepi dari serangan bom berskala besar selama empat tahun terakhir. Serangan beruntun kali ini terjadi hanya berselang sembilan hari sejak pemilu presiden 8 Juli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serangan ini juga terjadi hanya sehari menjelang kedatangan tim sepakbola Inggris Manchester United, Sabtu (18/7) besok. Tim ini dijadwalkanberlaga melawan Indonesia All Star, Senin 20 Juli. Even ini diharapkan bisa mendongkrak pariwisata Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bom ini akan mengganggu pariwisata dan ekonomi Indonesia secara keseluruhan. Bank Indonesia mengumumkan agar pelaku pasar tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara korban tewas dalam ledakan di Marriott, terdapat Timothy Mackay, Presiden Direktur PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB). Corporate Communications Coordinator Holcim Indonesia Dedy Nugroho pagi tadi mengatakan, Mackay mengembuskan nafas terakhir setelah sempat dirawat di RS Medistra. ’’Pak Tim sudah meninggalkan kita,’’ ujarnya lirih. Kata Dedy, Mackay berada di Marriott guna mengadakan pertemuan bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut laporan dari lokasi kejadian, Tim Mackay telat ditangani petugas medis. Setelah dievakuasi dari Marriott, korban sempat telantar di jalan depan hotel dan baru terangkut ambulans satu jam kemudian untuk dibawa ke RS Medistra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Tim Mackay, Komisaris PT Freeport Indonesia, Noke Kiroyan juga terluka, dan sempat dirawat di RS MMC. Namun, Noke sudah sudah dipulangkan dan istirahat di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Panik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menko Polkam Widodo AS didampingi Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri dan Jubir Kepresidenan Dino Patidjalal mengunjungi lokasi kejadian. ’’Kondisi ini merobek situasi kondusif yang sudah tercipta selama ini,’’ ujar Menkopolkam. Ia meminta Kapolri bekerja lebih maksimal untuk mengungkap kejadian ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ledakan ini juga menyedot perhatian Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). SBY dijadwalkan berkunjung ke lokasi dan sebelumnya menggelar konferensi pers di Istana Merdeka Jakarta. SBY juga menggelar rapat terbatas dengan jajaran Polkam bersama Menkopolkam, Kapolri, dan Kepala BIN Sjamsir Sireger pukul 10.45 siang tadi. SBY juga didampingi Jubir Andi Mallarangeng dan anggota Watimpres bidang hukum, Deny Indrayana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menkopolkam dan Kapolri datang langsung ke Istana dari lokasi kejadian. Sejak pukul 09.35, Kapolri Bambang Hendarso Danuri dan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo memang berada di lokasi kejadian. Keduanya terlihat masuk lantai 1 Hotel Ritz Carlton didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahyono dan Kepala Biro Operasional Polda Metro Jaya Kombes Pol Arif B.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum rapat terbatas berlangsung, Andi Mallarangeng pada pukul 10.15 di Istana menyatakan, Presiden SBY sangat prihatin atas dua ledakan di dua kawasan bisnis di Mega Kuningan tersebut. ’’Presiden telah mendapatkan keterangan awal tentang dua ledakan itu dan menginstruksikan segera selamatkan korban luka.’’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wartawan dilarang masuk area pengeboman di JW Marriott dan Ritz Carlton yang di-police line. Polisi langsung memblokade jalan di Mega Kuningan di mana kedua hotel bintang itu terhubung dan hanya berjarak sekitar 50 meter. Lalu lintas dari kawasan Kuningan ke Jl Sudirman dan sebaliknya diblokade.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pengamatan di lokasi kejadian pukul 09.00, kerusakan di JW Marriot tak tampak dari luar. Namun, kerusakan di Ritz Carlton terlihat jelas. Seluruh kaca lobi hotel hancur berantakan dan berserakan di jalan depan hotel dan lobi hotel. Terlihat ceceran darah di mana-mana. Tiga ruang resto hancur. Sejumlah warga asing terlihat panik dan berkumpul di lobi hotel di antara kaca-kaca yang berantakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puluhan polisi dengan tameng dan helm memasuki lantai 1 Ritz Carlton untuk melakukan penyisiran dan pengamanan. Lima menit kemudian petugas medis masuk untuk memeriksa kemungkinan masih adanya korban di dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asap putih tebal masih membumbung setinggi 50 meter lebih. Suasana tidak karuan. Ratusan karyawan pertokoan Mega Kuningan, satu kompleks dengan hotel Ritz Carlton, diperintahkan mengosongkan kantornya dan pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi Rawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengamat intelejen, Soeripto mengatakan target yang ingin diciptakan oleh aksi pengeboman hari ini untuk menimbulkan kepanikan dan keresahan di masyarakat terutama di Jakarta. Selama ini masyarakat sudah dijejali statemen dari Badan Intelejen Nasional (BIN) yang menyebutkan bahwa situasi keamanan di Indonesia, aman, tenang dan terkendali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, pada kenyataannya terjadi ledakan di dua hotel itu. Selain itu, juga ada kasus kerusuhan di Papua yang menunjukkan bahwa kondisi Indonesia cukup rawan. ’’Saya kira itu terjadi karena cara membaca keamanan yang sangat dangkal. Seharusnya lebih luas dan menyeluruh,’’ katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Soeripto, ada beberapa hal yang harus dibaca sebelum menyatakan situasi dan kondisi aman. Hal pertama yang harus dibaca adalah adanya kompleksitas dinamis yang menuntut kemampuan untuk berbicara keamanan tidak sebatas ahli-ahli keamanan yang berkaitan dengan pemilu, tapi juga ahli-ahli diluar pemilu. Seperti adanya kejahatan trans nasional, illegal mining, fishing, atau human trafficking.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua, kompleksitas yang interaktif yang mana intelejen seharusnya mempelajari teror keamanan yang berhasil diatasi dan tantangan ke depan yang belum bisa diatasi. Hal ketiga adalah situasi kompleksitas sosial meliputi apakah kesenjangan sosial, mengundang kerawanan sosial. Bila keseluruhan ini dibaca lebih awal, maka menurut Soeripto, situasi keamanan cukup rawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pada kenyataannya, kata Soeripto, pihak keamanan selama ini hanya membaca persepsi keamanan seperti kacamata kuda. Yaitu keamanan hanya yang berkaitan dengan pemilu langsung agar tidak terjadi kerusuhan, tidak terjadi keonaran dan tidak terjadi konflik. ’’Menurut saya ini (ledakan Kuningan) suatu tamparan bagi keterangan itu,’’ katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengeboman ini jelas memiliki imbas terutama ke luar negeri. Bidang yang bakal terkena dampaknya adalah sektor perekonomian terutama dengan iklim investasi dan pariwisata mancanegara. Soeripto mengatakan hal ini tak hanya semata-mata kesalahan BIN, tetapi juga polisi, tentara termasuk menteri Politik dan Keamanan. ’’Jangan hanya BIN saja yang salah tapi menko polkamnya juga, bagaimana sebenarnya evaluasi keamanannya,’’ katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengamat intelejen AC Manullang menambahkan pelaku pengeboman ini kemungkinan juga dilakukan oleh kelompok Noordin M.Top yang hingga kini masih belum tertangkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibomnya lagi hotel JW Marriot, kata Manullang, semata-mata agar aksinya dikenal di seluruh dunia. Peristiwa pengeboman yang menimpa dua hotel di daerah Kuningan Jakarta membuktikan teroris di Indonesia masih eksis. ’’Ini adalah cara dari teroris untuk menunjukan kalau teroris di Indonesia masih eksis,’’ tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang saksi mata melihat seorang korban dengan bagian tubuh yang hancur. Dia menduga korban merupakan pelaku bom bunuh diri di Ritz Carlton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya sedang berada di apartemen ketika mendengar suara ledakan keras pagi tadi,” Greg Woolstencroft. “Saya melihat melalui jendela dan nampak asap tebal membumbung tinggi," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya turun dari apartemen dan tak lama kemudian terdengar suara ledakan kedua di Hotel Ritz Carlton. Saya menuju lokasi dan melihat restauran yang berada di hotel itu hancur," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Woolstencroft melihat korban yang menurutnya adalah pelaku bom bunuh diri. "Dia seperti pelaku karena ditemukan sangat dekat dengan posisi ledakan,&lt;/div&gt;" &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-2198440100877476675?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/2198440100877476675/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/07/jakarta-indonesia-kembali-dicekam-teror.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/2198440100877476675'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/2198440100877476675'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/07/jakarta-indonesia-kembali-dicekam-teror.html' title=''/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SmBUZ415-VI/AAAAAAAAANo/6NTh3iEjuyY/s72-c/dcc16cf3e895e4e32f436bf0f323c80f.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-5017524106727766372</id><published>2009-07-15T06:31:00.000-07:00</published><updated>2009-07-15T06:37:14.747-07:00</updated><title type='text'>Pasien Flu Babi di Indonesia Mencapai 112 Orang</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sl3bc2ZzVWI/AAAAAAAAANg/T0p28ITxXOA/s1600-h/untitled.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358680420327314786" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 106px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sl3bc2ZzVWI/AAAAAAAAANg/T0p28ITxXOA/s320/untitled.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;JAKARTA&lt;/span&gt; - Penyebaran virus influenza A, H1N1 (flu babi), makin tidak terkendali. Setiap hari, pertambahan kasus baru dilaporkan oleh sekitar 20 pasien. Kemarin (14/7) ada 26 kasus baru. Terdiri atas 11 pasien laki-laki dan 15 perempuan.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebanyak 26 pasien itu terdiri atas 2 WNA dan 24 WNI. Rinciannya, 16 orang dari Jakarta, Medan 1 orang, Banten 6 orang, Surabaya 1 orang, dan Manado 2 orang. ''Tiga di antara pasien itu me&amp;shy;miliki riwayat perjalanan ke luar ne&amp;shy;geri,'' terang Tjandra Yoga Adi&amp;shy;tama, Dirjen Pengendalian Pe&amp;shy;&amp;shy;nyakit dan Penyehatan Ling&amp;shy;kung&amp;shy;an (P2PL) Depkes, kemarin. Dua orang baru saja bepergian ke Malaysia dan satu orang ke Australia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, kata Tjandra, hingga kemarin secara kumulatif kasus influenza A H1N1 positif di Indonesia mencapai 112 orang, yang terdiri atas 63 laki-laki dan 49 perempuan. Dua kasus positif flu babi berawal pada 24 Juni lalu. Kemudian, peristiwa itu disusul pada 29 Juni (6 kasus), 4 Juli (12 kasus), 7 Juli (8 kasus), 9 Juli (24 kasus), 12 Juli (12 kasus), dan 13 Juli (22 kasus).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencegah penyebaran flu babi di Indonesia, Depkes telah mengambil beberapa upaya antisi&amp;shy;patif. Misalnya, pencegahan di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) berupa penyiapan radio pratique, thermal scanner, pemberian health alert card kepada penumpang, dan pemeriksaan terhadap pendatang yang dicurigai sebagai suspect.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Depkes telah menyiap&amp;shy;kan 100 RS rujukan yang tersebar di seluruh Indonesia. ''Puskesmas juga dikerahkan untuk membantu pen&amp;shy;cegahan,'' terangnya. Terma&amp;shy;suk, melacak orang-orang yang kontak dengan penderita. Diagnosis di laboratorium juga terus dila&amp;shy;kukan. Depkes juga rutin berkoordinasi dengan Depkes negara-ne&amp;shy;gara lain. ''Kami terus memantau berapa warga kita yang ada di luar ne&amp;shy;geri,'' ujar Tjandra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pakar flu burung dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Air&amp;shy;langga (Unair) Dr C.A. Nidom mengatakan, penyebaran virus H1N1 tidak dapat dicegah. Sebab, virus itu mewabah di seluruh dunia. Karena terus bertambah, Dep&amp;shy;kes seharusnya menambah la&amp;shy;boratorium di berbagai daerah untuk mempercepat pemeriksaan suspect flu babi. ''Sekarang ini pemeriksaan flu babi selalu dibawa ke Balitbangkes. Itu membutuh&amp;shy;kan waktu lama. Ketika menunggu hasil pemeriksaan, apa pun bisa terjadi,'' ujarnya. Depkes seharusnya lebih tanggap merespons persebaran H1N1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, empat di antara 28 anggota rombongan yang ba&amp;shy;ru saja pulang dari Korea Selatan harus menginap di RSU dr Sardjito kemarin (14/7). Mereka diduga suspect virus H1N1 setelah menjalani pemeriksaan di rumah sakit tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat orang itu adalah dokter. Sehari-hari mereka bertugas di RSU dr Sardjito. Kini mereka ha&amp;shy;rus dirawat di ruang khusus dan dipisahkan dengan lima pasien suspect flu babi yang berada di Ruang Isolasi Kartika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebanyak 32 anggota rombongan dari Jogja, yang terdiri atas dokter dan penata rias serta pelatih vo&amp;shy;kal, baru saja mengikuti lomba paduan suara di Korea Selatan. Mereka tiba di Indonesia Senin (13/7) melalui Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena seluruh penerbangan menuju Jogja penuh, rombongan lantas pulang ke Jogja dengan me&amp;shy;nyewa sebuah bus. Dikhawatirkan, rombongan itu membawa vi&amp;shy;rus H1N1, mengingat 14 anak ang&amp;shy;gota grup vokal Elfa Secioria yang juga mengikuti ajang kompe&amp;shy;tisi di Korsel itu telah dinyatakan positif mengidap flu babi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas koordinasi antara Dinas Ke&amp;shy;sehatan Provinsi DIJ dan pihak RSU dr Sardito, rombongan tersebut diharuskan melalui pemeriksaan di RSU dr Sardjito begitu tiba di Jogja dan sebelum pulang ke rumah masing-masing. Rombongan yang tiba di Jogja Senin (13/7) malam itu menjalani pemeriksaan hingga pukul 02.00, termasuk seorang sopir dan kernet bus yang membawa mereka dari Bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka wajib diperiksa karena di&amp;shy;ketahui satu pesawat dengan penderita flu babi dari Korea yang dipulangkan ke Indonesia. Dari hasil pemeriksaan tersebut, empat dokter dinyatakan suspect. Mere&amp;shy;ka menunjukkan gejala yang sa&amp;shy;ma pada penderita flu babi. Awal&amp;shy;nya, hanya seorang dokter yang dirawat di ruang khusus ter&amp;shy;sebut. Tiga lainnya yang dinya&amp;shy;takan suspect diperbolehkan pulang dengan ketentuan menjaga jarak dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, sebelum sampai di ru&amp;shy;mah masing-masing, mereka ber&amp;shy;ubah pikiran dan kembali ke RSU dr Sardjito dan minta dirawat. ''Ketika akan bertemu keluarga, me&amp;shy;reka malah ragu-ragu dan kem&amp;shy;&amp;shy;bali ke RSU dr Sardjito me&amp;shy;min&amp;shy;ta untuk dirawat khusus,'' ujar Ketua Tim Penanggulangan Flu Burung/Flu Babi RS Sardjito dr Sumardi kemarin (14/7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum empat dokter tersebut, di ruang isolasi juga masuk seorang yang diduga suspect flu babi. Dia adalah petugas cleaning service (CS) di RSU dr Sardjito. De&amp;shy;ngan demikian, hingga siang kemarin, jumlah pasien suspect H1N1 yang dirawat ada sembilan orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka terdiri atas tiga teman pa&amp;shy;sien pertama yang baru pulang dari California dalam rangka per&amp;shy;tukaran pelajar, seorang maha&amp;shy;siswa PTN di Jogja asal Australia, seorang petugas CS, serta empat dokter. Namun, pada sore hari, empat pasien suspect diperboleh&amp;shy;kan pulang karena sudah me&amp;shy;nun&amp;shy;jukkan kesembuhan. Total yang masih dirawat di RS Sardjito ting&amp;shy;gal lima orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu Suspect Mati di Bali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat terpisah, kemarin nya&amp;shy;wa seorang suspect flu babi di Bali tak tertolong. Dia adalah montir pesawat Lion Air, Slamet Subagio, 53. Sebelum meninggal, korban sempat ke Singapura. Meski begitu, pi&amp;shy;hak RS Sanglah belum mau me&amp;shy;nga&amp;shy;takan penyebab kematian korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka masih menunggu hasil La&amp;shy;boratorium Litbangkes untuk memastikan apakah korban positif flu babi atau meninggal karena sakit lain. Berdasar keterangan pi&amp;shy;hak RS Sanglah, korban berasal dari Sidoarjo dan tinggal di Perumahan Taman Penta, Jimbaran. Dia datang Senin (13/7) dini hari lalu. Saat itu Slamet mengeluh sa&amp;shy;kit, kemudian keluarga mengajak&amp;shy;nya ke RS Kasih Ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kondisi tidak bagus dan jan&amp;shy;tungnya berdegup sangat ken&amp;shy;cang, RS Kasih Ibu tidak berani mengambil tindakan. Slamet di&amp;shy;rujuk ke RS Sanglah. Masuk IRD RS Sanglah pukul 04.00, korban lang&amp;shy;sung mendapat penanganan cukup lama. Tapi, keluarga tidak men&amp;shy;jelaskan bahwa korban sempat masuk Singapura. Baru sekitar pukul 07.00 Wita istri korban, Ely Renata, menyampaikan bahwa suaminya baru Kamis lalu (9/7) datang dari Singapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sontak petugas terkejut karena Singapura adalah negara yang sudah pandemi flu babi. Bahkan, semua petugas langsung menggunakan masker dan perlengkapan standar penanganan flu babi. ''Petugas UGD-nya (IRD) terkejut. Mereka tidak tahu, suami saya sempat ke Singapura. Setelah itu baru mendapat tindakan untuk isolasi," ujar Ely Renata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika dirawat di sal Nusa Indah atau isolasi flu babi, kondisi Sla&amp;shy;met semakin parah. Pukul 09.00 Wita Slamet mengembuskan napas terakhir&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-5017524106727766372?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/5017524106727766372/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/07/pasien-flu-babi-di-indonesia-mencapai.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/5017524106727766372'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/5017524106727766372'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/07/pasien-flu-babi-di-indonesia-mencapai.html' title='Pasien Flu Babi di Indonesia Mencapai 112 Orang'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sl3bc2ZzVWI/AAAAAAAAANg/T0p28ITxXOA/s72-c/untitled.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-6492922801156764553</id><published>2009-07-15T06:26:00.000-07:00</published><updated>2009-07-15T06:30:44.430-07:00</updated><title type='text'>Syekh Puji Kembali Dijebloskan ke Tahanan</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sl3Z-mlTtQI/AAAAAAAAANY/RRLB2u6qnyA/s1600-h/80375large.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358678801172903170" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sl3Z-mlTtQI/AAAAAAAAANY/RRLB2u6qnyA/s320/80375large.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;UNGARAN&lt;/span&gt; - Diwarnai upaya perlawanan ratusan pendukungnya, Pujiono Cahyo Widianto atau yang lebih dikenal dengan nama Syekh Puji kemarin petang kembali dijebloskan ke tahanan.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencabutan status penangguhan penahanan atas pengusaha tersangka kasus pernikahan di bawah umur itu dilakukan karena dia dianggap tak kooperatif. Sikap tidak kooperatif Puji ditunjukkan dengan beberapa kali tidak hadir pada pemeriksaan polisi. Selain itu, dia mangkir absen seminggu dua kali seperti yang dijadwalkan setelah penangguhan penahanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penangkapan terhadap pengusaha kolektor mobil mewah itu berlangsung dramatis. Sebab, menurut rencana semula, sebetulnya yang akan dibawa polisi adalah Lutviana Ulfah, istri muda di bawah umur Puji. Dia akan diperiksa sebagai saksi korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tangis histeris Ulfah mewarnai upaya penjemputan di rumah Puji sore kemarin. Suasana pun ricuh. Sebab, wanita itu mengaku tidak mau diperiksa karena sakit. Dia bahkan menangis histeris karena merasa dipaksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar keributan tersebut, ratusan karyawan Puji langsung mengepung petugas yang berjumlah puluhan itu. Menurut Puji, Ulfah menyatakan baru bersedia diperiksa pada Jumat mendatang. Alasannya, kesehatannya belum pulih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, Puji yang sudah mengerahkan ratusan karyawan itu menyatakan akan melawan jika istrinya tersebut dijemput paksa. ''Silakan jemput, kalau anaknya mau. Kalau tidak mau, ya jangan dipaksa,'' ujar Puji kepada puluhan polisi yang merubung dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kalah massa, polisi pun meminta berunding dengan Puji dan pengacaranya, Agus Jaya Astra. Namun, di tengah perundingan, Puji marah karena tersinggung dikatakan pernikahannya dinyatakan tidak sah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didampingi ratusan karyawannya, pengusaha itu berteriak bahwa pernikahannya benar-benar sah menurut agama yang diyakini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ganti Jemput Puji&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gagal menjemput Ulfah, para petugas yang hingga menjelang malam bertahan di kediaman sekaligus kompleks pondok pesantren Puji di Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, itu mengalihkan sasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Puji asyik duduk di kursi di depan ruang tamu, tiba-tiba beberapa polisi mendekat. Kasatreskrim Polwiltabes Semarang AKBP Roy Hardi Siahaan langsung menggenggam tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Sekarang Syekh ikut saya,'' kata Roy, panggilan akrab Roy Hardi Siahaan. Puji yang terkejut hanya berkata, ''Lho ke mana?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puji lalu dibawa oleh dua reserse Polwiltabes Semarang di samping kanan dan kiri pengusaha kuningan itu. ''Lho saya akan salat magrib dulu,'' ujar Puji. Namun, petugas tidak menggubris dan langsung mendorong dia ke mobil Kijang Innova silver.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merasa diperlakukan kasar, Puji mengomel dan berteriak di depan ratusan santri yang masih bersiaga di Ponpes Miftahul Jannah miliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka kemudian mengerumuni mobil yang membawa Puji sambil mencaci-maki petugas. Bahkan, ada yang memukul-mukul bodi dan kaca mobil yang akan melaju ke luar halaman Ponpes Miftahul Jannah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua santri terkena bogem mentah polisi karena dianggap menghalang-halangi dan mengganggu. Bahkan, ada salah seorang satpam ponpes yang ikut diangkut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teraikan takbir dan tahmid berkumandang di seputar pondok. Ada yang menangis sejadi-jadinya di pintu gerbang pondok menyaksikan pimpinan pondok digelandang paksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Ini penculikan. Bukan penangkapan. Mengapa harus dengan cara kasar dan premanisme seperti ini?'' ujar Agus Djaya Astra yang sejak sore berada di Desa Bedono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menegaskan, sebenarnya pihaknya menjanjikan ke polisi, Jumat lusa pemeriksaan Ulfah yang baru menjalani operasi di Salatiga itu bisa dilakukan. ''Kami sudah mufakat. Tapi, tahu-tahu kok sasarannya ke Syekh Puji. Ini keterlaluan namanya,'' katanya geram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas perlakuan polisi kemarin, Agus beserta tim pengacara Puji lainnya tadi malam akan melaporkan kejadian tersebut ke Mabes Polri dan Propam&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-6492922801156764553?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/6492922801156764553/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/07/syekh-puji-kembali-dijebloskan-ke.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/6492922801156764553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/6492922801156764553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/07/syekh-puji-kembali-dijebloskan-ke.html' title='Syekh Puji Kembali Dijebloskan ke Tahanan'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sl3Z-mlTtQI/AAAAAAAAANY/RRLB2u6qnyA/s72-c/80375large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-7011105640715043794</id><published>2009-07-11T20:32:00.000-07:00</published><updated>2009-07-11T20:35:43.641-07:00</updated><title type='text'>Mata Barack Obama Tergoda Kemolekan Gadis Brazil</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SllaApPTQwI/AAAAAAAAANQ/PwnNiEu9550/s1600-h/79967large.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357412198850446082" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SllaApPTQwI/AAAAAAAAANQ/PwnNiEu9550/s320/79967large.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;L'AQUILA&lt;/span&gt; - Presiden AS Barack Obama tergoda juga dengan kemolekan gadis-gadis Brazil. Obama bahkan tak bisa mengendalikan ''kenakalan matanya'' saat mengikuti sesi foto bersama dengan para pemimpin negara G-8 di Main Conference, L'Aquila, Italia, Jumat waktu setempat.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berpose dengan para pemimpin G-8, ikut bergabung juga sebagian anggota J-8 (delegasi muda dari peserta G-8 yang terdiri atas 54 remaja berusia 14-17 tahun) dalam sesi foto itu. Salah seorang anggota J-8 yang ikut maju untuk berpose adalah Mayora Tavares. Gadis seksi asal Brazil berusia 16 tahun itu, rupanya, menarik perhatian Obama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika gadis itu lewat, bola mata Obama melirik Mayora. Obama tidak sadar bahwa Presiden Prancis Nicolas Sarkozy memperhatikan tingkahnya sambil tersenyum. Obama juga tidak sadar bahwa ''kenakalan matanya'' itu diabadikan seorang fotografer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto itu cepat menyebar ke media-media di dunia. Bahkan, media Huffington Post memberikan judul Apa Yang Kalian Lihat? Bahkan, di Yahoo News, aksi Obama menempati urutan pertama foto berita dalam kategori paling banyak di-e-mail-kan dan disarankan untuk dilihat. Termasuk mampir di YouTube dengan versi video.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, stasiun TV ABC mengklarifikasi aksi Obama itu dengan memuat video yang menggambarkan Obama sebenarnya sedang menatap lantai, bukan melirik bagian tubuh gadis Samba tersebut. Saat itu Obama dilaporkan hendak membalikkan badan untuk membantu wanita berkulit hitam di belakangnya saat menuruni anak tangga&lt;/div&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-7011105640715043794?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/7011105640715043794/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/07/mata-barack-obama-tergoda-kemolekan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/7011105640715043794'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/7011105640715043794'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/07/mata-barack-obama-tergoda-kemolekan.html' title='Mata Barack Obama Tergoda Kemolekan Gadis Brazil'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SllaApPTQwI/AAAAAAAAANQ/PwnNiEu9550/s72-c/79967large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-2383447112426131882</id><published>2009-06-27T05:52:00.000-07:00</published><updated>2009-06-27T05:54:30.895-07:00</updated><title type='text'>Kunci Keharmonisan Rumah Tangga</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SkYWeZ5vCwI/AAAAAAAAANI/S2i2jBED1-s/s1600-h/240px-Piper_betel%27s_leaf.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5351989918781344514" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 213px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SkYWeZ5vCwI/AAAAAAAAANI/S2i2jBED1-s/s320/240px-Piper_betel%2527s_leaf.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;PEREMPUAN&lt;/span&gt; itu jenderal dalam rumah tangga. Begitu kata Jeng Tini. Dia menegaskan, perempuanlah yang menentukan baik atau tidaknya rumah tangga tersebut. "Perempuan juga yang memastikan kebahagiaan suami," tuturnya. Hal itulah yang sering tidak disadari. Kepemimpinan perempuan sering kendur sehingga rumah tangga kacau.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kasus selingkuh kebanyakan disebabkan para istri tidak tahu cara menjadi jenderal yang baik,'' kata Jeng Tini. Mereka, kata dia, kurang menjadi jenderal yang melayani. Padahal, cara melayani tidak susah. ''Asal tahu menjamu suami di ranjang dan selalu merawat diri, semuanya aman,'' katanya lantas tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, cara menjamu yang baik dan benar itulah yang tidak diketahui oleh sebagian besar perempuan. Sebab, mereka kurang berburu informasi. "Mereka kurang membaca buku, kurang menonton film, dan kurang mengikuti seminar hanya karena alasan tabu dan malu. Akhirnya, mereka hanya terima pasrah apa adanya. Itu yang membuat suami-suami cepat bosan," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal lagi, kebanyakan perempuan masih kurang merawat organ intim. Padahal, hal tersebut tak kalah penting. Jeng Tini mengibaratkan organ intim seperti gua. Bila gua tersebut terus-menerus dilalui, jalannya bisa semakin lebar dan tidak terasa menantang lagi. Lantas? ''Ya harus diperbaiki,'' tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu caranya, menggunakan ramuan tradisional. Jeng Tini mengatakan memiliki resep andal warisan neneknya. ''Resepnya gampang, yakni sering-sering mengonsumsi daun sirih. Sebab, daun sirih tidak hanya berfungsi sebagai antiseptik. Daun sirih pun bisa membuat organ kewanitaan senantiasa kesat dan menghilangkan bau,'' jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramuan asli warisan tersebut terdiri atas daun sirih, dicampur gambir, kinang, dan kapur sirih. Semua bahan tersebut dicampur menjadi satu, dikunyah, lalu air kunyahannya ditelan. ''Ampasnya dibuang,'' ujar Jeng Tini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengatakan pernah menyarankan ramuan itu kepada tetangga yang rumah tangganya bermasalah. ''Ndilalah, setelah dipraktikkan, rumah tangganya menjadi adem ayem,'' ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain daun sirih, kata dia, perempuan perlu berlatih senam khusus organ intim. Prosesinya mudah. Yaitu, duduk tegak, kedua kaki rapat, dan kedua rahang dikatupkan. Konsentrasikan pikiran pada organ intim. Setelah itu, tarik perut ke dalam, tahan sebentar lepaskan. Lakukan berulang-ulang selama lima menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Cara duduk dan jalan juga harus diperhatikan. Jangan terbiasa berjalan dengan langkah terbuka atau duduk ngangkang. Sebab, hal itu bisa membuat vagina lebar,'' sarannya. Bila semua resep tersebut dipraktikkan, Jeng Tini menjamin suami bakal nempel seperti prangko&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-2383447112426131882?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/2383447112426131882/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/06/kunci-keharmonisan-rumah-tangga.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/2383447112426131882'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/2383447112426131882'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/06/kunci-keharmonisan-rumah-tangga.html' title='Kunci Keharmonisan Rumah Tangga'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SkYWeZ5vCwI/AAAAAAAAANI/S2i2jBED1-s/s72-c/240px-Piper_betel%2527s_leaf.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-5582503895258362720</id><published>2009-06-27T05:32:00.000-07:00</published><updated>2009-06-27T05:34:27.128-07:00</updated><title type='text'>Kematian Jacko Masih Misteri</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SkYRyHdnKyI/AAAAAAAAANA/dJj6jCfps9M/s1600-h/77438large.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5351984759870794530" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SkYRyHdnKyI/AAAAAAAAANA/dJj6jCfps9M/s320/77438large.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;LOS ANGELES&lt;/span&gt; - Pencinta musik di seluruh jagat berduka. Ikon musik dunia yang dijuluki King of Pop, Michael Jackson, meninggal Kamis siang waktu AS (25/6) atau kemarin pagi WIB (26/6) setelah mengalami cardiac arrest (terhentinya sirkulasi darah tiba-tiba sehingga mengakibatkan gagal jantung)&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada kantor berita CNN, Juru Bicara The Los Angeles County Coroner Letnan Fred Corral memastikan bahwa Jackson meninggal pukul 14.26 waktu setempat akibat cardiac arrest. ''Kami diberi tahu detektif kepolisian Los Angeles Barat bahwa Jackson telah dilarikan ke rumah sakit. Tapi, dia akhirnya meninggal,'' kata Corral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meninggalnya Jackson tersebut terjadi menjelang rencana konser kelilingnya. Penyanyi yang dijuluki Jacko itu dijadwalkan mengadakan 50 pertunjukan di seluruh dunia. Pertunjukan tersebut akan dimulai di London bulan depan dan berlangsung hingga 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jacko, 50, kolaps di rumah sewanya yang besar dan mewah di kawasan permukiman elite Holmby Hills, Los Angeles. Pria kelahiran 29 Agustus 1958 itu menyewa bekas rumah aktor Sean Connery yang berlokasi di Carolwood Drive, Holmby Hills, Los Angeles, sejak sekitar empat tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu Jacko kolaps, dokter pribadinya berupaya menolong untuk segera menyadarkan pelantun lagu Beat It itu, tapi tidak membawa hasil. Petugas paramedis dari pemadam kebakaran Los Angeles yang dihubungi sekitar pukul 12.21 waktu setempat tiba sembilan menit kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, Jacko dilaporkan sudah tidak bernapas dan mendapatkan bantuan CPR (cardiopulmonary resuscitation atau pertolongan berupa kompresi di dada). Upaya pertolongan juga terus dilakukan saat Jackson dilarikan ke UCLA Medical Center sekitar pukul 13.14 waktu setempat. Tetapi, dia tetap koma dan akhirnya dinyatakan meninggal. Meski begitu, penyebab kematiannya belum diketahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga mengaku telah diberi tahu tentang kondisi Jacko. Juru bicara keluarga, Jermaine Jackson, menuturkan bahwa dokter telah berjuang keras selama satu jam lebih untuk menyadarkan dan menyelamatkan Jacko setiba di UCLA Medical Center.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Tim dokter, termasuk para ahli jantung, sudah berupaya sekuat tenaga untuk menyelamatkan. Tapi, tak berhasil,'' kata Jermaine Jackson, kakak Jacko. ''Keluarga memohon media menghormati privasi kami selama masa sulit ini. Semoga Allah senantiasa menyertaimu, Michael,'' lanjut Jermaine Jackson yang juga muslim (pemeluk agama Islam) itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah Jacko, Joe Jackson, kepada E! Online menyatakan tidak mengetahui cerita soal kematian anaknya. ''Saya sedang berada di Las Vegas. Tapi, orang-orang (keluarga) di Los Angeles sudah menelepon saya dan hanya memberi tahu bahwa Michael dibawa ke rumah sakit,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat matahari mulai tenggelam, helikopter petugas koroner membawa jenazah Jacko dari UCLA Medical Center. Ratusan media serta penggemar berkerumun dan berkumpul di depan rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab kematian Jacko masih menjadi misteri. Belum diketahui apa penyebab kolapsnya dia atau terkena cardiac arrest.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juru Bicara The Los Angeles County Coroner Letnan Fred Corral menyatakan, otopsi atas jenazah Jacko mungkin dilakukan Jumat waktu AS (26/6) atau hari ini WIB (27/6). ''Kami memang tak ingin berspekulasi soal penyebab kematiannya. Karena itu, perlu dilakukan otopsi,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai spekulasi muncul soal penyebab kematian Jacko. Salah seorang teman dekatnya, Uri Geller, menduga Jacko mengalami stres setelah menghadapi sejumlah masalah dan kontroversi terkait dirinya. Apalagi, Jacko akan kembali tampil ke panggung Juli nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Dia ingin membuktikan kepada dunia bahwa dia masih nomor satu, masih Michael Jackson, dan masih bisa mencetak thriller,'' kata Geller kepada radio BBC. ''Tingkat stresnya meningkat. Saya yakin itu yang membuatnya mengalami gagal jantung,'' lanjut pria yang berprofesi sebagai paranormal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jackson pernah tinggal bersama Geller di rumah miliknya di kawasan Sonning, Berkshire, London Barat. Bahkan, Jacko menjadi pendamping ketika Geller memperbaiki ikrar pernikahannya pada 2001.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi lainnya menyebutkan, Jacko menjalani pengobatan sebelum kematiannya. Pengacara Jacko, Brian Oxman, mengatakan bahwa kliennya mendapatkan sejumlah resep obat untuk memulihkan kondisinya menjelang konser di London bulan depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada CNN, Oxman menuturkan bahwa dirinya sempat mengkhawatirkan obat-obatan yang diminum Jacko. Kliennya itu mendapatkan pengobatan setelah mengalami luka-luka selama menjalani latihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak dijelaskan luka-luka apa yang dimaksud. Tapi, Oxman membandingkan Jacko dengan kasus kematian mantan gadis Playboy, Anna-Nicole Smith, akibat overdosis obat. ''(Kematian) ini jelas tidak pernah diharapkan,'' kata Oxman. ''Orang-orang yang mengelilinginya bisa membuat dia begitu. Tapi, jika kalian menilai kasus Anna-Nicole Smith sebagai penyalahgunaan obat, kami tak pernah melihatnya dalam kehidupan Michael,'' paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oxman mengaku tidak begitu tahu seberapa parah pengobatan yang dijalani Jacko. ''Tapi, laporan yang kami terima dari keluarga menyatakan bahwa (obat-obatan dan medikasi itu) sangat ekstensif,'' katanya&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-5582503895258362720?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/5582503895258362720/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/06/kematian-jacko-masih-misteri.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/5582503895258362720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/5582503895258362720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/06/kematian-jacko-masih-misteri.html' title='Kematian Jacko Masih Misteri'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SkYRyHdnKyI/AAAAAAAAANA/dJj6jCfps9M/s72-c/77438large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-3655853912624304135</id><published>2009-06-26T13:07:00.000-07:00</published><updated>2009-06-26T13:19:03.453-07:00</updated><title type='text'>Pulau Bali Rawan Penyebaran Virus Flu Babi</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SkUtFrUw-uI/AAAAAAAAAM4/6bq3FYPfYsY/s1600-h/babi-raksasa2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5351733307752119010" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 220px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SkUtFrUw-uI/AAAAAAAAAM4/6bq3FYPfYsY/s320/babi-raksasa2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;DENPASAR&lt;/span&gt; - Serangan virus flu babi di tanah air semakin sulit dibendung. Pulau Bali, tampaknya, menjadi sasaran utama virus H1N1 di Indonesia. Buktinya, setelah RS Sanglah mengisolasi dua pasien asing asal Australia -yang satu positif dan seorang lagi berstatus suspect influenza A (H1N1)- kemarin rumah sakit rujukan terbesar di Bali-Nusa Tenggara itu kembali kedatangan tujuh warga Australia.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, di antara tujuh orang yang menjalani pemeriksaan dan screening di ruang isolasi Nusa Indah, hanya dua yang dinyatakan suspect H1N1 (selengkapnya lihat grafis). Kini mereka mendapat penanganan ekstra dari para medis. Tim dokter penanganan flu A (H1N1) dr Agus Somia SpPD menyebutkan, ketujuh warga asing itu diperkirakan sama-sama menumpang pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA 719 bersama pasien sebelumnya (Bobbie Masoner, 22, dan George Coltman, 14).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kedatangan pasien baru asal Negeri Kanguru pukul 14.58 kemarin, saat ini RS Sanglah mengisolasi empat pasien H1N1. Seorang positif dan tiga di antaranya masih suspect. Sebelumnya, khusus WNI, empat orang positif flu babi di luar negeri. Yakni, tiga orang di Singapura dan satu WNI tinggal di Australia. Dua orang diduga mengidap virus H1N1 di Tiongkok, yakni satu petugas Depkes di Beijing dan satu orang di Makau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Bidang Pelayanan Medik RS Sanglah dr Gusti Lanang Suartana menjelaskan, kedua pasien ''kloter" pertama sudah membaik. ''Khusus pasien Bobbie, diperkirakan bisa meninggalkan rumah sakit 1-2 hari ke depan. Bobbie sudah tujuh hari dirawat sejak mengalami gejala flu dan menjalani isolasi di RS," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kemungkinan bertambahnya pasien flu babi, lanjutnya, RS Sanglah akan menambah ruang isolasi. ''Mungkin kita bisa menampung hingga maksimum 23 pasien. Jika kejadian pasien masal, RSUD Tabanan dan Gianyar bisa dijadikan alternatif rujukan," sebut Suartana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait kondisi dua pasien baru suspect flu A (H1N1), yakni Tayla Marlo, 14, dan James Antonuccio, 10, yang sama-sama menginap di Sofitel Seminyak, Bali, ada gejala klinis menderita panas, batuk, dan pilek. Namun, pihak rumah sakit telah melakukan pengobatan dan mengambil sampel, lalu mengirimkannya ke Litbangkes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gara-gara tambahan empat pasien H1N1, RS Sanglah harus mengevakuasi belasan pasien ke sal lain. Sebelumnya, sejak kedatangan Bobbie Masoner, pihak RS mengevakuasi 11 pasien ke sal Nusa Indah. Menurut Suartana, ke-11 pasien itu dipindah ke ruang Lely, ruang Angsoka I, dan Angsoka II. Sebagian lagi dipindah ke ruang Bakung Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, kemarin di luar kasus flu A (H1N1), seorang warga asing asal Inggris, Alexandra Honour, 32, juga menjalani perawatan di kamar Jepun Bali, Paviliun Wings Internasional. Turis wanita yang diketahui menginap di Hotel Melia Benoa itu dirujuk ke RS Sanglah setelah didiagnosis menderita influenza. Namun, tidak dijelaskan apakah pasien mengarah ke H1N1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Denpasar kelabakan dengan tambahan suspect flu babi itu. Ketua KKP Kelas I Denpasar dr Nyoman Murtiyasa mengaku akan lebih memperketat pengawasan, khususnya bagi tamu asing yang baru datang dari Australia. ''Ya, daerah tersebut sudah terkonfirmasi sebagai pandemik virus H1N1," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain mengaktifkan kembali alat thermal scanner di Bandara Ngurah Rai, pihaknya memaksimalkan petugas kesehatan. ''Kami sudah menyiapkan 60 petugas yang terbagi dalam tiga jadwal, lengkap dengan alat pelindung diri," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Bali dr Nyoman Sutedja MPH menyatakan terus mengidentifikasi para penumpang. Termasuk 45 penumpang GA 719 rute Victoria-Bali yang saat ini berada di Bali. Diskes juga mengumpulkan para petugas klinik agar lebih waspada terhadap tamu asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Bagi wisman yang suhunya terdeteksi di atas 37,8 derajat Celsius, petugas diharapkan langsung membawanya ke puskesmas untuk mendapatkan tamiflu," sarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihaknya juga menyiapkan 54 ribu kapsul tamiflu. Kapsul itu disebar ke semua kabupaten/kota, termasuk KKP dan RS Sanglah. Masing-masing menerima 3.500 tablet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain pengawasan terhadap wisman, Dinas Peternakan, Perikanan, dan Kelautan (Disnakanlut) Denpasar di Jalan Keresek Sidakarya juga turun ke lapangan untuk menyemprot babi milik masyarakat. ''Sebenarnya sudah rutin (penyemprotan, Red). Tapi, sekarang lebih kami intensifkan pascakasus positif flu babi di RS Sanglah," papar Kadisnakanlut Denpasar Dewa Made Ngurah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disnakanlut Denpasar juga mendapat gelontoran desinfektan dan masker dari Dinas Peternakan Bali. ''Setiap ada kiriman babi yang masuk RPH, langsung kami semprot dengan desinfektan. Baik itu ternaknya, mobil pengangkut, maupun pengemudi," jelas Dewa Ngurah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggal Menunggu Waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyebarnya virus influenza A (H1N1) ke Indonesia tinggal menunggu waktu. Hal itu diungkapkan Ketua Laboratorium Flu Burung Universitas Airlangga (Unair) Prof Dr drh Chairul Anwar Nidom. Kendati demikian, kata Nidom, pemerintah maupun masyarakat tak perlu terlalu merisaukan persebaran virus itu di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Malaysia, Singapura, dan Filipina saja sudah kena. Indonesia pun demikian, tinggal menunggu waktu. Ini sudah sunatullah, seberapa tangguhnya sih kita menangkal masuknya virus itu di negara ini,'' ujarnya kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nidom mengimbau pemerintah maupun masyarakat agar tak terlalu panik. Sebab, berdasarkan uji penelitian yang dilakukan laboratorium Unair, virus H1N1 tidak seganas H3N2 (seasonal flu). Hanya, tingkat persebaran virus H1N1 lebih masif dan cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, menurut Nidom, pemerintah tak perlu terlalu berkutat mencegah masuknya virus tersebut di Indonesia. ''Cepat atau lambat pasti terjadi,'' ujarnya. Yang harus diperhatikan pemerintah saat ini adalah mencegah berkoalisinya virus H1N1 dan H5N1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Nidom, koalisi kedua virus itu bakal berdampak buruk terhadap kesehatan. Pertemuan kedua virus itu akan menghasilkan 60 varian virus baru. Padahal, karakteristik H5N1 bersifat ganas, sedangkan H1N1 persebarannya cepat. ''Kalau hanya H1N1, morbiditas (angka kesakitannya, Red) tidak begitu tinggi. Tapi, jika keduanya bergabung, dampaknya cukup besar terhadap kesehatan,'' cetusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia, kata dia, patut mewaspadai terjadinya hal itu. Pasalnya, Indonesia telah memiliki syarat cukup kuat untuk bertemunya dua varian virus tersebut. Yakni, masih adanya virus H5N1. Ini disebabkan pemerintah tidak pernah tuntas mengatasi flu burung. Syarat itu tidak dimiliki negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, maupun Jepang. ''Karena itu, mereka tidak perlu khawatir seperti Indonesia. Sebab, mereka tak memiliki sejarah flu burung seperti negara kita,'' jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nidom menambahkan, ada beberapa syarat bertemunya H1N1 dan H5N1. Pertama, ada koalisi varian dua virus tersebut. Nah, kata Nidom, berkoalisinya dua virus itu bisa terjadi di tubuh babi. Koalisi di tubuh manusia juga bisa terjadi kendati probabilitasnya lebih rendah. ''Kemungkinannya tidak setinggi di tubuh babi, meski keduanya sama-sama memiliki reseptor,'' tuturnya. Sementara, unggas tidak memiliki medium yang efektif untuk dimasuki virus tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah harus mencegah kemungkinan koalisi virus tersebut sejak awal. Pertama, membenahi penataan sistem peternakan di Indonesia. ''Pemerintah tak pernah tuntas menyelesaikan persoalan ini.'' cetusnya. Padahal, penataan sistem peternakan berdampak terhadap persebaran virus H5N1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, perintah harus memikirkan regionalisasi pemeriksaan virus. Selama ini hasil pemeriksaan seseorang yang diduga terkena virus H1N1 maupun H5N1 selalu dilakukan Balitbangkes Depkes. Termasuk, penetapan status pasien positif dan tidaknya terkena virus H1N1 atau H5N1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya, kata Nidom, di setiap daerah didirikan laboratorium pemeriksaan. Dengan demikian, bila sewaktu-waktu ada yang terkena virus tersebut dapat dilakukan pemeriksaan secara cepat dan hasilnya bisa diketahui. ''Saya sudah sering mengusulkan masalah ini,'' kata Nidom. Menurut dia, hal itu penting untuk mencegah penyebaran virus tersebut secara masif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, Depkes bisa memetakan daerah mana saja yang merupakan hot spot virus H5N1. ''Dengan demikian, bisa dilakukan surveillance dan pencegahan agar H1N1 tidak masuk ke daerah-daerah tersebut,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, kata Nidom, Jabotabek masih merupakan daerah hot spot H5N1. Karena itu, pemerintah harus mengantisipasinya sejak dini. ''Bagaimana memperlakukan daerah itu dibanding daerah lain,'' ungkapnya. Apalagi, Jakarta dan sekitarnya dinilai merupakan tempat berkumpulnya spesimen virus yang dikirimkan dari berbagai daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Depkes Tjandra Yoga mengkhawatirkan tingginya kunjungan turis ke Bali berdampak terhadap persebaran H1N1. Kendati demikian, Depkes merasa belum perlu membatasi jumlah wisatawan yang datang. ''Kita tidak bisa mencegah atau melarang hal itu,'' ujar Tjandra. Toh, kata dia, di bandara sudah tersedia thermo scaner. ''Kita perketat pemeriksaan dengan alat itu,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, pengunjung dari negara yang terkontaminasi virus tersebut telah diberi health alert card. Begitu menunjukkan gejala terkena virus influenza A baru (H1N1), mereka segera dirujuk ke RS Sanglah.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-3655853912624304135?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/3655853912624304135/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/06/pulau-bali-rawan-penyebaran-virus-flu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/3655853912624304135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/3655853912624304135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/06/pulau-bali-rawan-penyebaran-virus-flu.html' title='Pulau Bali Rawan Penyebaran Virus Flu Babi'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SkUtFrUw-uI/AAAAAAAAAM4/6bq3FYPfYsY/s72-c/babi-raksasa2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-123094340399304610</id><published>2009-06-26T13:01:00.000-07:00</published><updated>2009-06-26T13:06:21.412-07:00</updated><title type='text'>Kapal Perang AS Terobos Perairan Natuna</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SkUqM5ZFLjI/AAAAAAAAAMw/BiF_p0CZH2I/s1600-h/77042large.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5351730133252517426" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 213px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SkUqM5ZFLjI/AAAAAAAAAMw/BiF_p0CZH2I/s320/77042large.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;NATUNA&lt;/span&gt; - Monitor Satuan Radar 212 TNI-AU di Batam menunjukkan sinyal mencurigakan pada Selasa 23 Juni sore lalu. Terindikasi ada enam kapal perang asing memasuki kawasan alur laut Kepulauan Indonesia (ALKI). Lokasi tepatnya di antara perairan Pulau Laut dan Pulau Subi Natuna&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil pelacakan lebih jauh, keenam kapal perang itu milik AL Amerika Serikat. TNI-AU pun langsung berkoordinasi dengan TNI-AL Ranai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan tersebut ditindaklanjuti dengan menerbankan pesawat cassa TNI-AL untuk mengintai keenam kapal perang AS tersebut. Hasilnya, keenam kapal dengan persenjataan lengkap dan sebar otomatis itu memang berjalan beriringan di perairan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa melakukan tindakan apa pun, pesawat pengintai TNI-AL terus memantau pergerakan iring-iringan kapal perang AS itu. Setelah tiga jam mengintai, tanpa disadari sebuah helikopter puma AS mendekati pesawat pengintai tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sempat terjadi perdebatan. Namun, tidak berlangsung lama karena perlahan-lahan iring-iringan kapal perang AS itu menjauh dari perairan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hasil pengintaian tersebut diperoleh data bahwa iring-iringan kapal perang AS terdiri atas kapal induk USS Ronald Reagen, dua kapal destroyer, dua kapal frigate, satu tanker minyak. Kapal induk USS Ronald Reagan itu mengangkut puluhan pesawat tempur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Deddy Suparli membenarkan adanya iring-iringan kapal perang AS yang melintas di wilayah perairan Indonesia itu. ''Jelas terlihat kapal tersebut berbendera AS dan memasuki perairan Indonesia tanpa tujuan yang jelas,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya bercerita, Deddy menunjukkan foto iring-iringan kapal tersebut. Setelah insiden itu, TNI-AL dibantu TNI-AU terus mengawasi dan mengintai sekitar perairan Natuna&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-123094340399304610?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/123094340399304610/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/06/kapal-perang-as-terobos-perairan-natuna.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/123094340399304610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/123094340399304610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/06/kapal-perang-as-terobos-perairan-natuna.html' title='Kapal Perang AS Terobos Perairan Natuna'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SkUqM5ZFLjI/AAAAAAAAAMw/BiF_p0CZH2I/s72-c/77042large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-5991395745812752637</id><published>2009-06-24T10:37:00.000-07:00</published><updated>2009-06-24T10:42:38.571-07:00</updated><title type='text'>Home Industry Ineks Mepet Polsekta</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SkJlgujWqiI/AAAAAAAAAMo/TwRcIvE3_QM/s1600-h/76894large.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5350950920196106786" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 221px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SkJlgujWqiI/AAAAAAAAAMo/TwRcIvE3_QM/s320/76894large.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;BATAM&lt;/span&gt; - Darmawanto alias Acui, tersangka pemilik home industry pil ekstasi palsu di Batam, tergolong berani. Lokasi rumah yang dia jadikan pabrik pil tersebut berdekatan dengan Mapolsekta Bengkong. Bahkan, bisa dikatakan berdempetan&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana diberitakan kemarin (23/6), Acui ditangkap karena memproduksi pil ekstasi palsu. Pil tersebut dia buat dengan bahan semen putih, tepung beras, dan kanji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggerebekan dilakukan di ruko blok A Plaza Top 100 yang ternyata menjadi tempat tinggalnya. Sementara itu, produksinya dilakukan di sebuah rumah blok A nomor 8-9 ruko Mahkota Garden yang berimpitan dengan mapolsek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruko tersebut selama ini dijadikan oleh tersangka untuk usaha pembuatan perabot berbahan kayu. Namun, di sela-sela aktivitas resminya itu, dia meracik ribuan pil ekstasi. Bisnis haram narkoba tersebut dilakukan sendiri tanpa bantuan tenaga kerja lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tukang ojek bernama Hendra yang tiap hari mengais rezeki di depan ruko tersebut mengatakan, Jumat malam lalu (18/6) sejumlah polisi berpakaian preman menggerebek ruko tersebut dan menyita banyak barang bukti pembuatan ekstasi. "Dua ruko ini (blok A nomor 8-9, Red) milik Acui. Katanya polisi menggerebek pabrik ekstasi di situ," ujar Hendra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acui, kata Hendra, merupakan pengusaha perabotan dan telah berusaha sejak beberapa tahun lalu. Toko itu tutup sejak dua bulan lalu. Diduga kuat, dia sengaja beralih profesi menjadi pembuat ekstasi rumahan. "Dia (Acui, Red) kalau datang ke sini cuma malam hari," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolsekta Bengkong Iptu Udin membenarkan adanya penggerebekan anggota satnarkoba di dekat kantornya. Namun, Udin mengatakan, Acui ditangkap di Jalan Raya Pinguin Nagoya. Ruko itu hanya untuk pengembangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Home industry tempat ekstasi tersebut diracik juga berdekatan dengan rumah salah seorang anggota satnarkoba poltabes. Kepada wartawan, anggota polisi yang enggan menyebutkan namanya itu mengatakan, aktivitas Acui telah diincar pihaknya sejak lama, namun urung digerebek dan ditangkap karena belum cukup bukti untuk menjeratnya.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-5991395745812752637?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/5991395745812752637/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/06/home-industry-ineks-mepet-polsekta.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/5991395745812752637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/5991395745812752637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/06/home-industry-ineks-mepet-polsekta.html' title='Home Industry Ineks Mepet Polsekta'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SkJlgujWqiI/AAAAAAAAAMo/TwRcIvE3_QM/s72-c/76894large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-2507091424844520392</id><published>2009-06-23T08:24:00.000-07:00</published><updated>2009-06-23T08:27:55.703-07:00</updated><title type='text'>Semburan Lumpur dari Sumur di Serang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SkD0cQqEuOI/AAAAAAAAAMg/x3PdZTHOE4Y/s1600-h/76538large.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SkD0cQqEuOI/AAAAAAAAAMg/x3PdZTHOE4Y/s320/76538large.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5350545123661101282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;BAROS&lt;/span&gt; - Fenomena luberan lumpur mirip yang di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, terjadi di Kampung Astana Agung, Desa Walikukun, Kecamatan Carenang, Serang, Sabtu lalu (20/6). Semburan Lumpur itu muncul dari sumur di gedung poskesdes (pos kesehatan desa) yang sedang dibangun.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semburan awal terjadi sekitar pukul 04.15, setelah ledakan, berupa pasir setinggi 20 meter. Selanjutnya, semburan itu disertai keluarnya gas metan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasar kesaksian warga sekitar, ledakan itu terdengar hingga radius 1 kilometer. Warga memastikan bahwa ledakan bersumber dari sumur bor sedalam 75 meter yang belum selesai dikerjakan. Pengeboran pun dihentikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai Minggu siang kemarin (21/6), semburan masih terus berlangsung. Hanya, ketinggiannya sudah berkurang, menjadi hanya sekitar setengah meter. Meski begitu, pasir yang tersembur dari sumur tersebut sudah menutup area pertanian seluas 3 hektare dengan kedalaman pasir mencapai 50 sentimeter. ''Semburannya berkurang, namun airnya terus saja keluar,'' ungkap Mansyur, ketua RT 01/01, Kampung Astana Agung, saat ditemui Radar Banten (Jawa Pos Group).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mansyur menjelaskan bahwa sebenarnya ada dua titik pengeboran di lokasi itu. Jarak kedua titik 3 meter. Pengeboran pertama sudah mencapai kedalaman 104 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, air yang keluar kotor. Karena itu, dilakukan pengeboran di titik kedua. ''Saat pengeboran sampai pada kedalaman 75 meter, keluar semburan pasir tadi,'' tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gas metan sebenarnya juga keluar di pengeboran pertama. Tapi, menurut tukang bor, itu disengaja agar di titik pengeboran kedua air tidak bercampur gas tadi. ''Makanya, sumur pertama dipasangi pipa pembuangan gas,'' ungkap Mansyur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Parahnya, ketika ledakan terjadi di sumur kedua yang selanjutnya menyemburkan pasir, sumur pertama mengeluarkan semburan yang sama. ''Kayaknya, kedua sumur sudah jadi satu lubang karena jaraknya memang berdekatan,'' imbuh Mansyur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Bidang Pertambangan dan Geologi Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Provinsi Banten Eko Palmadi menyatakan bahwa daerah Serang Utara memang menyimpan kandungan gas metan. Itu terjadi karena wilayah tersebut sebelumnya adalah rawa. ''Urukan di rawa itulah yang menjadikan kantong gas metan tersebut. Semburan seperti ini juga pernah terjadi di Kecamatan Pontang,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disinggung upaya untuk menanggulangi semburan, Eko menjelaskan, air laut harus surut dulu. Sangat sulit menutup sumber keluarnya air jika masih terjadi semburan. "Upaya pertama yang mungkin akan kami lakukan adalah meninggikan cerobong gas agar gas metan tidak membahayakan warga. Sebab, gas metan selain mudah terbakar juga bisa membuat sesak napa&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-2507091424844520392?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/2507091424844520392/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/06/semburan-lumpur-dari-sumur-di-serang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/2507091424844520392'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/2507091424844520392'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/06/semburan-lumpur-dari-sumur-di-serang.html' title='Semburan Lumpur dari Sumur di Serang'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SkD0cQqEuOI/AAAAAAAAAMg/x3PdZTHOE4Y/s72-c/76538large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-4441697846568046276</id><published>2009-06-21T08:56:00.000-07:00</published><updated>2009-06-21T09:03:54.801-07:00</updated><title type='text'>Entikong Desa Daerah Perbatasan Indonesia-Malaysia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sj5Z29BlGcI/AAAAAAAAAMY/M_y23cw8yxc/s1600-h/76335large.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 203px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sj5Z29BlGcI/AAAAAAAAAMY/M_y23cw8yxc/s320/76335large.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349812207991724482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;Entikong&lt;/span&gt; ;Hidup di daerah perbatasan sering lebih susah. Misalnya, warga yang tinggal di Desa Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, yang berbatasan dengan Sarawak (Malaysia Timur). Meski susah, tak ada pilihan bagi mereka selain harus menjalaninya.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DI Entikong punya jalur darat yang menghubungkan Indonesia-Malaysia-Brunei Darussalam. Untuk mencapai daerah itu dari Pontianak (ibu kota Kalimantan Barat), jarak yang harus ditempuh 314 kilometer. Jika lewat jalur darat, butuh waktu 8-9 jam. Itu pun, sepanjang perjalanan, jauh dari rasa nyaman karena kondisi jalan yang aspalnya 80 persen rusak parah. Bahkan, ada jalan sekitar 30 kilometer yang sama sekali belum diaspal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah yang dirasakan Jawa Pos ketika mengikuti rombongan tim sosialisasi tahap pemilihan presiden (pilpres) oleh Depkominfo Kamis siang lalu (18/6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba sekitar pukul 11.00 WIB, Jawa Pos dan rombongan disambut Markus Sopyan, kepala desa Entikong. Kami lantas diajak berkeliling. Tampak deretan warung-warung kaki lima yang penataannya terkesan kumuh. Ketika lebih dekat mampir ke warung itu, beberapa produk makanan dan minuman didominasi produk Malaysia. ''Di sini produk-produk dari Malaysia kita sebut produk SDN BDH. Kami suka karena lebih murah, juga gampang mendapatkan,'' ujar pria paruh baya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raden Nurdin, ketua Persatuan Pemuda Perbatasan Entikong, yang ditemui Jawa Pos mengatakan bahwa warga di Entikong sangat bergantung kepada Malaysia. Dia menambahkan, sebagian besar kebutuhan pokok warga Entikong, terutama gula, makanan kaleng, dan kemasan, berasal dari negeri jiran itu. ''Karena itu, kami lebih suka damai saja dengan Malaysia,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nurdin mengakui, tinggal di perbatasan sering menemui kesulitan alias susah. Hal itu terjadi karena minimnya infrastruktur dan fasilitas umum yang dibangun pemerintah Indonesia. ''Kami bosan dengan janji pemerintah yang katanya akan memajukan daerah di perbatasan, tapi sampai sekarang omong kosong,'' kata pria 35 tahun itu. ''Padahal, setiap presiden sudah pernah ke sini,'' lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika harus menggunakan tabung gas, Nurdin sampai rindu supaya bisa menggunakan produk Pertamina yang warna biru. ''Selama belasan tahun kami pakai tabung gas Petronas 14 kilogram bersubsidi,'' paparnya. Tabung itu dijual dengan harga 27 ringgit atau sekitar Rp 84 ribu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Bahkan, rasa minyak goreng asal Jakarta yang ada di iklan-iklan televisi itu juga belum pernah sampai di lidah anak saya,'' terang dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk bisa mendapatkan siaran televisi Indonesia, warga Entikong harus rela merogoh kocek lebih dalam. Sebab, mereka harus membeli parabola dan receiver yang berharga Rp 2 juta-Rp 3 juta. Sedangkan untuk bisa menangkap siaran televisi Malaysia, warga cukup hanya membeli antena TV standar. Dengan tiang pancang setinggi 5-6 meter, siaran TV Malaysia tertangkap dengan gambar sangat jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susahnya hidup di daerah perbatasan juga dirasakan Taufik Ardiwibowo. Pria 29 tahun asal Jember itu sudah lima tahun tinggal di Entikong. Bahkan, dia menikah dengan warga setempat. Taufik menceritakan, setiap dua hari dirinya menyeberang ke Tebedu. Dia bersama istrinya rutin berbelanja di sebuah minimarket yang berjarak hanya dua kilometer dari perbatasan Malaysia. Di swalayan bernama Sin Guan Tai itu dia biasa membeli kebutuhan sehari-hari. ''Sebab, ada juga keluarga istri yang tinggal di wilayah Malaysia. Kebanyakan warga sini punya saudara di Tebedu. Jadi, kami biasa wira-wiri,'' terang dia dengan logat Jawa kental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah memang menetapkan aturan khusus bagi warga perbatasan Malaysia. Mereka diperbolehkan bertransaksi dan membeli barang asal Malaysia tanpa bea cukai dengan syarat memiliki Kartu Pas Lintas Batas (PLB). Namun, tiap kepala keluarga hanya bisa membelanjakan maksimal 600 ringgit atau sekitar Rp 1,8 juta setiap bulan. Menurut Taufik, nilai itu sangat kecil karena tidak mungkin kebutuhan istri dan dua anaknya bisa dipenuhi dengan aturan itu. ''Uang 600 ringgit itu hanya bisa dapat sembako. Kalau anak kami butuh susu, kami menjadi repot,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, barang Indonesia sulit didapat. Untuk bisa mendapatkan makanan bermerek lokal, paling tidak warga harus menempuh perjalanan sekitar 50 kilometer ke ibu kota Kabupaten Sanggau. Jarak itu bisa ditempuh dengan perjalanan dua jam. ''Itu pun dengan harga cukup mahal jika dibandingkan dengan barang sama di Jawa. Misalnya, susu bisa naik 20 persen lah dari harga normal,'' terang Taufik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mantan TKI itu lantas membuka dompet dan menunjukkan kepada Jawa Pos. Di dalam­nya ada tiga jenis mata uang. Yaitu, rupiah, ringgit, dan mata uang Brunei. Itu dilakukan untuk memudahkan jika sewaktu-waktu ada warga Malaysia yang melintas batas dan men­jajakan kebutuhan pokok di bawah tangan. Pelintas perbatasan, baik dari Indonesia ke Malaysia maupun sebaliknya lewat Entikong, umumnya diperiksa cukup ketat. Misalnya di pos Tebedu. Namun, pemeriksaan yang ketat itu dimanfaatkan para calo Indonesia. Mereka memasang tarif rata-rata 50 ringgit atau sekitar Rp 150 ribu. ''Banyak calo yang kenal dekat dengan petugas. Jadi, mereka bisa melobi dan main mata agar WNI lolos pemeriksaan,'' ujar Munadi, seorang warga Pontianak, yang kerap melintas batas ke Kuching.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melewati pos Tebedu, pemandangan sangat indah langsung menyambut. Di sisi ka­nan jalan raya terdapat sebuah taman dengan fasilitas air mancur dan jaringan Wifi gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Camat Entikong Ignatius Irianto, aktivitas warga perbatasan melintas ke Tebe­du dan wilayah-wilayah Malaysia lain me­munculkan problem tersendiri. Tak sedikit warga yang merasa lebih nyaman dengan ne­­geri jiran itu. Dia mengakui bahwa ada ra­tusan warga Entikong yang dalam dua de­kade terakhir hijrah menjadi warga negara Malaysia. Itu semua karena minimnya infrastruktur dan keterbelakangan ekonomi di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. ''Semua akibat faktor ekonomi,'' keluh Irianto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan WNI yang berpindah menjadi warga negara Malaysia berasal dari Suruh Tembawang, salah satu desa di wiayah Entikong. Suruh Tembawang adalah desa yang sangat terpencil di perbatasan RI-Malaysia. Desa itu berjarak sekitar 64 kilometer dari Entikong, ibu kota kecamatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Irianto juga mengkhawatirkan nasib pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas di perbatasan. Karena sulitnya akses, tak jarang mereka hidup serbasusah. Untuk mengambil gaji bulanan saja, mereka harus mengeluarkan dana sedikitnya Rp 1 juta untuk me­nyewa perahu motor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ingin lebih mudah, mereka harus me­nyeberangi sungai ke wilayah Malaysia dan berjalan melintasi hutan sehari penuh untuk bisa masuk kembali ke wilayah Indonesia via Tebedu-Entikong ''Apa yang terjadi jika ada di antara mereka bergaji kurang dari Rp 1 juta? Anda coba bantu saya menjawab,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lima sekolah dasar (SD) dan satu sekolah menengah pertama (SMP) di Suruh Tembawang. Namun, terbatasnya infrastruktur membuat tidak semua warga usia sekolah yang bisa sekolah. Sedangkan untuk kesehatan, terdapat satu pos kesehatan desa di Dusun Suruh Tembawang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang warga Entikong, M. Husin, mengatakan, problem lain yang menyulitkan adalah ketersediaan air dan listrik. Listrik di desanya kerap padam karena terbatasnya pasokan. Layanan air bersih juga terbatas karena pipa yang dibangun secara swadaya sering rusak. ''Kami mandi dan cuci dengan air hujan karena pipa sedang rusak. Jadi, harap maklum,'' ujar seorang warga yang di­temui di rumahnya&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-4441697846568046276?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/4441697846568046276/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/06/entikong-desa-daerah-perbatasan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/4441697846568046276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/4441697846568046276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/06/entikong-desa-daerah-perbatasan.html' title='Entikong Desa Daerah Perbatasan Indonesia-Malaysia'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sj5Z29BlGcI/AAAAAAAAAMY/M_y23cw8yxc/s72-c/76335large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-4660701598613880362</id><published>2009-06-18T05:52:00.000-07:00</published><updated>2009-06-18T05:57:48.900-07:00</updated><title type='text'>Satu Ton Kokain di Kepala Ikan</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sjo5wAIwluI/AAAAAAAAAMQ/K4DGwLFki_4/s1600-h/75660large.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348651004289128162" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 219px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sjo5wAIwluI/AAAAAAAAAMQ/K4DGwLFki_4/s320/75660large.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;MEXICO CITY&lt;/span&gt; - Para bandar narkoba di Meksiko tak kehabisan kreativitas dalam menyelundupkan barang haramnya. Kali ini, mereka menggunakan ikan hiu beku. Namun, akal licik itu ketahuan Angkatan Laut Meksiko. Lebih dari satu ton kokain yang diselundupkan di dalam kerongkongan ikan buas tersebut disita.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengenakan masker, sejumlah anggota militer memotong lebih dari 20 moncong ikan hiu yang diisi dengan lempengan berisi kokain. Langkah itu dilakukan sesudah memeriksa kontainer hiu di pelabuhan selatan Negara Bagian Yucatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkuaknya penyelundupan itu tak lepas dari bantuan anjing pelacak dan pemeriksaan mesin X-ray. ''Ada lebih dari satu ton kokain di dalam perahu,'' ujar Komandan AL Eduardo Villa, seperti dikutip Reuters.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mafia narkoba di Meksiko memang harus memutar otak untuk memasukkan barang haram mereka ke Amerika Serikat. Segala jalan ditempuh, apalagi pemerintahan Filipe Calderon menabuh genderang perang terhadap mereka. Para penjahat narkotika itu pernah menggunakan media patung bernapas keagamaan, juga perabot rumah tangga untuk menyamarkan barang haram mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden Calderon telah mengerahkan 45.000 personel tentara dan anggota kepolisian federal untuk memerangi bisnis haram tersebut. Namun, kartel narkotika yang memiliki tentara dan persenjataan lengkap -seperti granat dan senjata otomatis- itu pantang surut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang melawan bisnis narkoba telah menelan lebih dari 2.750 nyawa melayang. Itu baru angka tahun ini. Pada 2008, korbannya 6.300 tewas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dipimpin oleh buronan kelas wahid Meksiko, Joaquin ''Shorty'' Guzman, penyelundup dari Sinaloa melakukan perlawanan habis-habisan terhadap pemerintah. Guzman menguasai wilayah Meksiko dan Amerika Tengah.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-4660701598613880362?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/4660701598613880362/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/06/satu-ton-kokain-di-kepala-ikan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/4660701598613880362'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/4660701598613880362'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/06/satu-ton-kokain-di-kepala-ikan.html' title='Satu Ton Kokain di Kepala Ikan'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sjo5wAIwluI/AAAAAAAAAMQ/K4DGwLFki_4/s72-c/75660large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-2005036632227779855</id><published>2009-06-18T05:47:00.000-07:00</published><updated>2009-06-18T05:51:40.679-07:00</updated><title type='text'>Aulia Pohan Divonis 4,5 Tahun</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sjo4U6P8EOI/AAAAAAAAAMI/kEtQtc_7TfQ/s1600-h/75751large.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348649439340531938" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sjo4U6P8EOI/AAAAAAAAAMI/kEtQtc_7TfQ/s320/75751large.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;JAKARTA&lt;/span&gt; - Besan Presiden SBY, Aulia Pohan, harus memupus keinginan untuk bebas dari jerat hukum. Sebab, kemarin majelis hakim Pengadilan Tipikor akhirnya mengganjar mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia itu dengan pidana 4,5 tahun penjara. Aulia terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi aliran dana Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia senilai Rp 100 miliar.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aulia tidak sendirian di penjara. Ketua Majelis Hakim Kresna Menon juga menghukum tiga anggota dewan gubernur bank sentral lain. Mereka adalah Maman H. Soemantri (4,5 tahun), Bunbunan E.J. Hutapea (4 tahun) dan Aslim Tadjudin (4 tahun). Di samping itu, mereka harus menanggung beban denda masing-masing Rp 200 juta subsider 3 bulan penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putusan terhadap ayah artis Anissa Pohan itu justru lebih berat dibanding tuntutan jaksa yang dikoordinatori Rudi Margono. Pada sidang dua pekan sebelumnya, mereka meminta hakim menghukum empat anggota dewan gubernur tersebut 4 tahun penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut hakim anggota Anwar, vonis Aulia itu dilandasi sejumlah pertimbangan memberatkan. Di antaranya, tindakan empat anggota dewan gubernur itu dianggap menodai citra Bank Indonesia sebagai bank sentral. "Para terdakwa juga tidak kooperatif membantu pemerintah yang tengah berusaha memberantas korupsi," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah vonis dijatuhkan, Aulia tidak mau menanggapi. Dia menyerahkan sepenuhnya kepada kuasa hukumnya, OC Kaligis. "Kami mengajukan banding," terangnya. Upaya hukum juga ditempuh tiga terdakwa lain: Maman, Bunbunan, dan Aslim. "Saya masih merasa tidak bersalah yang mulia. Karenanya, saya mengajukan banding," ungkap Bunbunan dengan suara terbata-bata. Pernyataan sama diberikan Aslim yang duduk di sampingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam putusan itu, majelis hakim sesungguhnya tidak kompak. Empat hakim, yakni Edward Patinasarani, Anwar, Hendra Yospin, dan Slamet Subagyo menilai Aulia cs dinilai terbukti dakwaan primer yang melanggar pasal 2 (1) UU Pemberantasan Tipikor. Ini pasal yang menjerat penyelenggara negara yang dinilai memperkaya orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hakim Hendra Yospin, anggota majelis yang lain, menilai Aulia cs telah menyetujui pencairan dana Rp 100 miliar itu di luar sistem anggaran. Keputusan pemenuhan dana tersebut melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 3 Juni dan 22 Juli 2003. Dana tersebut belakangan mengalir ke dua pihak, yakni Rp 31,5 miliar kepada anggota DPR untuk amandemen UU BI dan penyelesaian BLBI dan Rp 68,5 miliar kepada lima mantan pejabat BI yang tersangkut kasus hukum. "Padahal, pemenuhan dana tersebut sifatnya tidak insidental dan mendesak," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mekanisme yang berlaku di bank sentral, seharusnya anggota dewan gubernur bisa meminta tambahan anggaran pengeluaran (TAP) untuk pembiayaan aktivitas BI. "Langkah itu juga tidak patut dilakukan mengingat keuangan BI yang defisit," terangnya. Sebagai anggota dewan gubernur, seharusnya mereka bisa memutuskan untuk menunda pemenuhan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendra juga menjelaskan alasan hukum terhadap keputusan dewan gubernur mengalirkan dana BI tersebut. Menurut dia, dana kepada para mantan pejabat BI itu digunakan untuk diseminasi. "Diseminasi seharusnya tidak dilakukan orang per orang, apalagi mantan pejabat, melainkan oleh lembaga yakni BI," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, penyelesaian persoalan BLBI secara politis di DPR tak patut manakala sampai bagi-bagi dana dalam jumlah besar. "Praktik semacam ini yang menyuburkan korupsi di Indonesia," ungkapnya. Persetujuan penggunaan dana YPPI itu, kata hakim Slamet Soebagyo, telah menimbulkan kerugian negara cukup besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam putusan itu, permintaan jaksa menagihkan kerugian negara tak bisa dipenuhi para pengadil. Hakim beralasan bahwa dalam pemeriksaan di sidang tak terbukti sepeser pun dana YPPI tersebut yang mengalir kepada empat terdakwa. "Para terdakwa tak memperoleh sesuatu dari tindakannya," ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majelis hakim dalam putusannya tidak menyebut keterlibatan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Anwar Nasution. Padahal, menurut majelis hakim, pasal 55 ayat 1, ihwal penyertaan tindak pidana yang dilakukan pihak lain terbukti. Dalam nota tuntutan yang dibacakan JPU sebelumnya, jaksa menilai Anwar terbukti turut serta dalam tindak pidana yang dilakukan keempat terdakwa karena ikut hadir dan menyetujui keputusan rapat dewan gubernur BI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sidang itu, hakim Kresna Menon yang memimpin persidangan berbeda pendapat (dissenting opinion). Hakim menilai Aulia terbukti melanggar pasal 3 UU Pemberantasan Tipikor. Pasal ini juga didakwakan jaksa dalam dakwaan subsider. Ini norma bagi penyelenggara negara yang melanggar kewenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut mantan ketua PN Ngawi tersebut, keempat terdakwa berwenang mengambil keputusan dalam RDG. Merujuk UU BI, RDG merupakan wadah pengambil keputusan tertinggi di bank sentral. ''Keputusan menggunakan dana YPPI tersebut yang dinilai tidak beriktikad baik dan menyalahgunakan kewenangan," ungkap Kresna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skandal kasus BI itu memang berbuntut panjang. Hingga saat ini, sudah sembilan orang dijebloskan ke tahanan. Namun, di antara mereka belum ada yang menerima putusan hakim karena masih mengajukan upaya hukum. (lihat grafis). Menanggapi putusan itu, pengacara Aulia, OC Kaligis, mengungkapkan bahwa hakim tidak mempertimbangkan saksi yang dia ajukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antaranya ahli keuangan negara Ratnawati. Kaligis juga menanggapi bahwa ada pihak yang harus bertanggung jawab dalam kasus itu. "Salah satunya mereka yang melaksanakan RDG 22 Juli 2003. Itu disebut bertanggung jawab bersama-sama. Mengapa Anwar Nasution dikecualikan," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakil Ketua KPK Bibit Samad Riyanto menegaskan tengah mempelajari putusan hakim tingkat pertama yang menyebut Anwar tersebut. "Kami tengah mempelajari,&lt;/div&gt;" &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-2005036632227779855?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/2005036632227779855/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/06/aulia-pohan-divonis-45-tahun.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/2005036632227779855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/2005036632227779855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/06/aulia-pohan-divonis-45-tahun.html' title='Aulia Pohan Divonis 4,5 Tahun'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sjo4U6P8EOI/AAAAAAAAAMI/kEtQtc_7TfQ/s72-c/75751large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-3374316893235857717</id><published>2009-06-17T10:19:00.000-07:00</published><updated>2009-06-17T10:22:03.443-07:00</updated><title type='text'>Tambang Batu Bara Bukit Bual Meledak</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SjkmL1mGoEI/AAAAAAAAAMA/EUjkensus1I/s1600-h/75562large.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348348017286488130" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SjkmL1mGoEI/AAAAAAAAAMA/EUjkensus1I/s320/75562large.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;PADANG&lt;/span&gt; - Musibah seperti tak pernah berhenti terjadi. Kali ini bukan pesawat jatuh, tapi meledaknya tambang batu bara Bukit Bual di Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Karena ledakan terjadi di dalam lokasi penambangan yang medannya sulit, hingga tadi malam proses evakuasi korban masih dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Berdasar data sementara yang dihimpun Padang Ekspres (Jawa Pos Group), sembilan pekerja tewas dan 16 orang diperkirakan terperangkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, sumber lain menyebutkan bahwa pekerja yang terjebak di dalam lokasi penambangan tersebut puluhan orang. Dan, pencarian terus dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa di kawasan CV Perdana milik Agustar itu terjadi sekitar pukul 10.00 kemarin. Diduga, ledakan disebabkan semburan gas metan yang berasal dari dalam tambang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi di tempat kejadian menyebutkan, penambangan itu memilki kedalaman 150 meter. Dan, medannya sangat sulit karena lokasinya berlorong-lorong. Apalagi, lokasi penambangan itu berjarak sekitar 25 kilometer dari Kota Sawahlunto. Akibatnya, korban agak terlambat ditangani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemindahan korban dari lokasi ledakan cukup sulit dan membawanya ke rumah sakit di Kota Sawahlunto juga membutuhkan waktu sekitar satu jam. Hingga berita ini diturunkan, sebelas korban dirawat di RSU Sawahlunto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kabid Dinas Pertambangan Kota Sawahlunto Medi Iswandi, korban berjatuhan karena tidak dilengkapi peralatan pertambangan yang memadai. ''Kami pernah memperingatkan pemilik tambang untuk menghentikan aktivitas penambangan,'' kata Medi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menambahkan, pihaknya juga pernah mengecek lokasi penambangan. ''Saat kami cek bulan lalu, tambang ini memperlihatkan tanda-tanda tidak layak sehingga sudah harus ditutup,'' paparnya. Di antara yang menyebabkan tidak layak itu adalah tingkat N2 tinggi mencapai 20,9 persen dan CH4 (metan) 21 persen, masuk kategori sangat berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal peralatan penambangan yang tidak standar diakui Hardianto, koordinator tambang. ''Selama ini pekerja tambang hanya dilengkapi helm dan sepatu bot,'' katanya. ''Sedangkan bau zat metan selama ini memang sudah ada. Namun, itu tidak dihiraukan,'' tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketidaklayakan lokasi penambangan juga bisa dilihat dari ti&amp;shy;dak adanya plang-plang peringatan. Misalnya, peringatan dilarang merokok. Padahal, soal itu su&amp;shy;dah diperingatkan Pemerintah Kota Sawahlunto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bagian lain, petugas yang meng&amp;shy;evakuasi para korban benar-benar menemui kesulitan. Sa&amp;shy;lah satunya, banyak lorong da&amp;shy;lam tam&amp;shy;bang. Bahkan, jumlah&amp;shy;nya men&amp;shy;capai ratusan lo&amp;shy;rong. ''Le&amp;shy;bih sulit mengevakuasi ka&amp;shy;rena masih adanya gas metan serta masih banyaknya reruntuhan aki&amp;shy;bat meledaknya tambang,'' papar Andri, salah seorang petugas SAR dari Bukit Asam. Selain petugas SAR, pencarian korban dilakukan gabung&amp;shy;an anggota kepolisian dan TNI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ledakan lorong yang mencapai radius 400 meter itu juga menghancurkan mesin serta sebuah rumah peristirahatan para penambang. Juga, menghanguskan kayu di sekitar tambang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas, salah seorang pekerja tambang yang selamat, menceritakan, bekerja di tambang memang sangat berisiko. Apalagi, kata dia, per&amp;shy;alatan yang disiapkan pemilik sangat terbatas. ''Untuk mendapat oksigen saat di dalam tambang saja sangat susah. Jadi, kami bekerja di sini hanya bergantung pada nasib&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-3374316893235857717?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/3374316893235857717/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/06/tambang-batu-bara-bukit-bual-meledak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/3374316893235857717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/3374316893235857717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/06/tambang-batu-bara-bukit-bual-meledak.html' title='Tambang Batu Bara Bukit Bual Meledak'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SjkmL1mGoEI/AAAAAAAAAMA/EUjkensus1I/s72-c/75562large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-3162084296747355536</id><published>2009-06-11T18:52:00.000-07:00</published><updated>2009-06-11T18:56:33.814-07:00</updated><title type='text'>Jembatan Suramadu Diresmikan</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SjG1xYO2zhI/AAAAAAAAAL4/coOp018wUwc/s1600-h/74455large.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5346254092588469778" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SjG1xYO2zhI/AAAAAAAAAL4/coOp018wUwc/s320/74455large.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;SURABAYA&lt;/span&gt; - Berapa tarif yang dikenakan kepada para penyeberang di Suramadu kemarin terjawab. Pengendara roda empat dikenai Rp 30 ribu dan motor Rp 3.000. Kepastian soal tarif itu disampaikan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto saat membacakan laporan teknis pembangunan jembatan terpanjang di Indonesia itu di acara peresmian kemarin.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana jenis kendaraan berat, seperti truk, tronton, dan bus? Djoko seusai acara peresmian kepada wartawan mengatakan, itu akan dibahas lebih lanjut selama masa uji coba 3-5 hari ke depan. "Tarif tol Suramadu berlaku setelah masa uji kelaikan jembatan," tambah Djoko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarif itu, lanjut dia, sesuai usul Pemprov Jatim yang angkanya lebih rendah daripada tarif penyeberangan feri Ujung-Kamal (lihat grafis). Penghitungan itu didapat dari 40-60 persen tarif feri. Djoko berharap pemberlakuan tarif Suramadu yang akan dikelola BUMN PT Jasa Marga itu menjadi solusi untuk mengurangi overload distribusi barang dan jasa di Ujung-Kamal. "Semoga tarif ini dapat membantu meningkatkan pengembangan potensi perekonomian masyarakat," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, kapan Jembatan Suramadu boleh dilewati? Kepala Balai Pembangunan Jalan Besar V A.G. Ismail menyebut sekitar tiga hari lagi. Waktu tiga hari itu, kata Ismail, untuk memberi kesempatan pembongkaran panggung di sisi Madura untuk acara peresmian kemarin. "Sebelum dilewati, kita lebih dulu memasang sistem monitor. Ini baru bisa dilakukan setelah peresmian," kata Ismail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jembatan sepanjang 5,4 kilometer dan menelan anggaran hingga Rp 5 triliun itu diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dia datang bersama ibu negara Ny Ani Yudhoyono dan anak keduanya, Edy Baskoro Yudhoyono. Sejumlah menteri anggota Kabinet Indonesia Bersatu ikut menyertai. Di antara mereka adalah Menteri Dalam Negeri Mardiyanto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal, serta Menteri Komunikasi dan Informasi M. Nuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, hadir Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar dan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Paskah Suzeta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di deretan tamu penting terlihat Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud M.D. Juga tampak perwakilan negara sahabat, seperti Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Zhang Qiyue dan Konsul Jenderal di Surabaya dari Jepang, Jerman, dan Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perwakilan partai politik juga hadir. Di antaranya Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar yang juga wakil ketua DPR RI, Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali yang juga Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Sekjen DPP PDIP Pramono Anung, serta wakil Golkar Fahmi Idris yang juga Menteri Perindustrian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para mantan presiden sebenarnya diundang oleh panitia. Tapi, tak satu pun yang datang. "Kami mengundang semua, termasuk mantan presiden. Mulai B.J. Habibie, Abdurrahman Wahid, dan Megawati Soekarnoputri," kata Sekdaprov Jatim Rasiyo kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Jatim hadir Gubernur Soekarwo dan Wagub Saifullah Yusuf. Dua mantan gubernur Jatim tampak di antara undangan tamu penting. Mereka adalah Imam Utomo dan HM. Noer, tokoh Madura yang ikut berjasa di balik pembangunan Suramadu. Wali Kota Surabaya Bambang D.H. dan wakilnya Arif Afandi, serta semua bupati di Madura, salah satunya Bupati Bangkalan Fuad Amin, juga hadir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika menyampaikan sambutan, SBY menyinggung soal tarif yang dikenakan di Suramadu. Menurut dia, tarif tol Suramadu yang sudah ditentukan tidak terlalu mahal. Dia juga meminta Pemerintah Provinsi Jatim memberikan perhatian tersendiri bagi pengusaha angkutan feri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Khusus kepada angkutan ka&amp;shy;pal, saya minta Saudara Guber&amp;shy;nur mem&amp;shy;&amp;shy;berikan perhatian kepada mereka yang lebih dulu menggerakkan perekonomian Madura melalui lalu lintas penyeberangan,'' ujar SBY.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SBY yang mulai berpidato se&amp;shy;ki&amp;shy;tar pukul 10.30 juga berjanji akan le&amp;shy;bih memperhatikan pembangunan infrastruktur di daerah-daerah yang belum dituntaskan. "Pemerin&amp;shy;tah pu&amp;shy;&amp;shy;&amp;shy;sat telah menganggarkan dana perbaikan infrastruktur dalam APBN 2009 sebesar Rp 86,71 triliun,'' je&amp;shy;las SBY. Infrastruktur yang dimak&amp;shy;sud adalah sarana transportasi, pemeliharaan jalan, dan jembatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Macet di Suramadu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya, banyak warga yang ingin pergi ke lokasi Suramadu. Mulai pukul 07.00, mereka berbondong-bondong menuju ke jembatan tersebut, baik para pengendara mobil maupun motor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, mereka tak bisa masuk ke Suramadu karena di pintu tol dicegat petugas. Itu terlihat di sisi Surabaya. Ratusan pe&amp;shy;ngendara mobil yang semula akan menjajal masuk ke Suramadu dihalau balik oleh petugas. Sebab, jalur mobil di Suramadu seharian kemarin memang ditutup, kecuali para tamu undangan yang menghadiri peresmian. Itu pun hanya satu lajur. Maka, kemacetan pun tak terhindarkan, mulai Tambak Wedi hingga Tanah Kali Kedinding yang menuju ke arah Suramadu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai acara peresmian sekitar pukul 12.00, warga yang mengendarai mobil tetap ngotot masuk Suramadu. Tapi, mereka tak diperbolehkan masuk. Polisi yang bertugas sampai menulis kalimat: 3 Hari s/d 5 Hari Lagi. Maksudnya, akses ke Suramadu baru dibuka 3-5 hari lagi. Tulisan itu dikelilingkan ke pengendara mobil dan motor yang sejak pagi mengantre akan lewat ke Suramadu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pengendara mobil bisa di&amp;shy;halau, lain halnya dengan para pengendara motor. Para pengendara motor, baik di sisi Madura maupun Surabaya, berhasil menerobos masuk ke lajur motor di timur jembatan&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-3162084296747355536?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/3162084296747355536/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/06/jembatan-suramadu-diresmikan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/3162084296747355536'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/3162084296747355536'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/06/jembatan-suramadu-diresmikan.html' title='Jembatan Suramadu Diresmikan'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SjG1xYO2zhI/AAAAAAAAAL4/coOp018wUwc/s72-c/74455large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-4985410986377753213</id><published>2009-06-09T21:36:00.000-07:00</published><updated>2009-06-09T21:39:01.743-07:00</updated><title type='text'>Dokter Sebut Luka Manohara Serius</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Si84z0QjqiI/AAAAAAAAALw/Fakn8T3MHkk/s1600-h/74399large.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5345553745564641826" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Si84z0QjqiI/AAAAAAAAALw/Fakn8T3MHkk/s320/74399large.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;JAKARTA&lt;/span&gt; - Manohara Odelia Pinot akhirnya benar-benar menggugat suaminya, yang juga putra Kesultanan Kelantan, Tengku Muhammad Fakhry Petra. Kuasa hukumnya menyiapkan 11 pasal untuk menjerat Fakhry atas dugaan tindak penganiayaan dan penculikan.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pukul 09.55 kemarin (9/6), Manohara datang ke Bareskrim Mabes Polri untuk melaporkan Fakhry secara resmi. Dengan menumpang mobil Toyota Alphard Vellfire hitam bernopol B 1 UUL, Manohara didampingi ibunya, Daisy Fajarina, dan empat kuasa hukumnya. Mereka adalah Hotman Paris Hutapea, Warsito Sanyoto, Luri Alex, dan Farhat Abbas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan yang akrab dipanggil Mano itu tidak hanya melaporkan Fakhry. Dia juga melaporkan tujuh orang lain yang dianggap terlibat dugaan penculikan dan penganiayaan. Mereka adalah Kapten Zakaria Saleh, Ichsan, M. Soberi bin Shafi, Azahari Bin Hasyim (ketiganya ajudan Fakhry), Matera Binti AB Ghani (istri Azahari Bin Hasyim), Sultan Ismail Petra (sultan Kelantan), dan Tengku Anis (permaisuri Kesultanan Kelantan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hotman mengatakan, Zakaria Saleh terlibat karena dia adalah pilot yang mengambil Manohara secara paksa di Jeddah, Arab Saudi, pada 9 Maret lalu, seusai menunaikan umrah. Sedangkan Azahari dan Matera ikut memukul dan memegangi Manohara saat membawanya ke pesawat. Yang lain berperan dalam dugaan merampas hak kemerdekaan orang lain yang diatur pasal 333 KUHP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Hotman, pihaknya mengajukan 11 pasal untuk menjerat Fakhry. Antara lain, pasal 25 KUHP (pemerkosaan), pasal 351 (penganiayaan), pasal 333 (penyekapan), dan undang-undang tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). ''Dia bisa dikenai 70 tahun penjara,'' kata Hotman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manohara ditangani petugas dari Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Mabes Polri selama sekitar 4 jam. Dia lantas membuat laporan resmi dan mengisi berita acara pemeriksaan (BAP). Setelah itu, sekitar pukul 14.05 perempuan berusia 17 tahun itu bersama rombongan menuju Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk menjalani visum. Dia diperiksa dr Haida dan dr Abdul Mun'im Idries.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hotman mengatakan, tim dokter mengakui bekas luka-luka di sekujur tubuh Mano. Bekas luka tersebut ditemukan di daerah punggung, paha, perut, dan sekitar dada. Umumnya luka bekas sayatan dengan pola zig-zag. Bahkan, sejumlah luka ditemukan di sekitar organ kewanitaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu diamini Abdul Mun'im Idries, salah seorang dokter yang memeriksa. Menurut Mun'im, luka-luka tersebut masih terlihat jelas dan bukan termasuk luka ringan yang bisa hilang. Tim dokter kemarin juga memeriksa urin dan sampel darah Manohara untuk mengetahui zat-zat yang disuntikkan Fakhry ke dalam tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Manohara tampaknya masih harus bersabar untuk bisa menyaksikan suaminya dihukum. Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Abubakar Nataprawira menyatakan, laporan Manohara ke Mabes Polri hanya akan berfungsi sebagai acuan bagi polisi Malaysia. ''Yang dilaporkan (Fakhry) adalah warga Malaysia. Karena itu, yang berlaku adalah hukum Malaysia. (Hukum) kita tidak bisa,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan yang sudah diberkas itu, ungkap dia, bisa ditindaklanjuti kubu Manohara jika dilanjutkan ke Polisi Diraja Malaysia. ''Bisa saja lewat Departemen Luar Negeri,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, apa gunanya pemeriksaan tubuh Manohara oleh dokter forensik? Menurut Abubakar, pemeriksaan itu memperkuat laporan bahwa Manohara meneruskan proses hukum di Malaysia. ''Namun, mungkin saja nanti polisi Malaysia meminta pemeriksaan ulang,'' tutur jenderal polisi bintang dua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkinkah Fakhry dipanggil ke Indonesia? Menurut mantan Kapolres Bogor tersebut, hal itu tidak mungkin dilakukan. ''Dia (Fakhry) terikat oleh hukum Malaysia. Jadi, tidak bisa diproses di sini,'' tegasnya&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-4985410986377753213?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/4985410986377753213/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/06/dokter-sebut-luka-manohara-serius.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/4985410986377753213'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/4985410986377753213'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/06/dokter-sebut-luka-manohara-serius.html' title='Dokter Sebut Luka Manohara Serius'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Si84z0QjqiI/AAAAAAAAALw/Fakn8T3MHkk/s72-c/74399large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-3223703000552573476</id><published>2009-06-02T09:53:00.000-07:00</published><updated>2009-06-02T09:56:58.154-07:00</updated><title type='text'>Manohara Berniat Seret Suaminya ke Jalur Hukum</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SiVZzQLT_0I/AAAAAAAAALo/V2EJhBgYtzE/s1600-h/72847large.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5342775269995577154" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SiVZzQLT_0I/AAAAAAAAALo/V2EJhBgYtzE/s320/72847large.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;JAKARTA&lt;/span&gt; - Bebas dari suami yang menyiksanya, bagi Manohara Odelia Pinot belumlah cukup. Mantan model berumur 17 tahun itu berniat menyeret suaminya, pangeran dari Kesultanan Kelantan, Tengku Muhammad Fakhry, ke jalur hukum.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manohara dan keluarga kini menyiapkan sejumlah data dan bukti yang memperkuat laporannya bahwa sang suami telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga. Dia tak segan-segan membeber keburukan suaminya yang dianggap melanggar hak asasi manusia, melalui penyekapan dan penganiayaan secara fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Rencana membawa ke jalur hukum pasti kita lakukan. Tetapi, semua harus melewati prosedur yang berlaku. Kita tidak mau gegabah mengambil keputusan," kata Yuli Andre Darmas, kuasa hukum Daisy Fajarina, ibunda Manohara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diberitakan, setelah dua bulan lebih "dikurung" suaminya, Manohara akhirnya bebas. Drama bebasnya Manohara terjadi di Singapura Sabtu lalu (30/5). Saat itu dia dan suaminya bersama keluarga dari Kesultanan Kelantan berada di sana untuk menjenguk Sultan Kelantan yang sedang sakit. Mereka menginap di Hotel Royal Plaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam waktu bersamaan, ibunda Manohara juga berada di hotel tersebut setelah diberi tahu orang dalam di Kesultanan Kelantan. Kedatangan ibunda Mano segera diketahui pihak kesultanan. Karena itu, Mano pun cepat-cepat diajak pulang. Tapi, Mano terus berupaya mengulur waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Mano dipaksa dievakuasi dari kamarnya oleh pihak kesultanan. Bahkan, saat itu dia nyaris disuntik bius. Ketika di dalam lift, Mano nekat memencet tombol darurat sehingga menarik perhatian petugas keamanan dan polisi di hotel tersebut. Selanjutnya, Mano diselamatkan dan dipertemukan dengan ibunya. Ibu dan anak itu tiba di tanah air Minggu lalu (31/5) sekitar pukul 07.30.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam waktu dekat, Mano akan melakukan medical check up untuk melengkapi laporannya. Cara ini ditempuh karena dia merasa telah mengalami kekerasan secara fisik yang dilakukan suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dalam satu atau dua hari ini kami upayakan tuntas penyiapan berkas-berkasnya. Selanjutnya kami ke Malaysia untuk melaporkan kasus ini dan diteruskan ke Kesultanan Kelantan," papar Yuli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan yang dimaksud, terang Yuli, tidak hanya kekerasan dalam rumah tangga yang bersifat fisik. Tetapi, kekerasan yang berdampak pada tekanan mental dan kejiwaan Mano secara langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya tidak tahu hukum di Malaysia seperti apa. Kalau di Indonesia, kekerasan fisik dan mental itu sama saja dan ini jelas-jelas kekerasan," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana jika nanti menemui kendala ketika menempuh jalur hukum di Malaysia? "Kalau ada kendala dalam pelaporan jalur hukum ke Malaysia, kami bisa mengajukan persoalan tersebut ke Interpol. Karena kalau kami lihat subjeknya, Manohara, kekerasan ini terjadi di Malaysia, sehingga jalur Interpol bisa kami lakukan. Yang penting, setiap jalan akan terus kami upayakan," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga menyatakan kesiapannya jika pihak kesultanan berniat menuntut balik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memang dalilnya apa mereka mau menggugat balik? Ini bukan penculikan atau membawa kabur Manohara. Saya tegaskan lagi, ini adalah kemauan Manohara untuk berkumpul dengan keluarganya di Indonesia. Sebab, Manohara tidak tahan hidup dengan Fakhry dan keluarga Kesultanan Kelantan," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bagian lain, Manohara mengatakan memiliki sejumlah bukti kekerasan yang dilakukan suaminya. Termasuk, dokumentasi fotonya yang mengalami penganiayaan dari keluarga Kesultanan Kelantan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Abu Bakar Nataprawira menuturkan, karena kejadiannya di Malaysia, yang bisa menangani maupun menyelidiki kasusnya langsung adalah Kepolisian Malaysia. "Jadi, kami tidak menangani kasusnya," ujarnya kepada Indopos&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-3223703000552573476?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/3223703000552573476/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/06/manohara-berniat-seret-suaminya-ke.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/3223703000552573476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/3223703000552573476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/06/manohara-berniat-seret-suaminya-ke.html' title='Manohara Berniat Seret Suaminya ke Jalur Hukum'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SiVZzQLT_0I/AAAAAAAAALo/V2EJhBgYtzE/s72-c/72847large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-5029673924441625272</id><published>2009-06-02T09:47:00.000-07:00</published><updated>2009-06-02T09:53:26.734-07:00</updated><title type='text'>Pelarian Manohara Odelia Pinot Model yang Diperistri Pangeran Kelantan</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SiVY-LlWMRI/AAAAAAAAALg/6-bnhzIyQwk/s1600-h/72626large.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5342774358229528850" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SiVY-LlWMRI/AAAAAAAAALg/6-bnhzIyQwk/s320/72626large.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;JAKARTA&lt;/span&gt; - Setelah dua bulan lebih "dikurung" suaminya, Manohara Odelia Pinot, model cantik asal Indonesia yang diperistri Tengku Muhammad Fakhry, pangeran dari Kesultanan Kelantan Malaysia, akhirnya bebas. Bebasnya wanita 17 tahun pada Sabtu lalu (30/5) ketika berada di Singapura itu berlangsung dramatis.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin pagi sekitar pukul 07.30, Manohara dan ibunya, Ny Daisy Fajarina, tiba di tanah air. Kehadiran ibu dan anak itu disambut isak tangis kerabat dekatnya dan puluhan aktivis Laskar Merah Putih. Suasana haru pun pecah di Bandara Soekarno-Hatta, tempat penyambutan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yuli Andre, kuasa hukum Daisy, mengatakan, kebebasan Manohara dari penjagaan ketat Kesultanan Kelantan itu tidak terlepas dari campur tangan pihak asing. "Kami memang minta bantuan FBI dan Kedubes AS. Mereka banyak membantu hingga Manohara berhasil pulang ke Indonesia," kata Andre.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membebaskan Manohara dari penjagaan ketat itu, keluarga dan tim pengacara berkoordinasi dengan Kedubes AS dan KBRI Singapura. Sebelumnya, diperoleh informasi dari orang dalam Kesultanan Kelantan bahwa Manohara akan ke Singapura. "Manohara ke Singapura bersama kerabat Kesultanan Kelantan untuk menjenguk Sultan Kelantan yang dirawat di Singapura," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga Manohara dan kuasa hukumnya sebenarnya berniat ke Singapura Kamis lalu (28/05). Namun, lantaran khawatir terlalu mencolok dan diketahui pihak kesultanan, kepergian ditunda. "Setelah mendapatkan informasi kepastian adanya Manohara, baru pada Jumat (29/5) Daisy dan Dewi (Dewi Sri Asih, kakak Manohara) berangkat ke Singapura. Mereka hanya berdua. Hal itu bertujuan agar tidak diketahui oleh pihak Kesultanan," tutur Andre.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Andre, Manohara berhasil kabur dengan memanfaatkan kelengahan pengamanan Kesultanan Kelantan pada saat di dalam lift. Dengan nekat, Manohara me&amp;shy;minta tolong kepada pengelola dan penghuni hotel dengan menekan tombol emergency lift yang terdapat di dalam hotel. Polisi, pengelola hotel, dan pengunjung yang mengetahui ada orang yang meminta tolong segera bertindak. Mereka menolong Manohara. "Se&amp;shy;telah Manohara dapat diaman&amp;shy;kan, keluarga segera menjemput &amp;shy;di Hotel Royal Plaza, Singapura," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tanah air, untuk sementara Manohara akan tinggal di rumah ibunya, kawasan Slipi, Jakarta Ba&amp;shy;rat, hingga masalahnya selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai penganiayaan yang dialami Manohara, Andre mengatakan, hingga saat ini penganiayaan baru berbentuk kekerasan dan perbuatan tidak menyenangkan pada hubungan suami istri. "Na&amp;shy;mun, mengenai penyiletan yang dilakukan pada dada Manohara, kami belum sempat meminta keterangan hingga sejauh itu," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manohara kepada wartawan kemarin (31/5) mengatakan akan mengajukan gugatan cerai kepada suaminya. Dia menyatakan sudah tidak mencintai lagi sua&amp;shy;minya yang menikahinya baru seumur jagung tersebut. "Saya dari dulu ingin cerai karena sering mendapatkan tindakan kekerasan dari suami," ujarnya ke&amp;shy;tika jum&amp;shy;pa pers di Kantor Las&amp;shy;kar Merah Putih kemarin. Saat memberikan keterangan, Manohara mengenakan gaun krem dengan motif bunga-bunga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendati mendapat perlakuan kekerasan dalam rumah tangga pada awal pernikahannya, Manohara mengaku tidak trauma terhadap laki-laki. Dia menganggap kegagalan rumah tangganya ini merupakan pelajaran dan pengalaman berarti bagi hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manohara mengaku tidak ingin kembali ke Kesultanan Kelantan. Mengenai perceraian, dia menyerahkannya kepada kuasa hukum dan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi selentingan kabar yang menyebutkan bahwa ibunya selalu meminta sejumlah uang kepada pihak kesultanan, Manohara membantah. Bahkan, dia me&amp;shy;ngaku heran terhadap isu yang berkembang di Indonesia itu. "Isu itu hanya untuk memojok&amp;shy;kan Mama. Masih saja ada yang ragu kasih sayang Mama terhadap saya. Itu kan aneh!" tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan itu, Manohara menyatakan kecewa kepada Kedubes RI di Malaysia. Bahkan, dia minta Dubes diganti. "Harus diganti Dubes RI di Malaysia," kata Manohara setelah melaku&amp;shy;kan konferensi pers di Markas Merah Putih, Jalan Biak, Petojo, Jakarta Pusat, kemarin (31/5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekesalan tersebut bukanlah tanpa sebab. Manohara mengaku tidak mendapat bantuan apa pun. Bahkan, baginya pihak Kedubes telah membuat pemberitaan bohong tentang dirinya. "Dia yang bilang kalau Mano seneng-seneng di KL (Kualalumpur), padahal tidak begitu," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mano juga menceritakan pernah satu waktu menelepon ke pi&amp;shy;hak Kedubes, tapi tidak ditanggapi. "Saya bilang ini telepon emergency, tapi dibilang tidak bisa karena sedang libur," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal senada dikisahkan sang ibun&amp;shy;da, Daisy, yang mengaku tidak mendapat bantuan apa-apa dari Kedutaan Indonesia di Malaysia. "Tidak ada bantuan dari Kedubes Indonesia di Malaysia. Saya hanya dapat bantuan dari Laskar Merah Putih," kata Daisy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daisy mengaku lega karena bisa bertemu dan berkumpul kem&amp;shy;bali bersama Manohara. Selain itu, dia mengaku senang putrinya bisa lepas dari siksaan yang dialami selama menikah dan tinggal di Kesultanan Kelantan. "Dengan ini jelas, saya tidak pernah meminta duit. Tidak pernah menerima apa pun. Saya bermoral," tegas Daisy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang melakukan konferensi pers, ibu dan anak tersebut terlihat senantiasa tersenyum bahagia. Setelah jumpa pers, Daisy menyiapkan makanan ke&amp;shy;sukaan anaknya. "Ini siomay ke&amp;shy;sukaan Mano. Habis ini katanya dia mau pempek," ucap Dai&amp;shy;sy lantas tertawa bersama Ma&amp;shy;no&amp;shy;hara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bagian lain, Juru Bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) Teuku Faizasyah mengatakan, ka&amp;shy;sus penyiksaan dan penyekapan yang terjadi pada Manohara lebih ber&amp;shy;sifat internal rumah tangga. Un&amp;shy;tuk itu, pemerintah berharap kasus tersebut tidak dibesar-besarkan dan dipolitisasi. Dia tak sepakat jika kasus pribadi itu disangkutpaut&amp;shy;kan dengan kredibilitas negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Saya kira hal seperti ini lazim terjadi dalam berumah tangga. Jadi, terlalu jauh kalau dipaksakan pada hubungan antarnegara,'' ujar Faiza -panggilan akrab Fai&amp;shy;zasyah- di Jakarta tadi malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Faiza mengatakan, kalau&amp;shy;pun tuduhan Manohara ke&amp;shy;pada pangeran dari Kerajaan Ke&amp;shy;lantan itu benar, pihaknya tak segan untuk memberikan bantuan hukum. Dia pun menegaskan bahwa bentuk bantuan hukum itu juga lazim diberikan ke&amp;shy;pada setiap warga negara Indo&amp;shy;nesia (WNI). ''Tapi, tentu jika ada kasus hukum, tuntutan harus di&amp;shy;daftarkan di negara tersebut karena tempat kejadian (locus delicti, Red) ada di sana,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan status pernikahan Manohara? Faiza mengatakan bahwa sifat perceraian dan pernikahan antarbangsa itu tidak diatur secara khusus oleh pe&amp;shy;merintah. Dalam arti, prosesnya bisa saja diselesaikan secara baik-baik oleh kedua belah pihak secara kekeluargaan. ''Bagaimanapun, hendaknya tidak dicampuradukkan antara kepentingan pribadi dan negara dalam konteks ini. Walau suami Manohara itu seorang pangeran, ini kan sifatnya hubungan keluarga, bukan negara,&lt;/div&gt;''&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-5029673924441625272?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/5029673924441625272/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/06/pelarian-manohara-odelia-pinot-model.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/5029673924441625272'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/5029673924441625272'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/06/pelarian-manohara-odelia-pinot-model.html' title='Pelarian Manohara Odelia Pinot Model yang Diperistri Pangeran Kelantan'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SiVY-LlWMRI/AAAAAAAAALg/6-bnhzIyQwk/s72-c/72626large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-5934018243045279199</id><published>2009-05-28T14:08:00.000-07:00</published><updated>2009-05-28T14:12:36.681-07:00</updated><title type='text'>Bom Mobil Ledakkan Kantor Polisi di Pakistan</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sh7-NrrLVII/AAAAAAAAALY/oclzRpYt2Rg/s1600-h/71786large.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340985719123563650" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 194px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sh7-NrrLVII/AAAAAAAAALY/oclzRpYt2Rg/s320/71786large.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;LAHORE&lt;/span&gt; - Kubangan darah masih tak bisa lepas dari kehidupan rakyat Pakistan. Kemarin serangan dahsyat bom mobil menarget kantor polisi dan Lembaga Intelijen (ISI) yang berada di jalan utama di Lahore. Sedikitnya 40 orang tewas dan 250 lainnya luka. Tragedi itu disebut sebagai serangan paling mematikan sepanjang tahun ini&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sajjad Butta, pejabat pemerintah senior, mengatakan bahwa serangan terjadi sangat cepat. ''Beberapa orang keluar dari mobil dan langsung menembak ke arah markas ISI. Penjaga keamanan dari dalam gedung membalas serangan,'' ujarnya. ''Di tengah kontak senjata tersebut, mobil (penyerang) tiba-tiba meledak,'' terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kantor ISI dan markas polisi rusak parah. Puluhan tentara terlihat memasuki sisa bangunan untuk membantu tim evakuasi. Sementara itu, kontak senjata masih terdengar dari dalam gedung, bahkan setelah satu jam ledakan terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ledakan tersebut merobohkan dinding sejumlah perkantoran di distrik utama pusat bisnis di Lahore itu. Atap ruang operasi di sebuah rumah sakit dekat lokasi ledakan ambrol, melukai 20 orang. Berita televisi setempat memperlihatkan para relawan membopong para korban ke ambulans. Mereka juga berupaya membebaskan beberapa pejabat yang terperangkap di sela reruntuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Saat ledakan terjadi, semuanya menjadi gelap,'' tutur Muhammad Ali, salah seorang saksi, seperti dikutip Associated Press. ''Ledakan dan kontak senjata itu seperti perang,'' tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menteri Dalam Negeri Rehman Malik menduga, serangan tersebut merupakan balasan atas semakin intensifnya militer Pakistan melumpuhkan kekuatan Taliban di barat laut Lembah Swat. Kemarin (27/5) militer menargetkan bakal menyapu bersih militan dalam kurun waktu tiga hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malik menuduh serangan tersebut didalangi oleh militan yang memiliki hubungan dengan Lembah Swat dan kelompok yang berbasis di perbatasan Afghanistan. ''Kelompok teroris itu sudah dikalahkan di Fata dan Swat. Sekarang mereka datang kemari (membalas dendam),'' tambahnya. Dilaporkan, dua pelaku berhasil ditangkap. Sedangkan dua lainnya diduga tewas dalam bom bunuh diri tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lahore adalah kota terbesar kedua dan terdekat dengan perbatasan India. Serangan di wilayah tersebut kembali menambah kekhawatiran bahwa militansi di kawasan itu berkembang dengan baik karena dekat dengan perbatasan Afghanistan. Belum ada yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun, dugaan mengarah kepada Taliban&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-5934018243045279199?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/5934018243045279199/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/05/bom-mobil-ledakkan-kantor-polisi-di.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/5934018243045279199'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/5934018243045279199'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/05/bom-mobil-ledakkan-kantor-polisi-di.html' title='Bom Mobil Ledakkan Kantor Polisi di Pakistan'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sh7-NrrLVII/AAAAAAAAALY/oclzRpYt2Rg/s72-c/71786large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-262928101252235619</id><published>2009-05-22T04:42:00.000-07:00</published><updated>2009-05-22T04:49:49.322-07:00</updated><title type='text'>Jenazah Kapten Pom Heri Kasmiyadi Jadi ''Saksi'' Pernikahan sang Putri</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/ShaRUXqtOKI/AAAAAAAAALQ/LbbnoxAIdOI/s1600-h/70654large.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338614187430852770" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 244px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/ShaRUXqtOKI/AAAAAAAAALQ/LbbnoxAIdOI/s320/70654large.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Tangerang&lt;/span&gt;;Berniat mengabarkan rencana pernikahan anaknya, Kapten Pom Heri Kasmiyadi Waluyo tewas sebelum misinya terlaksana. Dia ikut menjadi korban Hercules C-130 di Magetan, Jatim. Karena itu, begitu jenazah tiba, sang putri Ria Heriyati langsung dinikahkan di depan peti matinya.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Bapak..., minta restunya, ya. Bapak..., minta restunya, ya.'' Kalimat itu terus-menerus terucap lirih dari bibir Ria Heriyati, 26, di atas pusara ayahnya, Kapten Pom Heri Kasmiyadi Waluyo. Sang suami, Anshor, takzim berjongkok di sampingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil memegang papan kayu penanda makam sang ayah, air mata Ria merembes tak habis-habis. Anshor tak banyak bicara, namun terus menemani sanga istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu jam sebelum jasad Heri sampai di pemakaman TPU Bahagia, Ciledug, Tangerang, Ria sempat dinikahkan dengan Anshor di rumah dinas Jalan Dirgantara, Kompleks Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Ria dan Anshor mengucap ijab Kabul di depan peti mati sang ayah yang ikut tewas dalam kecelakaan Hercules di Magetan, Jatim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski hanya dalam peti mati, ayahnya menjadi ''saksi'' akad nikah itu. ''Acaranya lancar. Hanya setengah jam,'' ujar Redjomulyo, paman Heri yang mengantar di pemakaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Redjo, Heri yang berusia 52 tahun memang berniat menikahkan Ria November nanti. ''Tapi, begitu terjadi kecelakaan, keluarga memutuskan untuk disegerakan akad nikahnya,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria yang tinggal di Jogjakarta itu menceritakan, sebelum berangkat terbang pada Rabu pagi (20/05), Heri sempat menghubungi keluarga. ''Dia bilang sedang ada dinas ke Magetan, sekalian akan mengabarkan soal rencana pernikahan putri pertamanya itu,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heri berencana turun di Lanud Iswahjudi, Magetan. Lalu, dia akan menuju Surabaya. ''Ada beberapa saudara yang tinggal di sana. Lalu, juga akan mampir ke Jogjakarta,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, musibah datang sebelum semua rencana itu terlaksana. ''Adik Heri, namanya Budi, juga dinas di TNI-AU di Bandung. Dia yang pertama mengabari,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ria sempat shock dan histeris mendengar kabar itu. ''Setelah tenang, keluarga memutuskan akad nikah disegerakan,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai wali dalam pernikahan itu adik Ria, Arif. Saksinya, Budi dan seorang dari kerabat besan. ''Mas kawinnya seperangkat alat salat,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anshor sendiri tampak tegar saat mengucap ijab kabul di depan peti mati mertuanya. ''Lancar, dalam satu tarikan napas,'' kata Redjo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ijab kabul diucapkan, Ria menangis keras. ''Tapi tidak lama, bisa ditenangkan oleh ibu dan saudara-saudaranya,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anshor adalah seorang pegawai Pertamina yang tinggal di Rawamangun, Jakarta Timur. Pemuda 27 tahun itu kemarin menolak halus saat Jawa Pos akan mewawancarai. ''Maaf, saya mau berdoa dulu,'' kata pemuda yang kemarin mengenakan baju koko berlambang majelis zikir SBY Nurussalam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Redjo, Heri sangat bersemangat ingin menikahkan putrinya. Sebelum berangkat pagi itu, dia sempat bepamitan kepada Redjo. ''Aku arep ngunduh mantu Lik...(Saya akan menikahkan anak, Om..., Red). Kewajiban orang tua itu tuntas kalau sudah bisa ngunduh mantu,'' kata Redjo menirukan telepon dari Heri sebelum kecelakaan terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama 45 menit, sejak pukul 11.15, Ria tak beranjak dari makam sang ayah. Dia juga menggeleng saat wartawan hendak meminta wawancara. ''Tolong ya, Mas, kami sedang bersedih. Jangan diganggu dulu,'' kata sang suami, Anshor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesedihan juga merebak di keluarga pilot Hercules Mayor Danu Setiawan. Di baris kedua di tanah makam yang masih basah itu terlihat sejumlah orang yang khusyuk berdoa di atas pusara. Di situlah perwira kelahiran 1974 itu beristirahat selama-lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah mantan tetangganya yang pernah tinggal di Perumnas Depok II juga turut mengantar kepergian Danu. Mereka masih mengingat kedatangan Danu sebulan lalu. Meski sudah lama berpindah alamat di Kompleks Halim, Danu masih menyempatkan diri mengunjungi mantan tetangga-tetangganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di atas pusara, istri Danu, Pamela, tampak terpaku. Wajahnya kusut, matanya sembab. Di sampingnya, anak pertamanya, Arya Dewangga, 4, berusaha menenangkan perasaan ibunya. ''Mas kuat Ma..., tenang, Mas kuat Ma...,'' kata Arya polos. Ibunya yang berdiri di sebelahnya membalas polah anaknya itu. Berkali-kali wanita 30 tahun itu mengelus rambut anaknya. ''Tenang ya Mas, tenang....,'' ucapnya. Adik Arya, Alissa, juga tak menangis. Balita tiga tahun itu malah asyik memainkan botol air minum mineral di gendongan seorang perwira kolega Danu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pamela seperti tak mau beranjak dari pusara suaminya. Dia terus berdoa di peristirahatan terkahir suaminya itu. ''Waktu mau berangkat, dia (Danu) mengucapkan sayang kepada saya,'' tuturnya. Namun, dia mengatakan tak mendapatkan firasat apa pun terkait kepergian suaminya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum prosesi pemakaman militer tersebut, Wapres Jusuf Kalla juga menyempatkan melayat ke rumah Danu Setyawan di Jalan Rajawali, Kompleks TNI-AU Halim Perdanakusuma. JK melayat ke rumah pilot Danu sebelum kunjungan kerja ke Jawa Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehilangan Anak dan Cucu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musibah jatuhnya pesawat Hercules di Magetan menyisakan luka mendalam bagi keluarga pasangan Muhyin Efendi dan Endang Sulisminingsih. Sebab, tragedi itu menyebabkan mereka kehilangan anak dan cucunya, Lemy Muhandiningrum, 33, dan Ardhya Bagus Rochman Mochendra, 8.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua cucu Muhyin yang lain juga menjadi korban dan mengalami luka serius. Mereka adalah Anggun Putri Auria Rochmaningrum, 4, dan Angga Buana Kusuma Dirgantara, 14 bulan. Keduanya kini dirawat di RSUD dr Soedono, Madiun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Mau bagaimana lagi. Ditangisi, semua tidak akan kembali,'' ucap Muhyin dengan kalimat terbata-bata saat ditemui di rumahnya, Desa Malang, Maospati, Magetan, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Muhyin tampak tegar, tidak demikian halnya dengan sang istri. Wanita paro abad lebih itu tak kuat menahan tangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak awal musibah terjadi, keluarga Muhyin memang terus berusaha tabah. Namun, ketika melihat tayangan televisi, tangis mereka sering pecah. ''Gambarnya begitu jelas. Bagaimana pesawatnya hancur. Kami membayangkan bagaimana kondisi anak dan cucu kami saat itu,'' ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar jatuhnya pesawat Hercules bak petir di siang bolong bagi Muhyin dan Endang. Sebab, rencananya, Lemy hendak berbagi kebahagiaan dengan keluarga. Namun, yang datang justru berita duka. ''Mereka mau liburan. Anak saya memang biasa pulang ke sini naik Hercules. Selama ini nggak ada masalah. Tapi, kami terus berusaha tegar,'' ucap Endang yang kemarin mengenakan jilbab merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu tujuh anak itu masih terkenang komunikasi terakhir dengan sang anak, Lemy. Ketika hendak berangkat dari Jakarta ke Magetan, Lemy meminta untuk dijemput di Lanud Iswahyudi. Dia ingin membawa anak-anaknya berlibur ke Magetan. ''Dia menelepon pukul 04.50,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asep Dedi Rochman Suharna juga mengalami guncangan hebat atas kematian Lemy dan Ardhya. Sebab, selama ini keduanya yang mengisi hari-hari anggota TNI-AU itu. Asep adalah suami Lemy sekaligus ayah Ardhya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi, dialah orang yang terakhir bertemu dengan korban sebelum meninggal. Ketika hendak berangkat melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Asep mengantarkan sang istri dan ketiga anaknya dengan bus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika hendak naik pesawat, Lemy mencium tangannya. Kemudian, sang istri berpesan agar Asep menghubungi orang tuanya di Magetan. ''Yah... telepon ibu ya?'' ucap Asep menirukan kata-kata terakhir sang istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua jam setelah mengantarkan sang istri, Asep mengalami kecemasan yang luar biasa. Ketika menghidupkan handy talkie (HT)-nya, dia mendengar pesawat Hercules jatuh di Magetan. Dia lantas bertanya kepada kesatuannya, TNI-AU. ''Ternyata yang jatuh adalah pesawat yang ditumpangi istri dan anak saya,'' kata Asep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musnah sudah kebagiaan yang dibinanya selama sembilan tahun dengan sang istri. Semua menjadi kenangan. ''Sebelum meninggal, malam harinya kami bercanda terus. Ternyata keesokannya pesawatnya jatuh,'' ujarnya sambil memegang foto istri dan anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asep juga terkenang sang putra sulung Ardhya yang selama ini begitu senang dengan pesawat. Namun, burung besi itu juga yang menjadi penyebab kematian buah hatinya. ''Ada satu keinginan Ardhya yang belum terkabul. Dia ingin dibelikan PlayStation 2,'' ucap Asep dengan tubuh belepotan lumpur setelah memakamkan istri dan anaknya. &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-262928101252235619?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/262928101252235619/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/05/jenazah-kapten-pom-heri-kasmiyadi-jadi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/262928101252235619'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/262928101252235619'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/05/jenazah-kapten-pom-heri-kasmiyadi-jadi.html' title='Jenazah Kapten Pom Heri Kasmiyadi Jadi &apos;&apos;Saksi&apos;&apos; Pernikahan sang Putri'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/ShaRUXqtOKI/AAAAAAAAALQ/LbbnoxAIdOI/s72-c/70654large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-4517240527015284488</id><published>2009-05-22T04:32:00.000-07:00</published><updated>2009-05-22T04:41:46.832-07:00</updated><title type='text'>Anggaran Militer Tersedot ke Gaji Prajurit dan Operasional</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/ShaPbilXXHI/AAAAAAAAALI/AbAkAM8U5sM/s1600-h/70662large.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338612111597067378" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/ShaPbilXXHI/AAAAAAAAALI/AbAkAM8U5sM/s320/70662large.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;JAKARTA&lt;/span&gt; - Rentetan jatuhnya pesawat TNI beberapa tahun terakhir memantik dugaan bahwa cekaknya anggaran pertahanan di Indonesia menjadi biang keladi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah anggota Komisi I (Bidang Pertahanan) DPR dan pengamat menilai, minimnya duit militer tersebut berdampak tak langsung terhadap kecelakaan pesawat yang beruntun dua tahun terakhir, termasuk tragedi Hercules C-130 yang jatuh di Magetan, Jatim, Rabu lalu.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kalau teman-teman di Dephan atau TNI menyatakan tidak punya dampak langsung, sebetulnya itu berbohong kepada publik,'' ujar anggota Komisi I DPR Ali Mochtar Ngabalin kepada Jawa Pos kemarin (21/5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut politikus asal Partai Bulan Bintang tersebut, anggaran yang sangat sedikit tetap punya efek langsung terhadap keselamatan prajurit serta keamanan sarana angkut TNI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kalau kecelakaan itu terjadi 10 tahun sekali, mungkin bisa dipahami. Tapi, bayangkan, ini terjadi berturut-turut. Penyelidikan Fokker yang jatuh di Bandung (6/4) belum selesai, giliran Hercules jatuh. Prajurit terbaik kita mati bukan karena perang, tapi terpanggang,'' ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggaran pertahanan dalam APBN 2009 sebesar Rp 35,3 triliun lebih kecil daripada anggaran 2008, yakni Rp 36,39 triliun. Anggaran yang kurang dari satu persen di antara total APBN itu hanya bisa mendukung sekitar 36 persen kebutuhan minimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ali, dalam kultur negara maju, jika terjadi kecelakaan berturut-turut yang menimpa tentara, pimpinannya langsung mengundurkan diri. ''Sebagai tanggung jawab langsung, mereka mundur dengan terhormat. Dalam kasus ini bisa KSAU atau panglima TNI. Itu menurut saya fair,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Politikus asal Sulawesi Selatan tersebut menceritakan, dalam kunjungannya ke pulau-pulau terluar dan perbatasan, banyak prajurit yang mengeluh. ''Mereka hanya berani bisik-bisik kepada kami. Seorang sersan tidak mungkin berani bicara langsung kepada komandannya,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali mencontohkan, latihan tembak di daerah-daerah sering tidak menggunakan peluru. Suara dor hanya diucapkan dengan mulut. ''Kalau saya masuk ke rumah dinas mereka, dari ruang tamu bisa lihat tembus ke langit. Bahkan, seorang Brigjen harus utang ke sana kemari untuk menyekolahkan anaknya,'' ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, TNI dan Dephan harus berani mengajukan anggaran yang memadai untuk operasional TNI. ''Kami siap memenuhi,'' tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rumusan belanja pertahanan TNI, kebutuhan untuk gaji prajurit dan operasional mencapai Rp 15 triliun, pemeliharaan senjata Rp 8 triliun, serta untuk fasilitas militer Rp 3 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Lebih banyak untuk menggaji prajurit dan urusan kantor,'' ujar Direktur Eksekutif Lembaga Studi Pertahanan dan Strategi Indonesia (Lespersi) Rizal Darmaputra kepada Jawa Pos kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, anggaran militer Indonesia dikategorikan di kelompok yang paling kecil jika dibandingkan negara-negara Asia lain. Indonesia hanya lebih baik daripada Myanmar, Laos, serta Kamboja. Dibandingkan Singapura, Indonesia kalah sangat jauh. Mereka punya dana USD 4,4 miliar (selengkapnya lihat grafis, Red). Padahal, luas negaranya hanya sekitar 700 km persegi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara militer Indonesia harus menjaga keamanan negara dari Sabang sampai Merauke. ''Dibandingkan dengan produk domestik bruto dan APBN anggaran, kita sangat jauh dari ideal,'' katanya. Seharusnya, lanjut alumnus DCAF, Jenewa, itu, anggaran perawatan pesawat dan operasional TNI tidak dikurangi. ''Sekarang ada pemotongan anggaran 15 persen, ini sangat berdampak pada kebutuhan perawatan,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengamat dari Universitas Indonesia Andi Widjajanto bahkan lebih keras mengkritik TNI. ''Seorang purnawirawan pernah menyampaikan langsung kepada saya bahwa prajurit TNI harus siap dengan peti mati terbang,'' katanya. Istilah peti mati terbang itu, kata Andi, bukan untuk menjelek-jelekkan TNI. ''Justru kita sangat prihatin. Mereka adalah pembela negara yang harus disejahterakan,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur Eksekutif Institute of Defense Security Study (IODAS) Connie Rahakundini menilai, idealnya TNI mendapat anggaran 5,7 persen dari PDB agar terhindar dari berbagai ancaman seperti kehilangan wilayah dan separatisme. ''Anggaran TNI tidak pernah lebih dari satu persen atau rata-rata hanya 0,98 persen dari PDB. Bahkan, tahun ini malah turun menjadi 0,6 persen karena ada pemilu,'' tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menyesalkan, rakyat Indonesia selalu menuduh TNI melanggar HAM. Padahal, tentara Indonesia-lah yang selama ini sering dilanggar hak-haknya. ''Kecelakaan ini harus menjadi evaluasi untuk semua pihak,'' kata istri mantan Pangkostrad Djadja Suparman itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono, kebutuhan minimal Departemen Pertahanan dan TNI sekitar Rp 100,53 triliun. Namun, hanya terpenuhi kurang dari setengahnya (Rp 35,3 T). Pada tahun lalu, dari Rp 36,4 triliun, TNI Angkatan Darat secara nominal mendapat porsi anggaran terbesar sekitar Rp 16,1 triliun. Tetapi, dana itu dialokasikan untuk 129 satuan kerja (satker).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, TNI Angkatan Laut dialokasikan Rp 5,5 triliun yang akan didistribusikan ke 47 satker. Dan, TNI Angkatan Udara menerima alokasi anggaran Rp 3,98 triliun yang didistribusikan ke 58 satker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Dephan, yang mendapat alokasi anggaran Rp 6,3 triliun, dana itu didistribusikan hanya ke dua satker yang ada. Sementara itu, untuk Mabes TNI, dari total alokasi anggaran yang diterima Rp 4,5 triliun, besaran itu didistribusikan untuk 11 satker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juwono Sudarsono berulang-ulang mengatakan, Indonesia masih memprioritaskan pos anggaran untuk kesejahteraan rakyat dalam bentuk kesehatan dan pendidikan. ''Kami bisa memahami dalam keterbatasan ini memang harus ada yang diprioritaskan,'' ujar Juwono sebelum menghadap Presiden SBY Rabu lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menhan mengatakan, pengadaan suku cadang pesawat Hercules tipe B hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan beberapa unit milik TNI-AU yang beroperasi. Penyebabnya, nilai anggaran pertahanan selalu kurang dari kebutuhan jajaran TNI. ''Anggaran tahunan kita selalu di bawah 36 persen dari yang diperlukan,'' katanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat keterbatasan anggaran tersebut, hanya separo di antara sembilan unit pesawat angkut Hercules tipe B milik TNI yang beroperasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapuspen TNI Marsekal Muda Sagom Tamboen menegaskan, anggaran untuk merawat pesawat cukup. "Tidak mungkin sebuah pesawat diizinkan keluar pangkalan kalau tidak dalam kondisi layak terbang," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sagom menolak berpolemik soal anggaran TNI. "Bagi kami, berapa pun yang diberikan untuk negara akan kami maksimalkan. Kecelakaan di Magetan itu musibah, jangan dihubung-hubungkan," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengakui cekaknya anggaran pertahanan terjadi pascakrisis 1997-1998. Sepanjang masa pemulihan ekonomi, pemerintah lebih memprioritaskan anggaran untuk pengentasan kemiskinan dan pengurangan pengangguran. "Selama masa itu, anggaran pertahanan memang agak terabaikan," kata Sekretaris Utama Bappenas Syahrial Loetan saat dihubungi kemarin (21/5). Bappenas adalah instansi pertama yang merancang APBN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahrial mengungkapkan, dengan cukup lama tidak berinvestasi di bidang pertahanan, pemerintah makin sulit mengejar ketertinggalan. Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan minimal (minimum essential force), anggaran yang dialokasikan sepanjang tahun masih sulit untuk memenuhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk anggaran pertahanan 2010 yang kini sedang disusun, Syahrial memastikan tidak akan lebih tinggi daripada tahun ini. Hal tersebut dilakukan karena APBN 2010 dilaksanakan oleh pemerintahan yang baru. Dengan demikian, perencanaannya disengaja tidak terlalu berbeda dengan tahun ini agar mudah bagi pemerintah berikutnya untuk mengubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan anggaran tetap, dipastikan pula secara riil nilainya akan turun. Karena dengan adanya inflasi, nilai barang saat pengadaan akan lebih mahal, namun anggaran yang disediakan relatif tetap. "Kalau sama, berarti praktis turun karena ada inflasi&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-4517240527015284488?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/4517240527015284488/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/05/anggaran-militer-tersedot-ke-gaji.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/4517240527015284488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/4517240527015284488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/05/anggaran-militer-tersedot-ke-gaji.html' title='Anggaran Militer Tersedot ke Gaji Prajurit dan Operasional'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/ShaPbilXXHI/AAAAAAAAALI/AbAkAM8U5sM/s72-c/70662large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-1502314570146640394</id><published>2009-05-21T02:19:00.000-07:00</published><updated>2009-05-21T02:24:46.239-07:00</updated><title type='text'>Hercules TNI AU Jatuh Terbakar di Magetan, 98 Tewas</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/ShUdybbH-2I/AAAAAAAAALA/-yhe3XyWWDE/s1600-h/70426large.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338205685509782370" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/ShUdybbH-2I/AAAAAAAAALA/-yhe3XyWWDE/s320/70426large.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;MAGETAN&lt;/span&gt; - Korps TNI-AU tidak bisa khidmat ketika memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-101 kemarin (20/5). Itu menyusul musibah jatuhnya pesawat angkut jenis C-130 Hercules Alpha 1325 di Desa Geplak, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur,&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;sekitar pukul 06.30. Korban yang meninggal 98 orang, termasuk dua warga setempat. Sementara, total korban yang selamat dilaporkan 15 orang (termasuk korban dari Geplak).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian kata Kepala Dinas Penerangan TNI-AU Marsekal Pertama TNI F.H.B. Soelistyo saat memberikan keterangan pers di lapangan parkir Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (20/5). ''Sekitar sepuluh dari lima belas orang yang selamat itu kondisinya mengkhawatirkan, sedangkan lima yang lain sudah bisa berkomunikasi," ungkap Soelistyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesawat tersebut, tutur Soelistyo, mengangkut 110 orang. Mereka terdiri atas 99 penumpang dan 11 kru. ''Salah satu korban meninggal ada satu perwira tinggi, yaitu Marsekal Pertama Harsono," katanya. Harsono adalah panglima Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional IV Biak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Dari 15 korban yang selamat, 11 orang di antaranya dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soedono, Madiun, dan empat lainnya dirawat di Rumah Sakit (RS) TNI-AU Lanud Iswahjudi," kata Direktur Utama RSUD dr Soedono Madiun dr Dodo Anondo MPH Rabu malam. Dia menyebutkan, ada lima korban yang mengalami luka di bagian kepala dan gegar otak. Bahkan, ada yang perlu menjalani CT-Scan dan dicuci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesawat yang dipiloti oleh Kapten Mayor Danu Setiawan dan dikopiloti Kapten Younan tersebut berangkat dari Lanud Halim Perdanakusuma dengan rute penerbangan Jakarta, Magetan, Makassar, Kendari, Ambon, dan Biak. Belum diketahui secara pasti penyebab petaka pagi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidayah, warga Geplak yang rumahnya hanya 100 meter dari lokasi kejadian, menuturkan, saat mandi dirinya terkejut begitu mendengar suara keras benda jatuh. ''Saya langsung lari hanya dengan mengenakan pakaian seadanya. Ya Allah, ada pesawat jatuh. Tetangga juga langsung ke lokasi. Tapi, mereka tidak berani mendekat karena api berkobar dan terdengar letusan kecil-kecil,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama kemudian, Hidayah mendengar teriakan minta tolong dan jeritan korban dari dalam kabin pesawat. ''Ngeri Mas saat masuk ke pesawat. Yang teriak, saya tolong. Semampu kami. Yang masih hidup diselamatkan,'' tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut kesaksian warga, sayap kiri pesawat terbakar di udara dan jatuh sekitar 500 meter dari area jatuhnya Hercules. Pesawat kehilangan kendali dan terbang rendah sebelum menerjang tiga rumah. Lalu menghantam bambu dan pohon trembesi di belakang rumah Parmo, warga Geplak. Pesawat kemudian terbelah dan terbakar di area persawahan Geplak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Waktu itu, saya masih tidur. Tapi, kaget saat ada suara genting jatuh yang disertai deru angin sangat kencang,'' kata Parmo yang mengaku beberapa genting rumahnya rontok karena diempas pesawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu rumah warga yang diterjang pesawat adalah rumah Rusmin. Istri Rusmin, Sumiati, yang pagi itu sedang memasak air, menjadi korban. Dia meninggal seketika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, Sulasmin saat ini kritis karena mengalami gegar otak. Karyawan PG Purwodadie, Glodok, itu termasuk pemilik salah satu rumah yang diterjang pesawat tersebut. Selain korban tewas, satu ekor sapi milik Sulasmin tewas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agus Julian, warga Desa Patihan, Kecamatan Karas, menyatakan, sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian, beberapa bagian pesawat mulai jatuh. Pesawat juga mengeluarkan asap. ''Saya lihat sendiri pesawat itu oleng dan mengeluarkan asap,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah Samsudin, warga RT 2, RW 3, Desa Geplak, yang jarak sekitar 500 meter dari lokasi kejadian, juga menjadi korban. Akibatnya, atap rumahnya hancur dan sejumlah perabot rusak. ''Untungnya, saat itu saya berada di luar rumah. Sayap pesawat masih ada di atap rumah saya,'' jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamsiya, warga yang rumahnya hanya berjarak sekitar 100 meter dari kejadian, menuturkan, sekitar pukul 06.30 WIB, terdengar suara gemuruh pesawat dari arah barat. Kemudian, terdengar lima kali ledakan. ''Saya kaget dan melihat ke luar rumah,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, dia melihat pesawat menabrak pohon trembesi dan bambu serta rumah tetangganya. Sejurus kemudian, asap tebal mulai menyelimuti areal jatuhnya pesawat. Karena takut, dia kemudian berteriak meminta tolong ke warga lain. ''Saya tidak berani mendekat,'' jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama kemudian, tim penyelamat dari Lanud Iswahjudi yang dibantu tim TNI-AD, kepolisian, pemkab, dan dinas kesehatan tiba di lokasi untuk mengevakuasi korban. Seorang anak berusia 4 tahun terlihat masih selamat dan langsung dilarikan ke rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memudahkan pencarian korban, badan pesawat Hercules dipotong jadi dua bagian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait penyebab jatuhnya pesawat, TNI AU melalui Kapentak Lanud Iswahjudi Mayor Sutrisno menyatakan bahwa saat ini masih diselidiki. Sumber Pentak Lanud Iswahjudi, Magetan menyatakan, Hercules A-1325 itu bertolak dari bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Lanud Iswahjudi di Magetan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontak pertama dengan Lanud Iswahjudi dilakukan Hercules A-1325 pada pukul 06.19. Ketinggiannya saat itu 112 ribu feet, menuju 7 ribu feet. Sekitar pukul 06.22, ada kontak lagi. Posisi pesawat 7 ribu feet, menuju 3 ribu feet. ''Kondisi cuaca dilaporkan dalam keadaan normal,'' jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pukul 06.27, posisi final pesawat berada di ketinggian 1.000 feet. Tower Lanud Iswahjudi pukul 06.28 memerintah pesawat run away in slight atau landasan siap. Namun, sekitar pukul 06.29 tower kehilangan kontak (lost contact) dengan Hercules. ''Belum diketahui penyebab jatuhnya pesawat Hercules di Desa Geplak, Kecamatan Karas, Magetan,'' kata Sutrisno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musibah yang menewaskan banyak korban itu adalah yang kedua sejak dua bulan terakhir. Pada 6 April lalu, pesawat TNI-AU jenis F-27 Troopship nomor registrasi A-2703 jatuh dan terbakar di Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat. Enam awak pesawat dan 18 prajurit elite Pasukan Kas TNI-AU (Paskhasau) tewas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hercules Tak Di-Grounded&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sore kemarin memanggil para petinggi TNI dan menteri pertahanan untuk membahas penanganan musibah jatuhnya pesawat Hercules C-130 di Magetan. SBY memerintah TNI untuk melakukan investigasi menyeluruh guna memastikan penyebab jatuhnya pesawat angkut TNI-AU tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rapat berlangsung sejam mulai pukul 16.00. Hadir Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso, KSAU Marsekal Soebandrio, KSAD Jenderal Agustadi Sasongko Purnomo, KSAL Laksamana Tedjo Edhy Purdijatno, serta Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski beberapa kali terjadi musibah, rapat kemarin memutuskan untuk tetap mengoperasikan pesawat Hercules milik TNI untuk berbagai aktivitas. Dengan demikian, dipastikan TNI tidak memberlakukan larangan terbang bagi pesawat Hercules.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Sambil terus melaksanakan investigasi atas kecelakaan ini, tugas-tugas pertahanan negara serta tugas-tugas untuk kepentingan latihan, pendidikan, angkutan, personel dan lain-lain tetap dilaksanakan sebagaimana mestinya,'' ujar SBY.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya, kata dia, dalam pengoperasian pesawat, TNI harus ekstrakeras memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan. ''Itu yang saya instruksikan kepada jajaran TNI, terutama TNI-AU. Dengan demikian, di satu sisi tugas pokok tetap dapat dilaksanakan, di sisi lain keamanan dan keselamatan bagi mereka yang menerbangkan pesawat-pesawat angkut itu maupun yang menaiki pesawat itu juga dapat dijamin,'' tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso menyatakan, pihaknya menduga penyebab kecelakaan tersebut adalah faktor cuaca. ''Memang kondisi waktu itu ground fog. Jadi, ada kabut di darat,'' jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, di Lanud Iswahyudi saat pagi sering ada kabut. ''Seperti kita ketahui, memang dalam perubahan iklim ini cuaca tidak menentu, baik di udara darat maupun lautan,'' kata Djoko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan itu, dia meminta maaf kepada masyarakat di Kecamatan Keras, Magetan, atas peristiwa tersebut. Mengenai korban dari kalangan sipil di pesawat, Djoko menjamin semua adalah keluarga anggota TNI. ''Tidak benar kalau penerbangan ini dikomersialkan. Ini penerbangan rutin. Semua keluarga militer, termasuk istri Pangkosek. Mertua dan anaknya juga ada,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat terpisah, Kadispen TNI-AU Marsekal Pertama TNI FHB Soelistyo mengungkapkan, pesawat Hercules yang jatuh itu tergolong bukan pesawat lama. Pesawat tersebut baru dibuat pada 1980. ''Masuk jajaran TNI-AU pada 1994,'' jelasnya di kompleks TNI-AU Halim Perdanakusumah kemarin (20/5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menuturkan, pesawat tersebut juga belum lama melakukan perawatan terakhir, yakni pada 19 Mei. ''Terlalu dini untuk menyebutkan penyebab jatuhnya pesawat. Ada tim yang akan mengevaluasi,'' kata Soelistyo saat ditanya tentang penyebab kecelakaan pesawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marsekal berbintang satu itu menjelaskan, prioritas saat ini yang dilakukan adalah evakuasi serta perawatan korban. Dia juga menyatakan segera membawa jenazah ke rumah duka. ''Yang paling penting adalah bagaimana merawat jenazah,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soelistyo menjelaskan, pesawat itu dioperasikan untuk dukungan personel dan logistik. Operasional itu merupakan misi yang rutin dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, mantan Panglima Komando Pertahanan Nasional (Pangkohanudnas) Djoko Poerwoko menegaskan bahwa jatuhnya pesawat militer tersebut tak lain karena anggaran perawatan pesawat yang dikucurkan pemerintah sangat kurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Meski perawatannya sesuai prosedur, kalau tim ahlinya tidak digaji dengan baik, bisa saja lho menyebabkan pesawat miring-miring,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, dia berharap pemerintah meningkatkan perhatian terhadap armada militer. Sebab, hal tersebut merupakan kekuatan bangsa. Menurut dia, personel angkatan udara militer perlu digaji setara dengan personel pesawat udara swasta&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-1502314570146640394?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/1502314570146640394/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/05/hercules-tni-au-jatuh-terbakar-di.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/1502314570146640394'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/1502314570146640394'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/05/hercules-tni-au-jatuh-terbakar-di.html' title='Hercules TNI AU Jatuh Terbakar di Magetan, 98 Tewas'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/ShUdybbH-2I/AAAAAAAAALA/-yhe3XyWWDE/s72-c/70426large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-2500758734041590451</id><published>2009-05-19T08:46:00.000-07:00</published><updated>2009-05-19T08:49:34.896-07:00</updated><title type='text'>Velupillai Prabhakaran Tewas</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/ShLVAD2Cd9I/AAAAAAAAAK4/5-hUtM4gwqs/s1600-h/70069large.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337562705396135890" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/ShLVAD2Cd9I/AAAAAAAAAK4/5-hUtM4gwqs/s320/70069large.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;KOLOMBO&lt;/span&gt; - Sri Lanka berhasil mengakhiri pemberontakan tiga dekade kelompok Pembebasan Macan Tamil Eelam (LTTE). Itu terjadi menyusul tewasnya sang pemimpin tertinggi (supremo) Macan Tamil, Velupillai Prabhakaran, kemarin (18/5) setelah mencoba menyelamatkan diri dari pengepungan tentara Sri Lanka.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stasiun televisi milik pemerintah menayangkan langsung berita tentang tewasnya Prabhakaran. Tak hanya itu, Kementerian Informasi Sri Lanka juga mengirim pesan singkat atau short message service (SMS) ke seluruh pemilik ponsel di seantero negeri untuk mengonfirmasikan tewasnya Prabhakaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, pengumuman itu menginformasikan kabar tewasnya pemimpin LTTE dan wakil Prabhakaran. Yakni, Colonel Soosai, Pottu Amman, Charles Anthony, B. Nadesan, dan S. Pulideevan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soosai adalah pemimpin Macan Laut (Sea Tigers), angkatan laut LTTE. Dia dianggap ahli strategi militer utama Prabhakaran dan bertanggung jawab atas perencanaan serangan bunuh diri dengan kapal, penyelam, maupun senjata yang diselundupkan lewat kapal cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Charles Anthony, 24, merupakan anak Prabhakaran dan menjabat kepala teknologi informasi LTTE. Dia diyakini calon penerus kepemimpinan LTTE jika ayahnya meninggal. Jenazah Anthony ditemukan di tengah hutan tempat posisi Macan Tamil terakhir berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nadesan dikenal sebagai pemimpin sayap politik LTTE dan juga mantan kepala polisi pemberontak. S. Pulideevan menjabat kepala Sekretariat Damai LTTE dan selama ini berurusan dengan media, lembaga bantuan kemanusiaan, maupun para diplomat asing yang terlibat dalam upaya perdamaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam siaran televisei, Kepala AD Sri Lanka Letjen Sareth Fonseka menyatakan, pasukannya telah mendeteksi lokasi persembunyian pemberontak. Pagi itu mereka berupaya meninggalkan zona perang di wilayah utara Sri Lanka. Dia memastikan jenazah Prabhakaran termasuk di antara korban tewas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Dengan ini kami umumkan bahwa kami berhasil membebaskan seluruh negeri ini dari terorisme,'' kata Fonseka kepada televisi negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden Mahinda Rajapaksa dijadwalkan segera mengumumkan kabar soal tewasnya Prabhakaran. Dia juga akan berpidato di depan parlemen Sri Lanka hari ini (19/5) untuk mendeklarasikan kemenangan atas pemberontakan Macan Tamil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar itu mendapat respons positif. Warga negara di selatan India tersebut merayakan dengan suka cita. Ribuan orang turun ke jalan sambil menari dan menyanyi. Tewasnya Prabhakaran dianggap sebagai titik krusial dalam mengatasi perang sipil selama tiga dekade di negara kecil yang berada di Samudra India tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konflik di Sri Lanka telah menewaskan lebih dari 70 ribu orang. Tak hanya dalam perperangan, korban tewas itu juga karena serangan bom bunuh diri, dan pembunuhan. Para pejabat militer senior Sri Lanka mengaku mengepung Prabhakaran dan para wakilnya Senin dini hari. Ketika itu, mereka menumpang van berlapis baja dan diiringi sebuah bus berisi pejuang Macan Tamil. Begitu tepergok tentara Sri Lanka, aksi baku tembak pun terjadi selama dua jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentara kemudian menembakkan roket ke arah van dan mengakhiri pertempuran. ''Tentara pemerintah selanjutnya menarik mayat seseorang dari van. Kami bisa mengidentifikasi itu jenazah Prabhakaran,'' kata pejabat itu menolak disebutkan namanya. Serangan itu juga menewaskan tokoh Macan Tamil lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski berani memastikan tewasnya Prabhakaran dan para wakilnya, pemerintah Sri Lanka berjanji akan melakukan tes DNA dan forensik. Ini dilakukan untuk memperkuat kepastian tewasnya mereka. Saat ditemukan tewas, kondisi fisik Prabhakaran terluka parah. Mobil yang ditumpanginya terbakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pejabat Sri Lanka menyatakan, 40 di antara 300 mayat ditemukan dalam puing-puing kendaraan para pemberontak. Semua jenazah itu langsung dilarikan ke rumah sakit pemerintah&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-2500758734041590451?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/2500758734041590451/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/05/velupillai-prabhakaran-tewas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/2500758734041590451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/2500758734041590451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/05/velupillai-prabhakaran-tewas.html' title='Velupillai Prabhakaran Tewas'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/ShLVAD2Cd9I/AAAAAAAAAK4/5-hUtM4gwqs/s72-c/70069large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-6741863400354774140</id><published>2009-05-14T08:14:00.000-07:00</published><updated>2009-05-14T08:24:04.075-07:00</updated><title type='text'>Antijomblo Bra Pemburu Suami</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sgw3iWjKq3I/AAAAAAAAAKw/TgkXbdC1cKY/s1600-h/68954large.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335700721835354994" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 224px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sgw3iWjKq3I/AAAAAAAAAKw/TgkXbdC1cKY/s320/68954large.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;TOKYO&lt;/span&gt; - Kian banyaknya perempuan yang betah melajang menginspirasi sebuah perusahaan produsen bra melakukan inovasi. Mereka menciptakan konkatsu bra atau marriage hunting bra untuk memotivasi perempuan berkeluarga.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bra keluaran Triumph International itu dilengkapi alat penghitung mundur digital yang bisa diatur sesuai dengan target waktu pernikahan penggunanya. Dua indikator digital terletak di bawah cup bra. Sebelah kanan menunjukkan usia pengguna sekarang, sedangkan satunya menunjukkan target umur yang ingin dikejar untuk menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari indikator digital itu akan menghitung mundur hingga sebuah penikahan yang sempurna terjadi. Nanti, ketika cincin pernikahan sudah dimasukkan ke slot di antara kapnya, akan terdengar lagu mars pernikahan sebagai tanda sebuah perayaan suci. Sebuah moto penyemangat juga tertera di bra yang dirilis kemarin (13/5) di Tokyo Ryutsu Center, Jepang. ''Ayo berburu suami, sekarang!''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain fitur digital, bra unik itu dilengkapi sebuah bolpoin dan stempel yang akan digunakan untuk mengisi formulir syarat pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perancang bra tersebut menyatakan terinspirasi oleh buku best seller karya Toko Shirakawa, Konkatsu-Jidai atau Waktunya Memburu Pernikahan. Buku itu mengisahkan banyaknya wanita usia 30-40 tahun yang susah mencari teman hidup untuk menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data statistik terbaru menunjukkan, 47 persen laki-laki dan 32 persen perempuan berusia 30-an tahun belum menikah. Angka tersebut menegaskan bahwa kelompok orang yang lebih fokus terhadap karir daripada membentuk sebuah keluarga terus meningkat. Selain itu, masyarakat melihat pernikahan sebagai sebuah pilihan pribadi, bukan bagian penting dari kehidupan. &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-6741863400354774140?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/6741863400354774140/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/05/antijomblo-bra-pemburu-suami.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/6741863400354774140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/6741863400354774140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/05/antijomblo-bra-pemburu-suami.html' title='Antijomblo Bra Pemburu Suami'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sgw3iWjKq3I/AAAAAAAAAKw/TgkXbdC1cKY/s72-c/68954large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-4292748098604426864</id><published>2009-04-29T02:31:00.000-07:00</published><updated>2009-04-29T02:36:41.682-07:00</updated><title type='text'>Virus Flu Babi Meluas</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sfgfne72TyI/AAAAAAAAAKo/3wQeZDQbdAg/s1600-h/66379large.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330044922172428066" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sfgfne72TyI/AAAAAAAAAKo/3wQeZDQbdAg/s320/66379large.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;JAKARTA&lt;/span&gt; - Ancaman wabah flu babi (swine flu) terus meneror penduduk bumi. Di tengah upaya pencegahan dan penyembuhan, jumlah korban tewas malah bertambah. Di Meksiko, episentrum penyebaran, hingga tadi malam 152 orang diyakini meninggal akibat mengidap flu babi dan lebih dari 1.600 orang diduga membawa virus berbahaya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Di luar Meksiko, sedikitnya 16 negara melaporkan adanya kasus infeksi virus flu babi, baik yang sudah dikonfirmasi maupun belum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa virus itu kini sudah menyebar sehingga strategi pengurungan sulit dilakukan. Berbagai negara memperketat pengawasan di perbatasan, termasuk bandara internasional. Namun, WHO menilai, kontrol perbatasan hanya sedikit sekali membantu mengontrol penyebaran virus semacam itu. ''Kontrol perbatasan hampir tidak berfungsi. Pemindaian tidak berguna juga,'' kata Juru Bicara WHO Gregory Hartl di Jenewa, Swiss, tadi malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah kasus flu babi yang telah dikonfirmasi di Amerika Serikat terus meningkat menjadi 44 kasus. Di Inggris dan Spanyol terdapat pasien yang mengidap flu babi sehingga menjadi kasus pertama di Eropa. Sementara Kanada memiliki enam kasus dan Selandia Baru telah menyatakan korban pertama flu babi di negara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebanyak 70 orang yang diduga mengidap flu babi terus diawasi di Australia. Demikian pula di Swedia dan Swiss, yang masing-masing memiliki lima kasus. Korea Selatan juga sedang menyelidiki satu kasus yang diduga virus flu babi. Satu orang di Israel juga mengidap flu babi. Itu merupakan kasus pertama flu babi di Timur Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebaran flu babi juga berdampak kepada nilai saham dan harga minyak. Sebab, penyebaran virus itu akan menghancurkan sektor industri penerbangan dan menurunkan permintaan minyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi yang memburuk itu membuat WHO meningkatkan status siaga flu babi menjadi kondisi darurat global di level empat. Status itu berarti virus telah menular antarmanusia secara berkesinambungan dan menyebabkan kejadian luar biasa di minimal satu negara. ''Saat ini pencegahan saja tidak cukup karena virus telah menyebar ke sejumlah negara,'' ujar Asisten Direktur Jenderal WHO Keiji Fukuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia Bisa Kena&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga tengah malam tadi, belum ada kabar bahwa wabah flu babi merembet ke Indonesia. Namun, Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari menganggap ada yang janggal dengan penetapan WHO bahwa tahap penyebaran flu babi di fase empat. Padahal, WHO sendiri mengatakan, virus H1N1 telah menular dari manusia ke manusia. Penyebarannya juga cukup luas. Karena itu, sekolah-sekolah maupun pertandingan sepak bola di Meksiko layak ditutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siti menjelaskan, jika tingkat penularan virus antarmanusia, seharusnya penyebaran virus itu telah memasuki fase lima. ''Lha ini mengapa saya tidak tahu. Yang pasti, saya menganggap ini tidak konsisten,'' ujarnya di gedung Depkes kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siti menjelaskan, penyebaran virus pada fase III dan IV artinya telah ditemukan ada manusia yang terinfeksi virus H1N1 yang mematikan itu. Namun, hingga kini belum ditemukan adanya penularan antarmanusia. Sementara fase V artinya telah ditemukan manusia yang terinfeksi H1N1 dan menular antarmanusia (human to human) dalam kelompok luas. ''Jika sudah pada fase VI, artinya terjadi pandemi,'' ungkapnya. ''Kalau baru fase IV, mengapa pertandingan sepak bola harus ditutup segala,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menkes menegaskan, hingga kini flu babi belum sampai di Asia. Mengulang penjelasan pada rapat kabinet terbatas Senin lalu (27/4), virus H1N1 termasuk tipe influenza A yang tahan di daerah subtropis. Bukan di daerah tropis seperti Indonesia. ''Kalaupun virus itu akan bermutasi, saya pikir membutuhkan waktu yang cukup lama. Kemungkinan bisa ratusan tahun,'' bebernya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, Menkes menilai, kebijakan travel warning belum saatnya diberlakukan. Siti hanya mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan ke negara yang terjangkiti flu babi agar memeriksakan kesehatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, penjelasan Menkes itu, rupanya, tidak berdasar. Peneliti virus flu burung di Laboratorium Universitas Airlangga Dr Chairul Anwar Nidom drh mengatakan, perbedaan penyakit berdasar geografis wilayah seperti, wilayah subtropis dan tropis, tidak bisa dipergunakan sebagai pegangan utama. ''Seperti dulu, penyakit malaria dan demam berdarah hanya bisa ditemukan di wilayah tropis. Tapi, ternyata sekarang bisa ditemukan di wilayah subtropis,'' ujarnya kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi itu diperkuat adanya perubahan iklim yang terjadi di seluruh bagian dunia. Maka, perubahan penyakit dari satu wilayah ke wilayah yang lain sangat mungkin terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, lanjut dia, peluang penularan virus flu babi ke Indonesia sangat mungkin terjadi. Pakar flu burung yang menyebut flu babi sebagai virus flu babi subtipe H1N1 varian Meksiko itu lebih lanjut menjelaskan, virus flu babi subtipe H1N1 varian Meksiko memiliki struktur sel bagian luar yang sama dengan struktur sel virus flu pada manusia sehingga memungkinkan untuk terjadi penularan dari manusia ke babi maupun sebaliknya. ''Dengan demikian, terjadinya penularan ke orang Indonesia masih terbuka lebar,'' kata pria yang juga peneliti di Tropical Disease Diagnostic Canter (TDDC) Unair itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bagian lain, pemerintah akan memindahkan dana Komisi Nasional (Komnas) Flu Burung untuk menangkal masuknya virus flu babi tipe H1N1 ke Indonesia. ''Jumlahnya mungkin sekitar Rp 38 miliar,'' ujar Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kemarin.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-4292748098604426864?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/4292748098604426864/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/04/virus-flu-babi-meluas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/4292748098604426864'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/4292748098604426864'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/04/virus-flu-babi-meluas.html' title='Virus Flu Babi Meluas'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sfgfne72TyI/AAAAAAAAAKo/3wQeZDQbdAg/s72-c/66379large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-8952100759610394914</id><published>2009-04-21T22:06:00.000-07:00</published><updated>2009-04-21T22:10:31.818-07:00</updated><title type='text'>Prostitusi di Sulawesi Utara Bagaian 2 Habis</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Se6mvqoJFTI/AAAAAAAAAKg/ishu068XPpQ/s1600-h/65045large.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327378747052594482" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Se6mvqoJFTI/AAAAAAAAAKg/ishu068XPpQ/s320/65045large.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;GURAUAN&lt;/span&gt; ''3B" ketika berkunjung di Manado ternyata masih dibilang kurang lengkap. Ada beberapa pembaca yang mengirimkan surat dan pesan bahwa sekarang ini sudah harus menikmati ''5B" ketika berkunjung ke kota yang indah di pucuk utara Pulau Sulawesi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Bunaken, Bubur, dan Bibir, masih ada Boulevard, jalan paling terkenal di Manado saat ini. Sedangkan ''B" yang kelima, maaf, mungkin kurang sopan kalau ditulis gamblang di koran karena menyangkut bagian tubuh di belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas awalannya memang ''B", akhirannya ''ng", dengan dua huruf ''o" mengimpit huruf ''k" di tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya ada juga yang bilang sekarang sudah ''7B", tapi kayaknya kalau itu sudah terlalu mengada-ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dua hari terakhir, besarnya masalah trafficking sudah mendapat perhatian begitu besar dalam laporan khusus ini. Untuk seri ketiga dan penutup ini, perhatian bergeser langsung ke urusan prostitusi di Manado. Sebab, kondisinya memang agak ironis bila dibandingkan dengan daerah lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau di kota-kota lain seperti Jakarta dan Surabaya, ada daerah lokalisasi resmi atau kawasan ''lampu merah" yang jelas. Dan untuk kota seperti di Jakarta, ''Bibir Manado" tidak memerlukan pencarian rumit. Tinggal ke tempat-tempat yang sudah dikenal masyarakat itu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kalau di Manado, ternyata lebih gampang-gampang susah. Tidak ada lokalisasi resmi di Manado. Tidak ada tempat penampungan khusus atau rumah yang menyediakan jasa layanan tersebut. Semuanya harus ''dieksekusi" di hotel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya, harus ada perantara atau orang dalam yang ''membimbing" untuk mendapatkan servis ekstra. Orang yang baru kali pertama datang dijamin pasti akan mengalami kesulitan untuk langsung mendapatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paling mudah para tambio (tampang biongok, sebutan orang Manado untuk para ''perempuan eksperimen") dicari di Boulevard, jalan utama Manado di pinggir pantai yang juga menjadi tempat nongkrong anak muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polanya persis dengan di Jalan Panglima Sudirman di Surabaya. Ada joki, ada perantaranya juga. Menariknya, alih-alih menggunakan sepeda motor (seperti di Surabaya), para joki tambio tersebut menggunakan mobil. Ada tiga sampai empat perempuan yang ada di dalam. Persis dengan ''showroom" yang berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Rantai jaringannya" kira-kira seperti ini. Para tamu tinggal berjalan pelan menyusuri Boulevard. Lalu ada seorang perantara yang menawarkan dan kemudian memperlihatkan isi ''showroom mobile" tersebut. Bila cocok, transaksi berlanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat itu, kelasnya adalah menengah ke bawah. Tarifnya antara Rp 350 ribu hingga Rp 1 juta untuk kencan short time. Pencarian model seperti itu adalah untuk model pencarian yang paling gampang karena relatif terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi model pencarian lain. Yakni, menggunakan jasa para pria kemayu. Biasanya, para pria kemayu itu mempunyai stok wanita kelas atas, yang tarif kencannya berharga antara Rp 1,5 juta-Rp 2,5 juta. Ya, para pria kemayu itu merangkap juga sebagai germo (GM) dengan sistem yang lebih terbuka dengan ''anak buahnya". Tiap ada kencan, para pria kemayu itu mendapat uang persentase -biasanya berkisar 15-20 persen- dari setiap transaksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin GM yang paling terkenal dan jaringannya paling luas di Manado adalah Fendri (bukan nama sebenarnya). Lobi Fendri sangat luas karena dia memang punya karir yang mendukung. Sejak beberapa tahun lalu, Fendri beberapa kali menjadi GRO (guest relations officer) di sebuah tempat dugem di berbagai kota. Mulai Surabaya, Bali, Jogjakarta, hingga terakhir kembali di Manado.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang jabatannya keren. Yakni, manager marketing dan event sebuah tempat dugem besar di Manado.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan jaringan seperti itu, Fendri tak kesulitan mendapatkan tamu-tamu eksklusif untuk anak-anak buahnya. Dari mana mendapatkan anak buah? ''Ya, yang biasa nongkrong di tempat saya,'' tutur pria yang menggunakan inisial sebuah artis barat sebagai nickname-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fendri mengaku tak sulit untuk mendapatkan anak buah. ''Banyak sekali perempuan cantik di sini yang frustrasi dan sudah telanjur menganut pergaulan tidak jelas,'' ucapnya. ''Daripada rusak berhubungan dengan lekong (pria, Red) atas nama cinta yang tak jelas, mending sekalian dikomersialkan saja. Andika (Anda) bisa paham, kan, maksud akika (saya)?'' tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara total 15 perempuan yang menjadi ''stok tetap" Fendri, 12 tergolong yang frustrasi itu. Ada yang ditinggal suami, ada yang kesuciannya terenggut pacar tak bertanggung jawab, dan sejumlah problem hidup klasik lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika bertemu dengan perempuan seperti itu, Fendri mengaku awalnya mencoba memberikan saran yang ''benar". Tapi kalau sudah punya keinginan dapat uang, ya dia memberikan jalan ''alternatif". Yang penting siap dengan konsekuensinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fendri mengaku jalan hidupnya tak selalu lancar. Dia sempat berurusan dengan polandia (polisi, Red). ''Pernah sehari dibawa ke kantor polandia. Tapi kemudian dilepas lagi,'' ucapnya. Fendri mengaku dilepas karena memang tak terbukti unsur trafficking-nya. ''Tapi belakangan, polandia-polandia itu ujung-ujungnya minta cewek juga untuk meong (main seks, Red),'' ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fendri pernah tersandung kasus polisi karena tak jarang memasarkan para gadis -baik dari kota maupun desa- hingga Jakarta. Namun, untuk yang satu ini, Fendri mengaku sangat berhati-hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Saya tanyai berulang-ulang dan saya rekam. Biar tidak ada unsur trafficking-nya. Biar ada bukti kalau ada apa-apa,'' tandasnya. Fendri mengatakan dalam konteks dunianya, situasi tidak segamblang hitam di atas putih. ''Karena kadang-kadang anaknya sendiri yang datang,'' urainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menerima seorang perempuan menjadi anak buah, patokan Fendri jelas. ''Saya akan tanyai dulu. Yang penting jangan ada unsur keterpaksaan,'' tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, di situlah letak perbedaan antara prostitusi dan trafficking. Sama-sama mendatangkan uang dengan komoditas perempuan, yang satu dengan sukarela (prostitusi), sedangkan yang satunya lagi karena ''terpaksa" (bisa tertipu dan sebagainya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fendri mengaku tak pernah risi disebut sebagai GM paling terkenal. ''Se-Manado siapa yang tidak kenal akika,'' ucapnya dengan nada genit menyombongkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambilan menjadi germo ternyata mendatangkan hasil yang lumayan. Saat menjadi GRO di tempat dugem, Fendri mengaku bergaji Rp 2 juta per bulan. Namun, penghasilan tambahan dari ''mempertemukan" si pencari dan yang dicari bisa jauh lebih tinggi. ''Sekitar Rp 10 juta. Lumayanlah tambahannya. Ya gini ini kalau mencari tambahan sepelong, dua pelong (sepuluh ribu, dua puluh ribu, Red),'' ucapnya, kemudian tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila Fendri mendapat penghasilan yang lumayan, begitu pula dengan para perempuan binaannya. Contohnya, Maya (nama samaran, Red). Sebagai seorang gadis panggilan high class, penampilan dan tongkrongannya bisa membuat minder para pria yang hendak menggunakan ''jasanya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa tidak, sehari-hari sebuah sedan Ford Focus hitam (lengkap dengan peralatan audio video paling anyar) selalu menemani gadis 23 tahun itu ke mana-mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fendri menyebutkan bahwa hampir semua anak buahnya kini mengendarai mobil. ''Sudah cukupan lah. Punya rumah dan mobil,'' katanya, kemudian nyengir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menentukan harga, patokan yang diambil di Manado sama saja dengan daerah-daerah lain. Selain faktor usia dan kecantikan, status juga menentukan. Seorang tambio berstatus mahasiswi minimal dihargai Rp 750 ribu. Mahasiswi memang menjadi primadona. Karena tak terlalu muda untuk soal pengalaman, tapi tak terlalu tua untuk menjadi teman kencan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, ada satu persamaan antara kelas menengah dan kelas atas. Kita tak bisa begitu saja memperlakukan mereka dengan model ''Juaji (pelayanan tak memuaskan) kembalikan ke germonya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka rata-rata harus diperlakukan dengan model seperti pacaran dulu. ''Karena begitu tak suka sedikit saja, ada saja perlakuan mereka yang bisa membuat kesal. Lalu kencan pun batal. Mereka (para tambio, Red) lebih suka hanya mendapat uang taksi bila sudah tak feeling,'' jelas Fendri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula bila berburu di kawasan pedalaman (kabupaten-kabupaten di sekeliling Manado). Kendati relatif lebih mudah ''diiming-iming" untuk jalan-jalan ke Manado dan belanja, tetap saja para gadis di itu meminta perlakuan seperti pacaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kawasan pedalaman, tipe-tipe yang ''bayar dan dapatkan" sangat terbatas. ''Yang lebih sering adalah model berpacaran, diajak jalan-jalan dan shopping ke Manado,'' tutur Fendri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis-gadis itu memang tak suka dengan istilah PSK. Mereka lebih suka dibilang melakoni ''pacaran yang menghasilkan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bagian lain, polisi tak bisa berbuat banyak terhadap maraknya prostitusi dengan model ''tertutup tapi terbuka" (tertutup karena tak pernah ada tempat resmi, terbuka karena nyatanya tak terlalu sulit untuk mendapatkannya). Sebab, memang tak ada pasal yang bisa dijeratkan terhadap prostitusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kami hanya bisa mengawasi dan memantau. Bagaimana memidanakan sebuah transaksi yang suka sama suka. Siapa yang akan melaporkan?'' ucap Direskrim Polda Sulut Kombes Pol Remedius Sigit Triharjanto, dengan nada tanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, bukan berarti polisi diam saja. Sigit mengatakan, pihaknya tetap memantau secara maksimal karena maraknya prostitusi selalu dekat dengan trafficking atau eksploitasi anak. ''Batasnya tipis sekali,'' ucap perwira dengan tiga mawar di pundak itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batas-batas tersebut adalah tidak menggermokan anak di bawah umur (di bawah 18 tahun) serta tidak ada unsur tipu dayanya (yang merupakan salah satu unsur terpenting dalam pidana trafficking). ''Bila ada yang melewati batas-batas itu, kami pasti akan menindaknya,'' ucap mantan Kasatreskrim Polwiltabes Surabaya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sigit menilai, trafficking dan prostitusi pada dasarnya adalah semacam ekses dari sebuah situasi. ''Yang memegang peran penting adalah pemerintah daerah dan segenap masyarakat. Kami ini hanya berwenang dalam hal penindakan,'' ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Sigit, yang paling penting adalah penyiapan kesempatan dan pengondisian sebuah masyarakat untuk para korban dan calon korban trafficking. ''Saya yakin bila para gadis itu mendapat kesempatan untuk berekspresi dan memperoleh pendapatan dengan cara benar, 90 persen trafficking akan habis sendiri,'' urainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sigit mengatakan percuma saja polisi terus-menerus melakukan penindakan, namun setelah dikembalikan, tak ada kesempatan kerja yang lebih baik. Akibatnya, para gadis tersebut kembali terjerat trafficking. ''Seperti main ular tangga saja kalau begitu,'' tandasnya&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-8952100759610394914?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/8952100759610394914/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/04/prostitusi-di-sulawesi-utara-bagaian-2.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/8952100759610394914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/8952100759610394914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/04/prostitusi-di-sulawesi-utara-bagaian-2.html' title='Prostitusi di Sulawesi Utara Bagaian 2 Habis'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Se6mvqoJFTI/AAAAAAAAAKg/ishu068XPpQ/s72-c/65045large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-8743634283478853707</id><published>2009-04-21T06:45:00.000-07:00</published><updated>2009-04-21T06:52:50.034-07:00</updated><title type='text'>Prostitusi di Sulawesi Utara Bagaian Dua</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Se3PoJ5xUbI/AAAAAAAAAKY/QlhZluOYiC4/s1600-h/64856large.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327142223009108402" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Se3PoJ5xUbI/AAAAAAAAAKY/QlhZluOYiC4/s320/64856large.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;TRAFFICKING&lt;/span&gt; merupakan salah satu masalah besar di Sulawesi Utara. Pihak kepolisian dan LSM memperkirakan jumlahnya lebih dari 300 kasus setiap tahun dan melibatkan lebih dari 500 perempuan. Termasuk sulit mengatasi masalah ini karena tidak ada sindikat yang jelas dan ada banyak cara untuk mengakali aturan atau pengawasan.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tipu daya, terutama lewat tawaran kerja, gadis-gadis Manado yang terkenal cantik itu pun di-trafficking ke berbagai wilayah lain di Indonesia. Mulai Jakarta, sampai Jayapura dan bahkan mancanegara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah berapa banyak keluarga yang telah dilukai oleh masalah ini. Salah satu yang paling sakit, mungkin, adalah Frida (bukan nama sebenarnya) dan keluarga. Anak gadisnya, Rika (juga nama samaran), "dijual" tantenya sendiri di Jayapura. Sebelum sempat diselamatkan, Rika terburu meninggal dunia karena penyebab yang tidak jelas juntrungnya. Waktu itu, Rika masih berusia 15 tahun. Dia baru saja lulus SMP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Frida, apa yang menimpa Rika terus mengganjal di hati. Sejak meninggalnya Rika pada Juli 2005, dia sebenarnya ingin sekali berbagi cerita. Hanya, dia juga tak tahu harus bercerita kepada siapa dengan cara bagaimana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk wawancara ini, harus ada jadwal khusus yang dibuat secara sembunyi-sembunyi. Sang suami tak pernah memberi izin kepada Frida untuk memberikan testimoni kepada siapa pun. "Suami malu dang, kalau saya cerita ke luaran. Karena tua (bude, Red) sendiri yang menjual anak," ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita sedih itu bermula ketika mertua Frida dalam kondisi kritis pada Mei 2005. Menyesuaikan keinginan orang yang hendak meninggal, anak-anak mertua Frida (termasuk suami Frida) di Manado mengumpulkan seluruh anggota keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu yang datang adalah Tina (nama samaran), kakak perempuan suami Frida yang sudah 15 tahun tidak bertemu. "Untuk bisa meneleponnya, kami harus melacaknya lama. Kami tak tahu dia (Tina, Red) kerja di mana, dan apa pekerjaannya," cerita Frida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tiga hari bertanya sana-sini, Frida akhirnya berhasil menghubungi Tina. Dua hari kemudian, Tina pun datang ke Manado. Dia tiba bersamaan dengan meninggalnya mertua Frida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petaka bermula setelah urusan pemakaman dan perkabungan selesai. Tina lantas meminta izin kepada Frida dan suami. Tina ingin membawa anak gadis mereka, Rika, jalan-jalan ke Jayapura. Bukan hanya itu, Tina sebenarnya juga minta agar Frida dan suami "melepas" Rika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Saya punya usaha restoran di Jayapura. Sekalian membantu dan saya sekolahkan,'' ucap Frida menirukan ucapan Tina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semula Frida mengaku sempat ragu-ragu. Sebab, saat datang ke Manado, Tina sama sekali tidak terlihat seperti wirausahawan yang sukses. "Pas ke sini (Manado, Red) saja, beberapa kali dia pinjam uang ke saudara. Bagaimana mau percaya dia bisa menyekolahkan Rika," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tina ternyata tidak hanya mengajak Rika. Dia juga mengajak saudara-saudara perempuan yang lain. Tina juga terus merayu agar mereka mau diajak ke Jayapura. Suami Frida pun luluh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudah jo. Dikasih pasiar (liburan, Red), biar jalan-jalan," ucap sang suami, yang kemudian diikuti anggukan dengan nada enggan oleh Frida. Rika pun diberi izin ikut Tina. Dengan catatan, hanya untuk sebulan, sekalian menghabiskan liburan panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rika berangkat pada awal Juli, menggunakan kapal laut dari Pelabuhan Bitung. Hari keberangkatan Rika itulah kali terakhir Frida dan sang suami melihat buah hati mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya perjalanan memakan waktu sekitar empat hari. Setelah empat hari itu, yang terjadi hanya kecemasan demi kecemasan. Setiap kali menelepon tak pernah diangkat. "Ada nada sambung, tapi tak pernah diangkat. Kalaupun diangkat, tidak ada jawaban," tutur Frida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud Frida, telepon diangkat, tapi tak sengaja. Hanya terdengar suara latar belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Frida mengaku sudah sangat cemas. Bayangan soal anaknya dipekerjakan menjadi macam-macam kian menguat. Sebab, cerita tentang anak yang di-trafficking bukan hal langka di Manado.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontak pertama dari anaknya baru terwujud seminggu kemudian. ''Saya ingat. Saat itu sudah larut, sekitar pukul 23.00,'' kenangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, kontak yang berlangsung tak lebih dari dua menit itu sungguh membuat Frida lemas. ''Ma, Ma, aduh Ma, kita (saya, Red) ada utang Rp 2 juta?'' tanya si anak kepada ibunya. ''Utang dari mana?" sahut si ibu bingung. ''Tak tahulah, pokoknya kita tiba-tiba punya utang Rp 2 juta,'' jawab Rika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembicaraan lanjutan membuat Frida semakin lemas. Rika bercerita bahwa begitu sampai di Jayapura, dirinya langsung dibawa ke pub. ''Masih pusing-pusing begitu, Ma. Matua (bude, Red) tak membawa pulang ke rumah, tapi ke pub,'' ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ucapan Rika terkesan terburu-buru. Belum sempat ibunya bertanya banyak, Rika sudah memutus hubungan telepon. Malam itu juga Frida keluar rumah dan segera mencari wartel. Dia langsung balas menelepon. Alih-alih menjadi tenang, Frida justru semakin cemas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Ma, nanti telepon ulang. Nanti ketahuan,'' jawab Rika dari seberang gagang telepon. Rupanya, Rika tadi pinjam ponsel dan minta pulsa temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hari kemudian, sekitar pukul 02.00, Rika telepon. Dia bercerita agak panjang lebar. Dia dijebak dan kini tiap malam harus melayani tamu karaoke dan minum miras, di sebuah kafe di Jayapura. Rika mengaku tak berani keluar, karena memang tak ada keluarga (selain bude yang menjualnya). Rika juga mengaku takut dibunuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar kabar itu, Frida langsung bercerita kepada suami dan keluarganya. Beberapa keluarga langsung pesimistis. Berdasarkan cerita-cerita dan pengalaman orang lain, uang Rp 10 juta pun tak cukup untuk menebus Rika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merasa kurang yakin kalau menghubungi polisi, keluarga Frida kemudian menghubungi LSM PIPPA (Pusat Informasi Perlindungan Perempuan dan Anak). Yang dilakukan LSM itu kali pertama adalah memastikan keberadaan Rika. Ternyata benar. Tiap malam Rika menjadi lady escort di sebuah kafe di Jayapura. Pelan-pelan, LSM itu merancang strategi untuk membebaskan Rika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kelancaran rencana, LSM tersebut berpesan kepada Frida dan keluarga. Bila suatu saat Tina menghubungi keluarga, bilang saja pura-pura tidak tahu keberadaan Rika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar, dua hari kemudian Tina menelepon. Dengan berpura-pura tidak tahu, Frida menanyakan keberadaan Rika. Tina sendiri berkilah. ''Kita (saya, Red) di rumah, sementara Rika ada rumah makan. Jaraknya jauh dan sekarang hujan deras,'' ucap Tina seperti ditirukan Frida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu Frida mengaku sudah tak tahan untuk memaki-maki Tina. ''Namun, saya ingat harus pura-pura tidak tahu supaya Rika bisa kembali dengan aman,'' ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum sempat penyelamatan dilakukan, kabar lebih buruk menyusul. Suatu Senin pada Juli 2005, ada kabar duka dari Jayapura. Luki (nama suami Tina), menelepon Frida dan mengabarkan kalau Rika ada di rumah sakit akibat kecelakaan. Luki bilang, saat Rika naik motor hendak ke pantai, secara tidak sengaja mobil yang dia kendarai menabrak Rika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar itu tentu membuat panik Frida. Dia pun membulatkan tekad untuk mencari pinjaman uang, segera menjemput Rika di Jayapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum sempat uang terkumpul, keesokan harinya kabar terburuk tiba. Luki menelepon lagi, mengabarkan bahwa Rika meninggal dunia. Tapi, ada yang berbeda pada cerita Luki. Bila sebelumnya dia mengaku sebagai penabrak Rika, kali ini Luki meralatnya, bilang ada orang lain yang menabrak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar itu, Frida sempat histeris. Yang lebih membuat Frida semakin nelangsa, ketika dia berada di Jayapura, hasil visum dan keterangan dari rumah sakit menyebutkan bahwa sebetulnya Rika masuk rumah sakit pada Minggu dan tewas beberapa saat setelah di rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Artinya, ketika telepon pada Senin itu dang, anak kita (saya, Red) sudah meninggal. Coba dang, orang tua mana yang tak sedih,'' tutur Frida dengan suara semakin serak dan mata berkaca-kaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membuat Frida semakin sedih adalah urusan untuk membawa kembali jenazah Rika ke Manado. Butuh waktu tiga bulan dan biaya sekitar Rp 25 juta. ''Dipersulit beberapa kali. Bahkan, sampai urusan ke kepolisian di Jayapura. Namun, polisinya lebih membela pemilik kafe dan kakak ipar. Sakit hati betul dang,'' kenangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kepolisian Jayapura itulah, Frida mengaku terakhir bertemu Tina dan suaminya. Saat itu hadir pula Oscar, nama bos pemilik kafe tempat Rika dipaksa menjadi lady escort.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pertemuan itu, Frida tentu saja melabrak Tina. Namun, kendati berkali-kali minta maaf, pengakuan Tina menjengkelkan Frida. Sebab, Tina bilang Rika sendiri yang minta kerja sebagai lady escort. Padahal, jelas-jelas Rika sudah bilang kalau dia dijebak dan minta tolong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kita (saya) ini orang miskin dan tak berpendidikan tinggi. Jadi gampang dibodohi,'' sesal Frida. Yang lebih mengenaskan, dalam pertemuan itu Frida pun disuguhi kecelakaan versi yang tak pernah dipercayainya. ''Dorang (mereka, Red) bilang kalau anak saya jadi korban tabrak lari. Dan, yang menabrak tak ditemukan. Siapa yang percaya, apalagi sebelumnya Luki bilang dia yang menabrak,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini Frida mengaku tak tahu persis bagaimana ceritanya Rika bisa mengalami kecelakaan dan bagaimana kronologi kecelakaannya. Jangan-jangan, Rika juga bukan meninggal karena kecelakaan murni. ''Sampai mati, rasanya mungkin tak pernah tahu,'' tutur Frida sedih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini Frida mengaku masih merasa menyesal memberi izin anaknya berangkat pada Juli lalu. ''Tapi, siapa yang menyangka, kakak ipar sendiri mau menjahati?'' ucapnya. "Seharusnya saya lebih cepat bertindak," lanjutnya lagi&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-8743634283478853707?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/8743634283478853707/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/04/prostitusi-di-sulawesi-utara-bagaian.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/8743634283478853707'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/8743634283478853707'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/04/prostitusi-di-sulawesi-utara-bagaian.html' title='Prostitusi di Sulawesi Utara Bagaian Dua'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Se3PoJ5xUbI/AAAAAAAAAKY/QlhZluOYiC4/s72-c/64856large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-6225002353146964442</id><published>2009-04-20T11:59:00.000-07:00</published><updated>2009-04-20T12:07:47.447-07:00</updated><title type='text'>Prostitusi di Sulawesi Utara</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SezH-J3ag4I/AAAAAAAAAKQ/7RKgnwFMlr8/s1600-h/64675large.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326852329886614402" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SezH-J3ag4I/AAAAAAAAAKQ/7RKgnwFMlr8/s320/64675large.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;MANADO&lt;/span&gt; merupakan salah satu kota terindah di Indonesia. Terletak di pinggir laut, dikelilingi perbukitan yang hijau. Kotanya pun bersih sekali. Tidak ada kaki lima yang bertebaran seperti di kota-kota besar lain di negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Namun, ada gurauan yang sering muncul bagi mereka yang pernah ke ibu kota Sulawesi Utara tersebut. Katanya, ke Manado tidak lengkap kalau belum menikmati tiga "B." Yaitu, Bunaken (taman laut), Bubur Manado, dan Bibir Manado.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gurauan ini keji memang, seolah merendahkan keelokan dan kecantikan perempuan Manado yang sudah terkenal itu. Tapi, memang sudah bukan rahasia lagi, dalam dunia trafficking dan prostitusi, gadis Manado terbilang most desired alias paling dicari-cari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya di kota-kota lain di Indonesia, persebarannya pun telah mencapai mancanegara. Terus terang, mencari angka pasti trafficking di Sulut bukanlah hal mudah. Bahkan, termasuk hal yang mustahil. Yang ada hanya kisah-kisah, sementara catatan dari polisi dan sejumlah LSM mungkin belum bisa menggambarkan betapa besarnya angka yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Jawa Pos melakukan penelusuran di Sulut, dibantu rekan-rekan Manado Post (Jawa Pos Group), angka yang didapat bisa dibilang sangat kecil. Tercatat hanya 57 kasus trafficking yang dapat diungkap polisi, plus 106 kasus yang diselesaikan LSM di Sulut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah 163 kasus itu bukan dalam setahun, melainkan dalam LIMA TAHUN TERAKHIR. Dari 163 kasus yang diungkap itu, tercatat ada 235 perempuan asal Sulut yang dapat "diselamatkan," dalam arti dipulangkan dan dientaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah ini mungkin hanyalah pucuk gunung es. Jumlah aslinya bisa jauh lebih banyak. "Kasus-kasus yang terjadi tapi tak sempat termonitor atau dilaporkan masih jauh lebih banyak," tandas Narwasty Vike Karundeng, koordinator Pusat Informasi Perlindungan Perempuan dan Anak (PIPPA) di Manado.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vike, panggilan akrabnya, mengira-ngira angka aslinya bisa lebih dari 300-an kasus per tahun, melibatkan lebih dari 500-an korban. "Mereka biasanya dijanjikan pekerjaan," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski hanya pucuk dari gunung es, dari 163 kasus dan 235 perempuan itulah didapat kira-kira peredaran "Bibir Manado" di Indonesia, plus di negara-negara lain. Persebarannya bisa dilihat di grafis. Mencapai 11 provinsi, mulai yang dekat di Sulawesi Selatan hingga Kepulauan Riau (Batam) dan Papua. Untuk luar negeri, tujuannya negara-negara tetangga, seperti Singapura, Malaysia, dan Filipina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menariknya, dari kasus yang terungkap, daerah yang paling banyak menjadi tujuan pengiriman "Bibir Manado" adalah Papua dan Papua Barat. Selama lima tahun terakhir, polisi dan LSM memulangkan 53 perempuan asal Sulut yang telah dijebak menjadi PSK dan lady escort di sana. Mulai Jayapura, Timika, Biak, hingga Sorong. Meski demikian, kenyataan sebenarnya mungkin bukan Papua yang terbanyak. Kata seorang muncikari kelas atas Manado yang tak mau disebut nama aslinya, Jakarta tetap menjadi jujukan utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Banyak penerbangan Jakarta-Manado dengan harga relatif murah. Makanya, anak buah saya sering pergi pulang Jakarta-Manado," ungkap sang muncikari dengan gaya kemayu tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu Ganti Wajah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menggambarkan sindikat trafficking di Sulut, jangan membayangkan sebuah sindikat yang terdiri atas pria bertampang sangar, sadis, tega menyakiti, dan bersenjata. Bisa jadi, pelaku sindikat trafficking di Sulut adalah pasangan suami-istri yang baik, gadis-gadis cantik, atau para pria kemayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak percaya? Simak saja kisah penjualan perawan seharga Rp 50 juta yang diungkap Poltabes Manado pada pertengahan Februari lalu. Yang menjadi tersangka utama adalah Monita Wangkouw, perempuan Manado berusia 24 tahun yang sudah "mapan" menjadi PSK di Jakarta. Dalam kasus itu, Monita yang tengah balik ke Manado dari Jakarta didatangi pasangan suami-istri, Cliff Supit dan Sicilia. Pasangan itu mengatakan kepada Monita, ada dua ABG putus asa yang menawarkan keperawanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua bocah yang masih duduk di kelas dua SMP itu kemudian dibawa ke Jakarta oleh ketiganya, lalu dijual. Rupanya, salah satu ABG berubah pikiran dan menolak. Ketika pulang ke Manado, dia melaporkan kejadian ini kepada polisi. "Prosesnya memang sesederhana itu. Artinya, siapa pun bisa menjadi pelaku trafficking di Manado. Tak ada jaringan khusus. Tak ada sindikat tertentu," kata Kasatreskrim Poltabes Manado Kompol Ribut Hari Wibowo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukti lain, selama menjabat Kasatreskrim, Ribut mengaku tak pernah menangkap seseorang lebih dari sekali. "Selalu berganti wajah," tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak jarang, yang menjadi pelaku trafficking adalah keluarga sendiri. Ini seperti yang dialami oleh Grace (bukan nama sebenarnya), perempuan 42 tahun warga Batukota, Manado. Dia kehilangan Mona (juga nama samaran), anak pertamanya yang masih berusia 15 tahun. Gadis kelas 3 SMP itu tewas pada 2005 dengan sebab yang tak pernah diketahui oleh Grace. Mona di-trafficking oleh tantenya sendiri ke Jayapura. "Meski sudah selesai permasalahannya, tetap saja bila teringat, saya langsung menangis," kenang Grace.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kompol Ribut mengatakan, jarang sekali ditemui pelaku trafficking yang terdiri atas sebuah sindikat dengan organisasi rapi yang beranggota pria berwajah sangar. "Karena modus yang paling sering dipakai adalah tipu daya," urainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ribut mengatakan, sindikat sebenarnya ada, tapi operasional utamanya justru bukan di Manado. ''Kebanyakan yang mengendalikan justru para pemilik tempat hiburan di luar kota,'' paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pemilik tempat hiburan itulah yang mengerahkan "anak buah" senior dan tepercaya untuk merekrut perempuan, entah itu teman atau saudara sendiri. Begitu didapat, setelah perempuan itu sampai di tempat tujuan, sindikat dengan pria sangar muncul untuk menjaga "anak baru" supaya tidak kabur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Sindikatnya menunggu, namun yang bergerak merekrut dan mengirim justru orang-orang yang sulit untuk dicurigai,'' kata mantan Kapolsek Wonokromo dan Rungkut di Surabaya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal seperti inilah yang membuat polisi kesulitan mengungkap sindikat trafficking. "Kami harus benar-benar turun dan melakukan penyamaran dulu. Laporan yang masuk sangat sedikit," ucap Direskrim Polda Sulut Kombespol Remedius Sigit Triharjanto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, imbuh mantan Kasatreskrim Polwiltabes Surabaya tersebut, "bau" trafficking di Sulut sangat terasa. ''Tapi, tentu saja bila kami harus menindak, bukti-bukti awal pidananya sudah harus sangat kuat,&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-6225002353146964442?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/6225002353146964442/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/04/prostitusi-di-sulawesi-utara.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/6225002353146964442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/6225002353146964442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/04/prostitusi-di-sulawesi-utara.html' title='Prostitusi di Sulawesi Utara'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SezH-J3ag4I/AAAAAAAAAKQ/7RKgnwFMlr8/s72-c/64675large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-2824399597948677483</id><published>2009-04-18T09:29:00.000-07:00</published><updated>2009-04-18T09:36:32.420-07:00</updated><title type='text'>Thaksin Luput dari Upaya Pembunuhan</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SeoBh2qeUiI/AAAAAAAAAKI/x8HTjDjeWM4/s1600-h/64237large.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326071190440006178" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SeoBh2qeUiI/AAAAAAAAAKI/x8HTjDjeWM4/s320/64237large.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;BANGKOK&lt;/span&gt; - Senjata mulai ikut berbicara dalam konflik politik berkepanjangan di Thailand. Baru empat hari Bangkok tenang setelah dua puluh hari penuh kekacauan akibat demo massa kaus merah atau pendukung mantan Perdana Menteri (PM) Thaksin Shinawatra, insiden berdarah kembali pecah.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang tokoh gerakan kaus kuning atau kelompok anti-Thaksin, Sondhi Limthongkul, luput dari upaya pembunuhan yang dilakukan beberapa orang kemarin pagi (17/4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sondhi, tokoh Aliansi Rakyat untuk Demokrasi (PAD) yang akhir tahun lalu menyabotase Bandar Udara Svarnabhumi, Bangkok, saat itu sedang dalam perjalanan menuju kantornya, sebuah perusahaan di bidang media televisi dan surat kabar, sekitar pukul 5.00. Dia akan mengikuti sebuah program televisi yang direkam untuk kemudian ditayangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana dikutip dari harian The Nation, pria bersenjata di atas pikap tiba-tiba memberondong kendaraan Sondhi ketika berada di pompa bensin dekat bank sentral. Setelah memuntahkan ratusan peluru, pikap itu langsung melarikan diri. Kendati lolos dari maut, peluru melukai bahu dan sebutir masih bersarang di bagian kiri kepala Sondhi. Sopir Sondhi, Vayupak Mussi, juga terluka serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tayangan stasiun TV ASTV, Sondhi yang berkemeja putih itu terlihat keluar dari mobil van Lexus hitam dengan berlumuran darah di bagian dada serta kepala. ''Ada dua penyerang yang menguntit mobil Sondhi, mengejar, dan menembaki dengan sekitar 100 peluru dari senjata AK-47 dan M-16,'' ungkap juru bicara kepolisian Kolonel King Kwaengwisatchaicharn. Saat memeriksa mobil Sondhi, polisi menemukan 80 lubang peluru di sekujur badan mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur Rumah Sakit Vajira dr Chaiwun Charoenchoktavee menyatakan, para dokter sudah mengoperasi Sondhi dan mengeluarkan peluru dari kepalanya. Operasi tersebut selesai kemarin petang. Kini Sondhi dalam masa pemulihan di sebuah rumah sakit yang dirahasiakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sondhi, pemilik sejumlah media itu, sebetulnya merupakan kawan dekat Thaksin. Dia pernah memuji Thaksin sebagai PM terbaik. Tapi, kemudian dia berubah haluan. Sejak akhir 2005, dia menentang Thaksin. Dia merupakan salah seorang pendiri PAD, kelompok di balik demonstrasi dengan massa baju kuning.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PAD mengadakan unjuk rasa pertama pada 2006 yang membuka jalan bagi militer untuk campur tangan menggulingkan Thaksin. Sejak itu, situasi Thailand terus bergolak. Protes massa terus terjadi, terkadang dengan kekerasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PAD didukung oleh elite birokrat, istana, serta militer. Kelompok kaus kuning itu juga berhasil menggulingkan dua perdana menteri pro-Thaksin. Mereka pula yang membantu Abhisit naik ke kursi PM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Motif penyerangan masih diselidiki pihak berwajib. Peristiwa itu terjadi di tengah situasi yang masih belum kondusif di Thailand. Pendukung Thaksin yang ditandai sebagai kelompok kaus merah turun ke jalan dalam jumlah ribuan untuk mendesak agar Perdana Menteri Abhisit Vejjajiva mundur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berhasil membatalkan pertemuan puncak para pemimpin Asia di Pattaya, Sabtu (11/4). Setelah itu, mereka bentrok dengan aparat keamanan yang menewaskan dua orang dan melukai 123 lainnya, Senin (13/4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sondhi menjadi target serangan diduga karena menguatnya tudingan bahwa aparat berat sebelah. Aparat mengerahkan seluruh kekuatan saat massa kaus merah menguasai Bangkok pada demo besar-besaran Minggu dan Senin lalu. Sementara itu, tak satu pun aktivis PAD yang ditangkap. Padahal, massa PAD memblokade bandara tahun lalu yang mengakibatkan kerugian besar bagi perekonomian Thailand.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insiden terakhir kemarin membuat pemerintahan PM Abhisit memperpanjang masa darurat sipil di Bangkok. ''Kami memperpanjang masa darurat sampai yakin bahwa tidak ada risiko keamanan vital di seluruh ibu kota,'' tegasnya setelah rapat kabinet di kantor PM kemarin.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-2824399597948677483?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/2824399597948677483/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/04/thaksin-luput-dari-upaya-pembunuhan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/2824399597948677483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/2824399597948677483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/04/thaksin-luput-dari-upaya-pembunuhan.html' title='Thaksin Luput dari Upaya Pembunuhan'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SeoBh2qeUiI/AAAAAAAAAKI/x8HTjDjeWM4/s72-c/64237large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-8623412178371974498</id><published>2009-04-17T05:32:00.000-07:00</published><updated>2009-04-17T05:45:11.223-07:00</updated><title type='text'>Sembilan Mahasiswa Tewas</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Seh5zfHb1aI/AAAAAAAAAKA/79XvdG-0tQM/s1600-h/64106large.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325640484798584226" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Seh5zfHb1aI/AAAAAAAAAKA/79XvdG-0tQM/s320/64106large.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;BATU&lt;/span&gt; - Sesudah pesta dan bersantai di sebuah vila di Songgoriti dan Wisata Payung, Kota Batu, sembilan mahasiswa dari Universitas Islam Malang (Unisma), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Universitas Merdeka (Unmer) Malang, dan Universitas Brawijaya (Unibraw) tewas dalam kecelakaan tragis.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Peristiwa yang merenggut nyawa sembilan mahasiswa itu terjadi di Jl Raya Panglima Sudirman, Kota Batu, pukul 3 dini hari kemarin (16/4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Radar Malang (Jawa Pos Group) melaporkan, sembilan mahasiswa yang jadi korban itu lima perempuan dan empat laki-laki. Para korban meninggal seketika di TKP (tempat kejadian perkara). Peristiwa tragis itu terjadi setelah mobil Mobil Daihatsu Taruna F500 RVT Nopol DK 1070 XB yang mereka tumpangi selip dan menghantam pohon angsana di trotoar jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benturan keras membuat bagian depan mobil rusak berat hingga tak berbentuk. Para korban rata-rata menderita luka parah di bagian kepala dan luka patah tulang. Mereka, antara lain, Anang Kasin, 30, warga Jl Kapten Japa Nomor 75, Denpasar; Rois Sudin, 25, Dusun Sumbersari, Padang, Lumajang; Firdaus Sastra, 25, Lobuk, Bluto, Sumenep. Korban lainnya adalah Imron Rosadi, 20, Gedang Mas, Randuagung, Lumajang; Maretha Medani Chryza, 25, Jl Tirto Utomo, Landungsari, Kabupaten Malang; Ririn Erniati, 22, Pecalukan, Progen, Pasuruan; Dwi Rani Rosmaya, 25, Tanjungrejo, Sukun, Kota Malang; Nia Ifada, 23, warga Sidoarjo; dan Meutia Sony Agustin, Bangilan, Purworejo, Pasuruan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian nahas itu menimpa korban tidak lama setelah mereka meninggalkan lokasi Wisata Kuliner Payung sepulang dari pesta di vila Songgoriti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat akan pulang ke Kota Malang, mobil yang dikemudikan Anang melaju kencang di jalan yang sepi dan menurun. Saat meluncur di Jl Raya Panglima Sudirman, Batu, sekitar 500 meter sebelah timur Balai Kota Batu, mobil oleng ke kiri membentur trotoar dan menabrak pohon di pinggir jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski mobil rusak parah, pohon angsana yang ditabrak tidak tumbang. Pohon di tengah trotoar jalan itu hanya mengelupas kulitnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benturan keras dini hari itu mengagetkan warga sekitar. Mendengar bunyi benturan keras, warga berbondong-bondong keluar dari rumah untuk memberikan pertolongan dan melaporkan kepada polisi. Tidak berselang lama, petugas Satlantas Polres Batu tiba di lokasi melakukan evakuasi dan olah TKP. Seluruh korban dibawa ke kamar mayat RSSA Malang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kejadian itu, dua penumpang terlempar ke luar dari mobil. Korban lainnya terjepit di dalam mobil. "Kakinya tertinggal di dalam. Kami membantu mengeluarkan korban yang terjepit setelah mencongkel bodi mobil dengan linggis," kata Mulyo Miseno, salah seorang saksi yang turut memberikan pertolongan, siang kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain petugas Polres Batu, siang kemarin tim Laboratorium Forensik Polda Jatim juga melakukan oleh TKP bersama Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim AKBP Yusuf. Tiga petugas yang dipimpin AKBP Didik Subiantoro, kepala Unit Fisika Instrumen Forensik Labfor Polda Jatim, itu mengolah TKP, serta mengukur dan memeriksa barang bukti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh TKP itu dilakukan dari titik normal hingga terhentinya kendaraan saat menabrak mobil. "Ini lakalantas menonjol karena korban jiwa lebih dari lima orang. Sekarang masih kami periksa dan selidiki. Hasilnya nanti ke Kapolres," kata Didik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolres Batu AKBP Tejo Wijanarko menjelaskan, berdasar pemeriksaan, sementara diduga penyebabnya adalah ban kiri bagian belakang pecah. Mobil oleng ke kiri, langsung menabrak trotoar dan menabrak pohon. "Hasil pemeriksaan ban pecah dugaannya karena kondisi ban sudah tipis. Kami tidak menemukan bekas rem," kata Tejo saat jumpa pers sore kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pecahnya ban itu, sambung dia, selain disebabkan ban sudah tipis, juga karena kelebihan muatan. Apalagi, kondisi jalan juga sedang menurun. "Mungkin saat menurun itulah ban pecah," ujar dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pemeriksaan ban, sambung dia, hanya ban bagian belakang yang tipis. Tiga ban lain masih baik. "Ban pecah buatan tahun 2000, sedangkan tiga ban lainnya tahun 2005," sebut dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pukul 15.30, seluruh jenazah sudah dibawa pulang keluarga masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewa Vila 3 Jam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum nyawa sembilan mahasiswa-mahasiswi itu melayang, mereka sempat menghabiskan waktu sekitar 2,5 jam di salah satu vila di Songgoriti, Kota Batu. Sebetulnya mereka menyewa vila selama tiga jam, antara pukul 22.00 sampai pukul 01.00. Namun, sebelum jam sewa habis, mereka sudah check out.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang mereka lakukan di vila tersebut belum diketahui dengan pasti. Ada yang mengatakan mereka merayakan pesta ulang tahun seorang temannya. Tapi, siapa yang berulang tahun hingga berita ini diturunkan masih belum diketahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari penelusuran Radar Malang, para mahasiswa itu tidak hanya bersembilan, tapi bersama delapan teman lainnya. Kehadiran mereka di vila juga sedikit membuat kegaduhan. "Ada sekitar 17 orang. Suaranya sangat keras, ada yang berteriak dan tertawa-tawa," kata salah seorang petugas keamanan vila setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut petugas keamanan berambut gondrong itu, di antara mereka juga ada yang terlihat sempoyongan. Bahkan, menurut sepengetahuan penjaga itu, masih ada dua orang yang tinggal di vila sampai masa sewa tersebut habis saat kecelakaan terjadi. Satu perempuan dan satu laki-laki. "Si perempuan menunggui yang laki-laki karena terlihat tidur," kata penjaga vila yang tidak mau namanya dikorankan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagus Santoso, penjaga lain vila di Songgoriti itu, membenarkan adanya rombongan kalangan mahasiswa tersebut. Malam itu pukul 22.00 dialah yang menerima uang sewa vila dari rombongan tersebut. Rombongan mahasiswa itu menyewa salah satu vila di bagian pojok. "Mereka bayar Rp 125 ribu untuk tiga jam. Tapi, jam setengah dua belas mereka sudah keluar," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang, Bagus lupa atas nama siapa penyewaan vila itu. Namun, menurut pengetahuannya, mobil yang dikemudikan korban itu sering ditemui di vila. "Dua hari lalu juga ke Songgoriti. Tapi, tempatnya berpindah-pindah,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mereka pulang, Bagus mengaku membersihkan bekas muntahan. "Mendengar ada der (kecelakaan, Red), semuanya saya bersihkan. Yang masih ada di dalam juga langsung pergi," tambah dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum turun ke Kota Malang, rombongan ke wisata payung. Diduga mereka melanjutkan acara minum-minum. Apalagi kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 00.30. Atau sekitar satu jam setelah meninggalkan vila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolres Batu AKBP Tejo Wijanarko membenarkan adanya kabar pelaksanaan pesta ulang tahun itu. Dari pemeriksaan diduga sebelum kejadian kecelakaan rombongan tersebut menyewa vila di Songgoriti. "Informasinya memang ada yang ulang tahun," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, saat disinggung soal pesta minuman keras, Tejo mengaku tidak menemukan adanya kegiatan tersebut. Sebab, saat melakukan pemeriksaan personelnya juga tidak menemukan indikasi tersebut. Bahkan, untuk membuktikan adanya pengaruh minuman keras tersebut, polisi masih menunggu hasil tes darah dari dokter RSSA Malang&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-8623412178371974498?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/8623412178371974498/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/04/sembilan-mahasiswa-tewas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/8623412178371974498'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/8623412178371974498'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/04/sembilan-mahasiswa-tewas.html' title='Sembilan Mahasiswa Tewas'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Seh5zfHb1aI/AAAAAAAAAKA/79XvdG-0tQM/s72-c/64106large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-6241541893357914692</id><published>2009-04-16T04:51:00.000-07:00</published><updated>2009-04-16T04:57:24.277-07:00</updated><title type='text'>Rela Tato Wajah Demi Uang</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SecdGD8sVZI/AAAAAAAAAJ4/tfpRmw5bLCc/s1600-h/63830large.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325257074365191570" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 236px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SecdGD8sVZI/AAAAAAAAAJ4/tfpRmw5bLCc/s320/63830large.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;PEKALONGAN&lt;/span&gt; - Tergiur pekerjaan sebagai ''keamanan'' di Dinas Perhubungan, Informasi, dan Komunikasi Pekalongan, dua lelaki asal Patean nekat menato wajah mereka. Namun, bukan pekerjaan yang didapat, tapi rasa malu&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;yang bisa jadi bakal disandang seumur hidup. Pasalnya, pemberi janji tersebut ''misterius'' sehingga pekerjaan yang dijanjikan pun sejatinya tidak ada. Padahal, wajah dua lelaki tadi telanjur dihiasi tato permanen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus tersebut menyeret nama Kus, pegawai dinas tadi yang bertugas di Terminal Angkutan Umum Sukorejo. Kus berdalih bahwa ''syarat'' menato wajah itu diperintahkan oleh Plt Kadishubinfokom Tatang Iskandariyanto SH. Belakangan diketahui bahwa pemberi perintah tadi ternyata Tatang palsu. Kus tidak bisa membuktikan keasliannya. Sebab, dia menerima perintah tersebut lewat telepon. ''Karena keluguannya, dia (Kus) percaya saja ketika ada yang meneleponnya dan menyaru sebagai saya,'' terang Tatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kus, dirinya diminta ''Tatang'' lewat telepon mencari empat orang untuk dijadikan pegawai. Syaratnya, mereka harus bersedia menato wajahnya. Meski heran, Kus menurut saja setelah ''Tatang'' berkali-kali menelepon. Kus pun berusaha memenuhi perintah ''atasannya'' tersebut. Dia menyampaikan ajakan itu kepada Sadiyono dan Bobi, keduanya warga Patean, serta Suprih dan Suyatno, warga Sukorejo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada keempatnya, Kus menjanjikan gaji Rp 2,5 juta sebulan plus tunjangan anak dan istri Rp 1,48 juta. Keempatnya pun masih dijanjikan mendapat uang makan Rp 350.000 per bulan serta fasilitas sepeda motor dan rumah dinas&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-6241541893357914692?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/6241541893357914692/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/04/rela-tato-wajah-demi-uang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/6241541893357914692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/6241541893357914692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/04/rela-tato-wajah-demi-uang.html' title='Rela Tato Wajah Demi Uang'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SecdGD8sVZI/AAAAAAAAAJ4/tfpRmw5bLCc/s72-c/63830large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-4604078849269164134</id><published>2009-04-15T03:11:00.000-07:00</published><updated>2009-04-15T03:27:44.546-07:00</updated><title type='text'>Lolos di Malaysia, Tertangkap di Jakarta</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SeW2jlDSsLI/AAAAAAAAAJw/Ai-R7nhI5to/s1600-h/63718large.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5324862856793075890" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 250px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SeW2jlDSsLI/AAAAAAAAAJw/Ai-R7nhI5to/s400/63718large.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;JAKARTA&lt;/span&gt; - Berbagai cara terus dilakukan para pengedar narkoba untuk mengelabui petugas. Seperti yang terjadi kemarin, narkoba jenis heroin seberat 3 kilogram nyaris lolos masuk ke Indonesia dari negara lain melalui Bandara Soekarno-Hatta.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Berkat kesigapan petugas, heroin yang diperkirakan bernilai lebih dari Rp 3 miliar itu berhasil diamankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam operasi penangkapan yang dilaksanakan sekitar pukul 08.30 itu, petugas gabungan Unit II Direktorat Narkoba Mabes Polri dan Polda Metro Jaya membekuk Unang Wijaya, si pembawa heroin. Pria 28 tahun yang belakangan diketahui berasal dari Serang, Banten, itu ditangkap di tepi jalan terminal II D kedatangan luar negeri. Saat itu dia baru saja turun dari pesawat Air Asia yang membawanya dari Malaysia. Polisi menemukan 3 kg heroin itu di tas jinjing Unang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik, Unang sempat lolos dari pemeriksaan petugas di bandara. Di antaranya, aparat imigrasi dan aparat keamanan. Bukan hanya itu. Unang juga dengan mudah membawa 3 kg heroin saat melintasi pemeriksaan mesin scanner yang menggunakan peralatan X-Ray di bandara itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur IV Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Harry Montalalu mengatakan, Unang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka membungkus heroin tersebut dengan ratusan butir kapsul. Lalu, ratusan kapsul itu dimasukkan di kaleng cokelat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Tapi, yang sangat kami sesalkan, mengapa narkoba sebanyak itu bisa lolos dari bandara Malaysia, lalu lolos lagi di Bandara Soekarno-Hatta. Termasuk lolos mesin scanner X-Ray,'' tanya Harry.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada penyidik, tersangka berdalih membawa narkoba itu karena dititipi seseorang yang tidak dikenalnya di Bandara Kuala Lumpur, Malaysia, sesaat menjelang check-in. Orang tak dikenal itu meminta tolong karena terlalu banyak mengangkut barang bawaan. Unang sendiri mengaku menjadi tukang bangunan setahun terakhir ini di Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhadap pengakuan itu, polisi tak langsung percaya. Harry mengatakan hak tersangka untuk berdalih. Tapi, polisi menduga heroin itu dibawa dari Afrika Selatan yang diselundupkan ke Malaysia dengan cara dimasukkan ke puluhan butir kapsul, lalu ditelan. Setiba di Malaysia, kapsul-kapsul itu dikeluarkan bersama dengan kotoran buang air besar. Kapsul-kapsul itu lalu dibersihkan, kemudian dimasukkan ke kaleng cokelat untuk selanjutnya diselundupkan ke Jakarta. ''Di antara 250 butir kapsul itu ada yang sudah dikupas, walau heroinnya masih padat. Tapi, ada yang masih di dalam kapsul,'' terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Harry, penangkapan itu dilakukan setelah pihaknya memperoleh informasi internasional awal Februari lalu adanya rencana penyelundupan heroin dari Malaysia ke Jakarta. Pihaknya langsung memantau gerak-gerik para penumpang di bandara, termasuk Unang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanit II Direktorat IV Narkoba Bareskrim Mabes Polri AKBP Raja Calvian Gumay menambahkan, penangkapan itu berawal dari informasi jaringan Malaysia yang mengatakan bahwa ada heroin bakal masuk ke Indonesia. Saat itulah, anggota langsung diperintahkan ke terminal kedatangan. ''Dia (Unang) berhasil kami tangkap setelah ada informasi dari jaringan kami sesama polisi di Malaysia,'' terang Raja yang memimpin penangkapan kemarin. Dia juga mengatakan bahwa Unang sudah masuk DPO (daftar pencarian orang, Red) polisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhir keterangannya, peranan tersangka itu sebagai kurir narkoba dan masih dikembangkan terus kasusnya. Diduga, tersangka adalah anggota jaringan narkoba internasional. ''Tapi, yang jelas, dia kami jerat UU No 2 Tahun 1997 tentang peredaran narkotika dengan ancaman hukuman mati&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-4604078849269164134?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/4604078849269164134/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/04/lolos-di-malaysia-tertangkap-di-jakarta.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/4604078849269164134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/4604078849269164134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/04/lolos-di-malaysia-tertangkap-di-jakarta.html' title='Lolos di Malaysia, Tertangkap di Jakarta'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SeW2jlDSsLI/AAAAAAAAAJw/Ai-R7nhI5to/s72-c/63718large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-6812384775326701696</id><published>2009-04-06T00:32:00.000-07:00</published><updated>2009-04-06T00:36:16.899-07:00</updated><title type='text'>Petilasan Sunan Kalijaga</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sdmw5R0SviI/AAAAAAAAAJo/7hb1c6WZH50/s1600-h/61702large.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321478932796718626" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 210px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sdmw5R0SviI/AAAAAAAAAJo/7hb1c6WZH50/s320/61702large.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;KUDUS&lt;/span&gt; - Petilasan Sunan Kalijaga di Desa Wonosobo, Kecamatan Undaan, Kudus, menyimpan peninggalan bersejarah. Sutodirono alias Rasimin, warga desa itu, menemukan tiga mangkuk kuno yang diduga berasal dari Tiongkok, gelang tembaga, dan miniatur rumah khas Melayu.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benda-benda bersejarah tersebut, menurut lelaki berusia 60 tahun itu, sudah ditemukan cukup lama. Namun, benda tersebut disimpannya karena tidak tahu harus dirinya apakan. Baru kemarin (5/4) dia menyerahkannya kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasi Rahmuskala Sancaka Dwi Supani yang mewakili Kepala Disbudpar Kudus H Abdul Hamid memperkirakan, benda-benda bersejarah tersebut berasal dari abad ke-15. Benda-benda itu diperkirakan dibawa pedagang Tiongkok yang singgah di Pantai Purwodadi, Kudus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantai yang terletak di perbatasan daerah Babalan, Kecamatan Undaan, membuat daerah seperti Wonosobo menjadi tempat persinggahan para saudagar. Dari tinjauan sejarah itulah, diperkirakan benda tersebut merupakan cenderamata dan tempat sajian makanan. "Untuk memastikannya, kami akan membawanya ke Laboratorium Balai Pelestari Peninggalan Purbakala Jateng atau di Laboratorium Museum Ronggowarsito. Supaya umur benda dan asal muasalnya dapat diketahui," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Supani menyambut baik tindakan Sutodirono dan akan berupaya mengusulkan tali asih kepadanya. "Pak Sutodirono memberikan contoh warga yang baik. Beliau mau menyelamatkan dan memeliharanya," tambah dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sutodirono mengungkapkan, sebelum diserahkan kepada disbudpar, benda itu pernah digunakannya untuk menyembuhkan warga yang sakit. Sebab, sesosok pria di mimpinya berpesan agar benda tersebut dipelihara dan digunakan untuk kebaikan. "Pak Sutodirono mengaku didatangi sesosok pria sehari setelah menemukan benda itu. Dia memintanya untuk menjaga sekaligus memberikan minyak wangi dan kembang telon setiap hari Jumat," jelas Supani &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-6812384775326701696?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/6812384775326701696/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/04/petilasan-sunan-kalijaga.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/6812384775326701696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/6812384775326701696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/04/petilasan-sunan-kalijaga.html' title='Petilasan Sunan Kalijaga'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sdmw5R0SviI/AAAAAAAAAJo/7hb1c6WZH50/s72-c/61702large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-9179564330766960267</id><published>2009-03-31T22:13:00.000-07:00</published><updated>2009-03-31T22:18:42.825-07:00</updated><title type='text'>Suramadu Akhirnya Tersambung</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SdL5InDBFXI/AAAAAAAAAJg/Mll1LQVAEBw/s1600-h/60912large.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SdL5InDBFXI/AAAAAAAAAJg/Mll1LQVAEBw/s320/60912large.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319588036193883506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;SURABAYA&lt;/span&gt; - &lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Tahapan terpenting pembangunan Jembatan Suramadu terjadi menjelang dini hari tadi. Pelaksana proyek yang menghubungkan Surabaya-Madura itu sukses memasang main span (bentang tengah), sehingga jembatan sisi Surabaya dan sisi Madura tersambung&lt;/span&gt;. &lt;div class="fullpost"&gt;Jika proses selanjutnya lancar, dua bulan lagi Suramadu bisa dilalui kendaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Detik-detik penting penyambungan Jembatan Suramadu itu tadi malam hingga dini hari tadi berlangsung sederhana. Rencana bakal ada kembang api, ternyata batal. Selain itu, Menteri PU Djoko Kirmanto dan Gubernur Jatim Soekarwo yang semula direncanakan hadir, hingga berita ini diturunkan (pukul 00.00), ternyata juga berhalangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyambungan jembatan itu justru dihadiri Dubes Tiongkok untuk Indonesia Zhang Qiyue. Pejabat lain yang hadir adalah Dirjen Binamarga Departemen Pekerjaan Umum Achmad Herwanto Dardak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat pukul 23.20, kedua pejabat dari dua negara tersebut memencet tombol sebagai tanda penyambungan segmen 18 (bagian penting dalam bentang tengah). Usai tombol ditekan, sebuah balok girder turun perlahan dan menghubungkan sisi Surabaya dan Madura. Menurunkan girder dari atas crane menuju jembatan membutuhkan waktu sekitar 30 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sambutannya, Herwanto kembali menegaskan bahwa Suramadu bisa beroperasi pada pertengahan Juni. Dia juga menyebutkan usia jembatan bisa cukup panjang, yakni sekitar 100 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menyebutkan, kendala terbesar yang akan berpotensi mengganggu kekuatan jembatan adalah cuaca. Terutama terpaan angin yang cukup kencang di perairan Selat Madura. ''Tapi, kami sudah melakukan tes dengan kecepatan angin maksimal. Kami rasa tidak ada masalah yang timbul,'' ucap Herwanto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat yang sama, Zhang Qiyue mengatakan, Suramadu tak hanya merupakan proyek monumental yang bisa membangkitkan nadi perekonomian di Indonesia. Jembatan itu juga merupakan bentuk kerja sama dengan negaranya. Sebab, selain menyumbang banyak pekerja, sejumlah bahan baku dan ahli konstruksi asal Tiongkok juga ikut dalam mega proyek tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, bagaimana status pengoperasian jembatan tersebut kelak? Hingga kemarin statusnya masih mengambang. Departemen Pekerjaan Umum (DPU) belum berani memutuskan kebijakan seputar status jembatan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian, sangat mungkin statusnya tol. Saat ini pelaksana proyek mulai menyiapkan berbagai infrastruktur agar jembatan tersebut benar-benar dikategorikan sebagai jalan tol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai target, jembatan sepanjang 5,4 km itu akan tuntas pembangunannya pada 12 Juni mendatang. Namun, pelaksana proyek memberikan estimasi bahwa paling cepat jembatan baru bisa dioperasikan pada akhir Juni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Opsi menjadikan Suramadu sebagai jalan tol merupakan pilihan terbaik. Namun, tentu berbeda dengan tol pada umumnya," kata Kepala Balai Besar Jalan dan Jembatan Nasional V Departemen PU A.G. Ismail kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski berstatus jalan tol, kata Ismail, kendaraan roda dua boleh melintas. Untuk mendukung hal itu, sejak awal pelaksana proyek sudah membuat infrastruktur pemisah antara ruas kendaraan roda empat dan roda dua di sepanjang jembatan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Suramadu akan disediakan akses khusus sepeda motor. Letaknya di posisi paling pinggir (di sisi kanan dan kiri). Lebar masing-masing 2,75 meter. Lebar total jembatan sendiri mencapai 30 meter (2 x 15 meter). Pembagiannya, untuk jalur lambat masing-masing dua meter dan jalur cepat tujuh meter di setiap lajur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ismail, pertimbangan menetapkan status jalan tol pada Suramadu bukan tanpa alasan. "Sebab, pemerintah sudah menginstruksikan agar ada penetapan tarif pada penyebarang via Suramadu. Dengan demikian, opsi terbaik adalah tol," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi, secara spesifikasi, Suramadu sudah memenuhi kriteria jalan tol. Dari total panjang Suramadu yang mencapai 20,9 km (jembatan dan dua jalan akses), segmen yang akan berstatus jalan tol mencapai 8,1 km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, pemerintah tetap harus mempertimbangkan "pangsa pasar" jembatan Suramadu. Karena itu, pelaksana proyek tetap memberikan kesempatan bagi kendaraan roda dua lewat di sana. "Selain itu, tarifnya juga harus terjangkau. Sesuai instruksi pemerintah pusat, tarifnya di bawah tarif feri," kata Ismail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Status Suramadu sebagai jalan tol juga diperkuat oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Saat berkunjung ke jembatan terpanjang di Indonesia itu, Kalla mengatakan, untuk melewati Suramadu, pengendara harus membayar tiket seperti halnya jalan tol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kala itu, JK tidak menjelaskan besarnya tarif yang harus dibayar. Namun, dia memberi instruksi bahwa tarifnya harus murah. Bahkan, ketua umum Golkar itu menyebutkan, harganya harus lebih murah daripada feri Ujung Surabaya - Kamal Bangkalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saat ini tarif feri Rp 6 ribu untuk sekali penyeberangan bagi sepeda motor, biaya yang harus dikeluarkan untuk menikmati ''tol'' Suramadu dipastikan lebih murah. Beberapa pihak memperkirakan tarifnya di bawah Rp 5 ribu untuk motor. Di bagian lain, pelaksana proyek juga mulai melakukan finishing pada beberapa bagian jembatan yang sudah tuntas. Misalnya, jalan akses di sisi Surabaya. Setelah sisi ini tuntas total, jalan ini sudah mulai dibuka untuk umum. Hanya, tidak dibuka semuanya. Ruas yang dekat jembatan masih tertutup untuk umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski Suramadu belum kelar 100 persen, pemerintah juga mulai membuat gambaran bagaimana proyek pembangunan di sekitar jembatan. Dari beberapa rapat dan evaluasi, akan dibangun kawasan industri, permukiman, hingga perkantoran di sekitar kaki-kaki Suramadu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembangan Suramadu itu akan ditangani BPWS (Badan Pembangunan Wilayah Suramadu). Badan ini akan dikoordinasi oleh pemerintah pusat&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-9179564330766960267?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/9179564330766960267/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/03/suramadu-akhirnya-tersambung.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/9179564330766960267'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/9179564330766960267'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/03/suramadu-akhirnya-tersambung.html' title='Suramadu Akhirnya Tersambung'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SdL5InDBFXI/AAAAAAAAAJg/Mll1LQVAEBw/s72-c/60912large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-1431389791732264709</id><published>2009-03-30T15:14:00.000-07:00</published><updated>2009-03-30T15:21:55.638-07:00</updated><title type='text'>Turis Bencana Situ Gintung Membeludak Pada Hari Libur</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SdFF8xhNLGI/AAAAAAAAAJY/USPHsRtdu4I/s1600-h/20090327193301.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319109545288346722" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 232px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SdFF8xhNLGI/AAAAAAAAAJY/USPHsRtdu4I/s320/20090327193301.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;TANGERANG&lt;/span&gt; - Kunjungan masyarakat ke lokasi jebolnya tanggul Situ Gintung semakin menjadi-jadi pada Minggu kemarin (29/3). Dari pantauan koran ini di lokasi mulai pagi, jumlah warga yang datang mencapai ribuan. Membeludaknya para "turis" bencana itu semakin membuat proses evakuasi dan penyaluran bantuan terganggu&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situasi merugikan itu membuat pihak Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), yang selama ini dijadikan posko penanganan bencana, gusar. Pihak UMJ meminta kepolisian menutup akses menuju lokasi bagi warga yang tidak berkepentingan. "Kami telah meminta kepolisian mengatasi yang masyarakat yang berkunjung. Besok (hari ini, Red) Kapolsek dan Kapolres akan melakukan tutup buka untuk masuk ke lokasi," kata Rektor UMJ Masyitoh Chusnan dalam jumpa pers di posko UMJ. "Semoga proses itu lebih mudah karena orang sudah banyak yang bekerja dan sekolah," tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyitoh menambahkan, UMJ telah berkoordinasi dengan pemda untuk memberikan waktu sepekan, terhitung sejak Jumat (27/3), untuk proses evakuasi dan posko pengungsian. "Minggu depan kita mulai kuliah. Jadi, mahasiswa jangan terlalu lama libur untuk bencana ini. Kami berharap pemda memiliki batas waktu walau kami tetap memberi kesempatan untuk para pengungsi," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari ketiga penanganan bencana bobolnya tanggul Situ Gintung kemarin, akses ke lokasi bencana memang semakin sulit. Ratusan motor membanjiri bagian kiri jalan menuju Ciputat. Kemacetan itu dimulai dari Terminal Lebak Bulus. Mobil hanya bisa melaju maksimal lima kilometer per jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak jarang kendaraan berhenti lebih dari lima menit untuk melaju satu meter. Padatnya jalan juga dibarengi oleh pejalan kaki. Jumlahnya tak terhitung. Semua orang menuju satu tempat, kampung Gintung dan Poncol yang menderita kerusakan paling parah akibat bah Situ Gintung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa relawan sebetulnya berusaha melakukan isolasi sendiri agar para pengunjung tak seenaknya nyelonong ke lokasi bencana yang seharusnya hanya boleh didatangi tim SAR, penyalur bala bantuan, serta keluarga korban. Mereka menanyai setiap pengunjung yang lewat. "Mau ke mana, Pak?" tanya seorang pria memakai rompi biru berlogo PMI. Kalau jawaban pengunjung yang lewat tidak meyakinkan, relawan itu segera menegurnya. "Jangan lewat sini, Pak. Lewat belakang saja," katanya. Suara dia menyambut setiap orang yang hendak menuju Posko Utama STIE Ahmad Dahlan. Tempat ini menjadi pusat bantuan dan informasi korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga menjelang malam kemarin, terlihat ribuan orang berjalan menuju kamp pengungsi di STIE Ahmad Dahlan dan UMJ. Mereka membawa perbekalan dan mengajak serta anak-anak balita. Jadi, sekilas mereka seperti rombongan wisata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koordinator Posko Utama di UMJ Rahmat Salam mengatakan, permintaan pihak UMJ untuk mengisolasi lokasi bencana segera dipenuhi. Titik-titik yang akan diisolasi adalah pintu masuk UMJ di Jalan Ir H Juanda, seluruh kawasan Sungai Pesanggrahan, dan pintu masuk ke lokasi di sekitar Kampung Poncol dan Gintung. ''Di tiap pintu masuk akan ada petugas kepolisian. Mereka akan berjaga-jaga agar pihak yang tidak berkepentingan tidak masuk ke lokasi,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kompol Sayyadi dari Kobrimob Kelapa Dua, Cimanggis, Depok, mengatakan, petugas sudah menghalau pengunjung dari beberapa pintu masuk. Namun, banyak yang bobol. ''Di sini ditertibkan, mereka masuk dari pintu lain. Arus masuk di sini dari berbagai tempat. Banyak yang bolong,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arus liar pengunjung hampir terjadi di semua titik. Padahal, beberapa titik rawan sudah di-police line. Tapi, tak ada yang mengindahkan tanda larangan melintasi itu. Bahkan, mereka juga merangsek ke lokasi jebolnya tanggul. Mereka tak menghiraukan seruan petugas untuk menghindari tempat-tempat tersebut. ''Padahal, dinding tanggul ini kan dari tanah. Kalau banyak yang ke sini, bisa-bisa ambrol lagi,'' kata Sayyadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali alat berat datang, pengunjung pasti mengelompok mengelilingi. Begitu pula saat petugas membongkar-bongkar bangunan untuk mencari mayat. Berkali-kali mereka diingatkan melalui megafon. Tapi, tak ada yang menaati. Tak hanya pengunjung, sekelompok orang yang mengaku sukarelawan pun merepotkan petugas. Mereka berseragam. Tapi, ketika terjun ke lokasi, mereka hanya melihat-lihat tanpa berbuat banyak. Mereka umumnya dari komunitas penggemar pengendara motor dan komunitas lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korban Mengumpul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ketiga evekuasi korban jebolnya tanggul Situ Gintung kemarin membuahkan hasil signifikan. Delapan jenaszah ditemukan tim evakuasi. Ini berarti total korban mencapai 98 orang. Sementara, jumlah pengungsi tinggal 368 orang, menyusut dari jumlah di awal bencana yang mencapai 500 orang. Mereka tersebar di Fakultas Hukum (56 orang), Fakultas Kedokteran (63 orang), rumah warga (45 orang), dan Balai Desa Gintung, Ciputat, (204 orang). Sedangkan jumlah orang hilang saat ini masih 115 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Delapan korban yang ditemukan kemarin berada di tempat berbeda, tapi mengelompok di satu kawasan. Mereka umumnya ditemukan di sekitar arus air bah yang membelok di belakang perpustakaan UMJ dan rektorat. Di belakang dua gedung itu, arus air bah dari tanggul yang jebol memang dibelokkan oleh tanah yang posisinya lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air bah lantas membelok dan meluncur menuju Sungai Pesanggrahan. Karena arus air berbelok, lokasi tersebut menjadi tempat dengan banyak temuan mayat. ''Karena arusnya membelok, mayat yang terbawa dari dekat tanggul ada yang tersangkut bangunan, pohon, dan rumah. Makanya, di sini lebih banyak ditemukan mayat,'' kata Kompol Sayyadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Rahmat mengatakan, tim penanggulangan bencana menghentikan sumbangan berupa pakaian bekas. Sebab, para pengungsi saat ini tak lagi membutuhkan pakaian bekas. ''Kami sudah overload pakaian. Pengungsi sudah cukup pakaiannya,'' katanya. Untuk makanan siap saji, beberapa lembaga sudah rutin mengirimkannya. "Pengungsi lebih butuh bantuan makanan kering yang bisa langsung dimakan serta bantuan uang tunai untuk membangun rumah mereka&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/369481642745195738-1431389791732264709?l=kanigoropagelaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/feeds/1431389791732264709/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/03/turis-bencana-situ-gintung-membeludak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/1431389791732264709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/369481642745195738/posts/default/1431389791732264709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanigoropagelaran.blogspot.com/2009/03/turis-bencana-situ-gintung-membeludak.html' title='Turis Bencana Situ Gintung Membeludak Pada Hari Libur'/><author><name>bayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17670119090598664064</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/StDjju_Ca4I/AAAAAAAAAQY/d1xtUwvUBSQ/S220/singo+edan.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/SdFF8xhNLGI/AAAAAAAAAJY/USPHsRtdu4I/s72-c/20090327193301.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-369481642745195738.post-2012171178478976452</id><published>2009-03-29T04:22:00.000-07:00</published><updated>2009-03-29T04:24:13.918-07:00</updated><title type='text'>Korban Tanggul Yang Jebol Mendekati 100 Orang</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sc9aT0kWeLI/AAAAAAAAAJQ/wAukwqfnpsU/s1600-h/60317large.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318568981522970802" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_Mlgw4Y4A62w/Sc9aT0kWeLI/AAAAAAAAAJQ/wAukwqfnpsU/s320/60317large.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;TANGERANG&lt;/span&gt; - Departemen Pekerjaan Umum (PU) tidak akan menambal tanggul Situ Gintung di Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, yang jebol Jumat (27/3) dini hari. Setelah melakukan evaluasi dengan pihak terkait, Departemen PU memutuskan membuat 
